cover
Contact Name
Dimar Hantari
Contact Email
jurnalkewirausahaanbisnis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkewirausahaanbisnis@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis
ISSN : 1979861X     EISSN : 25491555     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Pengoptimalan Kepuasan Karyawan dalam Upaya Penguatan Keberlanjutan Badan Usaha Milik Desa Vi'in Ayu Pertiwi; Destyana Elingga Pratiwi; Deny Meitasari
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 27, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v27i2.55313

Abstract

Badan Usaha Milik Usaha (BUMDes) menjadi salah satu tumpuan harapan masyarakat desa dalam peningkatan kesejahteraan. Masyarakat menggantungkan hidup dengan menjadi karyawan pada BUMDes. Totalitas kerja demi peningkatan profit BUMDes dilakukan oleh karyawan. Tingkat kepuasan karyawan menjadi sangat penting dalam peningkatan kinerja BUMDes. Maka perlu diukur kinerja BUMDes dalam memberikan pelayanan terhadap anggota karyawan sebab hal tersebut berbanding lurus terhadap performa BUMDes. Tingkat kepuasan dan kepentingan karyawan BUMDes diperlukan untuk merumuskan kebijakan pengembangan yang tepat pada sumberdaya manusia BUMDes agar mampu memenuhi perannya dalam meningkatkan kinerja BUMDes. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis atribut yang dipertimbangkan oleh karyawan dalam bekerja di BUMDes dan tingkat kepuasan karyawan terhadap kinerja BUMDes dalam memfasilitasi karyawan. Penelitian dilakukan di BUMDes Sumber Sejahtera, Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu judgement sampling dengan responden karyawan BUMDes. Analisis data dilakukan dengan metode IPA (Importance Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index) untuk mengukur tingkat kepentingan dan kepuasan karyawan terhadap fasilitas BUMDes. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan karyawan terhadap BUMDes cukup memuaskan namun perlu diperhatikan beberapa hal terkait kinerja BUMDes terhadap kepuasan karyawan yang didominasi oleh atribut pada variabel kebijakan gaji dan promosi, kepemimpinan dan sebagian atribut dalam variabel kepuasan kerja dan hubungan dengan rekan kerja. Diharapkan BUMDes dapat memperhatikan kebijakan gaji dan promosi karyawan serta kepemimpinan yang mendominasi sebagai atribut yang harus segera ditangani sesegera mungkin sehingga dapat meningkatkan kepuasan karyawan demi pengoptimalan kinerja BUMDes.Kata kunci: BUMDes; karyawan; kepuasan; kesejahteraan; usaha
Strategi Pengembangan BUMDes Pilang Berdikari dalam rangka Menuju Usaha Desa Wisata Edukasi Berbasis Business Model Canvas Ratna Devi Sakuntalawati; Susantiningrum Susantiningrum; Nur Rahmi Akbarini; Bara Yudhistira
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 27, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v27i2.56029

Abstract

Menurut Peraturan Desa Pilang No 1 Tahun 2017, Pasal 20, ayat (3), poin a,  BUMDes Pilang Berdikari dapat menjalankan kegiatan usaha “Desa Wisata”. Adapun pemerintah desa memprioritaskan pengelolaan sumber daya alam dan sumberdaya manusia di desa oleh BUMDes dengan cara mengelola sendiri usahanya untuk kesejahteraan masyarakat desa. Akan tetapi BUMDes yang baru berdiri tahun 2018, baru memiliki satu unit usaha. Mengacu pada Peraturan dan mengingat Desa Pilang sebagai produsen batik, maka BUMDes merancang usaha desa wisata batik. Oleh karena terdapat rumah produksi yang menjadi rujukan belajar batik, maka dipilih wisata edukasi. Untuk menjalankan usaha dibutuhkan strategi. Berkaitan dengan strategi, strategi pengembangan usaha seperti apa yang sebaiknya dilakukan BUMDes dalam rangka menuju desa wisata edukasi, sehingga tujuan pengabdian adalah merancang strategi pengembangan usaha desa wisata edukasi Batik Pilang. Dalam merancang strategi tersebut, BUMDes membutuhkan mitra untuk menyelesaikan masalah. Mitra dalam hal ini adalah pengabdi dari Pusat Pengembangan Kewirausahaan Universitas Sebelas Maret (PPKwu UNS) yang akan melakukan pendampingan. Metode yang digunakan adalah melakukan pendampingan kepada BUMDes, yang diawali dengan pendekatan kepada agent of change dengan cara wawancara. Hasil wawancara adalah informasi situasi dan kondisi BUMDes serta kesepakatan untuk dilakukan pendampingan. Pendamping menawarkan alat untuk membantu merancang strategi yang disebut Business Model Canvas (BMC). Hasil yang didapat adalah disepakatinya komponen bisnis terkait dengan rancangan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam usaha tersebut. Dari hasil ini, disimpulkan bahwa rancangan BMC tersebut merupakan strategi pengembangan usaha desa wisata edukasi Batik Pilang sekaligus dapat digunakan oleh BUMDes untuk menyusun Rancangan Program Jangka Panjang dan Rancangan Program Jangka Pendek.Kata kunci: BMC; edukasi; pendampingan; strategi; usaha; wisata
Perencanaan Produksi Kerupuk Kulit Affifudin Selama Masa Pandemi Covid-19 Yusuf Mauluddin; Rosita Rosita
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 27, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v27i2.59404

Abstract

Perusahaan Kerupuk Kulit Afifudin merupakan industri kecil yang terkena dampak pandemi Covid-19. Selama pandemi, wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Garut turun secara drastis, yang berakibat pada penjualan oleh-oleh seperti kerupuk kulit menjadi turun. Perusahaan terus berupaya membuat strategi dalam menghadapi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk  membantu perusahaan dalam membuat skenario perencanan produksi yang masih menguntungkan selama masa pandemi Covid-19. Perencanaan produksi dilaksanakan dengan dasar permintaan yang menurun dan kapasitas yang tetap. Adapun metode yang digunakan adalah Linear Programming dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. Hasil dari penyelesaian dengan menggunakan metode tersebut, diperoleh jumlah produksi yang seharusnya dilakukan dengan sumber daya yang minimal sehingga sumber daya tidak berlebih. Sumber daya yang berlebih, diatur sedemikian rupa sehingga sumber daya yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan skenario pengaturan sumber daya jam kerja berdasarkan hari kerja, tenaga kerja serta kombinasi keduanya. Skenario pengaturan jam kerja yang terpilih yaitu dengan mengatur jam kerja pada setiap hari kerjanya.   Kata kunci: kerupuk kulit; perencanaan produksi; linier programming; jam kerja
Strategi Pengembangan Koperasi Produsen Kopi di Kabupaten Temanggung Alfri Ultrias Ratri; Lucyana Trino; Iwan Setiawan
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 28, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v28i1.68363

Abstract

Koperasi sebagai kelompok ekonomi petani merupakan salah satu terobosan guna melakukan pengembangan usaha ekonomi dengan cara memberdayakan petani sehingga mereka dapat mengelola usaha pertanian sendiri secara mandiri dan profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal Koperasi Kopi Prima Jaya dan menetapkan prioritas strategi alternatif yang cocok diterapkan sebagai upaya pengembangan usaha Koperasi Kopi Prima Jaya. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal, faktor eksternal dan strategi alternatif sedangkan analisis AHP digunakan untuk menentukan prioritas alternatif strategi. Penelitian yang didesain secara kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan studi kasus. Wawancara mendalam pada 6 informan dilakukan guna memperoleh data primer. Hasil analisis SWOT didapatkan nilai IFAS sebesar 2,902 dan nilai EFAS sebesar 2,799. Posisi koperasi berada pada kuadran I yaitu untuk mendukung strategi agresif dan dari hasil matriks SWOT diperoleh 12 strategi alternatif. Hasil analisis AHP membuktikan bahwa strategi pengembangan koperasi yang paling tepat adalah strategi S01 dengan perolehan nilai 0,70327. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman budidaya tanaman kopi merupakan prioritas alternatif strategi yang dapat digunakan koperasi untuk meningkatkan pengembangan usaha.Kata kunci: AHP; koperasi; kopi; strategi pengembangan; SWOT; Temanggung 
Efikasi Diri Generasi Milenial dan Keputusan Berwirausaha di Bidang Ekonomi Kreatif Tanti Prita Hapsari; Siti Salima
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 28, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v28i1.67405

Abstract

Pelaku usaha khususnya dari generasi milenial dituntut untuk bisa menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai jual. Generasi milenial perlu memiliki efikasi diri yang tinggi untuk berwirausaha di bidang ekonomi kreatif agar memiliki keyakinan dan keberanian dalam menghadapi segala resiko. Usaha bidang ekonomi kreatif adalah bidang usaha yang membutuhkan dasar kreativitas, inovasi dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh efikasi diri terhadap keputusan berwirausaha pada generasi milenial di bidang ekonomi kreatif. Data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada 150 responden. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu generasi milenial yang sudah menjalankan usaha kreatif di Yogyakarta. Analisa data menggunakan regresi linier sederhana dan didapatkan hasil bahwa efikasi diri memiliki pengaruh positif terhadap keputusan generasi milenial untuk berwirausaha di bidang ekonomi kreatif.Kata kunci: efikasi diri; ekonomi kreatif; keputusan berwirausaha
The Policy Role of Bank Syariah Indonesia for MSMEs Sector in Community Economic Empowerment Ahmad Habibi; Pertiwi Utami; Rozina Muzammil; Muhammad Nasor
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 28, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v28i1.67178

Abstract

The people's economy can be improved through the micro business sector. The issue of the role of Bank Syariah Indonesia (BSI) as a competent Islamic bank is a new hope for these business actors. Unfortunately, previous studies have not disclosed in depth the programs and policies of BSI after the merger. This study aims to determine the policy of Islamic banking toward the micro-business sector to empower the community's economy. The study was conducted on Bank Syariah Mandiri (BSM), which merged with two other large Islamic banks, Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) and Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah), and became BSI. The research design used a qualitative approach with data collection techniques in interviews, observation, and documentation. BSI is a bank that collects and distributes funds to the public based on sharia principles. The findings show that BSI maintained its reputation as a competent Islamic bank in community empowerment efforts. This is evidenced by the inclusion of BSI in the Forbes list of The World's Best Banks 2021 because it has met the criteria for trust, terms and conditions, customer services, digital services, and financial advice. Although it has merged with two other Islamic banks, BSM continues to use the same system as before, except for some adjustments related to product policies regarding costs, benefits, and margin provisions by applicable regulations. Community empowerment through Micro Business products refers to Law Number 21 of 2008 concerning Islamic Banking. In its development, to support the community's economy, BSI carries out a sustainable finance agendavillage economic programs, food security, sociopreneur scholarships, and siding with MSMEs.Keywords: Bank Syariah Indonesia; policy; MSMEs
Accompanying the Development of Sidetapa‘s Fruit Brem as a Leading Tourism Product in Buleleng Regency Ni Made Ary Widiastini; Made Aristia Prayudi; Putu Indah Rahmawati; Gede Rasben Dantes
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 28, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v28i1.66639

Abstract

This community service program was carried out to help fruit brem craftsmen in Sidetapa Village so that their products are more acceptable to the market. Sidetapa Village has been able to develop itself as a tourist destination. Visits from various parties, both tourists, elements of the government, and academics, positively impacted the development of tourism in the village. In its development, the people of Sidetapa Village were able to produce products to support tourism activities, and even became one of the superior products, namely brem made from local fruits using a fermentation technique. Brem is produced as a fermented drink with three flavors: honey wine, mangosteen rind, and mangosteen fruit. To make the product acceptable to the people, the producers of fruit brem in Sidetapa Village received assistance in product and market testing. Implementing this community service program consists of assisting in product sales analysis, product testing in the laboratory to determine the nutritional content of products and more informative packaging. Through product testing, Sidetapa’s fruit brem can provide information about the content of alcohol, sugar and carbohydrates per one bottle of drink. Meanwhile, through a market test, artisans can find out market tastes. It is hoped that through this assistance, fruit brem producers in Sidetapa Village can maintain their product production in terms of quality and quantity.Keywords: brem; fruit; product; Sidetapa; tourism
Perancangan Label Kemasan Produk Olahan Gerit Duwet Polinema Tortilla Chips sebagai Media Promosi Baroroh Lestari; Arni Utamaningsih; Siti Nurbaya; Becik Gati Anjari; Mahmudatul Himma
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 28, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v28i1.67153

Abstract

Masyarakat Dusun Petungsewu, Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang merupakan penghasil olahan gerit berupa Duwet Polinema Tortilla Chips (Dupitos). Dupitos merupakan tortilla chips dengan bahan baku dasar jagung. Terdapat kelemahan dalam usaha tersebut, yakni mengemas hasil ke dalam label sederhana, membuat produk secara visual kurang berkesan bagi konsumen. Oleh karena itu, tujuan kegiatan adalah merancang label kemasan Dupitos sebagai media promosi. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan April sampai November 2022. Metode dalam kegiatan ini menggunakan pengumpulan data dan analisis. Proses desain menggunakan teknik THINK. Kegiatan ini menghasilkan label untuk Dupitos. Desain label mengadopsi metode THINK untuk mendesain label setelah melakukan analisis SWOT. Kegiatan yang telah dilaksanakan di masyarakat Dusun Duwet Desa Petungsewu Kabupaten Tumpang mampu meningkatkan penjualan Dupitos. Hal ini dapat dilihat dari penjualan yang semula hanya 20 pak ukuran 100g per minggu menjadi 35 pak ukuran 100g dan 10 pak ukuran 250g per minggu.Kata kunci: desain; Dupitos; label; Petungsewu

Page 11 of 11 | Total Record : 108