cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Rancang Bangun Sistem Penyiram Tanaman Bawang Merah Secara Otomatis Muharom, Syahri; Suseno, Heru; Setyawan, Surya Adhi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.684 KB)

Abstract

Teknologi saat ini dapat dikembangkan untuk proses tumbuh kembang tanaman bawang merah. Sistem penyiraman otomatis berdasarkan nilai kelembapan tanah, Sensor kelembapan tanah ini memiliki tiga range berbeda yang menjadi acuan untuk membedakan kondisi tanah yakni nilai 0-25% kategori tanah kering, untuk nilai 26-40% tersebut termasuk lembap, sedangkan nilai 41-100% termasuk dalam kategori tanah basah. Sistem ini dirancang untuk dapat bekerja pada katagori tanah lembap. Dimana Sensor YL-69 mengirimkan data tegangan ke mikrokontroler. Parameter pembacaan sensor nantinya akan membuat sistem penyiram tanaman bawang merah akan aktif (on). Metode penyiraman tanaman bawang merah dilakukan dengan sistem on dan off, sistem pengontrolan pompa air yang dikendalikan oleh mikrokontroler. Sistem kerja dari pompa air adalah ketika nilai kelembapan tanah yang dibaca oleh sensor YL-69 di bawah 40%, mikrokontroler akan memberikan sinyal kepada driver motor pompa yang nantinya akan menyalakan (on) atau mematikan (off) pompa. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapatkan lamanya waktu penyiraman sebesar 13 sampai dengan 16 detik untuk mencapai nilai kelembapan sebesar 40%. Dari sistem penyiraman otomatis yang berhasil menunjang peroses tumbuh cepat dan hasil panen yang lebih baik.
Pengembangan Aplikasi Game Pembelajaran Matematika “Momon Math Run” Berbasis Desktop Menggunakan Model Waterfall Rachman, Andy; Prasetyo, Bagus Eko; Arief, Rachman; Ferdiansyah, M. Anandi; Sulistyowati, Sulistyowati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.262 KB)

Abstract

Game merupakan perangkat pembantu yang dapat digunakan sebagai media bermain dan media belajar. Pengguna game saat ini mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Kompetisi game saat ini mulai dikumandangkan dibanyak kota di Indonesia, mulai dari kota Jakarta, Bandung, Surabaya, bahkan sampai Semarang. Di kota besar, game dibuat oleh pengembang game yang sudah dikenal masyarakat, mulai dari toge, solite, own games, touchten games, digital happiness, maupun anoman studios. Untuk membuat game diperlukan suatu teknik atau model pengembangan perangkat lunak. Model pengembangan perangkat lunak digunakan untuk memastikan langkah-langkah dalam pembuatan program tidak keluar dari jalur yang ada dan perangkat lunak dapat dikerjakan secara sistematis dan terstruktur. Model pengembangan perangkat lunak yang ada saat ini antara lain waterfall, spiral, incremental, v-shape, extreme programming, scrum, kanban, lean software development, crystal, dynamic system development method, dan feature driven development. Mata pelajaran Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang menjadi momok bagi masyarakat Indonesia sampai saat ini. Masih banyak siswa yang mendapatkan nilai rendah saat berhubungan dengan mata pelajaran ini. Untuk mengatasi momok masyarakat ini peneliti mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasiskan game edukasi. Aplikasi yang peneliti bangun menggunakan model waterfall. Model ini merupakan model paling sederhana dan masih dipercaya pengembang aplikasi dalam menyelesaikan program yang dibuatnya.
BANK KOPERASI dan FINANCIAL TECHNOLOGY: LEMBAGA dan INOVASI PEMBERDAYAAN OPERASIONAL KEUANGAN UMKM MEMASUKI 2025 PASCA ACFTA ( ASEAN China Free Trade Area ) Tedjasuksmana, Budianto; F. Nagel, P. Julius
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.986 KB)

Abstract

Financial Technology (Fintech), menjadi perkembangan sistem informasi dan tantangan perusahaan pada umumnya baik dagang, jasa maupun manufaktur di Indonesia. Pemanfaatan Fintech terbukti mampu membuka akses yang lebih besar terhadap layanan jasa keuangan formal, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta pembangunan inklusif dan berkelanjutan (www.depkes.go.id). Perpres no. 82 tahun 2016 tentang Strategi Keuangan Nasional Inklusif, bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik termasuk perkembangan UMKM di Indonesia perlu didorong dari berbagai pihak, khususnya peranan pemerintah yang seharusnya sangat aktif dalam mendirikan Bank Koperasi. Adanya keterlibatan ASEAN yang berdagang dengan China, ACFTA, masih saja disebutkan adanya berbagai kendala bagi UMKM Indonesia, yang mana salah satunya adalah masalah permodalan. Dalam tiap UMKM dari negara yang bergabung dalam ASEAN perlu sebuah badan Pemegang Dana dari Negara tersebut yang membawahi semua UMKM yang ada. Dengan pertimbangan bahwa aliran dana yang masuk dari Negara maju dan para investor lainnya membutuhkan perantara National Authority, maka peranan lembaga yang representatif dari Indonesia adalah bank UMKM, atau lebih patut disebut sebagai bank Koperasi. Keberadaan Bank Koperasi juga mempertimbangkan tugas pokok dari aspek sosiologis UMKM terkait dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Identifikasi Keberadaan Gas Biogenik Dengan Metode Geolistrik Sebagai Energi Alternatif Daerah Kampil dan Sekitarnya, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah Yuwanto, Sapto Heru; Wibowo, Handoko Teguh; Bahar, Hendra; Syah, Maulana
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.398 KB)

Abstract

Gas biogenik merupakan jenis gas yang terbentuk di rawa-rawa, sawah, danau air tawar sampai laut. Potensi gas biogenik sebagai salah satu gas alam di Indonesia diidentifikasi terdapat pada beberapa daerah, salah satunya terdapat pada Daerah Kampil dan sekitarnya, Kecamatan Wiradesa, Pekalongan. Menggunakan metode geolistrik dengan 14 titik pengambilan data dapat diidentifikasi lapisan-lapisan sedimen yang diduga mengandung gas. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diketahui lapisan sedimen yang diidentifikasi mengandung gas biogenik adalah pada nilai resistivitas 125 ? 350 Ohm.m diinterpretasikan litologi penyusunnya adalah lapisan sedimen dengan ukuran butiran lanau hingga pasiran. Pada litologi tersebut diduga ruang antar butirannya terisi oleh gas pada kedalaman 15 ? 40 meter di bawah permukaandan lapisan di atasnya diinterpretasikan sebagai lapisan lempung yang diduga merupakan lapisan penutup (capcork). Penyebaran gas biogenik tidak menerus hanya berupa kantong-kantong gas, ini dibuktikan dengan adanya anomali nilai resitivitas hanya pada beberapa titik pengukuran geolistrik yang tidak saling berdekatan
Penentuan Kategori Status Gizi Balita Menggunakan Penggabungan Metode Klasterisasi Agglomerative Dan K-Means Aprilia, Aries; Rahmawati, Weny Mistarika; Hakimah, Maftahatul
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.635 KB)

Abstract

Klasterisasi data banyak digunakan dalam berbagai bidang. Salah satunya digunakan untuk pengelompokan status gizi balita. Metode klasterisasi yang sering digunakan adalah metode k-means, yaitu menjadikan tetangga terdekat sebagai satu klaster. Kelemahan dari k-means adalah peletakan titik pusat klaster (centroid) awal yang acak. Peletakan centroid awal yang berbeda dapat menghasilkan hasil klaster yang berbeda. Oleh karena itu, pada penelitian ini pengelompokan status gizi balita menggunakan metode k-means dengan peletakan centroid awalnya diperoleh dari metode klasterisasi agglomerative. Mula-mula data diolah dengan metode klasterisasi agglomerative menghasilkan klaster sejumlah yang diinginkan. Centroid dari setiap hasil klaster tersebut akan dijadikan sebagai centroid awal algoritma k-means. Dengan cara ini, kelemahan k-means dengan mencari centroid awal secara acak dapat diatasi. Berdasarkan pengujian jarak antar centroid, gabungan metode klasterisasi agglomerative dan k-means lebih baik daripada k-means saja. Sedangkan, grafik elbow menunjukkan bahwa jumlah klaster yang optimal untuk pengelompokan status gizi balita adalah sebanyak 3 klaster.
Deteksi Wajah dan Mata dengan Menggunakan Metode Fitur Haar-Like pada Kamera WebCam Nugroho, Hendro; Kurniawan, Muchamad; Saidatin, Naili
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.541 KB)

Abstract

Detekesi objek pada komputer vision merupakan hal yang penting, terutama tentang deteksi wajah. Didalam penelitian ini, dilakukan penelitian deteksi wajah dan mata yang digunakan objek orang itu melihat kamera webcam atau tidak. Untuk menunjang penelitian ini, pendekatan metode yang digunakan adalah Haar-Like Fitur. Langkah-langkah penelitian ini adalah input video dari kamera webcam, proses grayscale, penambahan area deteksi, metode Haar-Like fitur, hasil deteksi objek wajah dan mata. Hasil dari deteksi wajah dan mata didapat berupa hasil pada objek terdeteksi wajah dan mata pada saat objek melihat kamera Webcam. Hasil yang tidak berhasil deteksi wajah dan mata disebabkan oleh objek memakai kacamata dan tidak melihat kamera webcam
Penerapan Arsitektur Perilaku pada Desain Ruang Pendidikan Karakter dan Psycho-training di Samarinda Salamah, Lutfia Nur; Poedjioetami, Esty
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.981 KB)

Abstract

Bekatul padi berpotensi menghasilkan minyak untuk konsumsi sehingga dapat menambah nilai ekonominyaPendidikan merupakan hal terpenting dalam membentuk karakter anak. Melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Pemerintah mendukung secara penuh dengan membudayakan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan formal maupun non formal melalui arahan menteri Presiden kepada menteri pendidikan. Krisis moral pada anak sekarang ini harus segera ditangani dengan benar, untuk itu diperlukan wadah edukasi dan pelatihan anak yang secara intensif bertujuan membentuk karakter anak yang berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila. Pendidikan Karakter dan Psycho-training adalah sistem edukasi yang melakukan pendekatan ?holistik? yaitu menggunakan pola berpikir secara Psikologi yang berpikir secara menyeluruh dengan mempertimbangkan segala aspek yang mungkin mempengaruhi tingkah laku manusia atau suatu kejadian melalui psikilogis anak/peserta didik. Penerapan arsitektur perilaku meliputi kebutuhan ruang, sirkulasi, dan pola rang berdasarkan aktivitas penggunanya. Jangkauan faktor perilaku itu sendiri meliputi psikologi si pengguna bangunan, kebutuhan interaksi kemasyarakatan, serta perbedaan-perbedaan sub budaya dalam gaya hidup. Jika penerapan arsitektur perilaku pada desain ruang pendidikan karakter dan psycho-training ini dikembangkan secara maksimal, maka akan menciptakan ruang yang mampu merangkup semua kegiatan edukasi didalamnya sehingga menciptakan suasana yang nyaman secara psikologis dan tidak membosankan bagi anak. Melalui penerapan desain ini diharapkan tujuan pembelajaran yang mengarah pada pembentukan karakter dapat tercapai
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI CACAT PADA PRODUK SEPATU DENGAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN DI PT. KARYA MITRA BUDI SENTOSA Laili, Hidayatul Nur; Suparto, Suparto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.101 KB)

Abstract

Persaingan yang terjadi membawa setiap pelaku industri untuk meningkatkan nilai dari produk yang dihasilkan. Selain itu perusahaan harus membuat produk yang sesuai dengan keinginan konsumen agar dapat meningkatkan persaingan antara industri manufaktur lainnya. PT. Karyamitra Budisentosa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur dengan hasil produksi berupa sepatu. Tujuan peneliti adalah mengidentifikasi produk sepatu yang cacat dengan menggunakan Six Sigma, menentukan penyebab cacat pada produk jenis cacat yang paling banyak pada proses produksi serta menentukan rencana perbaikan kualitas produk dengan implementasi konsep kaizen Dalam menghasilkan produksinya rata-rata per bulan terdapat produk cacat sebesar 3%. Maka dari itu penelitian ini digunakan untuk mengetahui kemampuan proses berdasarkan produk cacat yang ada dengan metode DMAIC dan pendekatan six sigma yang kemudian dilakukan pengendalian dengan menganalisis penyebab kecacatan menggunakan Kaizen serta mengupayakan perbaikan berkesinambungan dengan alat implementasi Kaizen berupa Kaizen Five-Step Plan dan Five-M Checklist. Setelah dilakukan pengolahan data didapat nilai DPMO sebesar 4107 serta nilai sigma sebesar 4,14. Berdasarkan diagram pareto, kriteria yang paling dominan mempengaruhi tingkat cacat adalah jahitan tidak rata dan lem kurang rekat yang disebabkan oleh human error dan setting awal mesin.
Analisis Desain Rangka Dan Penggerak Alat Pembulat Adonan Kosmetik Sistem Putaran Eksentrik Menggunakan Solidwork Sungkono, Imam; Irawan, Hery; Patriawan, Desmas Arifianto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.359 KB)

Abstract

Berlatar belakang dari pembuatan adonan kosmetik yang masih dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan. Pada penelitian ini penulis akan mencoba membuat suatu inovasi yang diharapkan mampu menunjang jumlah produksi kosmetik. Dalam penelitian ini dilakukan berbagai pengujian salah satunya pengujian pada rangka. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan pada rangka dengan total beban tetap sebasar 80 kg dan beban tambahan sebesar 2 kg didapat beberapa hasil seperti : tegangan (Von misses stress) maksimal 9,2 Mpa, Displacement maksimal 4,1e-002 mm dan angka keamanan / safety factor sebesar 1,2e+007. Ketiga hasil tersebut terjadi pada daerah weld permukaan atas tepatnya pada rangka bagian belakang, dari pengujian dan kondisi dari rangka setelah dilakukan pengujian maka bisa disimpulkan untuk rangka alat pembulat adonan kosmetik tersebut aman.
Analisis Produktivitas Menggunakan Metode Marvin E. Mundel dan Productivity Evaluation Tree (PET) Ningtyas, Ollifia Ayu; Lukmandono, Lukmandono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.156 KB)

Abstract

Perkembangan industri manufaktur menuntut pelaku usaha untuk terus meningkatkan daya saing dari produk yang dihasilkan. Persaingan di antara perusahaan diukur dari tingkat produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas dapat menunjukan antara hasil pengukuran suatu kinerja dengan memperlihatkan sumber daya yang digunakan sehingga dapat tercapainya efisiensi dan efektifitas. PT. Karyamitra Budisentosa merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi sepatu kulit. Perusahaan ini ditahun-tahun sebelumnya hanya melakukan audit eksternal dan internal saja untuk melihat apakah perusahaan sudah pada tingkat produktivitas yang diharapkan atau belum. Metode Marvin E. Mundel merupakan salah satu cara untuk mengukur tingkat produktivitas dengan menitikberatkan pada biaya dengan input biaya material, tenaga kerja, energi dan maintenance dan hasil pendapatan sebagai output, dengan periode ukur Januari 2017 sampai Desember 2018. Produktivitas total pada perusahaan didapatkan indeks tertinggi pada Desember 2018 sebesar 153,07% dan indeks terendah pada Agustus 2018 sebesar 69,80. Evaluasi produktivitas menggunakan Productivity Evaluation Tree (PET). Produktivitas total yang dihasilkan berada pada alternatif 7 dengan nilai 0.650 dimana yang perlu diperbaiki atau diminimalisasi adalah dari segi penggunaan energi pada perusahaan.

Page 20 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa More Issue