cover
Contact Name
Mohamad Jamil
Contact Email
jamilkhairun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
josae@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl.Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Journal of Science and Engineering
Published by Universitas Khairun
ISSN : 27209350     EISSN : 26213435     DOI : http://dx.doi.org/10.3387/josae
Merupakan Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Khairun yang memuat hasil-hasil riset bidang ilmu-ilmu teknik dan Rekayasa
Articles 126 Documents
ANALISA TINGKAT PELAYANAN UMUM DI BANDAR UDARA SULTAN BABULLAH Muhammad Darwis; Muhammad Rizal
Journal of Science and Engineering Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v5i2.5188

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Bandara Sultan Babullah Ternate. Data primer dikumpulkan dengan teknik wawancara dengan penumpang dan pengunjung (konsumen) serta penyedia jasa (produsen) bandara serta observasi langsung (melakukan pengisian kuesioner), sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan, artikel dan standar operasional pelayanan. Data di uji dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis mean. Hasil analisa data menunjukkan bahwa kualitas pelayanan umum pada Bandara Sultan Babullah Ternate sudah cukup maksimal, hanya ada beberapa fasilitas pelayanan yang bermasalah, dimana penilaian negatif lebih dominan dari penilaian positifnya. Penilaian positif dari sisi pengguna jasa (konsumen) berupa “Kemudahan mencapai bandara” (mean 4,20), “Kesigapan petugas dalam melayani di pintu masuk pemeriksaan barang” (mean 3,78), “Kenyamanan diruag tunggu” (mean 3,70), “Keamanan bandara” (mean 3,64), “Ketersediaan sarana informasi keberangkatan dan kedatangan” (mean 3,64). Selanjutnya penilaian positif dari sisi Penyedia Jasa (Produsen) berupa “Keramahan petugas bandara” (mean 4,56), “Kebersihan, kerapian rungan”(mean 4,62), “Kelengkapan tanda petunjuk informasi” (mean 4,52), “Kesigapan petugas dalam melayani di pintu masuk pemeriksaan barang” (mean 3,78), “Ketersediaan sarana informasi keberangkatan dan kedatangan” (mean 3,64). Sedangkan hasil penilaian negatif dari kedua sisi sama yaitu “Kenyamanan dan keteraturan sarana parkir” dan “Ketersediaan tempat duduk di ruang penjemputan. Untuk penilaian negatif (tidak falid) tidak ada nilai mean nya karena data yang tidak falid tidak di ikut sertakan dalam perhitungan Reliabel dan Analisis Mean. Jika di tinjau secara kelompok, kualitas pelayanan dari sisi Pengguna Jasa (Konsumen) dengan tingkat tertinggi antara lain “Assurance” (mean 3,58), “Empathy” (mean 3,56), “Tangibility” (mean 3,48), “Responsiveness“ (mean 3,46), “Reliability” (mean 3,37) dan untuk sisi Penyedia Jasa (Produsen) yaitu “Assurance” (mean 4,38), “Empathy” (mean 4,30), “Responsiveness“ (mean 4,29), “Reliability” (mean 4,21), dan “Tangibility” (mean 4,07).
RECTIFIER ANTENNA UNTUK ENERGY HARVESTING GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK Sukriyah Buwarda
Journal of Science and Engineering Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v5i2.5629

Abstract

The results of the study have obtained rectifier antennas that can convert electromagnetic waves into DC electrical energy. One of the energy harvesting methods is to use rectenna. Rectenna is an antenna that can capture electromagnetic waves that propagate freely in the air which is integrated with a rectifier that is able to convert electromagnetic waves into electrical energy. In this study, a series of power storage has been made with the aim of storing electrical energy generated by the rectifier. Two types of antennas with different frequencies are used as test equipment, namely a WiFi antenna that works at a frequency of 2.4 GHz and a TV antenna that works at a frequency of 470-806 MHz. From the results of the tests carried out, a voltage of 5.96 V was generated in the power storage circuit with a charging process duration of 54 minutes 27 seconds using a Wi-Fi antenna integrated with a rectifier and step up dc to dc converter. Meanwhile, by using a TV antenna, a voltage of 4.25 V is produced with a charging process duration of 57 minutes 19 seconds.  
ANALISIS KUALITAS AIR TANAH DI KECAMATAN TERNATE SELATAN, KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA Said Hi Abbas; Firman Firman; Syarifullah Bundang
Journal of Science and Engineering Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v5i2.5685

Abstract

Research on the analysis of groundwater quality in South Ternate District, Ternate City, North Maluku Province needs to be carried out considering that the community's water sources in the area come from groundwater (dug and drilled wells), so knowledge of groundwater quality in the form of pH, TDS, EC, and temperature be important. The purpose of this study is to determine the quality of groundwater; as well as recommendations related to groundwater quality in the South Ternate District area. The stages of the research method were carried out by collecting primary data in the form of well coordinates and elevation, physical properties of groundwater, groundwater quality measurement results and secondary data collection. The water quality results in the South Ternate District for the 40 samples measured ranged from pH 5.2 to 6.6; TDS 4-2150 ppm; EC 8-4240 µS/cm and temperature ranges from 26.5-29.7oC. Based on Permenkes Number 32 of 2017 concerning environmental health quality standards and water health requirements for sanitary hygiene purposes, only 3 wells had a pH in the range of 6.5-8.5, namely samples F-02, TO-01, and TO-02. The physical quality of groundwater shows that the closer to the east the pH is, the closer to neutral, while the west is lower. There are many low water pH because sampling is done in the dry season.Keywords: groundwater, water quality, pH, TDS, South Ternate
ANALISIS MODEL MATEMATIS HUBUNGAN KEBISINGAN DAN VOLUME LALU LINTAS TERHADAP KENYAMANAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MONONUTU Nuramaiyasa Marsaoly
Journal of Science and Engineering Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v5i2.5743

Abstract

Abstrak Keramaian Kota Ternate yang dikarenakan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, memberikan dampak bising di ruas-ruas jalan yang ada di Kota Ternate, salah satu sector lingkungan yang ikut terkena dampak kebisingan yaknik sekolah. SDN Mononutu  terletak tepat di pusat keramaian kota Ternate, sehingga paparan kebisingan diduga sering terjadi di lingkungan SDN Mononutu. Di SDN Mononutu Kota Ternate kebisingan sering kali terjadi pada saat proses belajar mengajar, karena letak kelas dari sekolah tersebut berdekatan dengan jalan raya sedangkan kendaraan yang melintas di jalanan tersebut sangat ramai, sehingga suara-suara bising sering mengganggu aktifitas belajar mengajar di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian survei jenis kausal komparatif yang menggunakan pendekatan cross sectional dan desain korelasional.Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sample, sehingga sampel penelitian meliputi seluruh guru dan siswa kelas VI SDN 3 Kota Ternate.Hasi tingkat kebisingan pada lingkungan SDN 3 kota Ternate pada titik A 62,1 dBA dan pada titik B yaitu 70,9 dBA terjadi pada hari senin pukul 10.00 – 11.00 WIT dengan total volume lalu lintas 3119 kend/jam, tingkat kebisinganya melampaui standar baku mutu yang ditetapkan untuk lingkungan sekolah   sebesar 55 dBA.Tingginya instensitas kebisingan di SDN 3 Kota Ternate memiliki pengaruh terhadap kenyamanan siswa saat pembelajaran disekolah.Ketiga variabel independent yang dimasukkan kedalam model regresi variabel X1, X2 dan X3 dengan nilai signifikansi 0,000 jauh lebih kecil 0,05 maka Ho diterima Ha ditolak. Secara statistik dapat dilihat bahwa model regresi linier yang telah diperoleh menunjukkan ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap kebisingan. Dari nilai standardized coefficients untuk X1 (waktu) sebesar 38,8 % dan X2 (volume ) sebesar 56,3 % dan Leq (X3) sebesar 10,7 berpengaruh  terhadap kebisingan lalulintas di Jalan Mononutu.Untuk nilai koefisien dari variabel X1 dan X2dan X3 bernilai positif maka ketiga variabel tersebut berbanding lurus dengan variabel Y, dengan kata lain volume lalulintas kendaraan meningkat maka  kebisingan  juga  akan meningkat, dansebaliknya.   
ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS UDARA PADA SISTEM VENTILASI TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA DI PT. NUSA HALMAHERA MINERALS Iksan Muksin Adam; Nurany Nurany; Anas Abdul Latif; George Belly Sahetapy
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.5777

Abstract

Dalam metode tambang bawah tanah penting adanya sistem ventilasi yang baik, ventilasi merupakan upaya pengontrolan terhadap kualitas dan kuantitas udara pada aliran udara di penambangan bawah tanah. Pengukuran dilakukan secara kuantitatif di lapangan berupa data Psikometri, luas lubang bukaan, velocity, dan Pressure Vent duct. Kualitas dan kuantitas udara di tambang bawah tanah kencana dikaji dengan memperhitungkan nilai Thermal Work Limit, debit udara yang masuk dan keluar serta kehilangan energi (head loss) pada secondary fan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, ada 7 front yang berada pada zona aklimatisasi yang berada pada rentang nilai 140 – 219 dan 2 front yang berada pada zona buffer yang berada pada rentang nilai 116 – 139, 2 front berada pada zona buffer dikarenakan win speed yang sampai ke face rendah. Hasil pengolahan data debit udara secara kondisi aktual dan simulasi diperoleh udara di jalur exhaust lebih besar dibandingkan dengan udara di jalur fresh air, hal ini dikarenakan adanya kebocoran pada vent door yang membatasi antara jalur fresh air dan exhaust. Hasil pengolahan data pressure Vent duct pada 4 front diperoleh adanya banyak perubahan lintasan dan kebocoran serta jarak motor fan ke face yang jauh secara aktual hal ini menyebabkan udara yang sampai di face juga berkurang, hasil secara aktual dan teori jika dikomparasikan akan mengalami perbedaan karena secara teori jalur Vent duct lurus hasilnya yaitu pada teori di front KNF SB14B SILL dengan jarak 400 m dan pada kondisi aktual adalah 309 m, udara yang seharusnya sampai di face secara teori adalah 35.21 m3/s namun pada kondisi aktual adalah 15.05 m3/s. pada front K1 SB07B UC01 Teori 400 m dan 35.21 m3/s, aktual 320 m dan 13.66 m3/s, front KL SB10A UC03 Teori 400 m dan 26.72 m3/s, aktual 382 m dan 13.66 m3/s  dan front K2 SB09H UC01 Teori 350 m dan 28.62 m3/s, aktual 331 m dan 12.16 m3/s.Kata kunci: Ventilasi, Psikometri, Debit Udara, Vent duct, Head Loss   
ANALISIS SISTEM PENYARINGAN AIR BERSIH PADA AIR SUMUR WARGA DI KELURAHAN FITU KOTA TERNATE SELATAN Badrun Ahmad; Sudirman Hi. Umar; Muhammad Taufiq Y.S
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.6100

Abstract

AbstrakDalam penelitian ini menerapkan alat pengolahan air bersih skala laboratorium menggunakan kombinasi filter. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan konsentrasi pencemaran air sumur dan mengetahui efektivitas media filter yang digunakan di Kelurahan Fitu Kota Ternate dari parameter Fisika dan Kimia. Paramater fisika antara lain yaitu bau, total dissolved solid (TDS), kekeruhan, dan suhu. Sedangkan parameter kimia yaitu kadar Fe (besi), Mn (Mangan, dan pH. Media filter yang digunakan adalah pasir silika-zeolit-karbon aktif. Sampel yang digunakan adalah air sumur warga sebanyak 180 liter. Hasil pemeriksaan air sumur sebagai air baku di Kelurahan Fitu dilihat dari parameter fisika yaitu  TDS sebesar 1250 mg/L, kekeruhan sebesar 27 NTU, dan suhunya 25 oC. Sementara parameter kimia konsentrasi Fe 1,3 mg/L, Mangan 0,6 mg/L, dan pH 9. Setelah diperiksa kemudian air dialirkan ke dalam alat penyaring melewati filter pasir silica, zeolit, dan carbon aktif. Hasilnya menunjukkan TDS mengalami penurunan menjadi 897 mg/L, kekeruhan berubah menjadi 24, dan suhu 24 oC. Kualitas air hasil penyaringan untuk kriteria kimia konsentrasi besi disisihkan sehingga hanya terdapat 0,91 mg/L, Mangan hanya 0,45 mg/L, dan pH 7,9. Kesimpulan penelitian ini sistem penyaringan menggunakan media filter pasir silica, zeolit, dan karbon aktif efektif digunakan mengurangi kontaminan dan kadar logam pada air sumur warga di Kelurahan Fitu Kota Ternate. Kata Kunci: Penyaring, Silika, Zeolit, Karbon Aktif, Parameter
STUDI INTERPRETASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK DI JALAN LINTAS SUBAIM-BULI KECAMATAN WASILE TIMUR KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Amrih Halil; Arsal Tjina; Firman Firman; Alifianty Delila Imani Sumantri; Hilda Alkatiri
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.6330

Abstract

Secara geologi, Pulau Halmahera mempunyai banyak pegunungan, sehingga sangat rentan sekali berpotensi longsor. Kabupaten Halmahera Timur merupakan salah satu lokasi dengan struktur tanah tidak kompak serta banyak lereng yang tidak stabil sehingga ada beberapa titik terjadi longsor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui susunan lapisan bawah permukaan tanah, pada lokasi jalan yang longsor di Kecamatan Wasile Timur dengan menggunakan metode geolistrik schlumberger. Pendugaan geolistrik ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai lapisan tanah di abwah permukaan dan kemungkinan terdapatnya lapisan pada kedalaman tertentu. Penelitian berlokasi di jalan lintas Subaim-Buli, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara dan dilakukan selama 11 bulan.Dari hasil pembahasan dan analisa perhitungan maka dapat disimpulan bahwa secara geologi daerah lintasan 1 dan 2 terdapat di formasi bacan dengan jenis batuan tersusun atas batuan Gunung Api berupa Lava, Breksi dan Tufa sisipan Konglomerat dan Batupasir. Secara litologi lintasan 1 dan 2 masing-masing memiliki 4 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m. Lintasan 1 terdiri dari 4 perlapisan: lapisan pertama aluvium ,lapisan ke 2 batupasir ,lapisan ke 3 batulanau , dan lapisan terakhir shale dengan nilai resistivitas antara 2.08-563Ωm. Lintasan 2 terdiri dari 4 perlapisan: lapisan pertama shale, lapisan ke 2 kerikil, lapisan ke 3 batulanau, dan lapisan terakhir shale, dengan nilai resistivitas antara 0.57s-1141Ωm.
STUDI KARAKTERISTIK ASPAL BUTON DAERAH KABUNGKA KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON, SULAWESI TENGGARA Syahrul Syahrul; Burhanudin Burhanudin; Rizky Kumalasari
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.6342

Abstract

Pembangunan yang terus meningkat akan terus membutuhkan infrastuktur jalan di tiap-tiap daerah. Material jalan yang paling dibutuhkan adalah aspal. Aspal Buton merupakan bahan galian yang sampai saat ini masih dilakukan penambangan dan pemanfaatannya untuk masyarakat lokal di Buton maupun di daerah lainnya. Salahsatu penambangan aspal serta industri pengolahan aspal alam berada di PasarWajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Aspal Buton memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Perbedaan sifat ini disebabkan perbedaan batuan asalnya dan penetrasi bitumennya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik sifat fisik mineral aspal buton pada wilayah Kabungka di lokasi tambang pit B, C, dan Winto di PT.Wijaya Karya Bitumen. Metode yang digunakan dengan pengujian kadar bitumen dengan alat sokhlet, uji kadar air dengan alat denstrak, dan uji berat jenis. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan hasil pada Pit B, didapatkan kadar air  sebesar 5 %, dan kadar  bitumen 28,63 %, pada Pit C didapatkan kadar air sebesar 14.2 %, dan kadar bitumen 16,87 %, dan pada Pit Winto didapatkan kadar air sebesar 0,8 % dan kadar bitumen 23,49 %. Hasil analisis berat jenis pada Pit B didapatkan berat jenis sebesar 1,51 g/m3. pada Pit C didapatkan berat jenis sebesar 1,71 g/m3, dan pada Pit Winto didapatkan berat jenis sebesar 1.62 g/m3. Berdasarkan hasil analisis kadar air dan kadar bitumen Asbuton wilayah kabungka Pit B, C, Pit Winto, dapat diketahui bahwa karakteristik serta  kadar air dan kadar bitumen Asbuton tiap tambang berbeda-beda, dimana pada Pit B, sifat elastis (lunak) tidak muda pecah, warna coklat kehitaman-hitam, dengan berat jenis rata-rata 1,50 %. Pada Pit C sifat padat (keras) muda pecah, warna hitam, abu-abu kehitaman, dengan berat jenis rata-rata 1,71 %, dan struktur amorf (kompak). Sedangkan pada Pit Winto, sifat padat (keras) mudah pecah, warna hitam, abu-abu kehitaman, dengan berat jenis rata-rata 1,62 g/m3, struktur Amorf (kompak). 
DITRIBUSI PERGERAKAN PENUMPANG MENGGUNAKAN KAPAL FEERY DENGAN METODE DETROIT DI PROVINSI MALUKU UTARA Ryan Rinaldy Bachmid
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i1.6381

Abstract

Pemodelan bangkitan pergerakan diperkirakan besarnya pergerakan yang dihasilkan dari zona asal dan yang tertarik ke zona tujuan. Tujuan dari penilitian ini untuk medistribusikan pergerakan penumpang dan kendaraan untuk Kapal Ferry di Provinsi Maluku Utara dengan menggunakan metode Detroit dengan jumlah zona sebaran pergerakan yaitu terdapat 7 (tujuh) zona yaitu Bastiong, Sidangoli, Rum, Sofifi, Batang Dua, Makian, dan Moti. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Kualitatif Pengolahan data dalam penelitian ini dalam mencari sebaran kapal ferry yaitu menggunakan Metode Geometrik dan Metode Detroit Dimana untuk metode geometrik diambil nilai r (rasio pertumbuhan) untuk dipakai sebagai faktor pertumbuhan (E) dan selanjutnya digunakan dalam perhitungan sebaran pergerakan dengan metode detroit. Dari hasil penelitian diperoleh sebaran untuk 7 (tujuh) zona sebaran didapat hasil dengan mencari nilai sebaran terbesar dan terkecil untuk penumpang dan kendaran menggunakan kapal ferry yaitu, sebaran terbesar untuk penumpang zona asal yaitu Bastiong dengan jumlah pergerakan sebesar 204577 penumpang, dan sebaran terbesar untuk penumpang zona tujuan yaitu Sidangoli dengan jumlah pergerakan sebesar 190621 penumpang. Dan untuk sebaran terkecil untuk penumpang zona asal yaitu Batang Dua dengan jumlah pergerakan sebesar 297 penumpang, dan serta sebaran terkecil untuk penumpang zona tujuan yaitu Batang Dua dengan jumlah pergerakan sebesar 415 penumpang Sebaran terbesar untuk kendaraan zona asal yaitu Bastiong dengan jumlah pergerakan sebesar 74828 kendaraan, dan sebaran terbesar untuk kendaraan zona tujuan yaitu Sofifi dengan jumlah pergerakan sebesar 72057 kendaraan. Dan untuk sebaran terkecil untuk kendaraan zona asal yaitu Batang Dua dengan jumlah pergerakan sebesar 97 kendaraan, dan serta sebaran terkecil untuk kendaraan zona tujuan yaitu Batang Dua dengan jumlah pergerakan sebesar 101 kendaraan 
MONITORING SUDUT FASA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) ramly rasyid; Miftah Muhammad; Rahman R Rasyid
Journal of Science and Engineering Vol 6, No 2 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v6i2.6885

Abstract

Phase angle is very important in determining active power and reactive power parameters in AC power sources so it needs to be monitored. This research created a phase angle monitoring tool based on the Internet of Things (IoT) using the blynk application, apart from monitoring phase angles it also monitors voltage, current and power factor. The method used is an experimental method, which starts with hardware design using a Node MCU where the Node MCU will later convert analog electrical quantities to digital while the PZEM 004-V30 sensor contains a voltage sensor and a current sensor which detects analog quantities sent to Node MCU, software design using Arduino IDE and IoT using the Blynk application then testing the tool created. Testing for measuring and monitoring phase angles and reactive power will be compared with the Haiko clamb meter so that the measurement error presentation can be seen. The presentation of phase angle measurement errors for loads of 1x36 Watt, 2x36 Watt, 3x36 Watt and 4x36 Watt respectively are 4.32%, 3.40%, 1.77% and 1.32%. The error is below 5%, so the performance of this tool can be said to be good. The highest error presentation was 4.52% for the 1x36 Watt TL lamp load, while the smallest error presentation was 1.32% for the 4x36 Watt TL lamp load.

Page 8 of 13 | Total Record : 126