cover
Contact Name
fatoni
Contact Email
cahayapaudunkhair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cahayapaudunkhair@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Kampus I Jln. Bandara Babullah Ternate Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD
Published by Universitas Khairun
ISSN : 24071064     EISSN : 28075552     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/cp
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah jurnal hasil penelitian lapangan, studi teoritis, ide-ide kreatif-inovatif, solutif, untuk masalah pendidikan anak usia dini dan pengembangan pengetahuan. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah Jurnal bidang ke-paud-an yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Terbit setahun 2 Kali yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud P-ISSN : 2407-1064 dan E-ISSN : 2807-5552. Alamat Digital Object Identifier (DOI) yang diterbitkan dari Crossref http://dx.doi.org/10.33387/cp
Articles 208 Documents
Peran Penting Pembinaan Kompetensi Profesional Guru PAUD Dalam Menciptakan Generasi Pemimpin Masa Depan Almufidah, Ajriya; Sianturi, Risbon; Gandana, Gilar
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan yang sangat penting dari pembinaan kompetensi profesional bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam membentuk generasi pemimpin di masa yang akan datang. Metode observasi dan wawancara digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pembinaan kompetensi guru PAUD dapat memengaruhi perkembangan anak-anak dalam hal kepemimpinan dan karakter. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan kompetensi profesional bagi guru PAUD memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan karakter, kreativitas, dan kepemimpinan anak-anak. Guru PAUD yang memiliki kompetensi yang memadai mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendorong dan mendukung, sehingga anak-anak dapat mengembangkan potensi kepemimpinannya secara optimal. Selain itu, dari hasil wawancara dengan guru PAUD yang telah mengalami pembinaan kompetensi, terungkap bahwa guru tersebut dapat menjadi contoh yang inspiratif bagi anak-anak dalam mengembangkan nilai-nilai positif seperti kerja sama, kemandirian, dan empati sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi yang penting dalam memahami peran guru PAUD dalam membentuk generasi pemimpin di masa depan. Implikasi praktisnya adalah perlunya peningkatan investasi dalam pembinaan kompetensi guru PAUD agar pendidikan yang diberikan dapat mencapai standar kualitas yang tinggi dan menyiapkan generasi yang mampu memimpin dengan bijak dan beretika di masa depan.
Penggunaan Media Ular Tangga Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak Usia 4-5 Tahun Apipah, Faza Tsamrotul; Nugraha, Dadan; Syafri, Herman
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.10067

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun melalui media permainan ular tangga di RA At-Taufiq, Kota Tasikmalaya. Indikator yang diamati meliputi menyebut bilangan, menunjukkan lambang bilangan, mengurutkan lambang bilangan, mencocokkan jumlah benda dengan lambang bilangan, dan membedakan lambang bilangan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 17 anak kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan dari 42,05% pada pra tindakan, menjadi 64,70% pada siklus I, dan mencapai 81,76% pada siklus II. Melalui permainan ular tangga, anak belajar mengenal lambang bilangan secara aktif dan menyenangkan. Kesimpulannya, media ular tangga efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal simbol bilangan anak usia 4–5 tahun di RA At-Taufiq Tasikmalaya.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Media Loose Part Syatifa, Areza; Lubis, Nur Ainun; Hardiva, Amelia Putri; Anggriyani, Nuri; Karsela, Karsela
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.8240

Abstract

Pentingnya mendorong kreativitas pada anak di tahap ini adalah untuk membantu anak mengembangkan potensi secara maksimal di berbagai aspek kehidupan. Dengan penerapan media loose part, diharapkan kreativitas anak usia dini dapat berkembang, baik dalam mengungkapkan ide, berpikir kreatif, menciptakan karya baru, maupun mengoptimalkan perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan statistik uji-t (t-test) yang dilaksanakan melalui dua siklus. Hasil pada siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa kemampuan kreativitas anak usia dini di RA Al-Amin meningkat, yaitu pada siklus I nilai rata-rata 60,87 dan pada siklus II meningkat menjadi 79,17. Analisis data menggunakan uji-t menunjukkan thitung ttabel (4,432734 2,048407) dengan nilai α = 0,05 dan derajat kebebasan (N1 + N2 – 2) = (15 + 15 – 2) = 28. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, yang menunjukkan bahwa hasil pengujian statistik signifikan. Hal ini membuktikan bahwa media loose parts memberikan pengaruh positif terhadap pembelajaran kreativitas anak di RA Al-Amin Medan.
Pemenuhan Gizi Anak Usia Dini Melalui Pola Makan Yang Seimbang Di TK Kartika Cangkurileung Muslihin, Heri Yusuf; Udmah, Syafaatul; Danesta, Nasywaa Adzani Fitria; Nurlaela, Wulan
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7828

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemenuhan gizi pada anak usia dini melalui upaya pola makan yang seimbang di TK Kartika Cangkurileung. Tujuan dilaksanakannya penelitian di TK Kartika Cangkurileung ini adalah sebagai bentuk upaya pemenuhan gizi seimbang anak usia dini melalui pola makan yang seimbang. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan anak usia dini yang ada di TK Kartika Cangkurileung. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilaksanakan di TK Kartika Cangkurileung dan juga hasil dari wawancara pada guru di TK tersebut menjelaskan bahwa pentingnya pola makan yang baik dan seimbang ditekankan di sekolah , dengan merinci bahwa pola makan yang baik harus didasarkan pada prinsip menu seimbang, alami, dan sehat. Dengan mengikuti pola makan yang seimbang, sebagai guru maupun orang tua  dapat memastikan bahwa anak mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan mencapai status gizi yang baik. Pilihan makanan alami dan sehat juga mendukung tujuan ini dengan memberikan nutrisi yang lebih berkualitas bagi perkembangan anak.
Pengaruh Penggunaan Media Buku Cerita Terhadap Minat Membaca Anak Usia Dini Natasya, Zahra Firman; Lubis, Nur Ainun; Simbolon, Jahrona; Yasmin, Arifa
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.8275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media buku cerita terhadap minat membaca anak usia dini di TK "AL-JIHAD". Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi terhadap 30 anak serta analisis penilaian minat membaca sebelum dan sesudah penggunaan media buku cerita. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat membaca anak setelah penggunaan media buku cerita, termasuk peningkatan kreativitas dan imajinasi anak dalam menciptakan cerita maupun menggambar. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan buku cerita dalam pendidikan anak usia dini sebagai sarana untuk mengembangkan minat membaca dan keterampilan literasi. Oleh karena itu, integrasi media buku cerita ke dalam kurikulum dan praktik pembelajaran anak usia dini direkomendasikan sebagai langkah untuk meningkatkan pengalaman membaca dan mendukung perkembangan literasi secara optimal.
Eksplorasi Peran Orang Tua Mengenalkan Konsep Numerasi Awal Melalui Permainan Tradisional Engklek di Rumah Nabila Hanipah; Noor Laila Fhitry Annisa; Siti Nurma; Budi Iskandar
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.11960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mengenalkan konsep numerasi awal pada anak usia dini melalui permainan tradisional engklek di rumah. Kemampuan numerasi awal merupakan keterampilan fundamental yang perlu dikembangkan sejak usia dini karena berdampak pada pertumbuhan kognitif dan kesiapan belajar anak pada tahap selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berupa orang tua yang memiliki anak berusia 3–6 tahun dan telah memanfaatkan permainan tradisional dalam aktivitas bermain anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring secara tertulis, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek dapat membantu anak memahami angka, mengenali urutan bilangan, dan meningkatkan keterampilan berhitung dasar melalui aktivitas melompat pada kotak-kotak yang telah diberi tanda angka. Orang tua berperan sebagai pendukung, pengarah, dan penyemangat dalam aktivitas bermain sekaligus belajar anak. Selain meningkatkan keterampilan numerasi, permainan engklek juga mendukung perkembangan motorik kasar, koordinasi gerak, kemampuan sosial, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Oleh karena itu, permainan tradisional engklek dapat menjadi sarana pembelajaran yang sederhana, menyenangkan, dan efektif dalam memperkenalkan konsep numerasi awal kepada anak usia dini di lingkungan keluarga.
Peran Guru Dalam Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Idhata Pontianak Tiwi Okta Rini; Sudarti Sudarti; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.12039

Abstract

This research was motivated by the importance of the teacher’s role in stimulating the cognitive development of early childhood, especially children aged 5–6 years. Cognitive development is the ability to think, understand, solve problems, and develop knowledge that needs to be optimally stimulated from an early age. Teachers have an important role as educators, mentors, and evaluators in supporting children’s cognitive development in the school environment. This study aims to describe the role of teachers as educators, mentors, and evaluators in stimulating the cognitive development of children aged 5–6 years at TK Idhata Pontianak. The research method used was descriptive qualitative research. The subjects of this study consisted of the principal, teachers, and students at TK Idhata Pontianak. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that teachers actively played a role in stimulating children’s cognitive development through interesting learning activities, the use of varied learning media, providing guidance to children, and conducting periodic evaluations of children’s development. Teachers also implemented the Merdeka Curriculum, which is child-centered, enabling children to think critically, express their opinions confidently, and actively participate in the learning process. Therefore, the role of teachers is very important in supporting the optimal cognitive development of early childhood.
Efektivitas Media Video Animasi dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Meningkatkan Kreativitas Motorik Anak Usia Dini Rofiqoh Rofiqoh; Hifatul Inayah; Diana Pramudita; Lailatul Usriyah
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i1.12049

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of using animated video media in dance learning to improve the motor creativity of early childhood children. Using a pretest-posttest control group design, this study employed a quantitative approach with a quasi-experimental methodology. The study sample consisted of one control group and one experimental group, each comprising 36 children aged 5 to 6 years. Methods such as documentation and observation were used to collect the data. The study’s findings indicate that children’s motor creativity is significantly influenced by the use of animated video media. The mean score of the experimental group increased from 58.4 to 86.7, while the mean score of the control group increased from 57.9 to 71.2. The findings of the effectiveness test for the experimental group were statistically significant at the 0.001 level. Through more engaging and participatory learning activities, animated video media helps children develop their motor skills, imagination, and self-confidence. Consequently, children’s motor creativity can be nurtured through the use of animated video media in dance education.