cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+6281370112922
Journal Mail Official
fery.endang@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL AGROHITA
ISSN : 25415956     EISSN : 2615336X     DOI : http://dx.doi.org/10.31604/jap.v5i2.2143
Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam menjalankan aktivitas manusia. Salah satu teknologi yang biasa digunakan manusia adalah mesin yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaannya, seperti mesin pengupas testa misalnya. Desain mesin pengupas testa yang telah dirancang oleh (Putra et al. 2020), merupakan sesuatu yang baru di bidang pertanian. Mesin yang sudah dibuat perlu dikaji terkait kesiapan teknologinya sebelum digunakan oleh petani kelapa. Hal ini dilakukan agar risiko penerapan dan penerapan mesin pengupas kelapa testa dapat dikurangi sehingga pada akhirnya prototipe yang telah dirancang dapat digunakan oleh pengguna.
Articles 479 Documents
APLIKASI PUPUK HIJAU KIRINYUH PADA PEMBIBITAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) Adek Tia Jusman; Y. Yulistriani; W. Warnita
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5520

Abstract

Kirinyuh (Chromolaena odorata) merupakan tumbuhan yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk hijau karena kandungan N, P dan K yang dimiliki tergolong tinggi. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Kampus 3 UNAND Dharmasraya, dari bulan Oktober 2019 sampai dengan Februari 2020. Tujuan dari penelitian ini  untuk mempelajari dan mendapatkan dosis pupuk hijau kirinyuh yang terbaik sebagai campuran media tanam terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) klon BL-50. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kali ulangan sehingga seluruhnya 20 satuan percobaan. Pada satu satuan percobaan terdapat 4  tanaman sehingga totalnya yaitu 80 tanaman. Perlakuan yang diberikan yaitu, 250,300,350,dan 400 g/polybag. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter batang, panjang akar dan rasio tajuk akar bibit tanaman kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hijau kirinyuh dengan dosis 400 g/polybag memberikan pengaruh yang baik terhadap variabel yang diamati terutama pada tinggi bibit dan diameter batang.
UJI BEBERAPA KONSENTRASI EKSTRAK TEPUNG BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA PENGGEREK TONGKOL JAGUNG (Helicoverpa armigera H.) Royhan Zul Padhli Hasibuan; Rusli Rustam
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5208

Abstract

Hama Helicoverpa armigera Hubner merupakan masalah utama dalam budidaya jagung. H. armigera  dapat menyebabkan kehilangan hasil 40%. Pengendalian menggunakan Insektisida nabati ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) merupakan salah satu alternatif pengendalian H. armigera. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak tepung biji sirsak yang efektif untuk mematikan larva H armigera pada jagung. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan  Fakultas Pertanian Universitas Riau pada bulan Agustus sampai Oktober 2020. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Perlakuannya adalah konsentrasi ekstrak tepung biji sirsak 0 g.l-1 air, 20 g.l-1 air, 40 g.l-1 air, 60 g.l-1 air, 80 g.l-1 air dan 100 g.l-1 air. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 100 gl-1 air merupakan konsentrasi yang efektif dalam mematikan larva H. armigera sebesar 85% dengan waktu awal kematian tercepat pada 9,00 jam, lethal time 50 pada 45 jam setelah aplikasi, kematian harian tertinggi terjadi pada hari ketiga yaitu 30% sesudah 5 hari setelah aplikasi.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK FISIOLOGI JAGUNG HIBRIDA UNPAD DENGAN SISTEM TANAMAN MONOKULTUR JAGUNG TUMPANGSARI JAGUNG (Zea mays L.) KEDELAI (Glycine max L.) UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI KARAWANG Santikasari Santikasari; Dedi Ruswandi; Muhammad Syafi’i; Ani Lestari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.4909

Abstract

Jagung merupakan salah satu bahan pangan utama sesudah padi serta menjadi salah satu komoditas yang terus alami kenaikan permintaan bersamaan dengan berkembangnya industri pengolahan jagung serta pakan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan varietas jagung pipil terbaik berdasarkan karakteristik fisiologi pada pola tanamn tumpang sari. Percobaan dilakukan di lahan milik Peruri, yang beralamat di Jalan Raya Peruri, Pinayungan, Kec. Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Petak Terbagi (Splitplot Design).  Penelitian ini terdiri dari 22 perlakuan monokultur jagung dengan 3 kali ulangan, 22 perlakuan tumpangsari sistem baris antara jagung-kedelai dengan 3 kali ulangan, 22 perlakuan tumpangsari sistem baris antara jagung-ubi dengan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 66 unit percobaan. Terdapat pengaruh nyata pada semua parameter seperti, rendemen, hasil brangkasan, biomassa, bobot tongkol dengan kelobot dan bobot tongkol tanpa kelobot. Hasil teringgi 4271,73 g per plot dicapai oleh galur DR 11 x DR 16 pada sistem monokultur, sedangkan hasil terendah dicapai oleh tumpangsari jagung ubi dengan hasil 2170 g.
PERTUMBUHAN TANAMAN KAILAN (Brassica Oleraceae Var. Acephala) KULTIVAR YAMA F1 AKIBAT PEMBERIAN FERMENTASI AIR CUCIAN BERAS Yusi Suciati; Elia Azizah; Hayatul Rahmi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.3864

Abstract

Kailan termasuk dalam sayuran daun yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta mengandung gizi tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mendapatkan konsentrasi fermentasi air cucian beras yang optimal untuk pertumbuan tanaman kailan (Brassica oleraceae L. var. acephala). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, dengan perlakuan pemberian fermentasi air cucian beras yang terdiri dari 7 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga didapat 28 unit percobaan. Perlakuan sebagai berikut : A (kontrol (-) tanpa perlakuan), B (fermentasi air cucian beras 20 ml/L), C (fermentasi air cucian beras 40 ml/L), D (fermentasi air cucian beras 60 ml/L), E (fermentasi air cucian beras 80 ml/L), F (fermentasi air cucian beras 100 ml/L), G (kontrol (+) NPK 1 gram/tanaman). Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai) yang dilakukan pada tanaman umur 14 hst, 21 hst, 28 hst, dan 35 hst. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan E dengan fermentasi air beras 80 ml/L memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman (28,40 cm) dan jumlah daun (11,85 helai) tanaman kailan umur 35 hst.
PRODUKSI DAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN SIMPLISIA TANAMAN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) AKIBAT APLIKASI POLIETILEN GLIKOL PADA DOSIS DAN WAKTU BERBEDA Sasqya Alda Salsabella; Budi Adi Kristanto; Karno Karno
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5408

Abstract

Kelor merupakan tanaman obat yang digunakan untuk mengobati penyakit karena kandungan flavonoidnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis dan waktu aplikasi polietilen glikol (PEG) sebagai simulasi cekaman kekeringan terhadap produksi simplisia dan kandungan antioksidan daun kelor (Moringa oleifera L.). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Mei hingga 2 Agustus 2021 di Green House Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4x4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis PEG 4 taraf yaitu 0 g/polybag (B0), 30 g/polybag (B1), 60 g/polybag (B2), dan 90 g/polybag (B3). Faktor kedua adalah waktu aplikasi PEG sebanyak 4 taraf, 2 hari sebelum panen (D1), 4 hari sebelum panen (D2), 6 hari sebelum panen (D3), dan 8 hari sebelum panen (D4). Parameter penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar daun, berat kering daun (berat simplisia), kandungan fenol daun, dan kadar flavonoid daun yang kemudian dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis PEG berpengaruh nyata terhadap parameter berat segar daun, berat kering daun, dan kadar flavonoid daun. Waktu aplikasi PEG berpengaruh nyata terhadap parameter kandungan fenol daun dan kadar flavonoid daun. Interaksi antara dosis 90 g/polybag dan waktu aplikasi PEG 8 hari sebelum panen berpengaruh nyata terhadap parameter fenol daun.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA TANAMAN PADI DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN DI DESA SAMBIREJO Fajri Rizky Saptono; Sri Wiyatiningsih; Wiludjeng Widayati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5006

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan penting karena menghasilkan beras yang menjadi sumber bahan makanan pokok. Masalah utama yang sering dialami oleh petani padi adalah adanya organism pengganggu tanaman (OPT) di alam yang menyerang tanaman padi. Penggunaan biopestisida fobio dan agensia hayati Streptomyces sp.  dapat dijadikan pilihan cara alternative dalam mengendalikan serangan serangga hama tanpa residu yang dapat menimbulkan berbagai masalah pada ekosistem. Penggunaan biopestisida dan Streptomyces sp. diharapkan mampu untuk mengendalikan serangan hama tanaman padi dan mengurangi penggunaan pestisida kimia. Penelitian ini dilaksanakan pada 04 Maret sampai dengan 13 April 2021. Lokasi pelaksanaan di Desa Sambirejo Kecamatan Pare,  Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampling. Parameter pengamatan pada penelitian ini adalah Indeks kanekaragaman serangga populasi serangga hama. perlakuan penyemprotan dengan formulasi biopestisida, penyemprotan dengan Streptomyces sp., penyemprotan dengan campuran formulasi biopestisida dan Streptomyces sp. serta penyemprotan dengan pestisida kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks keanekaragaman (H’) tertinggi terdapat pada perlakuan Streptomyces sp. Indeks kemerataan jenis Fobio + Streptomyces sp. dan pestisida kimia lebih tinggi dibandingkan dengan Biopestisida dan Streptomyces sp. Perlakuan pestisida kimia dan Streptomyces sp. mempengaruhi populasi serangga hama pada lahan penelitian. Streptomyces sp. mampu mempengaruhi populasi serangga hama dengan memanfaatkan metabolit yang dihasilkan.
STUDI PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) MAIN NURSERY DENGAN PERLAKUAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK NPK MAJEMUK hermanto hermanto; Iqbal Effendy; Yandi Anarsis
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.4856

Abstract

Tujuan enelitian ini untukmelihatpertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit (elaeis guinnensis Jacq) Main Nursery dengan pemberian pupuk organik cair dan NPK majemuk di Desa Karang Dapo Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara, sedangkan waktu penelitian dimulai dari bulan Februari sampai April 2021, dengan metode experimental menggunakanRAK Faktorial dengan dua faktor perlakuan dengan ulangan tiga kali.Perlakuan yang dicobakanadalahfaktorPOC (P) terdiri 3 taraf perlakuan yaitu: P1 = 3/ liter air, P2 = 6 / liter air, P3 = 9 /liter air, dan Faktor pupuk NPK majemuk(M) terdiri 3 perlakuan, yaitu: M1 = 1,5 g/polybag M2 = 2,5 g/polybag, dan M3 = 3,5 g/polybag. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1. Pemberian pupuk organik cairdengan konsentrasi 9 ml/liter air (P3) menghasilkan pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit yang terbaik, 2. Dosis pupuk NPK majemuk 3,5 g/polybagk(M3) menghasilkan pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit yang terbaik, 3. Interaksi perlakuan pupuk organik cair dan pupuk NPK9 /liter air dan 3,5 g/polybag (P3M3), menghasilkan pertumbuhan bibit terbaik.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa L.) VARIETAS RED RAPID AKIBAT KOMBINASI TEKANAN AERASI DAN NILAI EC (Electrical Conductivity) PADA HIDROPONIK SISTEM RAKIT APUNG Adawiyah Adawiyah; Wagiono Wagiono; Fawzy Muhammad Bayfurqon
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.5245

Abstract

Selada merupakan komoditi hortikultura yang sangat populer di seluruh dunia dan mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh kombinasi tekanan aerasi dan nilai EC (Electrical Conductivity) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuca sativa L.) varietas Red Rapid pada hidroponik sistem rakit apung. Penelitian dilakukan di  Desa Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada bulan Mei sampai bulan Juli 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 10 perlakuan, diulang sebanyak 3 kali, yaitu A (tanpa aerasi (EC 2,4)), B (tanpa aerasi EC 1,0)), C (tanpa aerasi 2,0)), D (tanpa aerasi (EC 3,0)), E (tanpa aerasi (EC 4,0)), F (dengan aerasi (EC 2,4)), G (dengan aerasi (EC 1,0)), H (dengan aerasi (EC 2,0)), I (dengan aerasi (EC 3,0)), dan J (dengan aerasi (EC 4,0)). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi tekanan aerasi dan nilai EC (Electrical Conductivity) memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, rata-rata jumlah daun, rata-rata diameter batang, rata-rata luas daun, rata-rata panjang akar, dan rata-rata bobot segar per tanaman pada 7, 14, 21, 28, dan 35 hst. Perlakuan H (dengan aerasi (EC 2,0)) memberikan  hasil  tertingg I pada rata-rata bobot segar per tanaman selada sebesar 96,76 gram.Kata Kunci: Aerasi, Nilai EC, Selada Merah, Hidroponik
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MORFOLOGI JAGUNG HIBRIDA UNPAD DENGAN SISTEM TUMPANGSARI TANAMAN JAGUNG (Zea Mays L) DENGAN KEDELAI (Glycine Max L.) DAN UBI JALAR (Ipomea Batatas L.) Rohani Rohani; Dedi Ruswandi; Muhammad Syafi’i; Nurcahyo Widyodaru Saputro
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.4924

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman sereal yang tumbuh hampir di seluruh dunia dan tergolong dalam spesies dan variabilitas genetik yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan jagung hibrida yang terbaik sesuai dengan karakteristik morfologinya pada sistem tanam tumpangsari. Penelitian ini dilaksanakan di lahan milik Peruri, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Provinsi Jawa Barat. Pada bulan Januari sampai April 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Petak Terbagi (Splitplot Design). Sebagai petak utama adalah sistem tanam dengan 3 taraf: 1.Monokultur, 2.Tumpangsari Jagung dan Kedelai,3.Tumpangsari Jagung dan Ubi Jalar. Sebagai anak petak ada 22 genotipe jagung hibrida. Apabila menunjukan hasil berbeda nyata kemudian dianalisi menggunakan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%. Berdasarkan karakter morfologi menunjukan hasil yang berbeda nyata. Karakter morfologi terbaik terhadap tinggi tanaman sebesar 205,70 cm, diameter batang sebesar 2,27 cm,. Sedangkan untuk komponen hasil pada karakter panjang tongkol dengan kelobot sebesar 19,41 cm, diameter tongkol dengan kelobot sebesar 4,05 cm.
PENGARUH PEMBERIAN FERMENTASI AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L. var. mira) Larasati Dwi Wahyuni; Sulistyo Sidik Purnomo; Hayatul Rahmi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 2 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i2.4036

Abstract

Sayuran merupakan produk pangan yang disajikan sebagai makanan pelengkap dan penyeimbang. Salah satu tanaman sayuran yang sering dibudidayakan di Indonesia adalah bayam. Air cucian beras merupakan salah satu sumber pupuk organik cair yang dapat diberikan dan diserap oleh tanaman. Penelitian ini dilakukan di Desa Ciherang, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 sampai dengan Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal menggunakan perlakuan fermentasi air limbah cucian beras. Perlakuan yang diujikan dalam penelitian adalah 6 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Keenam perlakuan dengan kadar tertentu dirancang sebagai berikut: kontrol P0 (tanpa pemberian air cucian beras), P1 (konsentrasi 20%), P2 (konsentrasi 40%), P3 (konsentrasi 60%), P4 (konsentrasi 80%), P5 (konsentrasi 100%). Analisis data menggunakan uji F taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan P3 (Konsentrasi 60%) menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 28 hst dan jumlah daun pada umur 14 hst, 21 hst.