cover
Contact Name
Khaeroni
Contact Email
khaeroni@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
gut.windarsih@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar
ISSN : 20861362     EISSN : 26232685     DOI : -
Core Subject : Education,
ISSN: 2086-1362 diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, berdasarkan SK. Dekan No.: In.10/F.I/HK.00.5/0951/2014 tanggal 11 April 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
PENGARUH MODEL COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MATERI MENGENAL PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI Siti Hamdah; Umayah Umayah
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 10 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.391 KB) | DOI: 10.32678/primary.v10i1.1256

Abstract

Pembelajaran yang menghasilkan sesuatu yang baru adalah pembelajaran yang dapat menumbuhkan kreativitas siswa. Aktivitas siswa diperlukan dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga siswalah yang harus aktif, sebab siswa sebagai subjek didik yang merencanakan dan siswa sendirilah yang melakukan belajar, sedangkan guru hanya bertugas untuk membimbing siswa. Namun kenyataannya, di sekolah-sekolah terlihat yang mendominasi adalah guru yang lebih banyak aktif dan siswa kurang aktif. Begitu juga yang terjadi di MI Al-Falahiyyah Rajeg, dimana salah satunya kelas IV ketika proses pembelajaran guru yang lebih aktif dibanding siswa, sehingga proses pembelajaran mudah bosan dan menoton. Oleh karena itu, model Course Review Horay diuji coba untuk mengetahui adakah pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan model Course Review Horay terhadap hasil belajar IPS, dan untuk mengetahui tingkat signifikansi hasil belajar IPS materi mengenal perkembangan teknologi transportasi pada siswa kelas IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen desain Non-equivalent Control Group Design dengan model Course Review Horay dan teknik analisis data yang digunakan adalah tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Course Review Horay siswa kelas IV MI Al-Falahiyyah Rajeg menunjukkan nilai rata-rata post-test di kelas eksperimen sebesar 79,09, sedangkan di kelas kontrol sebesar 67,27. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji-t pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu sebesar 0,000, sehingga dapat dinyatakan memiliki pengaruh model Course Review Horay yang singnifikan terhadap hasil belajar IPS pada materi perkembangan teknologi transportasi pada siswa kelas IV MI Al-Falahiyyah Rajeg. Oleh karena itu, dapat dinyatakan bahwa perlakuan model Course Review Horay menghasilkan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan model Course Review Horay dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GO TO YOUR POST UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PADA MATERI MASALAH SOSIAL Iva Fauhah; Agus Gunawan
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 10 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.356 KB) | DOI: 10.32678/primary.v10i02.1286

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Go To Your Post untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan mengetahui signifikansi penerapan model Go To Your Post untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN Tenjoayu 2. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (quasi eksperiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-equivalent Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 48 siswa dengan teknik pengumpulan data observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPS siswa pada kelompok eksperimen dengan rata-rata (M) sebesar 58,750, sedangkan hasil belajar IPS siswa pada kelompok kontrol dengan rata-rata (M) sebesar 45,833. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung > ttabel, thitung = 3,028 dan ttabel = 2,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Tenjoayu 2 antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Go To Your Post dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional. Dengan demikian, hasil belajar siswa dengan menggunakan model Go To Your Post berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS REASONING ANALYSIS PADA MATA KULIAH METODOLOGI BAHASA INDONESIA Hani Atus Sholikhah; Tastin Tastin
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 10 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.861 KB) | DOI: 10.32678/primary.v10i02.1280

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan desain pembelajaran dengan melibatkan teori logika dan respons pembaca dalam bentuk analisis penalaran (reasoning analysis) dalam rangka peningkatan kapasitas bernalar mahasiswa pada Mata Kuliah Metodologi Bahasa Indonesia. Instrumen penelitian terdiri atas observasi, angket, dan wawancara. Sementara itu, instrumen pengembangan model mencakup Focus Group Discussion dan angket uji lapangan. Melalui penerapan teori logika dan respons pembaca dengan prosedur penelitian pengembangan (RnD), diperoleh model desain pembelajaran berupa silabus dan RPS dengan fokus arahan pada aspek perencanaan pembelajaran, meliputi metode pembelajaran bahasa Indonesia MI, media pembelajaran MI, dan pengembangan materi MI secara terorganisasi dengan memanfaatkan kolaborasi teori logika dan respons pembaca. Berdasarkan data angket yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa 97,0% responden menyampaikan pernyataan positif terkait pelaksanaan pembelajaran, sedangkan sisanya yaitu 3% menyampaikan pernyataan negatif. Rata-rata pernyataan negatif tersebut disebabkan oleh kekurangpahaman dan kekurangpercayadirian responden dari materi yang telah disampaikan dimana materi tersebut nantinya akan mereka sampaikan ketika mengajar pada kegiatan magang III atau sebagai guru.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA Eka Nurfitriana; Yayu Heryatun
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 10 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.662 KB) | DOI: 10.32678/primary.v10i1.1257

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif dan kreatif. Anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak “mengalami” apa yang dipelajarinya, bukan “mengetahui”nya. Selain itu, dengan bantuan media buku cerita bergambar, dapat menjadikan pembelajaran lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan Contextual Teaching and Learning berbantuan media buku cerita bergambar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian berupa One Group Design dengan populasi seluruh siswa kelas IV MI Al-Mujahidin Kota Tangerang dan sampel yaitu kelas IV B. Pembelajaran pada kelompok eksperimen yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning berbantuan media buku cerita bergambar menghasilkan nilai rata-rata 6,8. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes hasil belajar, selanjutnya dianalisis menggunakan pengujian statistik yaitu uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Ranks Test dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Berdasarkan kriteria nilai tersebut menunjukkan tingkat pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning berbantuan media buku cerita bergambar terhadap hasil belajar membaca pemahaman bahasa Indonesia kelas IV B yang cukup signifikan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS PEMANFAATAN BARANG-BARANG BEKAS DARI LINGKUNGAN SEKITAR BAGI SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DI DAERAH PINGGIRAN KOTA KABUPATEN KUDUS sulthon, sulthon
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.132 KB) | DOI: 10.32678/primary.v11i1.1433

Abstract

Pembelajaran sains memiliki peranan penting dalam membentuk karakter ilmiah siswa, hal ini akan membangun sikap ilmiah, memiliki kepekaan, dan mau menjaga alam sekitar. Kerusakan alam saat ini terjadi akibat kemajuan IPTEK yang lebih mengeksploitasi alam secara membabibuta dan kurang mempertimbangkan keseimbangan alam yang ada. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengembangkan media pembelajaran sains berbasis pemanfaatan barang bekas dari lingkungan sekitar; (2) mengetahui kenaikan nilai posttest dari pretest prestasi belajar siswa setelah belajar menggunakan media pembelajaran sains berbasis pemanfaatan barang bekas bagi siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Subyek penelitian ini adalah siswa dari MI Nurus Shofa, siswa MI Miftahul Falah, dan siswa MI Matholiul Hijja Kabupaten Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu pengembangan media pembelajaran sains dilakukan dengan berbasis pemanfaatan barang bekas melalui tahap analisis, desain, produksi, dan evaluasi. Penggunaan media pembelajaran sains berbasis pemanfaatan barang bekas bagi siswa kelas V MI dapat menaikkan nilai rata-rata prestasi belajar sisw
PENGARUH PENGGUNAAN RABDOLOGIA TERHADAP PENGUASAAN OPERASI HITUNG SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KUPANG TEBA, BANDAR LAMPUNG Ayu Siska Maryoni; Buang Saryantono; Partono Partono
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.936 KB) | DOI: 10.32678/primary.v11i01.1928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan alat Rabdologia terhadap penguasaan operasi hitung siswa kelas IV semester ganjil SDN 1 Kupang Teba Bandar Lampung. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, penulis menggunakan metode eksperimen kuantitatif, yaitu dengan melakukan eksperimen terhadap siswa yang menggunakan alat Rabdologia dan yang tidak menggunakan alat Rabdologia. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Kupang Teba Bandar Lampung. Populasi tersebut diambil 2 kelas, yaitu kelas IV A sebanyak 43 siswa dan IV B sebanyak 42 siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data yang dilakukan pada penguasaan operasi hitung siswa menggunakan tes essay. Dari hasil perhitungan, untuk uji kesamaan dua rata-rata didapat nilai s = 14,08 dan nilai dan thit = 4, 17 untuk α = 5% , t daf = t (0, 975)(83) = 1, 9923. Dengan demikian, ada pengaruh penggunaan alat peraga Rabdologia terhadap operasi hitung siswa. Sedangkan untuk uji perbedaan dua rata-rata didapat nilai t hit = 4, 17 dan t daf = t (0, 95)(83) =1, 6662. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa pada pembelajaran dengan menggunakan alat peraga Rabdologia lebih baik daripada rata-rata hasil belajar matematika siswa yang tidak menggunakan alat peraga Rabdologia.
PENGEMBANGAN MEDIA SIRKUIT LINGKARAN UNTUK MEMUDAHKAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP VOLUME KUBUS DAN BALOK Seri Susmayati; Enung Nugraha; Wida Rachmiati
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.921 KB) | DOI: 10.32678/primary.v11i1.1291

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk media pembelajaran sirkuit lingkaran untuk membantu pembelajaran matematika pokok bahasan konsep volume kubus dan balok di kelas V SD/MI. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) dari Borg and Gall dengan 5 langkah, yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) pengembangan produk, (3) uji validasi, (4) revisi produk dan (5) uji coba produk yang melibatkan 20 peserta didik sebagai partisipan dan para ahli (media dan materi) untuk menilai kelayakan media pembelajaran. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu kuantitatif dan kualitatif, melalui observasi, wawancara, instrumen angket dan catatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa media pembelajaran sirkuit lingkaran dinyatakan layak dengan presentase penilaian dari ahli media 82% dan presentase dari ahli materi 81% yang menunjukkan klasifikasi “Baik” dari penilaian uji kelayakan oleh ahli media dan materi. Serta hasil penilaian uji coba produk yang dilakukan kepada siswa melalui angket mendapat butir pertanyaan presentase tertinggi yaitu mencapai 90% termasuk kategori “Sangat Baik”. Disimpulkan bahwa media pembelajaran sirkuit lingkaran pada materi konsep volume kubus dan balok di Kelas V SD/MI berdasarkan kurikulum 2013 layak digunakan untuk membantu proses kegiatan pembelajaran di kelas.
IMPLEMENTASI SIKAP DISIPLIN ANAK DI LEMBAGA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DALAM MEMBENTUK PENGEMBANGAN MORAL Purniadi Putra
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.455 KB) | DOI: 10.32678/primary.v11i01.1293

Abstract

Moral merupakan pandangan tentang baik dan buruk, benar dan salah, apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan. Tujuan pendidikan moral terlaksananya prinsip moral secara universal seperti keadilan, kebebasan dan persamaan setiap individu manusia serta kedisiplinan.Disiplin mempunyai beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam penerapan di lembaga Madrasah Ibtidaiyah (MI) meliputi; peraturan, kebiasaan dan hukuman.Metode penelitian ini menggunakan Liberary Research dengan mengumpulkan dan menelaah dari berbagai sumber jurnal, buku dan hasil penelitian.Adapun manfaat disiplin bagi anak Madrasah Ibtidaiyah (MI) memiliki nilai perkembangan moral dalam menumbuhkan kepekaan, kepedulian, mengajarkan keteraturan, ketenangan, sikap percaya diri, kemandirian, keakraban, membantu perkembangan otak, membantu anak yang sulit dan menumbuhkan kepatuhan. Usiaanak Madrasah Ibtidaiyah/MI berada pada usia antara 6-12 tahun. Anak pada usia ini memiliki pola pikir yang holistik, oleh karena itu penanaman sikap disiplin terhadap moral selama usia Madrasah Ibtidaiyah/MI ini sifatnya lebih kekal. Karena apa yang dipelajari diwaktu kecil diibaratkan tulisan di atas batu yang sulit untuk dihapus. Merubah anak kecil lebih mudah dari pada merubah orang dewasa, jiwa anak masih polos dan mudah untuk menanamkan nilai.Tulisan ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengembangan moral dan tujuan pengembangan moral, (2) mengetahui pengertian disiplin anak, unsur-unsur disiplin, tujuan disiplin, manfaat disiplin dan teknik mengajarkan disiplin untuk lembaga Madrasah Ibtidaiyah/MI dan (3) mengetahui karakteristik perkembangan anak Madrasah Ibtidaiyah/MI.
APAKAH PENYEBAB TERJADINYA MISKONSEPSI SISWA PADA OPERASI HITUNG? Nida Jarmita; Noval Alfyandi Rusmi
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.007 KB) | DOI: 10.32678/primary.v11i01.2004

Abstract

Miskonsepsi merupakan kesalahpahaman atas suatu konsep yang telah disepakati oleh pakar. Mendeteksi adanya miskonsepsi pada siswa sangatlah penting dilakukan, mengingat bahwa antar konsep yang satu dan yang lain saling berkaitan dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi atau melihat letak miskonsepsi siswa pada operasi hitung di kelas IVMIN 8 Aceh Besar Tahun Pelajaran 2018/2019.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MIN 8 Aceh Besar yang terdiri dari 29 siswa.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan testertulis dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan memeriksa jawaban siswa kemudian dikelompokan kedalam kriteria kesalahan serta disesuaikan dengan konsep yang sebenarnya.Jika jawaban siswa tidak sesuai dengan kaidah yang sebenarnya, maka siswa mengalami miskonsepsi.Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa:Kesalahan yang dilakukan siswa kelas IV MIN 8 Aceh Besar yaitu kesalahan konsep, prinsip dan keterampilan. Penyebab terjadinya miskonsepsi pada operasi hitung adalah: Pertama, siswa masih belum mampu memahami konsep operasi hitung.Kedua, siswa masih belum mampu memahami soal sederhana dan teks cerita.Ketiga, siswa masih salah dalam mencari kunci jawaban.Keempat, siswa masih ceroboh dalam mencari kunci jawaban.Kelima, siswa belum mampu membaca soaluntuk di ubah ke dalam kalimat matematika.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SD Indhira Asih Vivi Yandari; Nailah Nailah
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 11 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.519 KB) | DOI: 10.32678/primary.v11i01.1998

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal ini diperkuat dengan hasil di sekolah yang menunjukkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada salah satu SD di Kabupaten Serang. Pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki siswa dan tujuan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pencapaian akhir dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan model Teams Games Tournament (TGT). Metode yang digunakan dalam penellitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas IV di SDN Kragilan 1. Dua kelas diambil secara acak dari empat kelas yang ada, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan kelas kontrol yang mendapat model pembelajaran kooperatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen tes berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan instrumen non-tes berupa angket respon siswa terhadap pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Uji statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata gain kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,75 dengan kategori tinggi untuk kelas eksperimen dan 0,65 dengan kategori sedang untuk kelas kontrol. Rata-rata pencapaian akhir kemampuan pemecahan masalah sebesar 15,56 dengan kategori baik untuk kelas eksperimen dan 14,17 dengan kategori sedang untuk kelas kontrol. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa pencapaian akhir dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih baik daripada pembelajaran yang menggunakan model kooperatif.

Page 7 of 19 | Total Record : 189