cover
Contact Name
fatoni
Contact Email
cahayapaudunkhair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cahayapaudunkhair@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan PG-PAUD FKIP Universitas Khairun Kampus I Jln. Bandara Babullah Ternate Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD
Published by Universitas Khairun
ISSN : 24071064     EISSN : 28075552     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/cp
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah jurnal hasil penelitian lapangan, studi teoritis, ide-ide kreatif-inovatif, solutif, untuk masalah pendidikan anak usia dini dan pengembangan pengetahuan. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud adalah Jurnal bidang ke-paud-an yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Terbit setahun 2 Kali yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud P-ISSN : 2407-1064 dan E-ISSN : 2807-5552. Alamat Digital Object Identifier (DOI) yang diterbitkan dari Crossref http://dx.doi.org/10.33387/cp
Articles 205 Documents
Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Melalui Bimbingan Belajar Dari Rumah Dengan Menggunakan Media Gambar Di Kelompok B TK Lolena Kecematan Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan Hartini La Rakima; Selvi Wulandari
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i1.4395

Abstract

Abstrak: Keterampilan menulis permulaan dalam penelitian ini mencangkup  kejelasan tulisan (dapat dibaca), kecepatan menulis serta  ketepatan anak dalam menulis. Bimbingan belajar dari rumah dengan menggunakan media gambar dalam penelitian ini adalah suatu proses bantuan yang diberikan kepada anak untuk dapat mengatasi masalah kesulitan menulis permulaan dengan bantuan media gambar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis permulaan melalui bimbingan belajar dari rumah dengan menggunakan media gambar kelompok B TK Lolena Kecamatan Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan. Tipe penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan pada siswa kelompok B TK Lolena dengan jumlah subjek penelitian 12 siswa. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa keterampilan menulis permulaan dapat ditingkatkan melalui bimbingan belajar dari rumah dengan menggunakan media gambar kelompok B TK Lolena Kecamatan Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan. Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan kemampuan menulis anak 16,67% (Pratindakan) meningkat menjadi 33,33% (Siklus I). Besar peningkatan yang terjadi anatara pratindakan dan siklus I sebesar 16.66%. Hasil kemampuan menulis anak 33,33% (Siklus I). Meningkat menjadi 83,33% (Siklus II). Peningkatan yang terjadi sebanyak 50%.. Kata kunci: Menulis Permulaan, Bimbingan Belajar, Media Gambar
MENINGKATKAN MOTORIK KASAR MELALUI KEGIATAN BERMAIN JUNGKAT-JUNGKIT PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK BARUNAWATI KOTA TERNATE Santi Farid; Nurhamsa Mahmud; Rita Samad
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i1.4284

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik kasar anak kelompok B TK Barunawati melalui kegiatan bermain jungkat-jungkit pada aspek keseimbangan dan kordinasi antar anggota tubuh. Seperti merangka, berjalan, melompat, atau berlari. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) kolaboratif. Subjek penelitian kelompok B berjumlah 10 anak. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan yakni motorik kasar anak kelompok B di TK Barunawati kota ternate dapat di tingkatkan melalui kegiatan bermain untuk meningkatkan motorik kasar anak, dengan besar peningkatan persentase perkembang motorik kasar anak, pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 6 siswa atau sebesar 60% dan pada siklus II meningkat sebanyak 80 % sehingga 10 siswa dapat mencapai sebesar 100%. Kata kunci: Motorik Kasar, Bermain Jungkat-Jungkit, Anak
Penanaman Sikap Nasionalisme Pada Anak Usia Dini Aam Nurpatimah
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i1.4360

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode penanaman sikap nasionalisme pada anak usia dini di PAUD. Pendidikan anak usia dini merupakan jenjang pendidikan sebelum memasuki pendidikan dasar yang di tujukan kepada anak usia 0-6 tahun. Penanaman sikap nasionalisme dan pembentukan karakter pada anak usia dini sangatlah penting. Dalam menghadapi era globalisasi ini banyak pembaharuan yang terjadi, untuk itu penanaman sikap nasionalisme harus ditanamkan sejak usia dini supaya anak mengenal dan memahami bangsa dan negaranya, serta menjauhkan anak dari perilaku yang tidak bermoral. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode study literature. Data penelitian diperoleh dari berbagai macam sumber pustaka yang didapat dari beberapa jurnal sebelumnya yang berkaitan dengan sikap nasionalisme dan anak usia dini. Dari berbagai macam sumber referensi yang ada  menjadikan penyusunan dalam artikel ini berjalan dengan baik. Dari hasil penelitian memperoleh empat metode pembelajaran dalam menanamkan sikap nasionalisme pada anak usia dini yaitu, metode bernyanyi, metode bercerita, melakukan karya wisata, dan metode menggambar.
Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Religius Pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di TK Manurung Goto Tidore Kepulauan Achmad, Fatoni; Alhadad, Bujuna; Sultoni, Agus; Rasyid, Masayu
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i2.5182

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui peran guru dalam pembentukan karakter religius pada anak usia dini 5-6 tahun di TK Manurung Goto Tidore Kepulaun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembentukan karakter religius pada anak usia dini di laksanakan oleh guru, di antaranya: 1. Nilai ibadah, pembentukan nilai karakter religius pada aspek ini adalah dengan cara pembiasaan di mulai dari hal-hal yang sederhana seperti sholat, berdoa, adzhan, bersholawat kepada nabi dan berzikir. 2. Nilai kedisiplinan, pembentukan karakter religius pada aspek nilai kedisiplinan terkait dengan kepatuhan, ketaatan dan ketertiban sudah di terapkan di TK Manurung Goto Tidore Kepulaun tetapi hanya beberapa anak yang bisa melakukannya secara sempurna sedangkan anak yang lainnya belum. 3. Nilai keteladanan, pembentukan karakter religius pada aspek nilai keteladanan di terapkan dengan bersikap sopan santun di hadapan anak-anak serta guru menjadi contoh yang baik untuk anak-anak dengan cara datang lebih awal ke sekolah. Kata kunci: Peran Guru, Karakter Religius, Anak Usia Dini
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA PADA ANAK KELOMPOK B PAUD BARUNAWATI KOTA TERNATE Wa Epi La Dode; Rosita Wondal; Nurhamsa Mahmud
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i2.5183

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak melalui metode bermain ular tangga pada anak di kelompok B PAUD Barunawati. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini anak kelompok B yang berjumlah 11 anak yang terdiri dari 5 perempuan dan 6 laki – laki. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Hasil Penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui permainan ular tangga dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B di PAUD Barunawati Kota Ternate. Hal ini dapat di buktikan dengan meningkatnya kemampuan mengenal konsep bilangan anakpada siklus Idengan besar peningkatan ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 56.25% meningkat pada siklus II sebesar 78.41% jadi terjadi peningatan sebesar 22,16%.
Implementasi Seni Gerak Dan Lagu Dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-5 Tahun Di PAUD Kemala Bhayangkari Bahran Taib; Rita Samad; Winda Oktaviani; Meisar Irham
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i2.5337

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini dapat diselengggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal, informal. Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitik beratkan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan dan enam aspek perkembangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk implementasi seni gerak dan lagu dalam membentuk karakter anak di PAUD Kemala Bhayangkari Kota Ternate. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif tekhnik yang digunakan wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah para guru dan anak yang berada di PAUD Kemala Bhayangkari Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembentukan karakter dapat di lakukan melalui banyak hal seperti melalui sikap mandiri, kreatif dan rasa tanggung jawab yang mulai di biasakan dalam diri anak melalui proses pembelajran seni gerak dan lagu. 1) Mandiri melatih anak dalam sikap kemadirian yang mana anak di ajarkan agar dapat melakukan gerakan dan lagu sendiri. Melatih sikap kepercayaan dirinya dalam melakukan gerakan dan lagu. 2) Guru melatih kreatifitas anak dalam hal seni gerak dan lagu dalam pembentukan karakter, dimana anak melakukan gerakan-gerakan yang unik yang di buat sendiri oleh ibu guru kemudian di gabungkan dengan musik dan lagu. 3) Rasa tanggung jawab yang di miliki anak dalam mengikuti semua proses pembelajaran yang di perintahkan oleh ibu guru selama proses pembeajaran seni gerak dan  lagu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN MELALUI PERMAINAN TELEPON KALENG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI KELOMPOK A PAUD NEGERI PEMBINA 1 KOTA TERNATE Umikalsum Arfa; Andi Agustan Arifin; Novianti Abdurahman
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i2.5338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa anak melalui telepon kaleng pada kelompok A PAUD Negeri Pembina 1 Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang setiap siklusnya terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A PAUD Negeri pembina 1 kota ternate yang berjumlah 15 anak terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan bahasa anak berkembang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan awal bahasa anak dari 15 siswa di kelas A yang memberikan hasil belum berkembang (BB) yaitu 40%, mulaiberkembang (MB) yaitu 27%, berkembang sangat baik (BSB) yaitu 20%, dan berkembang sesuai harapan 13%. Pada siklus 1, belum berkembang (BB) yaitu 13%, mulai berkembang (MB) 13%,berkembang sangat baik (BSB) yaitu 33%, dan berkembang sesuai harapan (BSH) yaitu 40%. Sedangkan pada siklus II, belum berkembang (BB)yaitu 0%, mulai berkembang (MB) yaitu 7%,berkembang sangat baik (BSB) yaitu 27%, dan berkembang sesuai harapan (BSH) yaitu 67%. 
Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Dengan Metode Bernyanyi di RA Al-Ikhlash Ajeng Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i2.4501

Abstract

Masa kanak-kanak merupakan tahap awal dari proses berkembang seseorang yang berada di fase utama atau dikenal dengan masa golden age, segala bentuk kemampuan yang terdapat pada diri anak dapat dikembangkan pada masa ini.  Pendidikan anak usia dini harus dipersiapkan secara sistematis agar anak dapat menerima rangsangan secara insentif untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki dan pendidikan anak usia dini adalah upaya pendidik maupun orang tua untuk merawat dan mengasuh anak. Metode bernyanyi merupakan salah satu kegiatan efektif yang dapat dijadikan sebagai upaya pengembangkan aspek bahasa anak usia dini. Setiap lagu yang dinyanyikan mengandung banyak makna juga manfaat, seperti dalam aspek bahasa, pembiasaan, kognitif, seni, ataupun kegiatan fisik motorik. Penelitian ini berfokus bukan hanya pada stimulus perkembangan bahasa anak saja, akan tetapi melihat bagaimana respon dari diri anak terhadap kegiatan bernyanyi yang bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak tersebut.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kreativitas Bermain Plastisin Di Tk Darul Falah Listia Sahla Sabilla
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v4i2.4529

Abstract

Tujuan dari dibuatnya artikel ini selain untuk menambah pengetahuan tentang perkembangan motorik anak usia dini juga mengetahui kemampuan motorik halus anak usia dini dengan cara bermain kreativitas plastisin di Tk Darul Falah dan sebagai penambah pengalaman untuk dijadikan gambaran kegiatan dimasa yang akan datang. Dalam penelitian ini ditemukan masalah anak yang kurang dalam kreativitasnya sehingga dalam kegiatan bermain plastisin mencontek karya temannya.  Teknik yang digunakan yaitu dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan 2 kali selama 2 hari. Hari pertama saat kegiatan anak mencontek karya yang dibuat temannya karena kreativitasnya belum terlatih dan tidak mendapatkan ide sementara pada penelitian kedua anak sudah mampu membuat karyanya sendiri tanpa mencontek dari temannya. Pada penelitian kedua tersebut guru andil memberikan ide kreatif kepada anak dengan membacakan dongeng sebelum membuat karya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa guru harus memiliki kreativitas yang tinggi supaya anak juga bisa mengembangkan idenya dari guru tersebut.
Penanganan Anak Tunalaras Ringan Melalui Metode Ejaan Dan Tracing The Dots Nyoman Wally; Nurul Aprilya Umasangaji; Nurul Magfira; Wilda Syam Tonra
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v5i1.5812

Abstract

Abstrak: Anak tunalaras memiliki karakteristik yang kompleks dan seringkali ciri-ciri perilakunya juga dilakukan dilakukan oleh anak-anak sebaya lain. Orangtua dan guru pada umumnya menganggap perilaku tersebut wajar, hanya perlu untuk diberi label nakal dan memperingatkan teman-teman sebayanya untuk berhati-hati bahkan menjauhinya. Anak tunalaras juga memiliki hambatan belajar di sekolah misalnya membaca, anak tunalaras di Sekolah Dasar Negeri 46 Kota Ternate yang ditemui oleh tim peneliti memiliki hambatan belajar seperti membaca, menulis dan menghitung. Membaca (ejaan) merupakan salah satu keterampilan bagi anak dalam menyerap sebuah gagasan dan menuangannya kembali menjadi sebuah pengetahuan yang nyata. Anak tunalaras yang kesulitan menulis diterapkan teknik tracing the dots merupakan kegiatan perkembangan motorik halus dalam melatih kemampuan menulis, menggambar, menebalkan, menjiplak anak dengan meniru.Kata kunci: Anak tunalaras, Membaca, tracing the dots

Page 6 of 21 | Total Record : 205