cover
Contact Name
Jurnal Media Analis Kesehatan
Contact Email
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Media Analis Kesehatan
ISSN : 20871333     EISSN : 26219557     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Media Analis Kesehatan merupakan jurnal ilmiah berkalah yang diterbitkan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar Jurusan Analis Kesehatan dengan pISSN : 2087-1333, dan e-ISSN : 2621-9557. Media Analis Kesehatan merupakan merupakan jurnal ilmiah yang memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu analis kesehatan atau teknologi laboratorium medik. Keberadaan jurnal ini memberikan ruang bagi para tenaga analis kesehatan dan tenaga teknologi laboratorium medis untuk mempublikasikan tulisan ilmiahnya dalam jurnal yang lebih spesifik dengan mudah dan berkelanjutan. Sirkulasi media analis kesehatan poltekkes Makassar terbit setiap dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU YANG MENGKONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS Mursalim Achmad; Syahida Djasang; Nuradi Nuradi; St Hadijah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2765

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis dapat menyebabkan kelainan salah satunya adalah anemia. Anemia ditandai dengan menurunnya kadar hemoglobin. Hemoglobin merupakan zat protein yang ditemukan dalam sel darah merah yang memberi warna merah pada darah. Penurunan kadar hemoglobin pada penderita tuberkulosis dapat terjadi akibat status nutrisi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin pada penderita tuberculosis paru.yang mengkonsumsi obat anti tuberculosis. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling yang dilakukan di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Makassar pada bulan Maret-April 2021. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif, data hasil penelitian dianalisa secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dinarasikan. Pemeriksaan Kadar Hemoglobin terhadap 24 sampel darah EDTA pada penderita Tuberkulosis paru diperiksa dengan menggunakan metode Kolorimetrik non cynanide SLS. Dari hasil penelitian yang diperoleh dari 24 sampel menunjukkan sebanyak 13 pasien (54%) kadar hemoglobin dibawah nilai normal dan 11 pasien (46%) kadar hemoglobin normal. Dan untuk peneliti selanjutnya hendaknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan jumlah pasien Tuberculosis paru lebih banyak Kata Kunci: Kadar Hemoglobin, Penderita Tuberculosis
IDENTIFIKASI PLASMODIUM MALARIA PADA SEDIAAN TETES TEBAL DI DESA DODAGA Rony Puasa; Febrianti Jakaria; Irma Irma; B. Hi. Lewa
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2595

Abstract

ABSTRACTBackground: Malaria cases that often reoccur in East Halmahera Regency are Dodaga Village, this can be caused by one of them being improper blood sampling in the sense of insufficient volume so that a small amount of Plasmodium malaria is not detected in the sample taken. To avoid identification errors which resulted in repeated cases in Dodaga Village. Purpose ; Identify and count the number of Plasmodium malaria in thick blood preparations using a volume of 10 l and represent the number of positive blood preparations. Methods: This research is a laboratory experimental study with the aim of seeing the accuracy of the volume of blood samples in detecting the presence of Plasmodium malaria. Results ; From the identification of 100 blood samples, with a volume of 10 l, no Plasmodium malaria was found. Conclusion No Plasmodium malaria was found in the respondent's blood supply, which amounted to 100, so it was not possible to calculate the amount of Plasmodium malaria in the respondent's blood supply. Keywords: identification of Dodaga malaria   ABSTRAK Latar Belakang : Kasus malaria yang sering kembali terjadi di Kabupaten Halmahera Timur adalah Desa Dodaga ini dapat disebabkan salah satunya adalah pengambilan sampel darah yang tidak tepat dalam arti volume yang kurang sehingga Plasmodium malaria dalam jumlah sedikit tidak terdeteksi dalam sampel yang diambil. Untuk menghindari kesalahan hasil identifikasi yang mengakibatkan masih adanya kasus berulang di Desa Dodaga. Tujuan ; Mengidentifikasi dan menghitung jumlah Plasmodium malaria pada sediaan darah tebal menggunakan volume 10 µl serta  mempresentasikan  jumlah sediaan darah yang positif. Metode : penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan tujuan untuk melihat keakuratan volume sampel darah dalam mendeteksi keberadaan Plasmodium malaria. Hasil ; Dari hasil identifikasi terhadap 100 sampel darah,  dengan volume 10 µl tidak ditemuka Plasmodium malaria. Kesimpulan Tidak ditemukan Plasmodium malaria pada sediaan darah responden yang berjumlah 100, sehingga tidak dapat menghitung Jumlah Plasmodium malaria pada sediaan darah respondenKata Kunci : identifikasi malaria Dodaga  
GAMBARAN NILAI PLATELET DISTRIBUTION WIDTH (PDW) DAN MEAN PLATELET VOLUME (MPV) PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Nurdin Nurdin; Hasnawati Hasnawati; Herman Herman; Muh. Nasir
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2791

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi akibat kelainan sekresi insulin, kelainan kerja insulin atau keduanya.   Keadaan hiperglikemi yang berkepanjangan pada DM berhubungan erat dengan resiko terjadinya berbagai komplikasi, terutama komplikasi vaskular. Salah satu faktor yang memiliki peran besar dalam menyebabkan keadaan protrombotik pada DM adalah meningkatnya reaktivitas trombosit. Trombosit pada DM juga dilaporkan memiliki ukuran yang lebih besar sehingga bersifat hiperreaktif karena ukuran trombosit berkorelasi dengan kemampuan agregasi dan pelepasan isi granulnya Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Nilai Platelet Distribution Width (PDW) dan Mean Platelet Volume (MPV) Pada Penderita Diabetes Mellitus. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Mei – 16 Juni 2019 di Puskesmas Batua dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling.  Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap 40 sampel yang memenuhi kriteria, menunjukkan gambaran nilai PDW dan MPV pada penderita diabetes mellitus menunjukkan persentase normal
KADAR GLUKOSA DARAH SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN OLAHRAGA BOLA BASKET PADA TIM DREYA INDONESIA MAKASSAR Alfin Resya Virgiawan; Yaumil Fachni Tandjungbulu; Widarti Widarti; Rahman Rahman
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2608

Abstract

Glukosa adalah komponen penting dalam tubuh karena menyediakan energi untuk melakukan aktivitas, beraktivitas dengan teratur membuat insulin dapat dimanfaatkan lebih baik oleh sel dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah melakukan olahraga bola basket. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dan dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan di GOR Sinar Kota Makassar. Pengambilan sampel menggunakan Teknik Total Sampling dengan jumlah 30 responden. Responden melakukan olahraga dalam waktu yang sama yaitu 2 jam. Kadar Glukosa darah diukur sebelum dan sesudah melakukan olahraga dengan menggunakan alat glucometer merk Accu-Check. Hasil penelitian ditemukan perbedaan yang signifikan antara kadar glukosa darah sebelum dan sesudah melakukan olahraga bola basket. Nilai p 0,000 (p < 0,05).Kunci : Glukosa, Bola basket, Makassar
KEMAMPUAN HAND SANITIZER HOMEMADE MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus Rafika Rafika; Zulfikar Ali Hasan; Nur Fadillah Ramadhani; Ridho Pratama
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2710

Abstract

Penggunaan hand sanitizer semakin dibutuhkan selama pandemi covid-19, kebanyakan masyarakat membeli produk dipasaran, tanpa melihat kemampuan hand sanitizer secara efektif bekerja seperti hand sanitzer terstandar BPOM. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan hand sanitizer homemade dipasarkan secara online dibandingkan hand sanitizer terstandar yang menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian bersifat eksperimen pendekatan postest with only control grup design. Waktu penelitian bulan Mei 2021 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Sampel handsanitizer standar diperoleh dari pasar tradisional Kab.Gowa, handsanitizer homemade dibeli online. Besar sampel 3 jenis handsanitizer standar, 3 jenis handsanitizer homemade, K+ dan K-. Dalam penelitian menggunakan pengujian metode disc diffusion, untuk melihat sensitivitas hand sanitizer menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Analisis dengan uji Mann Whitney. Hasil didapatkan p<0,05 yakni ada perbedaan rata-rata diameter zona hambat hand sanitizer terstandar 13,33 mm  dibandingkan dengan hand sanitizer homemade sebesar 5,67.  Simpulan Hand sanitizer terstandar memiliki kemampuan lebih efektif menghambat Staphylococcus aureus dibandingkan hand sanitizer homemade. Simpulan perlu analisis kadar alkohol yang digunakan untuk setiap sampel Kata kunci: Hand Sanitizer Terstandar, Hand sanitizer Homemade, sensitivitas, Staphylococcus aureus
GAMBARAN KEBERSIHAN PERSONAL DENGAN PREVALENSI INFEKSI CESTODA USUS PADA PETUGAS KEBERSIHAN RUMAH POTONG HEWAN KRIAN Acivrida Mega Charisma; Farida Anwari; Windy Puji Ashari
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2403

Abstract

Intestinal Cestode infection is still one of the problems in Indonesia, because Indonesia is one of the largest tropical areas where the population is infected with Taeniasis and Sistercosis. In Indonesia, there are three provinces that are endemic to taeniasis / cysticercosis, namely North Sumatera, Bali and Papua. Taeniasis cases have also occurred in East Java, to be precise in the city of Surabaya. The total prevalence of intestinal cestodes was recorded to be still high, namely arpund 72%, in Enterobiasis 28%, Ascaris 4%, Hymenolepis 4%, and Taenia saginata 36%. The purpose of this study was to describe the personal hygiene of janitors with the prevalence of intestinal ther cestode infection at the Krian Slaughterhouse. This research a purposive sampling technique, the samples were taken from cow feces and cleaners ath the slaughterhouse. The analysis of this calculation uses the statistical calculation of the Chi-square model. The samples studied were 50 samples. Namely, 25 from cow feces and 25 from nail samples from cleaning workers in slaughterhouses. The personal hygiene was analyzed using a questionnaire and microscopic observation using a sample of cow feces and nails of cleaning workers. The result showed 15 (60%) Taenia saginata infection, Taenia solium 5(20%).       
TINGKAT POSITIFITAS Mycobacterium tuberculosis MENGGUNAKAN TCM DENGAN HASIL KONVERSI AWAL PENGOBATAN SHORT REGIMEN PASIEN TB MDR Syahida Djasang; Kalma Kalma; Ery Hikmawati; Zulfian Armah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2750

Abstract

Tuberkulosis Multidrug Resistant (TB MDR) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang resisten terhadap antibiotik rifampisin dan isoniazid dengan atau tanpa obat anti tuberkulosis lainnya. Pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) dan konversi sputum BTA adalah dua pemeriksaan yang wajib dilakukan pasien TB MDR dalam menjalani pengobatan. Tingkat kepositifan TCM sebelum pengobatan merupakan metode penilaian secara langsung jumlah bakteri di dalam sputum dan menunjukan derajad keparahan yang akan mempengaruhi hasil konversi pengobatan. Penentuan hasil konversi dilakukan dengan pemeriksaan sputum BTA pada akhir tahap awal pengobatanan dan akhir tahap lanjutan pengobatan. Pada tahap awal pengobatan hasil konversi menunjukan prediksi keberhasilan pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat positifitas sebelum pengobatan dengan hasil konversi setelah pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional laboratorik dengan pendekatan cross sectional dengan metode total sampling. Sampel dari pasien yang terdiagnosa TB MDR dengan TCM yang menjalani awal pengobatan short regimen di RSUP Dr Mohamad Hoesin Palembang tahun 2019 s.d April 2020 sebanyak 70 pasien. Hasil penelitian didapat dari 70 pasien ada  47(67%)  yang memiliki tingkat positif tinggi dan 23 (33%) memiliki tingkat positifitas rendah. 35(50%) yang memiliki positifitas tinggi mengalami konversi dan 12(17%) mengalami gagal konversi atau tidak konversi. Sedangkan 21(30%) yang memiliki tingkat positifitas rendah mengalami konversi dan 2(3%) tidak konversi. Dari uji statistik didapatkan P value 0,122 (>0,05) sehingga kesimpulannya tidak ada hubungan tingkat positifitas Mycobacterium tuberculosis menggunakan TCM dengan hasil Konversi awal pengobatan short regimen. Kata Kunci: Hasil Konversi, TB MDR, Tingkat Positifitas TCM
EFEKTIVITAS ASAP CAIR DAUN BAMBU (Bambusa sp) SEBAGAI ANTISEPTIK SECARA IN VITRO DAN IN VIVO Shenny Fitriani; Eki Andini; Ira Puspa Dewi; Feldha Fadhila; Yayan Maryana; Alfi Rumidatul
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i1.2499

Abstract

Infeksi nosokomial dapat dikurangi dengan mencuci tangan menggunakan antiseptik yang mengandung alkohol. Pemakaiannya yang efektif dan efisien menjadi daya tarik tersendiri sehingga alkohol banyak dibutuhkan. Meningkatnya kebutuhan tersebut menyebabkan terjadinya kelangkaan. Pemanfaatan limbah dari daun bambu dapat digunakan sebagai bahan baku untuk asap cair yang berpotensi sebagai antiseptik karena mengandung senyawa fenol dan asam yang memiliki sifat antimikroba (antibakteri dan antijamur). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas asap cair daun bambu (Bambusa sp) sebagai antiseptik secara in vitro dan in vivo. Uji in vitro menggunakan metode difusi cakram dan metode sumuran. Sedangkan uji in vivo menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dengan sampel swab telapak tangan responden perempuan dan laki-laki. Hasil in vitro terdapat zona hambat pada Escherichia  coli (3,6 mm) dan Staphylococus aureus (5,5 mm) dari asap cair daun bambu 100%, sedangkan pada  Aspergillus  flavus dan Candida  albicans tidak terdapat zona hambat (0,0 mm). Hasil in vivo terdapat penurunan jumlah bakteri (80%) dan jamur (39%). Hasil data kuisioner didapatkan responden menyukai warna (50%), aroma (42%), tidak menimbulkan kekeringan (100%) dan tidak menimbulkan efek samping lainnya (67%). Asap cair daun bambu (Bambusa sp) memiliki potensi sebagai antiseptik.Kata kunci : Antiseptik, Asap Cair, Daun Bambu
PEMERIKSAAN ANGKA LEMPENG TOTALlMINUMAN KEMASAN MEREK X YANG DIJUALlDI PINGGIR JALAN KOTA MAKASSAR Muhammad Nasir; Vaweli Putri; Hasnawati Hasnawati; Sitti Hadijah; Muhammad Askar
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i2.3010

Abstract

Minuman kemasan merek X adalah minuman teh khas Thailand yang berbahan dasar olahangteh hitam, susu kentall manis, gula pasir, creamer dan es batu. Banyaknya peminat dari minuman tersebut tidak mengetahui potensi tercemar oleh bakteri sangatlah besar, oleh karena itu dilakukan pengujian Angka Lempeng Total (ALT) untuk mengetahui hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya cemaran bakteri pada minuman kemasan merek X yang dijual di pinggir jalan Kota Makassar dengan teknik Angka Lempeng Total (ALT). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan melakukan observasi langsung secara laboratorik, sampel yang dilibatkan sebanyak 15 sampel dengan teknik pengambilan simple random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 23 Mei-14 Juni 2022 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebanyak 15 sampel yang diperiksa semua tercemar oleh bakteri dan terdapat 11 sampel atau sekitar 73,3% yang melewati batas maksimal cemaran mikroba sesuai ketentuan BPOM. Saran untuk penjual sebaiknya lebih memperhatikan kebersihan diri sebelum membuat minuman tersebut, kebersihan alat yang digunakan serta memperhatikan lokasi tempat penjualan dan juga untuk pembeli agar lebih memperhatikan kebersihan dari lingkungan tempat penjualan sebelum membeli minuman tersebut.
KONFIRMASI HASIL OSMOTIC FRAGILITY TEST (OFT) BERDASARKAN KADAR HEMOGLOBIN Widya Cahya Maggyasari; Budi Santosa
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v13i2.2883

Abstract

Fragilitas eritrosit merupakan reaksi membran eritrosit untuk melawan tekanan osmosis larutan disekitarnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah kadar hemoglobin, bentuk eritrosit, umur eritrosit, kandungan lipoprotein dinding eritrosit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil osmotic fragility test (OFT) bedasarkan kadar hemoglobin. Metode penelitian deskriftif dengan populasi mahasiswa analis kesehatan Unimus. Sampel sebanyak 20 orang dan spesimen berupa darah vena yang diperiksa kadar Hb menggunakan alat hematology analyzer dan kadar OFT menggnakan seri pengenceran tabung reaksi. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar OFT 0,37±1,67 dan kadar Hb 13,39 ±0,01. Terjadi lisis sempurna dengan kadar OFT 0,46% pada kadar Hb ≥ 15 g/dl. Simpulan kadar OFT dan kadar Hb reratanya masih dalam batas normal, ada 4 kadar Hb dibawah normal atau anemia ringan yang memiliki kadar OFT normal, sedangakan kadar Hb ≥ 15 g/dl memiliki kadar OFT diatas normal.Fragilitas eritrosit merupakan reaksi membran eritrosit untuk melawan tekanan osmosis larutan disekitarnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah kadar hemoglobin, bentuk eritrosit, umur eritrosit, kandungan lipoprotein dinding eritrosit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil osmotic fragility test (OFT) bedasarkan kadar hemoglobin. Metode penelitian deskriftif dengan populasi mahasiswa analis kesehatan Unimus. Sampel sebanyak 20 orang dan spesimen berupa darah vena yang diperiksa kadar Hb menggunakan alat hematology analyzer dan kadar OFT menggnakan seri pengenceran tabung reaksi. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar OFT 0,37±1,67 dan kadar Hb 13,39 ±0,01. Terjadi lisis sempurna dengan kadar OFT 0,46% pada kadar Hb ≥ 15 g/dl. Simpulan kadar OFT dan kadar Hb reratanya masih dalam batas normal, ada 4 kadar Hb dibawah normal atau anemia ringan yang memiliki kadar OFT normal, sedangakan kadar Hb ≥ 15 g/dl memiliki kadar OFT diatas normal.

Page 11 of 13 | Total Record : 128