cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 726 Documents
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA CERPEN PINO YANG CERDIK KARYA WIDYA SUWARNA Herlina Tondang; Siti Alya Jauza; Suri Andary
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.286-297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter pada cerpen “Pino yang cerdik” karya Widya Suwarna. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif. Sumber data adalah cerpen “Pino yang cerdik” karya Widya Suwarna. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan memahami cerpen, kemudian dihubungkan dengan indikator yang sesuai dengan aspek-aspek nilai pendidikan karakter. Aspek tersebut juga didampingi dengan teknik analisis isi agar tim peneliti dapat memahami dan menangkap pesan dari cerpen yang berjudul “Pino Yang Cerdik” karya Widya Suwarna sehingga dapat teridentifikasi nilai pendidikan karakter apa saja yang termuat pada cerpen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Pino yang Cerdik karya Widya Suwarna mengandung nilai-nilai pendidikan karakter seperti nilai: 1) ikhlas, 2) amanah, 3) jujur, 4) bertanggungjawab, 5) kerja keras, 6) berjiwa wirausaha, 7) berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, 8) mandiri, 9) sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain, 10) patuh pada aturan sosial, 11) menghargai karya atau prestasi orang lain, 12) peduli sosial dan lingkungan, dan 13) menghargai pendapat. 
ANALISIS KEBERAGAMAN BAHASA BERBASIS SOSIOLINGUISTIK PADA MASYARAKAT DESA BAHUNG SIBATU-BATU KECAMATAN SEI DADAP KABUPATEN ASAHAN Adi Sucipto
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.208-216

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan ditulis untuk membahas mengenai keberagaman bahasa yang terdapat pada masyarakat desa Bahung Sibatu-batu berbasis Sosiolinguistik, kemudian mendeskripsikan,  menjelaskan dan menyimpulkan faktor-faktor penyebab terjadinya keberagaman bahasa yang digunakan pada masyarakat desa Bahung Sibatu-batu Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan. Bermula dari kegiatan bersosialisasi pada masyarakat Desa Bahung Sibatu-batu yang menggunakan berbagai ragam bahasa dalam kehidupan bersosial namun mampu menyatukan persepsi dan tetap hidup berdampingan tanpa kesulitan, bahkan mereka secara bertahap mampu mempersatukan bahasa dalam bahasa Indonesia. Kemudian pembahasan meluas pada penelitian tentang faktor-faktor yang menyebabkan adanya keberagaman bahasa yang digunakan di Desa Bahung Sibatu-batu tersebut, padahal Desa tersebut berada tidak jauh dari Ibukota Kabupaten atau penduduk kota yang berbahasa Nasional. Setelah dilakukan penelitian, ternyata masyarakat Desa Bahung Sibatu-batu Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan berasal dari berbagai daerah dan memiliki suku dari daerah asal yang berbeda.
CODE MIXING RAGAM LISAN OLEH GURU BAHASA INDONESIA SMA NURUL ISLAM INDONESIA BARU MEDAN Ovy Rizki Ramadhani; Salamuddin Selian
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.335-341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, jenis-jenis campur kode, faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode dan dampak campur kode pada proses pembelajaran bahasa Indonesia di kelas, tepatnya di SMA Nurul Islam Indonesia Baru Medan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini diawali dengan semua bahasa guru yang memperlihatkan terjadinya peristiwa campur kode (code mixing) dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia di SMA Nurul Islam Indonesia Baru Medan, kemudian melakukan klasifikasi dan kategori keseluruhan data, setelah itu data dianalisis untuk memilih bentuk campur kode (code mixing) serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode (code mixing), selanjutnya adalah mendeskripsikan atau memaparkan hasil penelitian untuk mengetahui bentuk campur kode (code mixing) serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode (code mixing) dalam penggunaan bahasa Indonesia ragam lisan oleh guru-guru di SMA Nurul Islam Indonesia Baru Medan, kemudian, langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan atas data yang telah dianalisis.Hasil penelitian ini ditemukan adanya peristiwa campur kode. Bentuk campur kode yang terjadi berupa kata, frasa, klausa, idiom, dan perulangan kata. Faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya peristiwa campur kode dalam penelitian ini adalah (1) ingin menjelaskan sesuatu, (2) perubahan situasi dengan hadirnya pihak ketiga, (3) ingin menjalin keakraban antara guru dan siswa (4) keterbatasan penggunaan kode, dan (5) penggunaan istilah yang lebih populer.
CAMPUR KODE DAN ALIH KODE GURU DAN SISWA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Eka Nur Estetis; Ahmad Laut Hasibuan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses komunikasi melibatkan campur kode dan alih kode merupakan satu solusi untuk menghindari kesalahpahaman saat berkomunikasi dalam masyarakat bilingual antara guru dan siswa di Pondok Pesantren Robitul Istiqomah Huristak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk campur kode dan alih kode, mendeskripsikan faktor penyebab munculnya campur kode dan alih kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada tuturan percakapan antara Guru dan Siswa kelas VII.  Metode yang digunakan melalui pendekatan kualitatif.. Data kualitatif didapatkan menggunakan metode simak dengan teknik sadap (merekam). Hasil penelitian berikutnya yaitu faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode yaitu campur kode bentuk intern. Bentuk alih kode alih kode dari bahasa Mandailing ke bahasa Indonesia dan sebaliknya. Faktor penyebab campur kode yaitu, (1) Berlatar belakang pada sikap penutur (attitudinal type, (2 Berlatar belakang pada kebahasaan (linguistic type). Ada fungsi yang menyebabkan timbulnya campur kode, yaitu (yaitu (1) menjelaskan, (2) menjawab perintah (3) mendekatkan secara emosional. Ada fungsi alih kode dalam interaksi antara guru dan siswa di kegiatan belajar mengajar di kelas VII Pondok Pesantren Robitul Istiqomah dengan materi bahasa Indonesia, yaitu (1) menyambung pembicaraan sesuai dengan bahasa yang digunakan terakhir, (2)mempertegas fungsi pesan pembicaraan, dan (3)menyampaikan hal-hal penting terkait materi. Adapun faktor terjadinya alih kode, yaitu (1)  untuk memperjelas, (2) untuk bertanya, (3) untuk merayu.
A NARRATIVE INQUIRY OF PRE-SERVICE ENGLISH TEACHERS’ EXPERIENCES IN TEACHING GRAMMAR DURING THE COVID-19 PANDEMIC Nita Nur Aeny; Elih Sutisna Yanto; Yousef Bani Ahmad
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.399-411

Abstract

This narrative study aimed to investigate pre-service English teachers experiences in teaching practicum that focused in teaching grammar during the COVID-19 pandemic. This study was conducted by using narrative inquiry as the research design. The participants of this study were two pre-service teachers of English Education Department of UNSIKA who experienced in teaching practicum in seventh semester especially in teaching grammar during the COVID-19 pandemic in Indonesia. The data related to this study collected using reflective journal, interview, and artifacts. The data that has been collected were analyzed using thematic analysis (Braun and Clarke, 2006). The findings show that (1) the pre-service English teachers tend to use deductive rather than inductive approach in teaching grammar in secondary school during the COVID-19 pandemic. (2) Teaching grammar is very beneficial for pre-service English teachers to enrich their knowledge and teaching skill related grammar. (3) Teaching grammar during the COVID-19 is challenging for pre-service English teachers since some of them are still not superb at grammar. In addition, technical problems such as unstable internet connection and audio issues is resulted grammar teaching ineffective. These findings have implications for pre-service English teachers and students in grammar teaching context.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PADA NOVEL MASIH ADA HARI ESOK KARYA S BAYA Jihan Septiani Hasan; Fathyah Ulfa Harahap; Halimatussakdiah Halimatussakdiah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.298-310

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter anak yang terkandung pada novel Masih Ada Hari Esok karya S Baya yang dapat dijadikan pelajaran untuk bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari anak agar menjadi pribadi yang berkarakter baik. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Masih Ada Hari Esok karya S Baya, data penelitian ini adalah dialog dan paparan cerita yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Dalam mengolah data, peneliti melakukan analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pada novel Masih Ada Hari Esok Karya S Baya mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat diajarkan kepada anak untuk memiliki nilai-nilai karakter tersebut didalam dirinya, diantaranya: rasa ingin tahu, bersahabat/komunikatif, jujur, religius, menghargai prestasi, gemar membaca, tanggung jawab, kerja keras, mandiri, disiplin, peduli sosial, dan cinta damai.
KEMAMPUAN MENGANALISIS MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF PUISI “BUAH RINDU” KARYA AMIR HAMZAH Lili Herawati Parapat, Khatib Lubis, Hanifah Parapat
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i1.199-205

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh mengenai kemampuan menganalisis makna denotatif dan konotatif puisi “Buah Rindu I, II, III, IV” Karya Amir Hamzah oleh Kelas XI SMA Negeri 1 Ulu Barumun, maka penulis mengemukakan simpulan yaitu: Kemampuan Menganalisis Makna Denotatif dan Konotatif Puisi “Buah Rindu I, II, III, IV” Karya Amir Hamzah Oleh Siswa  Kelas XI SMA Negeri 1 Ulu Barumun dikategorikan “Sangat Baik”. Hal ini dapat dilihat dari jawaban essay siswa yang berjumlah 50 orang. Skor rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 81,4 dengan jumlah nilai skor tertinggi 90-100 adalah 9 siswa, skor sedang 70-80 adalah 9 siswa dan skor terendah 50-60 adalah 3 siswa. Gambaran makna konotatif (Asalkan kanda bergurau senda dengan adinda tajuk mahkotaKata tajuk mahkota itu bukan berarti hiasan yang ada dikepala melainkan makna konotatifnya seorang gadis cantik yang di puja) dan denotatif (Duduk termenung berhati dukaBerhati duka artinya hati yang tersakiti atau bersedih hati).
PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MENGATASI KESALAHAN BERBAHASA PROKEM DI MEDIA SOSIAL Lili Herawati Parapat, Eli Marlina Harahap, Zahra Humaira Masyita
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v6i2.368-375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengajaran Bahasa Indonesia dalam Mengatasi Kesalahan Berbahasa Prokem di Media Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Sampel berjumlah 26 siswa. Penganalisisan data dilakukan dengan analisis deskripsi kuantitatif dan analisis statistik Berdasarkan perhitungan analisis data yang telah dikemukaan diatas, diperoleh angka indeks korelasi  sebesar 0,588. maka dapat diketahui bahwa nilai r hitung ( rxy = 0,588) berada ditingkat korelasi sedang/cukup dan berkolerasi positif dan Pengaruh Pengajaran Bahasa Indonesia dalam Mengatasi Kesalahan Berbahasa Prokem di Media Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4  Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal diterima.
ANALISIS MAKNA IDIOMATIKAL DALAM TUTUR KATA MARHATA SINAMOT PADA BUDAYA BATAK TOBA : KAJIAN SEMANTIK Charolina Charolina; Yolanda Ginting; Yuni Katrina Sidabutar; Frinawaty Lestarina Barus
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.45-53

Abstract

Mengetahui bahwa acara marhata sinamot menjadi sebuah kegiatan yang masih terus dilaksanakan sebelum pemberkatan penikahan dari suku adat batak Toba sampai sekarang dan dilakukan dari pihak laki-laki yang memberikan mahar kepada pihak perempuan, banyak menggunakan kata - kata dalam kegiatan acaranya, kata yang digunakan dalam acara Ini bukan hanya sebuah kata kosong belaka, tuturan yang digunakan dalam acara adat menggunakan makna kias didalamnya yang tentu bisa dikaji lebih dalam dengan kajian semantik mengenai jenis makna, penelitian ini bertujuan untuk melihat makna idiomatikal yang ada dalam acara adat marhata sinamot suku batak Toba.Dari hasil penelitian yang didapatkan setelah dilakukan analisis pada kegiatannya menunjukan bahwa dari acara adat ini terdapat makna idiomatikal yang mulai kegiatan marhata jambar, pinggan tuhor, pasahat sinamot sampai umpasa yang ada di kegiatan acara ini, semua kegiatan tersebut terdapat makna idiomatikal didalamnya. Dapat dinyatakan bahwa tuturan dalam acara marhata sinamot ini mengandung makna idiomatikal. 
ANALISIS KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA WACANA DESKRIPSI OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BADAR ACEH TENGGARA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Irfan Johari
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.165-175

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) pada wacana deskripsi siswa kelas XI SMAN 1 Badar Aceh Tenggara Tahun Pembelajaran 2020/2021. Fokus analisisnya mengenai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yakni kesalahan huruf dan tanda baca dalam wacana deskripsi pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Badar Aceh Tenggara Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif kualitatif. Data kesalahan penggunaan EBI dalam wacana deskripsi bersumber dari  35 sampel secara random berkisar 30% dari 117 orang. Data tersebut diperoleh dari 35 orang sampel yang diambil secara random atau acak sebesar 30 % dari populasi 117 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes analisis kesalahan EBI pada wacana deskripsi yang berjudul “Lorong Gelap yang Mengasikkan” oleh Maman S. Mahayana. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesalahan EBI pada wacana deskripsi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Badar Aceh Tenggara dikatagorikan baik dengan skor tertinggi 90, skor terendah 45, dan rata-rata keseluruhan 70,8. Nilai rata-rata dari setiap aspek yang dianalisis yakni: analisis kesalahan pemakaian huruf 14,02, analisis kesalahan penulisan huruf 16,71, analisis kesalahan penulisan kata 14,62, analisis penulisan unsur serapan 11,94, analisis kesalahan pemakaian tanda baca 13,48. Berdasarkan analisis data dari 35 orang siswa yang dijadikaan sampel dalam penelitian ini ternyata 7 orang  (20%) siswa memperoleh kemampuan menggunakan EBI pada wacana deskripsi dengan katagori sangat baik, 21 orang (60%) siswa memperoleh kemampuan menggunakan EBI pada wacana deskripsi dengan katagori baik, dan 7 orang (20%) siswa yang memperoleh kemampuan menggunakan EBI pada wacana deskripsi dengan katagori cukup.