cover
Contact Name
fatoni
Contact Email
cahayapaudunkhair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cahayapaudunkhair@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Kampus I Jln. Bandara Babullah Ternate Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD
Published by Universitas Khairun
ISSN : 24071064     EISSN : 28075552     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/cp
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah jurnal hasil penelitian lapangan, studi teoritis, ide-ide kreatif-inovatif, solutif, untuk masalah pendidikan anak usia dini dan pengembangan pengetahuan. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah Jurnal bidang ke-paud-an yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Terbit setahun 2 Kali yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud P-ISSN : 2407-1064 dan E-ISSN : 2807-5552. Alamat Digital Object Identifier (DOI) yang diterbitkan dari Crossref http://dx.doi.org/10.33387/cp
Articles 205 Documents
Kajian Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini Nurhamsa Mahmud; Andi Agustan Arifin; Listanti Mou
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v3i1.2264

Abstract

Abstrak: Strategi merupakan penentuan suatu tujuan jangka panjang dari suatu lembaga dan aktivitas yang harus dilakukan guna mewujudkan suatu tujuan tertentu, disertai alokasi sumber yang ada sehingga tujuan dapat diwujudkan secara efektif dan efesien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan studi literatur (library reseach). Menurut Zeed Mestike (2014) menyatakan bahwa metode penelitian dengan pendekatan study literatur merupakan penlitian yang serangkaian kegiatannya dengan metode pengumpulan data pustaka, buku-buku, serta tulisan yang terkait dengan judul penelitian ini. Penelitian kajian literatur yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pendidikan bisa dianggap berhasil dan bermutu apabila kemampuan dan sikap yang dimiliki anak berguna bagi perkembangan selanjutnya, sedangkan mutu dapat ditingkat­kan apabila proses belajar yang diselenggarakan sesuai dan menunjang pencapaian tujuan. Strategi peningkatan mutu pendidikan pada anak usia dini direkomendasikan dapat dilakukan dengan strategi yang menekankan pada proses (the process oriented strategy).Kata kunci: Strategi, Mutu Pendidikan
PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL "JALAN TEMPURUNG" Wiwin Kaoci; Bahran Taib; Dewi Mufidatul Ummah
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v3i1.2129

Abstract

Abstrak: Perkembangan fisik motorik kasar pada anak usia dini adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau seluruh anggota tubuh, yang dipengaruhi oleh tahapan perkembangan anak. Perkembangan fisik motorik kasar anak meiputi kemampuan melompat, berlari, mengangakat, melempar, keseimbangan, kekuatan, kelincahan, dan lain-lain. Banyak permainan yang dapat diterapkan dalam perkembangan fisik motorik kasar anak, salah satunya yaitu dengan permainan tradisional jalan tempurung. Dalam permainan tradisional jalan tempurung bahan-bahannya sangat mudah diperoleh yakni terbuat dari buah kelapa tua yang dibelah dua lalu bersihkan dan dibuat lubang untuk memasukkan tali, dan diberi pengait sepotong kayu atau bambu sehingga tali teriikat dengan kuat. Adapun cara permainan tradisional jalan temprung yakni kedua kaki masing-masing diletakkan pada masing-masing tempurung dengan ibu jari dan telunjuk pada jari kaki menjepit tali, sementara itu tangan memegang tali dan bersiap-siap untuk berjalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan studi literature (library research). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan permainan tradisional jalan tempurung dapat mengembangkan perkembangan fisik motorik kasar anak.Kata Kunci: Mototik Kasar, Permainan Tradisional, Jalan TempurungAbstrack: Gross motor physical development of early childhood is body movement with big muscles or all part of body that influenced by stages of child develop. Gross motor physical development of early childhood comprise ability to jump, run, lift, throw, body balance, strength, agility, etc. There are many games for gross motor physical development, one of them is traditional game, Jalan Tempurung. Jalan Tempurung needs very simple material for play, coconut sheel. Clean the coconut sheel then make a hole for insert rope. Give a wooden or bamboo hook so the rope tie tightly. For play Jalan Tempurung, put feet on each sheel with thumb and forefinger clasping the rope while your hands holding the rope and get ready to walk. The research method used is library research. The conclusion is traditional game Jalan Tempurung can enhance gross motor physical development of early childhood.Key words: Gross Motor, Traditional Game, Jalan Tempurun
PERANAN KEGIATAN MERONCE DENGAN BAHAN BEKAS DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN Gerli Yomima Ariska Tjaya Y.A Tjaya; Rosita Wondal; Haryati Haryati
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v2i2.1984

Abstract

Perkembangan fisik merupakan hal penting dalam kehidupan anak usia 5-6 tahun terutama perkembangan fisik motorik halus, sebagai langkah awal dalam menyiapkan anak untuk menulis. Dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak banyak aktivitas kelas yang membantu anak-anak dalam mengendalikan motorik halus guna menstimulasi syaraf-syaraf otot anak agar berfungsi dengan baik. Aktivitas perkembangan motorik halus anak usia dini bertujuan untuk melatihkan ketrampilan koordionasi motorik anak diantaranya koordinasi antara tangan dan mata yang dapat dikembangkan melalui aktivitas bermain. Salah satu stimulus yang biasa dilakukan adalah melatih anak dalam memegang benda-benda kecil seperti pada kegiatan meronce. Dalam penelitian kajian pustaka ini penulis mengkaji tentang kegiatan meronce dalam meningkatkan motorik halus anak. Kegiatan meronce yang dikaji dengan menggunakan bahan-bahan yang sering ditemukan anak dalam kehidupan sehari-hari bahkan anak menggunakan bahan tersebut (bahan bekas) sehingga bahan-bahan tersebut tidak menjadi sampah yang membebani pemerintah. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan disimpulkan bahwa dengan kegiatan meronce dapat membantu anak untuk mengembangkan motorik halus.Physical development is important for children aged 5-6 years, especially fine motor skills development, as a first step in preparing them to write.In improving fine motor skills, many class activities can be done by children to stimulate nerves of the child's muscles to function properly. The aim of this activity is to practice children's motor coordination skills include coordination between hands and eyes through play activities.One stimulus usually done is to train children in handling small objects such as meronce activities.In this literature study, the author examines meronce activities in improving children fine motor skills.Meronce activities are studied by used materials that are often found by children in their daily life and even children use these materials so that these materials do not become waste that burdens the government.Based on the literature review, it is concluded that meronce activities can help children to develop fine motor skills.
ATENSI ANAK TENTANG MENYIMAK(BICARA) PADA SISWA TAMAN KANAK-KANAK TK BHAYANGKARI KOTA TERNATE Umikalsum Arfa
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v1i2.222

Abstract

Some problems were faced childreen in attention especially speaking competence because no confindence and spoil. If children want to speak they showed overly emotional, nervous, silent and more spoild. From those problems researher wants to find about children competences in listening and speaking. The methods children language learning can use Child direct speech. monthere, recasting, enchoing, expanding, and labeling.
Aktivitas Meronce Dengan Media Tangkai Ubi Kayu Terhadap Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Nur Sila; Bujuna Alhadad; Andi Agustan Arifin
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v3i1.2183

Abstract

Abstrak: Kegiatan meronce dengan media tangkai ubi kayu pada kemampuan berhitung, awal anak merupakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak melalui kerja sama dengan orang tua anak dan untuk meningkatkan pelaksanaan perencanaan program dengan lebih tepat lebih baik membuat sesuatu yang baru atau memodifikasi yang sudah ada. Teknik pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan untuk analisis datanya menggunakan metode analisis isi. Hasil analisis bertujuan bahwa kegiatan meronce dengan media tangkai ubi kayu bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak terkait kemampuan berhitung yaitu pembelajaran konsep bilangan.Kata Kunci: Kegiatan Meronce, Tangkai Ubi Kayu, Keterampilan Berhitung
KAJIAN STRATEGI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Prisilia Sandra Habibu; Rosita Wondal; Bujuna Alhadad
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v2i2.2085

Abstract

Abstrak: Tujuan utama pendidikan karakter adalah untuk memfasilitasi penguatan dan pengembangan nilai-nilai tertentu sehingga terwujud dalam perilaku anak, baik ketika proses sekolah maupun setelah proses sekolah. Agar pendidikan karakter dapat diimplementasikan dengan baik, perluh adanya strategi yang baik pula guna mengoptimalkan penerapan pendidikan karakter pada siswa. Strategi merupakan bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Guru wajib memahami serta dapat menentukan strategi-srategi yang akan digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran agar diharapkandapat mengoptimalkan kegiatan pembelajaran. Dalam artikel ini, penulis ingin membahas tentang strategi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada anak usia dini. Metode yang digunakan penulis adalah  metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penulis adalah untuk membantu guru menentukan strategi khususnya strategi dalam pengembangan karakter anak.Dalam menentukan strategi, sebaiknya ditinjau dari budayadisekitar anak sehingga mudah bagi anak untuk dapat  mengaplikasikannya.Terdapat tujuh strategi dalam mengimplementasikan pendidikan karakter  yang perluh diketahui guru yakni: 1) tujuan, sasaran dan target yang dicapai harus jelas dan kongkrit, 2) kerjasama antara sekolah dengan orang tua peserta didik, 3) kesadaran dan tanggung jawab guru demi mencapai keberhasilan dari tujuan pendidikan, 4) kesadaran guru dalam mengembangkan karakter peserta didik, 5) memiliki kompetensi pedagogik, 6) dapat memanfaatkan kultur sekolah sebagai pengembangan karakter anak, 7) peran orang tua dalam memonitor dan mengontrol perilaku anak.Kata kunci:Strategi Pedidikan KarakterAbstract: The main purpose of character education is to facilitate the reinforcement and development of certain values so that they manifest in the behavior of children, either during the school process and after the school process. So that character education can be implemented well, it is also necessary to have a good strategy to optimize the application of character education to students. Strategy is part of the learning planning and implementation process. The teacher must understand and be able to determine which strategies that will be used in the implementation of learning so that it is expected to optimize learning activities. In this article, the author wants to discuss the teacher's strategy in implementing character education in early childhood. The method used by the writer is a qualitative method with a descriptive approach. The aim of the writer is to help the teacher determine the strategy especially the strategy in developing the character of the child. In determining the strategy, it should be viewed from the culture around the child so that it is easy for children to be able to apply it. There are seven strategies in implementing character education that teachers need to know, namely: 1) the goals, objectives and targets achieved must be clear and concrete, 2) collaboration between the school and the students' parents, 3) teacher's awareness and responsibility to achieve the success of the goals education, 4) teacher awareness in developing students' character, 5) having pedagogical competence, 6) can utilize school culture as a child's character development, 7) the role of parents in monitoring and controlling children's behavior.Keywords: Stratgy, Character Education 
KAJIAN PENGARUH PEMAHAMAN ORANGTUA TERHADAP PEMENUHAN GIZI ANAK MELALUI LUNCH BOX (BEKAL MAKANAN) Fazria Umasugi; Rosita Wondal; Bujuna Alhadad
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v2i2.1927

Abstract

Abstrak: Fase terpenting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak adalah ketika masa bayi atau balita, karena pada masa itulah saat yang paling vital dalam membangun fondasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu di butuhkan pemahaman dalam mendidik anak usia dini. Pendidikan Anak Usia Dini merupakan wadah yang mendidik anak dalam lingkup bermain untuk menstimulasi atau merangsang pada anak usia 0-6 tahun agar ia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pada pendidikan usia dini memperbolehkan anak-anak membawa bekal makanan yang akan mereka konsumsi sebelum melakukan kegiatan karena di lembaga tidak menyediakan kantin atau warung yang menjual makanan, oleh sebab itu beberapa orang tua membawakan anak-anak makanan, namun kesadaran untuk membawakan bekal yang seimbang masih kurang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua tentang pemenuhan gizi anak melalui Lunch Box (Bekal Makanan). Penelitian ini menggunakan kajian pustaka, kajian pustaka dalam suatu penelitian ilmiah adalah salah satu bagian penting dari keseluruhan langkah-langkah metode penelitian. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pemahaman orang tua terhadap pemenuhan gizi pada anak usia dini melalui Luch Box (Bekal Makanan) memberikan pengaruh bagi perkembangan gizi anak.Kata kunci: Pemahaman, Orang tua, Gizi, Bekal Makanana            
ANALISIS DAMPAK COVID-19 DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA KELAS B4 DI PAUD TELKOM TERNATE Winarti, Sri; Taib, Bahran; Alhadad, Bujuna; Achmad, Fatoni
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v3i1.3140

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Covid-19 dalam proses pembelajaran daring di rumah pada siswa kelas B4 di PAUD Telkom Ternate. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang di tujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang fenomena atau aktivitas sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dampak Covid-19 dalam proses pembelajaran daring tidak hanya terjadi pada anak namun juga pada orang tua dan guru, yaitu stres yang dialami oleh anak dan orang tua. Selain itu anak juga mengalami penurunan capaian perkembangan, kehilangan semangat belajar, beresiko kehilangan pembelajaran, serta korban kekerasan verbal. Sedangkan dampak yang dirasakan oleh guru yaitu kurang optimalnya dalam proses penilaian perkembangan terhadap anak.Kata Kunci: Covid-19, Pembelajaran Daring, Anak Abstract: This study aims to analyze the impact of Covid-19 in the online learning process at home in grade B4 students at PAUD Telkom Ternate. This type of research is descriptive qualitative which aimed at describing and analyzing social phenomena or activities. The data collection techniques used were interviews and documentation. Based on the results of research on the impact of Covid-19 in the online learning process, it does not only affect children but also parents and teachers; the children and the parents were stress in facing the situation. In addition, children also had a declining developmental achievement, lost their learning motivation, were at risk of losing learning, and became the victims of verbal violence. Meanwhile, the impact felt by the teacher was less optimal in the process of assessing the development of children.Key Words: Covid-19, Online Learning, children
ANALISIS PEL AKSANAAN PEMBELAJARAN SENTRA BALOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Sumariati Ode-alumu; Farida Samad; Rita Samad
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v3i1.2131

Abstract

Abstrak: Sentra balok merupakan sentra yang disediakan bagi pendidikan anak usia dini. Pada zona balok tersedia beragam jenis dan ukuran yang disertai aksesoris pendukung alat main peran.  Melalui sentra balok anak-anak belajar mengenal bentuk, ukuran, konsep ruang, klasfikasi, team work, mengembangkan imajinasi, dan menghargai pendapat orang lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pembelajaran sentra balok anak usia 5-6 tahun. Dalam pelaksanaan pembelajaran sentra balok ketika anak bermain balok guru memberikan motivasi dan bantuan pada anak yang membutuhkan serta melakukan penilaian. Evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian berupa hasil karya anak. Dalam kajian ini penulis menggunakan metode literatur dengan serangkaian kegiatan pengumpulan data pustaka, buku-buku, serta tulisan yang terkait dengan judul penelitian. Selain itu, sentra balok juga dapat mengoptimalkan daya fikir, daya cipta, dan kreaktifitas serta mampu mengembangkan daya imajinasi. Dalam sentra balok terdapat 4 (empat) pijakan, yaitu : 1) pijakan lingkungan sebelum main, 2) pijakan sebelum main, 3) pijakan saat main, 4) pijakan sesudah main. Hasil Pembelajaran sentra balok aktifitas anak dapat meningkatkan 6 aspek yakni nilai agama moral, fisk motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa dan seni.Kata Kunci: Pembelajaran, Sentra Balok, Anak Usia Dini
KAJIAN PENERAPAN PERMAINAN BOWLING BERBAHAN BEKAS PADA KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK Fiska Fara; Rosita Wondal; Nurhamsa Mahmud
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v2i2.2036

Abstract

Dunia anak adalah dunia bermain, anak belajar melalui bermain. Salah satu permainan yang dapat mengajarkan anak dalam berhitung adalah permainan boling .Kemampuan berhitung pada anak usia dini perlu di asah sejak dini. Berhitung, pad anak usia dini merupakan bagian dari  keenam aspek perkembangan yanitu aspek kognitif. Anak yang diasah perkembangan kognitifnya sejak dini akan membantu anak menjadi pribadi yang memiliki intelektual yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang penerapan permainan boling berbahan bekas pada kemampuan berhitung permulaan. Melalui metode kajian penilitian literatur Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa permainana bowling berbahan bekas dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak.Children world is the world of play, children learn through playing. One game that can teach children to count is bowling. The ability of numeracyneeds to be sharpened. Counting in early childhood is part of the six aspects of development that are cognitive aspects. Children who have good cognitive developmentmust be taught early so that they will have good intellectuals also. The study aim is to examine the application of bowling games with used material on children numeracy ability through literature research studies. The results showed that bowling games with used material can improve children numeracy skill. 

Page 3 of 21 | Total Record : 205