LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Articles
678 Documents
WUJUD MITOS DALAM NOVEL ANAK KKPK KEMBAR TIDAK AKUR KARYA RAYYA IZZARA ABQARY
Prasasti, Adira Marsa Yafi;
Wijaya, Guntur Sekti
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.549-555
Berbagai mitos kini sudah mulai berkembang dikalangan masyarakat sehingga tidak menutup kemungkinan jika representasi dari sebuah mitos yang sudah beredar dapat mempengaruhi penulis dalam menghasilkan sebuah karya. Mitos tidak hanya sekedar kepercayaan tentang setuatu yang gaib pada peristiwa, tetapi juga membangun ideologi dan memberikan pengaruh tertentu. Pada novel anak KKPK Kembar Tidak Akur karya Rayya Izzara Abqary memuat salah satu mitos mengenai ketidakakuran sepasang sauadara kembar melalui alur cerita dan dialog yang disajikan. Penelitian ini mengangkat permasalahan bagimana wujud mitos yang sudah beredar di masyarakat di representasikan dalam alur cerita pada novel anak KKPK melalui dialog percakapan tokoh dalam penceritaannya. Peneliti menggunakan pendekatan semiotika Barthes dalam menganalisis data penelitiannya. Isu mitos dalam cerita digunakan teori mitos Barthes sebagai aspek membongkar wacana isi cerita. Mitos merupakan kajian pendekatan semiotik yang dicetuskan oleh Roland Barthes.Â
PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA PADA MAKSIM KEARIFAN DI DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM NADIEM MAKARIM DI POSTINGAN HARI GURU SEDUNIA
Sari, Muliana;
Ningsih, Rika
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 3 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v8i3.548-560
Language politeness is essentially an ethic of socializing in society. When speaking is done politely, a person is able to maintain his own dignity and respect for others. Politeness of a person can also be seen from the use of language. Language is principally a tool for communicating and exchanging information with the interlocutor. A language process is said to be running well if the meaning conveyed by the speaker to the interlocutor can be understood and does not cause misinterpretation. Maxims are principles that must be obeyed by speech participants in interacting, both textually and interpersonally in expediting the course of the communication process. The problem studied in this study is how politeness in the language of netizens applies to the maxim of wisdom in the comments column on the World Teacher's Day post on Nadiem Makarim's Instagram account. The purpose of this study is to find out politeness in the language of netizens on the maxim of wisdom in the comments column on World Teacher's Day posts on Nadiem Makarim's Instagram account. The main theory used in this research is Leech's theory. The research data is in the form of comments from netizens that contain the maxim of wisdom contained in the comment column on Nadiem Makarim's Instagram account. The approach used is a qualitative approach. The method used is content analysis method. Data collection techniques that the authors use are documentation techniques, reading techniques and note-taking techniques. The data analysis technique that the author uses is content analysis technique or content analysis. The research results obtained in the principle of politeness in the maxim of wisdom in the comments column of Nadiem Makarim's Instagram account in the World Teacher's Day post, namely that there were as many as 30 utterances included in the maxims of wisdom.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MAHASISWA MELALUI METODE CIRC TERINTEGRASI DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL
Mei Ningsih, Nur;
Hardiyanto, Asep
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.1-10
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca pemahaman mahasiswa setelah diberi treatmentpengajaran dalam bentuk metode pembelajaran Cooperative Integrated Readingand Composition (CIRC) terintegrasi media pembelajaran digital berbasis Sparkol Videoscribe. Artikel ini merupakan sebuah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang melibatkan mahasiswa semester III Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Kotabumi sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan siklus yang dikembangkan oleh Kemmis McTaggart yang terdiri atas planning, action, observing, dan reflection. Setelah dilakukan tindakan selama dua siklus, hasil menunjukan bahwa ada peningkatan signifikan yang terjadi pada keterampilan membaca pemahaman mahasiswa. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran CIRC terintegrasi media pembelajaran digital dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman bagi mahasiswa.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA PADA KEMASAN PRODUK
Noviyani1, Ni Made Emi;
Iswatiningsih, Daroe;
Ema Noviyanti, Luh Putu;
Permata Putri, Adinda Febryan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.189-200
Pelanggaran bertutur atau biasa disebut dengan kesalahan berbahasa merupakan perihal yang sudah menyatu dengan penggunaan bahasa baik secara verbal maupun non-verbal. Kesalahan bertutur atau berbahasa merupakan bagian dari interlokusi atau morfologi yang menyalahi aturan baku pelaksanaan bahasa orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa Indonesia pada kemasan produk. Penelitian ini menerapkan jenis kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini berupa kata-kata maupun frasa yang mengandung kesalahan penggunaan bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini diambil dari gambar kemasan produk yang diakses secara acak mulai 13–14 Desember 2021. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini diterapkan dengan cara simak dokumentasi. Teknik ini dilakukan dengan menggunakan korpus data, yaitu mengklasifikasikan data yang sudah dipilih dan memberi kode pada kartu data. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan tataran fonologi kemasan produk makanan terdapat penyimpangan, yakni a) penghilangan fonem pada kata kripik, b) perubahan fonem pada kata pisank, qrupuk, kare dan asem, c) penambahan fonem terdapat pada kata enaak, sedaap, ahh, siip, dan boom. Pemberian nama produk yang menyimpang dalam tataran fonologi pada kemasan produk makanan bertujuan untuk menambah kesan unik dan menarik bagi konsumen. Penyimpangan tataran fonologi pada kemasan produk makanan merupakan penyimpangan bahasa yang ditemukan pada penelitian ini.
REPRESENTASI KEMAMPUAN BERBICARA (SPEAKING) DAN TATA BAHASA (GRAMMAR) SISWA SMA SEDERAJAT DI KOTA PADANG SIDEMPUAN
Huda, Rahmat;
Lanna Alisya Fitri, Anni Zuraida, Indra Hadinata Rambe,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.202-211
This study aims to determine the representation of speaking ability and grammarThe sample of this study was students in five high schools (SMA) in Padangsidimpuan, with a sampling technique by using cluster random sampling. This research is a correlation research with descriptive quantitative data collection techniques. The tool used in this study is speaking performance rubric to measure students' speaking ability, while to measure students' vocabulary mastery using the multiple choice test. To analyze the data in this study, the author used descriptive statistics (individual score, mean score) and inferential statistics (pearson product moment correlation) to calculate variables of vocabulary mastery and speaking skills. The results of this study represented that for the level of vocabulary and speaking achievement of students was at a good level. Researchers also found that there was a positive correlation between vocabulary mastery and students' speaking ability with a correlation significance of 0.943. The correlation is classified as a close correlation, meaning that the two variables have a strong correlation. Based on the results of the study, it can be concluded that the representation of students' speaking ability and vocabulary mastery is positively correlated, meaning that the highest level of vocabulary mastery then the level of speaking is also high. Therefore, teachers who play a role in controlling students in the teaching and learning process are also important to know the improvement of vocabulary and speaking ability.
PENERAPAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MENULIS PADA MAHASISWA UMN AL -WASHLIYAH
Juwita, Putri;
Desniarti, Desniarti;
Nirmawan, Nirmawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v8i1.207-214
Pendekatan komunikatifmerupakanpendekatan yang berlandaskan pada pemikiranbahwakemampuanmenggunakanbahasadalamberkomunikasimerupakantujuan yang harusdicapaidalampembelajaranbahasa. Jadi pembelajaran yang komunikatifadalahpembelajaranbahasa yang memungkinkanpesertadidikmemilikikesempatan yang memadaiuntukmengembangkankebahasaan dan menunjukkandalamkegiatanberbahasabaikkegiatanproduktifmaupunreseptifsesuaidengansituasinyata, bukansituasibuatan yang terlepasdarikonteksTujuan dalampenelitianiniadalahpenerapan strategi pembelajaran yang menarikdapatmeningkatkan dan mengembangkansituasi dan kondisipembelajarankhususnyadalammateri Bahasa Indonesia sehinggameningkatnyaproduktivitasmahasiswadalammenulis.Metode penelitanmerupakanpenelitiantindakankelas (PTK), makaprosedurpenelitianinisesuaidenganprosedurpenelitiantindakankelas yang dilakukandalam proses berdaur/ siklus. Setiapsiklusterdiridariperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil daripenelitianiniadalahSetelahdilakukantesawalterhadapmahasiswa semester 2V PGSD UMNAW, ternyatadiperolehhasil 3300 bahwakemampuanmahasiswadalammenulismenunjukkanhanya3 mahasiswa yangmampu (berhasil) A.dan 5 mahasiswadengannilaiB. Hal inimenunjukkanbahwatarafkemampuanmahasiswadalammenulisadalah 82,5 masihtergolongBaik. Dengandemikiandapatdisimpulkanbahwapenelitianiniadalah pada tesawalmahasiswamemiliki total jumlah 2675 dengannilai rata – rata 66 permahasiswainitermasukdalamkategoricukup, sedangakan pada siklus 1 mendapatkan total penilaian 3162 dengan rata – rata nilai 81 permahasiswa di kategori Baik sedangkansiklus II adapeningkatan yang di lihatdimana total jumlah 3300 dengan rata – rata 82,5maka dapat di simpulkanbahwasudah di kategori  Baik.
REPRESENTASI MASKULINITAS DALAM NOVEL “HUJAN†KARYA TERE LIYE: MELALUI PENDEKATAN STRUKTURALISME
Nurlelah, Siti
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.491-500
Isu konstruksi gender yang sering diangkat di berbagai media adalah wacana maskulinitas. Media terus menghadirkan isu-isu sosial seperti ini agar para kapitalis memenuhi tuntutan pasar. Salah satu novel Tere Liye, hujan, menampilkan tokoh protagonis perempuan bernama Lail yang mewujudkan gagasan maskulinitas. Penulis berupaya mengembangkan gagasan baru tentang maskulinitas yang berbeda dari gagasan maskulinitas sebelumnya. Analisis mengungkapkan bahwa wanita yang digambarkan dalam konsep maskulinitas novel adalah tangguh, setia, bersyukur, dan percaya pada cinta. Dikisahkan bahwa Lail adalah seorang gadis yang berusia 13 tahun. Pada hari utama sekolah, Lail dihadapkan pada lontaran vulkanik dan getaran seismik yang mengejutkan. Dia tinggal di kota yang hancur akibat bencana. Selain itu, bencana besar tersebut mengakibatkan meninggalnya kedua orang tua Lail. Untungnya, Esok, bocah 15 tahun, menyelamatkan Lail. Pria ini memiliki seorang ibu yang selamat dari bencana juga. Sayangnya, ibunda Tomorrow harus mengamputasi kedua kakinya. Besok dan Lail menjadi lebih dekat. Mereka tinggal di tempat penampungan setelah bencana. Mereka seperti saudara yang tidak bisa dipisahkan.
PENGAPLIKASIAN MODEL CIPRO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PADA MAHASISWA SEMESTER IV
Pertiwi, Tri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.118-130
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang Pengaplikasian Model CIPRO dalam Pembelajaran Menulis pada mahasiswa Semester IV Program Studi pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Usman Safri Kutacaneâ€. Adapun sampel penelitian berjumlah 27 Mahasiswa semester IV. Jenis penelitian deskripsi dengan teknik analisis deskripsi dan statistik produk moment.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Dapat dilihat dari hasil kemampuan menulis Mahasiswa Khususnya menulis teks prosedur menjadi meningkat. Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan rumus product moment diperoleh rhitung  sebesar 0,455, sehingga dibandingkan dengan nilai yang ada pada rtabel taraf signifikan 5% yakni (0,455 0,381). Berdasarkan hasil konsultasi nilai tersebut, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Artinya Pengaplikasian Model CIPRO dalam Pembelajaran Menulis pada mahasiswa Semester IV Program Studi pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Usman Safri Kutacane sangat signifikan.
KONFLIK PSIKOLOGIS KARAKTER UTAMA DALAM FILM “MAMA LOVES ME ONCE AGAIN†DAN “MULAN: RISE OF A WARRIORâ€
Lindawaty Rukitan, Karina,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.752-763
The purpose of this research is to determine the types of psychological conflict and the factors that cause psychological conflict in the main characters in the films "Mama Loves Me Once Again" and "Mulan: Rise of a Warrior". In this research, qualitative descriptive research methods and documentation analysis techniques were used. The data source in this research is the dialogues spoken by the main characters in the two films which describe the psychological conflicts experienced by the main characters. The results of this research are as follows: (1) the types of psychological conflicts that occur in the film "Mama Loves Me Once Again " is avoidance – avoidance conflict and multiple approach – avoidance conflict; whereas in the film "Mulan: Rise of a Warrior" there is approach – approach conflict, avoidance – avoidance conflict, approach – avoidance conflict and multiple approach – avoidance conflict. (2) the factors that cause psychological conflict in the film "Mama Loves Me Once Again" include personal factors which include biological factors, sociopsychological factors which are divided into affective components and cognitive components as well as sociogenetic factors which include curiosity motives, competence motives and the need for attachment and love; whereas in the film "Mulan: Rise of a Warrior" these are personal factors which include biological factors, attitudinal factors, emotional factors, and sociopsychological factors, namely conative components and sociogenetic motives which include curiosity motives, competence motives, self-esteem motives, the need for feeling. security, the need for self-fulfillment and the need for values, desires and meaning of life.
DECLARATIVE SPEECH ACT FOUND IN STEVEN SPIELBERG’S “READY PLAYER ONEâ€
Tri Murtini, Dewi;
Ambalegin, Ambalegin
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.143-151
This research used descriptive qualitative method to find out the types of declarative speech acts found in Steven Spielberg’s “Ready Player Oneâ€. The data were collected using observational non-participatory method. The data used were taken from the utterances and narratives that contained declarative speech acts by the characters in the movie. The data were analyzed using the theory of declarative speech acts proposed by Searle Vanderveken (1985). The data were also equalized using pragmatic identify method. In addition, the technique in this research involved pragmatic competence used in equalizing the theory of Sudaryanto (2015). The result of the research showed that there were 15 utterances that contained declarative speech acts found in Steven Spielberg “Ready Player Oneâ€. There were 5 data showed declaring, 1 data showed appointing, 1 data showed denouncing, 3 data showed approving and 5 data showed disapproving. Disapproving and declaring were the most common declarative speech acts found in the movie because the characters had a lot of disagreement in the movie.