cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.muaddib@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
ISSN : 25282492     EISSN : 25490427     DOI : -
Core Subject : Education,
Al- Muaddib (Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman)adalah jurnal yang menampung publikasi ilmu sosial dan keislaman, baik itu artikel maupun hasil penelitian dari Dosen, Mahasiswa dan Umum.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
DAI KOMPROMIS DAN SEKTARIAN DALAM MEMBERDAYAKAN SOSIO-SPIRITUAL MASYARAKAT DI KEC. REJOTANGAN KAB. TULUNGAGUNG Rachman Santoso, Bobby
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 7, No 1 (2022): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v7i1.76-90

Abstract

Dakwah perlu hadir dengan tanggap untuk menyelesaikan problematika-problematika umat yang sedang terjadi, tidak terkecuali pada aspek sosio-spiritual masyarakat. Seiring dengan berkembangnya zaman, dai mengalami dinamika tinggi yang menyiptakan istilah lain dai, dan juga bisa disebut dengan ragam dai. Disini, hemat penulis menyatakan bahwa terdapat ragam dai berdasarkan karakteristiknya, yakni dai kompromis dan dai sektarian. Aplikasi dakwah dai kompromis dan sektarian di Rejotangan dalam memberdayakan sosio-spiritual masyarakat memiliki perbedaan yang mencolok. Dai kompromis lebih terbuka kepada masyarakat dan menghargai perbedaan. Sedangkan dai sektarian bersifat fanatik dan cenderung tertutup, karena dakwah yang dilakukan hanya pada golongannya saja. Tulisan ini dihasilkan melalui pendekatan kualitatif dengan melaksanakan observasi dan wawancara pada beberapa responden sebagai data primer
ETIKA KELUARGA ISLAM: HAK DAN KEWAJIBAN ORANG TUA/ANAK DALAM PERSPEKTIF METAETIKA Studi Terhadap Kitâb Al-Adab dalam Al-Jâmi` Şahĭh Al-Bukhârĭ Tampubolon, Ichwansyah
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.174-187

Abstract

Artikel ini mengkaji hak dan kewajiban orangtua/anak sebagaimana terdapat dalam Kitâb al-Adab Al-Jâmi` Şahĭh Al-Bukhârĭ ditinjau dari perspektif metaetika dengan menggunakan metode kebahasaan dan logika agama. Secara kebahasaan, terdapat sejumlah kata/istilah etis yang kerap kali digunakan untuk akhlak baik, meliputi: rahmah (kasih sayang), mihnah ahl (memenuhi kebutuhan hidup), du’a (mendoakan), yusammi al-ibn (memberi nama yang baik), birr (kebaikan yang banyak), hasan (baik), memohon izin (ist’dzan), dan silaturrahim (interaksi kekeluargaan). Sedangkan, berkaitan dengan akhlak tercela, meliputi: yaqtul (membunuh) memberi gelar yang tidak pantas (tasmiyah bikunniyah rasul); `uquq (durhaka),  yul`in (melaknat), dan yasubb (caci-maki). Berbagai istilah tentang akhlak yang baik berada dalam medan makna yang sama sebagai hak dan kewajiban orangtua dan anak. Sebaliknya, berbagai istilah tentang akhlak yang buruk berada dalam medan makna yang relatif berdekatan yaitu sama-sama tidak termasuk dalam kategori hak dan kewajiban orangtua maupun anak. Hak dan kewajiban orangtua/anak itu lebih banyak disusun dalam kalimat berjenis deklaratif daripada dalam bentuk imperatif sebagai jawaban atas berbagai pertanyaan etis. Secara logika keagamaan, hal ini menunjukkan bahwa eksistensi hak dan kewajiban orangtua/anak ada secara kognitif-empirik sebagaimana yang dikonfirmasi oleh wahyu (hadis Nabi) dan hal ini juga sekaligus menunjukkan bahwa perbuatan etis sejatinya dilakukan atas kesadaran nurani dan iman tidak mesti atas perintah, paksaan, dan bahkan ancaman
POLA PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH PADA SISWA KELAS IX SMP DARUSSALAM MEDAN Salsabila, Alya; Saputra Panggabean, Hadi
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 1 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i1.49-58

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Pada Siswa Kelas IX SMP Darussalam Medan dan faktor penghambat guru pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik SMP Darussalam Medan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dan termasuk jenis penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang tertulis atau lisan. Pengumpulan data primer dilakukan melalui dua instrumen penelitian yaitu observasi dan wawancara dengan menggunakan instrumen berupa interview, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian yaitu kepala sekolah, guru PAI dan siswa. Serta teknik pengumpulan data dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian; 1). Pola pembelajaran guru pendidikan agama islam dalam membentuk akhlakul karimah SMP Darussalam Medan, Pola pembelajaran dilaksanakan secara rutin yakni dengan kegiatan harian, mingguan, bulanan dan tahunan; metode yang digunakan pembiasaan, nasehat, dan hukuman. 2). Faktor penghambat yaitu berasal dari kurangnya motivasi siswa, lingkungan, dan peran orang tua.
PENDIDIKAN ISLAM DI ASIA TENGGARA (INDONESIA, MALAYSIA DAN BRUNEI) Anggraini Hsb, Silvia; Abdul Wadud, Amru; Nasution, Abdusima
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.405-421

Abstract

Pendidikan Islam di Asia Tenggara telah mengalami perkembangan yang pesat, namun masih menghadapi sejumlah permasalahan, seperti ketimpangan akses, kualitas pengajaran yang bervariasi, dan keterbatasan dalam mengintegrasikan pendidikan agama dengan pendidikan umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi situasi pendidikan Islam di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunei, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi dan langkah-langkah yang ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, serta analisis terhadap dokumen pendidikan di masing-masing negara. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam struktur dan kurikulum pendidikan Islam antar negara, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya, keterbatasan infrastruktur, dan perlunya kebijakan pendidikan yang lebih inklusif serta sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dengan tuntutan globalisasi dalam pendidikan juga menjadi perhatian. Kesimpulannya, untuk memperbaiki sistem pendidikan Islam di Asia Tenggara, diperlukan reformasi kebijakan yang menyeluruh, peningkatan pelatihan bagi pendidik, serta kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.
DAKWAH ‘AISYIYAH DALAM PEMBINAAN KELUARGA SAKINAH Samsidar, Samsidar; Pasaribu, Muksana; Liza, Mei; Harapan Gaja, Rawalan; Sormin, Darliana; Siregar, Rosmaimuna
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 6, No 2 (2021): AL-MUADDIB : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEISLAMAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v6i2.336-345

Abstract

Dakwah dalam ajaran Islam merupakan proses perubahan sosial terencana yang bertujuan untuk menjadikan sarana dakwah menjadi lebih baik, baik dari segi rohani maupun kehidupan di dunia. Dengan dakwah manusia dapat belajar dan mengajar kebaikan kepada seluruh ummat. ‘Aisyiyah menjadikan dakwahnya untuk memberikan perubahan social kepada masyarakat agar dapat mewujudkan tujuan dari pernikahan itu sendiri yaitu menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Adanya program dakwah ‘Aisyiyah telah membuktikan bahwa mereka peduli dengan kehidupan rumah tangga dan kehidupan generasi muda yang akan datang. Ranting ‘Aisyiyah memiliki Program kegiatan salah satunya bidang dakwah. Kegiatan dakwah ini dilaksanakan oleh suatu tingkat kepemimpinan mulai dari tingkat ranting, cabang, daerah, wilayah dan pusat diseluruh Indonesia. Yang menjadi objek dalam pelaksanaan dakwahnya antara lain masyarakat, keluarga, muallaf, anak remaja serta kelompok khusus dengan menggunakan model dakwah yaitu  Dakwah Bil-Allisan, Dakwah Bil-Alkalam, Dakwah Bil-Alhal, Dakwah Jama’ah. ‘Aisyiyah melaksanakan dakwah kepada objek komunitas masyarakat atau kelompok-kelompok keluarga dalam masyarakat.  Pelaksana atau subjek dakwah pada organisasi ini adalah semua anggota ‘Aisyiyah mulai dari pimpinan dan juga tak terkecuali anggota-anggotanya. Usaha ini dilakukan demi  menciptakan keluarga Sakinah.  Kriteria keluarga sakinah adalah hidup rukun, tenang, dan saling cinta mencintai, saling kasih mengasihi, karena dibentuk berdasarkan tauhid, yaitu adanya kesadaran bahwa semua proses dan keadaan kehidupan kekeluargaan harus berpusat pada Allah SWT.  Keluarga sakinah diterapkan mulai pada proses pemilihan pasangan dalam proses pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan serta dalam proses pemecahan masalah yang dihadapi oleh suatu keluarga.
AKTUALISASI NILAI-NILAI BERAGAMA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PAI DI SMPIT NURUL HADINA Herliani, Herliani
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.94-100

Abstract

Penelitian in memiliki tujuan untuk mengetahui aktualisasi nilai-nilai beragama terhadap para siswa SMP IT Nurul Hadina dengan pembelajaran PAI. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode kualitaif deskriptif. Intrumen data yng digunakan berupa angket wawancara sert melakuna observasi dan dokumentasi. Model analisis data pada penelitian ini terdiri dari a) reduksi data, b) penyajian data, c) penarikan kesimpulan. Adapun hasil pada penelitian ini diantaranya 1) Aktualisasi nilai-nilai beragama siswa melalui nilai aqidah di SMP IT Nurul Hadina sebelum aktifitas belajar dimulai pada pagi hari maka para siswa diharuskan  membaca Lalaran Nadhoman Al Miftah, kemudian dilanjtkan dengan membaca Asmaul Husna, selanjutnya sholawat atas nabi serta dzikir dan do’a. Para siswa juga diajarkan membaca Al Qur’an dengan metode Yanbua. Kegiatan ekstrakulikuler sekolah para siswa diajarkan tekhnik menulis Al Qur’an sebagai pelajaran ektrakurikuler kaligrafi, 2) Aktualisasi Nilai-Nilai Beragama Siswa Melalui Nilai Syariah di SMP IT Nurul Hadina yaitu para siswa diharuskan melaksanakan sholat fardhu berjamaah dan melaksanakan sholat sunnah seperti sholat Dhuha setiap paginya. 3) Aktualisasi Nilai-Nilai Beragama Siswa Melalui Nilai Akhlak di SMP IT Nurul Hadina yaitu Para siswa tampak khusus dalam melaksanakan ibadah mahdoh seperti sholat fardhu dan Dhuha. Pada umumnya para siswa bersikap sona santu terhadap para guru. Setiap hari Jum’at dilaksanakan kegiatan Jum’t amal berupa infaq yang akan di donasikan kepada yatim piatu dan siswa kurang mmpu, kegiatan gotong royong Sabtu Bersih, senantiasa melepaskan alas kaki (sepatu) untuk seblum memasuki kelas untuk menjaga kebersihan.
AL-FANA DAN AL-BAQA, AL-ITTIHAD DAN AL-HULUL Sitika, Achmad Junaedi; Rahmah, Elda Fadlia; Sumiyati, Lilis; Ilyas, Dwi Intan Febriyanti; Haq, Jamilah Qiyaafatul; Qolby, Hafshoh Robi’a
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 2 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i2.331-336

Abstract

Being as close as possible to Allah SWT is the goal of a Sufi's life. To reach that direction, a Sufi must take a long path that contains stations or maqamat. Among the maqomat are called fana and baqa.Sufism is a form of pure science that belongs to Islam. Morals and Sufism have a very close relationship. Before practicing Sufism, one must have morals so that it can be said that At tashawwufu nihayatul akhlaq while al-akhlaqu bidayatut tashawwuf. In Sufism, a suprarational approach is used, namely by intuition/wijdan, and Sufism is usually more directed to the inner form than the outer form, but it is not denied that there is also an outer form in it. Whatever the definition of tasawwuf, a Sufi, and then what relates to fana and baqa is all about showing that we do not exist without Him, and one of the forms of showing that is calling themselves nothing but His Essence. And that is the whole form of glorification of the kholik that is found at a certain level, perhaps the top level of glorification. 
BENTUK HARMONISASI ISLAM- KRISTEN LINTAS AGAMA DAN BUDAYA DI DESA MANUNGGAL KECAMATAN LABUHAN DELI KABUPATEN DELI SERDANG Aulia, Suci; Kamaluddin, Kamaluddin; Fitriani, Fitriani
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.350-360

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bentuk harmonisasi Islam Kristen lintas agama budaya di Desa Maunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan melibatkan 14 responden, yakni 7 orang Muslim dan 7 orang Kristen yang aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk harmonisasi Islam Kristen lintas agama budaya di Desa Maunggal dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti kerjasama dalam momen sakral, kegiatan sosial, dan budaya. Harmonisasi ini terjalin karena adanya rasa kebersamaan, sikap toleransi, dan interaksi dua arah yang dilakukan oleh masyarakat. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa harmonisasi antar agama dan budaya dapat menciptakan suasana damai dan toleransi di antara masyarakat. Saran dari penelitian ini adalah bahwa pemerintah dan masyarakat harus terus meningkatkan kerjasama dan interaksi antar agama dan budaya. Selain itu, pendidikan harus diarahkan pada pembentukkan sikap toleran dan penghargaan kepada agama lain. Dengan demikian, harmonisasi antar agama dan budaya dapat terus meningkat dan menciptakan suasana yang lebih damai dan toleran di Desa Maunggal
STUDI EKSPLORATIF MANAJEMEN PEMBELAJARAN FIQIH SELAMA COVID-19 DI MTs NEGERI 1 PASAMAN Sandra, Elvia
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 6, No 1 (2021): AL-MUADDIB : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEISLAMAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v6i1.75-85

Abstract

Learning in the covid-19 period demands innovation from a teacher, this is due to the implementation of learning from home by utilizing various devices. This study aims to find out and analyze the learning management of fiqh subjects during the pandemic. From the results of this study can be presented as follows: first, Fiqh learning planning during the pandemic in MTs Negeri I Pasaman consists of formulating goals, setting teaching materials, determining the source of teaching materials, determining learning methods, and planning assessment of learning outcomes. Second, The implementation of fiqh learning during the pandemic in MTs Negeri I Pasaman by conducting online learning using whatapp group, teaching materials are sent through WA, while practical materials are taught directly by dividing students in accordance with the rules of health protokl. Third, Evaluation of fiqh learning during the pandemic in MTs Negeri I Pasaman also through online, teachers send questions and students send answers via WhatsApp, while practical exams students send self-recorded videos from home. Fourth, the obstacles faced in the implementation of fiqh learning during the pandemic in MTs Negeri I Pasaman not all students' residences have internet networks.
TRANSMISI PENGETAHUAN MELALUI LISAN DALAM TRADISI ISLAM Hikmah, Darul
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.1-12

Abstract

Kajian ini membahas tentang transmisi pengetahuan dalam agama Islam yang memiliki tujuan untuk menyebarkan pengetahuan secara merata kepada seluruh umat Islam karena tidak mungkin menyebarkan ilmu bagi seluruh umat Islam dalam satu periode. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif menggunakan analisis konten yaitu penelitian yang berupa pembahasan mendalam terhadap suatu isi informasi tulis maupun cetak dalam berbagai referensi tentang transmisi ilmu pengetahuan. Adapun hasil analisis yaitu transmisi ilmu pengetahuan dalam tradisi Islam telah melalui proses yang panjang sejak pada awal muncul pada masa Rasulullah saw dan terus berkembang pada saat ini. Al-Qur’an dan hadits merupakan sumber pengetahuan yang otentik dalam ajaran Islam, dalam proses transmisinya, keduanya telah melalui berbagai metode salah satunya yaitu melalui lisan.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 10, No 2 (2025): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 1 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 2 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 7, No 2 (2022): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 7, No 1 (2022): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 6, No 2 (2021): AL-MUADDIB : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEISLAMAN Vol 6, No 1 (2021): AL-MUADDIB : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEISLAMAN Vol 5, No 2 (2020): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 5, No 1 (2020): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 4, No 2 (2019): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 4, No 1 (2019): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MUADDIB VOL.2 NO.2 JULI - DESEMBER 2018 Vol 3, No 2 (2018): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 3, No 1 (2018): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 2, No 2 (2017): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 2, No 1 (2017): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 1, No 1 (2016): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 1, No 1 (2016): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman Vol 2 More Issue