cover
Contact Name
Radja Erland Hamzah
Contact Email
wacana@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wacana@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
ISSN : 14127873     EISSN : 25987402     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 973 Documents
ADAKAH ILMU PENERANGAN PADA EPISODE DEWASA INI ? Kertopati, Ton
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi suatu ilmu pengetahuan, teori itu dapat diibaratkan sebagai jantungnnya, meskipun dapat menyesatkan bila kita menganggapnya sebagai sekuat karang yang tidak dapat diungkit ungkit lagi, sebagai hasil karya manusia dalam upaya mencari kebenaran.Manusialah yang menciptakan teori di dalam proporsi kebutuhannya, maka oleh karena itu suatu teori bisa saja berisi system lengkap,kategori generalisasi dll, dan keterkaitan gejala gejalanya satu dengan yang lainnya, namun pada kernyataanya masih ada yang tidak bermanfaat. Walaupun tidak berarti False (keliru) namun useless tidak berfaedah.
PORNOGRAFI , ISU SOSIAL-POLITIK DAN PERAN AMBIGU MEDIA MASSA Santoso, Prasetya Yoga
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 4 (2011)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PORNOGRAFI , ISU SOSIAL-POLITIK DAN PERAN AMBIGU MEDIA MASSA
DRAMA KEHIDUPAN DALAM PERTELEVISIAN INDONESIA TINJAUAN BERDASARKAN PEMIKIRAN ERVING GOFFMAN TENTANG DRAMATURGI Manihuruk, Amin Saragih
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 13 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran   media   televisi  membawa  berbagai  implikasi  terhadap   kehidupan  masyarakat Indonesia. Selain dapat  memberikan informasi, televisi juga  diharapkan dapat memberikan  hiburan    yang   sehat   bagi   khalayak.  Tampaknya   para   penqelola  media tanggap    terhadap  peluang   yang  ada.  Oleh  karena  itu,  bermunculanlah berbagai jenis program bernuansa hiburan. Salah satunya  yaitu program Dangdut  Mania di  TP! Sebuah program  acara  musik  yang    menampilkan penyanyi  dangdut   dari kalangan masyarakat biasa  (umumnya  menengah ke bawah).Namun  dalam   perjalanannya,   acara  tersebut   menimbulkan dampak   yang  tidak   • menguntungkan  karena   mereka  terbuai   oleh  kesadaran palsu  untuk  menjadi   seorang artis  dengan  segala  kehidupannya yang  serba  mewah.  lnilah dampaknya jika  masyarakat tidak    paham    bahwa    program-program   televisi  itu   hanyalah  merupakan   panggung sandiwara. la merupakan sebuah  drama  kehidupan yang  dimainkan  oleh  para  aktor dan aktris.  Ada  penyanyi   di  atas  panggung  yang  bercita-cita menjadi  artis terkenal, lalu di hadapan   rnereka  ada  penonton yang  menikmati  suguhan   tersebut. Tetapi  disadari  atau tidak,  ada dalang  di balik itu semua. Ada para produser dan  pengelola media  di belakang panggung yang membuat  dan mengatur acara untuk mencapai tujuan  mereka.Fenomena sosial tersebut  tampaknya sesuai  dengan   pemikiran  Erving Goffman mengenai  konsep  DRAMATURGI. la mengatakan bahwa  manusia  cenderung  melakukan peran    sebagaimana  halnya   seorang    aktor   atau   aktris   memainkan  perannya  di  atas panggung  pertunjukan. Goffman cenderung  melihat  kehidupan sosial sebagai   satu  seri drama   atau  seri pertunjukan di mana  para  aktor memainkan peran-peran tertentu   guna mempertahankan gambaran diri yang stabil. Teater dijadikan kiasan dari kehidupan sehari-hari. Pelajaran yang dapat diambil dari pemikiran Goffman berkaitan dengan fenomena diatas adalah agar dalam kehidupan social, manusia harus menjalankan secara baik dengan mempersiapkan kompetensi para pemeran di panggung kehidupan. Hal ini bertujuan agar manusia tidak hanya bias bermimpi dalam kehidupan yang semakin kompleks dan dinamis sebagai konsekuensi logis kehadiran media televisi di Indonesia. 
HUMAN TRAFFICKING TROUGH SOCIAL MEDIA Widarini, Dwi Ajeng; Prasasti, Rati
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human trafficking is like an iceberg phenomenon. The number that hiding under the surface is greater far beyond what we can see. Human trafficking can be happened to anybody and anytime, including our relatives and neighbors who lack of knowledge and education about the subjectThus, the need for communications campaign to disseminate the knowledge necessary to prevent the human trafficking. Therefor, this paper scrutinized the campaign to raise the awareness on human trafficking by Computer Mediated Communication especially twitter. One of the interesting fact is twittter account @FemaleNotThing with tagline “she is not for sale” give an education and knowledge as communication campaign on human trafficking isues.This paper objective is to describe how the perception of student in Prof.Dr.Moestopo (Beragama) University on human trafficking issues from the @FemaleNotThing account and to examined the effectiveness of communication campaign by twitter account. One of the finding shown that 75% of students (n=41) aware about human trafficking issues.The use of new media in the form of communications campaign can be an alternative for the solution to introduce and raise awareness even trigger social movement on issues of human trafficking.We recommend the use of large-scale communication campaign integrated with official agency program nationally to combat human trafficking.
PEMBENTUKAN DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN PERTEMANAN ANTAR ETNIS DI JAKARTA ( Suatu Studi Komunikasi Antarpribadi di Kalangan Etnis Betawi dan Non-Betawi di Jakarta ) nurkholisoh, nurkholisoh
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 12 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi  tentang  masyarakat   Betawi  yang  telah dilakukan  oleh  para ahli selama ini lebih menitik beratkan pada unsur budaya, demografi dan adat  istiadat  yang  terdapat  di dalam  komunitas  tersebut,  seperti Lance Castle  yang melihatn.ya dari sudut demografi  dalam bukunya" The Ethnic  Profile of  Djakarta" (1967). Masyarakat  Betawi  yang memiliki  garis sejarah dengan kerajaan Jayakarta dikenal memiliki  keyakinan agama yang kuat dan memegang teguh adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyangnya secara turun temurun. Hal inilah  yang meyebabkan masyarakat Betawi menjadi suatu komunitas yang memiliki ciri khas tersendiri dilihat dari kultur dan adat istiadatnya. Seiring dengan perkembangan sosiokultural yang  ada  saat  ini, masyarakat etnis Betawi  yang selama ini dikenal dengan fanatisme   kultur  dan religi yang kuat turut mengalami  perubahan. Namun  demikian, pada tempat-tempat tertentu di Jakarta yang memiliki mayoritas komunitas Betawi seperti Condet, Cawang, Kampung Pulo dan Kebon Kacang masih memiliki fanatisme kultur  dan  religi yang   masih  dipegang teguh. Nilai-nilai budaya yang masih dipegang  teguh  ini tentunya  turut mempengaruhi perilaku masyarakat Betawi, baik yang bersifat internal maupun eksternal termasuk cara-cara dalam bergaul dan menjalin hubungan dengan etnis lain yang ada di dalam komunitas tersebut. Dalam hal ini tentunya menarik untuk mengetahui proses pembentukan dan pengembangan hubungan antar etnis betawi dan non-Betawi yang ada di Jakarta serta faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan tersebut sehingga hubungan pertemanan dapat berlanjut dari satu tahap ke tahap berikutnya.
SEKOLAH KEJURUAN SEBAGAI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DJARUM FOUNDATION Sulaeman, Dede; Mona, Leila
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beroperasi di tengah ketatnya persaingan bisnis rokok, derasnya tekanan masyarakat maupun kebijakan pemerintah Djarum membutuhkan strategi bisnis yang kreatif. Program CSR Djarum Foundation dalam bentuk Program Sekolah Kejuruan  (Vocational School) dipercaya menjadi salah satu strategi korporasi dalam upaya untuk bertahan bahkan mengembangkan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan program Sekolah Kejuruan Djarum Foundation, strategi komunikasi, dan legitimasi masyarakat terhadap program. Penelitian deskriptif kualitatif ini mengumpulkan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Sekolah Kejuruan merupakan program CSR yang unggul, tidak mudah ditiru, dan berhasil mencapai tahap sustaining survival. Komunikasi program Sekolah Kejuruan dilakukan dengan pemilihan media, sasaran, isi pesan, dan narasumber secara efektif. Pendekatan tersebut menguatkan posisi strategis Djarum Foundation di level nasional dan internasional. Sekolah  Kejuruan Djarum juga memperoleh legitimasi yang tercermin dari antusiasme masyarakat terhadap program; meningkatkan ekonomi masyarakat Kudus; dan apresiasi pemerintah baik daerah maupun pusat.
ALIRAN FRANFURT DAN PRAGMATIK UNIVERSAL Abdullah, Abdullah
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ALIRAN FRANFURT DAN PRAGMATIK UNIVERSAL
SEKILAS CATATAN MENGENAI PORNOGRAFI Kertopati, Ton
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 19 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SEKILAS CATATAN MENGENAI PORNOGRAFI
PROSES PRODUKSI ACARA SIARAN LANGSUNG TELEVISI UNTUK MENGHASILKAN ACARA YANG LAYAK TONTON Yoedtadi, Muhammad Gafar; Pribadi, Muhammad Adi; Siswoko, Kurniawan Hari
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acara televisi yang disiarkan secara langsung memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dibanding acara yang diproduksi dengan format rekaman. Dari sisi persiapan harus dilakukan secara detil dan terencana. Diskusi tidak hanya dilakukan berulang kali antar awak produksi, tapi juga terhadap para pengisi acara. Penyebabnya adalah acara yang disiarkan secara langsung di televisi tidak memiliki kesempatan untuk melakukan penyuntingan sebagaimana yang dilakukan siaran dengan format rekaman. Berbagai kesalahan dan penyimpangan berpeluang terjadi dalam acara siaran langsung. Penyimpangan yang lebih genting adalah ketika melanggar aturan hukum dan norma-norma sosial. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sesuai amanat Undang-Undang No. 32/2002 Penyiaran, telah menerbitkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) untuk mengatur agar stasiun televisi selalu memproduksi acara yang layak untuk ditonton masyarakat. Namun, dalam pengamatan KPI jumlah sanksi untuk stasiun televisi akibat pelanggaran P3SPS tidak kunjung mengalami penurunan. Kasus pelanggaran yang menonjol adalah kesalahan yang dilakukan para pengisi acara akibat tidak mengikuti naskah yang sudah disusun, melakukan adegan spotan yang ternyata melanggar aturan P3SPS. Penelitian ini berupaya mengungkap proses produksi siaran langsung televisi untuk menghasilkan acara yang layak tonton. Sebagai sample penelitian dipilih dua stasiun televisi nasional. Metode penelitian kualitatif deskriptif.
Organizational Discourse: Ideologi dan Relasi Kuasa dalam Organisasi Prasetya, Hendri
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oganizational Discourse adalah kajian kritis keorganisasian yang berfokus  pada  proses relasi kuasa  dan dominasi  yang terbentuk    dalam   realitas sosial organisasi, melalui proses pewacanaan yang  terjadi.  Proses  pengorganisasian sendiri dilihat sebagai situs dominasi  (site  of  domination)  kelornpok  tertentu. Semuabentukan kuasa dan dominasi tersebut tertanam dalam pemaknaan wa-cana - wacana yang  berkembang  dalam organisasi dan  melebur sebagai  konsepsi  budaya oganisasi  itu sendiri.Secara  umum organisasi  kerap dipahami    sebagai    kumpulan sejumlah  orang   yang memiliki tujuan tertentu,  dengan struktur pembagian   kerja  yang jelas  dan terarah. lstilah "organisasi" didefinisikan   sebagai  sesuatu yang   nyata  merangkum    orang- orang,  hubungan-hubungan dan tujuan yang  jelas. Organisasi menjadi   semacam   wadah   kerja bagi  orang-orang   yang  memiliki tujuan yang sama

Page 9 of 98 | Total Record : 973


Filter by Year

2002 2025


Filter By Issues
All Issue Volume 24, No. 2 December 2025 Volume 24, No. 1 June 2025 Volume 23, No. 2 December 2024 Volume 23, No. 1 June 2024 Volume 22, No. 2 December 2023 Volume 22, No. 1 June 2023 Volume 21, No. 2 December 2022 Volume 21, No. 1 June 2022 Vol 20, No 2 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 20, No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Volume 20, No. 2 December 2021 Volume 20, No. 1 June 2021 Vol 19, No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 19, No 1 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Volume 19, No. 2 December 2020 Volume 19, No. 1 June 2020 Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 18, No 1 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Volume 18, No. 2 December 2019 Volume 18, No. 1 June 2019 Vol 18, No 1 (2019) Vol 17, No 2 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 17, No 1 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019 Vol 17, No 2 (2018) Volume 17, No. 2 December 2018 Vol 17, No 1 (2018) Volume 17, No. 1 June 2018 Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 14, No 4 (2015) Vol 14, No 4 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 13, No 4 (2014) Vol 13, No 4 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 12, No 4 (2013) Vol 12, No 4 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 11, No 4 (2012) Vol 11, No 4 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 3 (2011) Vol 10, No 3 (2011) Vol 10, No 2 (2011) Vol 10, No 2 (2011) Vol 10, No 1 (2011) Vol 10, No 1 (2011) Vol 9, No 30 (2010) Vol 9, No 30 (2010) Vol 9, No 29 (2010) Vol 9, No 29 (2010) Vol 9, No 4 (2010) Vol 9, No 4 (2010) Vol 8, No 28 (2009) Vol 8, No 28 (2009) Vol 8, No 27 (2009) Vol 8, No 27 (2009) Vol 7, No 26 (2009) Vol 7, No 26 (2009) Vol 7, No 25 (2008) Vol 7, No 25 (2008) Vol 7, No 24 (2008) Vol 7, No 24 (2008) Vol 7, No 23 (2008) Vol 7, No 23 (2008) Vol 6, No 22 (2007) Vol 6, No 22 (2007) Vol 5, No 21 (2007) Vol 5, No 21 (2007) Vol 5, No 20 (2007) Vol 5, No 20 (2007) Vol 5, No 19 (2006) Vol 5, No 19 (2006) Vol 5, No 18 (2006) Vol 5, No 18 (2006) Vol 5, No 17 (2006) Vol 5, No 17 (2006) Vol 4, No 16 (2006) Vol 4, No 16 (2006) Vol 4, No 13 (2006) Vol 4, No 13 (2006) Vol 4, No 13 (2005) Vol 4, No 13 (2005) Vol 3, No 12 (2005) Vol 3, No 12 (2005) Vol 3, No 11 (2005) Vol 3, No 11 (2005) Vol 4, No 3 (2005) Vol 4, No 3 (2005) Vol 4, No 2 (2005) Vol 4, No 2 (2005) Vol 3, No 19 (2004) Vol 3, No 19 (2004) Vol 3, No 10 (2004) Vol 3, No 10 (2004) Vol 3, No 9 (2004) Vol 3, No 9 (2004) Vol 2, No 8 (2004) Vol 2, No 8 (2004) Vol 2, No 7 (2004) Vol 2, No 7 (2004) Vol 2, No 6 (2003) Vol 2, No 6 (2003) Vol 2, No 5 (2003) Vol 2, No 5 (2003) Vol 1, No 4 (2003) Vol 1, No 4 (2003) Vol 1, No 3 (2003) Vol 1, No 3 (2003) Vol 1, No 2 (2002) Vol 1, No 2 (2002) More Issue