LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Articles
678 Documents
REPRESENTASI TANDA DALAM UNGKAPAN PEMMALI PADA MASYARAKAT BUGIS DI KABUPATEN BARRU
Sukmal, Andi Fadlan;
-, Lukman;
Iswary, Ery
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.216-225
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi tanda dalam ungkapan pemmali bagi masyarakat Bugis di Kabupaten Barru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Temuannya yaitu dalam masyarakat ditemukan beberapa pemmali berupa larangan yang sebenarnya dimaksudkan untuk mendidik, namun dalam penyampaiannya justru diungkapkan dengan menyampaikan konsekuensi yang berbeda. Pemali merupakan bagian dari tabu yang masih banyak dipercaya oleh sebagian orang. Bagi orang yang percaya pemali, hal buruk yang terjadi sering kali dikaitkan dengan perilaku atau ucapan orang yang mengalaminya. Dalam pemmali terdapat tanda-tanda yang merepresentasikan kesepakatan sosial masyarakat Desa Pancana, yaitu: 1) kepala sebagai simbol kehormatan seseorang, sementara kaki bagian tubuh yang menyentuh tanah sehingga harus dijaga agar tetap sopan, 2) pintu dipercaya sebagai tempat masuknya hal baik seperti rejeki dan hal buruk seperti setan, 3) orang yang sedang hamil dianggap sebagai representasi dari dirinya dan anaknya, sehingga diharuskan menjaga tingkah laku danbersikap, termasuk yang dikenakan dan dimakan selama kehamilan, 4) menyerupai orang meninggal dilarang karena dianggap sebagai doa, 5) makanan dan minuman adalah rejeki yang harus dihargai dengan cara diperlakukan dengan baik, termasuk alas yang digunakan, 6) dipercaya manusia hidup berdampingan dengan makhluk halus sehingga harus selalu menjaga diri agar tidak mendapat gangguan dari mereka.
PEMBENTUKAN NILAI ETIKA ANAK MELALUI ISI BUKU KUMPULAN CERPEN “KELINCI KESAYANGANKU†KARYA APRILIA M.JANNAH
Romauli Berutu, Esra;
Rahmayani, Geby;
Novita Samosir, Karnila;
Fadhilah Rangkuti, Raisa
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.185-192
Permasalahan yang ada pada artikel ini sangat menarik untuk diteliti. Inilah salah satu yang melatarbelakangi peneliti dalam membuat suatu penelitian tentang nilai etika anak yang terkandung dalam buku kumpulan cerpen Kelinci Kesayanganku karya Aprilia M. Jannah. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode deskripsi kualitatif.Instrumen pada penelitian ini ialah penelitian kepustakaan, buku kumpulan cerpen“Kelinci Kesayangankuâ€olehApriliaM. Jannah. Variabel dalam penelitian ini adalah nilai-nilai. Variabel dalam penelitian ini adalah nilai-nilai. DalamBuku Kumpulancerpen kelinci kesayanganku, terdapat beberapa hal yang mengandung nilai etika anak. Nilai-nilai tersebut yaitu nilai disiplin, tanggung jawab, bersahabat/komunikasi dan kerja keras.
PENGGUNAAN WORDWALL SEBAGAI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENGANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMAN 2 KISARAN
Julida Hasmi Panjaitan, Diana N. Nababan, Khairun Nisa,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.165-176
Penelitian ini membahas penerapan Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif dalam menganalisis kesalahan penggunaan tanda baca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XII MIPA 5 di SMAN 2 Kisaran. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi kesalahan penggunaan tanda baca yang sering terjadi di antara siswa. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, aktivitas Wordwall dirancang dan diimplementasikan dalam sesi pembelajaran Bahasa Indonesia. Siswa diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas Wordwall yang menargetkan konsep-konsep tanda baca yang sering keliru. Melalui Wordwall, guru memberikan umpan balik langsung kepada siswa tentang kesalahan yang dibuat dalam penggunaan tanda baca. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai kemajuan siswa dalam penggunaan tanda baca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan tanda baca yang benar. Keterlibatan siswa yang tinggi, umpan balik yang efektif, dan evaluasi yang teratur menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi Wordwall dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dalam konteks pengajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah menengah atas.
KESALAHAN PENGGUNAAN KATA SIFAT “美丽MÄ›ilì†DAN “优美YÅumÄ›i†PADA BAHASA MANDARIN OLEH MAHASISWA/I STBA-PIA MEDAN
Rahmatika, Alwiyah;
Vivian, Vivian
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v8i1.159-169
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan mengenai jenis-jenis dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan penggunaan kata sifat “美丽Meili†dan “优美Youmei†dalam bahasa Mandarin oleh mahasiswa STBA-PIA semester VI. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif, sehingga hasil penelitian yang didapat berupa hasil deskriptif tentang jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan penggunaan kata sifat “美丽Meili†dan “优美Youmei†dalam bahasa Mandarin. Instrumen yang digunakan untuk meneliti adalah teknik elisitasi dan teknik wawancara (interview) dengan mahasiswa STBA-PIA semester VI sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian yang didapat berupa : 66 kalimat kesalahan pemilihan (errors of selection) ,2 kalimat kesalahan penambahan (errors of addition) dan Kesalahan pengurutan (errors of ordering) sebanyak 1 kalimat. Sedangkan faktor penyebab kesalahan ada 2 jenis, yaitu : faktor interlingual, yaitu pengaruh dari bahasa ibu sebanyak 10 responden dan faktor intralingual yaitu adanya penguasaan bahasa Mandarin dari responden yang kurang memadai sebanyak 14 responden.
ANALISIS PROSES MORFOLOGIS PADA ARTIKEL TAJUK RENCANA KORAN HARIAN WASPADA
Andi Syahputra Harahap, Muyassarah, Susy Deliani,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.474-484
The purpose of this research is to describe the morphological process of affixation and reduplication used by the writer in the editorial articles of Waspada Daily Newspaper. The research method used in this research is descriptive qualitative. Data collection is in the form of observation and documentation methods, then reading and recording parts of the article Tajuk Rencana Koran Harian Waspada which includes a discussion of the morphological process of affixation and reduplication. The reading technique is done by reading the editorial articles of the Waspada Daily Newspaper to find the object of research. The note-taking technique is done so that after reading things that include can be reviewed again. The subject that becomes the focus of this research is the editorial articles of Waspada Daily Newspaper. The object of the research is the morphological process of affixation and reduplication in the editorial articles of Waspada Daily Newspaper. The subject of the research is the editorial articles of Waspada Daily Newspaper. The important data will be the subject of this research is marked and recorded to be grouped according to the morphological process of affixation and reduplication that will be studied. The results of this study found that the morphological processes of affixation and reduplication contained in the editorial articles of the Waspada Daily Newspaper include: first, the morphological process of affixation has five types, namely the prefixation process of 713 words, the infixation process of 0 words, the suffixation process of 280 words, the confixation process of 115 words, and the simulfixation process of 552 words. Secondly, the morphological process of reduplication has four types, namely the repetition process with all words 75 words, the repetition process of some words 21 words, the repetition process with morpheme changes 12 words, and the repetition process with affixation 16 words.
SURAT AL-KAUTSAR : KAJIAN STILISTIKA
Burhanuddin, Fahmi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 3 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v8i3.415-423
Abstrak: Berbicara tentang keindahan dan gaya bahasa Al-Qur’an tidak akan ada habisnya. Konsep I’jÄz Al-Qur’an  memacu peneliti bahasa untuk menemukan keindahan dan keunikan bahasa Al-Qur’an itu sendiri. Oleh karena itu studi stilistika sangat tepat dalam mengkaji bahasa keindahan Al-Qur’an karena didalamnya mengkaji lima aspek bahasa yang meliputi fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan imageri. Surat Al-Kautsar merupakan Surat terpendek dalam Al-Qur’an, kendati demikian sejarah yang ditorehkan sangatlah panjang. Pilihan diksi kata didalamnya juga menandakan adanya rahasia yang terkandung  padanya. Peneliti menemukan gaya bahasa berdasarkan suara dan keserasian bunyi pada akhir setiap ayatnya. Kedua dalam pemilihan sighÄt terdapat dhÄmir yang dipilih dan beberapa diksi kata. Ketiga melihat kepada gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna terdapat majÄz dan bahasa kiasan. Sedangkan dalam segi keindahan makna terdapat bahasa mubÄlaghah, uslÅ«b hakîm, serta makna ikhtisÄs dan efek makna yang timbul atasnya.Â
ANALISIS PENGGUNAAN VERBA MATERIAL DAN VERBA TINGKAH LAKU DALAM TEKS PROSEDUR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SIABU
Zahro, Annida Hafifah;
Pulungan, Husniah Ramadhani;
Aritonang, Devinna Riskiana
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v9i4.750-764
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggunaan verba material dan verba tingkah laku dalam teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 1 Siabu Tahun Ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan informan seorang guru bidang studi dan 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 siswa telah mampu menggunakan verba material sebesar 95% dan 7 siswa yang mampu memunculkan penggunaan verba tingkah laku sebesar 5% dalam menulis teks prosedur. Temuan penelitian memunculkan dua kategori dari verba material yaitu kategori Verba Imperatif dari Verba Material (VIVM) sebanyak 4 pola dan kategori Bukan Verba Imperatif dari Verba Material (BVIVM) sebanyak 5 pola. Selanjutnya, verba tingkah laku juga memunculkan dua kategori yaitu kategori Verba Imperatif dari Verba Tingkah Laku (VIVTL) dan kategori Bukan Verba Imperatif dari Verba Tingkah Laku masing-masing sebanyak 1 pola. Implikasinya dapat memberikan evaluasi pengembangan pengajaran teks prosedur agar siswa mampu menggunakan verba material dan verba tingkah laku secara bersamaan.Â
REFRESENTASI MAKNA LIRIK LAGU TULUS YANG BERJUDUL“BUNGA TIDURâ€
Assegaf, Muhammad Hafiz;
,, Kusrin;
Yusup, Eka
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.23-28
Pembahasan yang akan diangkat dalam penelitian ini merupakan sebuah refresentasi fase kedewasaan seseorang yang terdapat dalam pada lagu “Bunga Tidur†hasil karya dari seorang musisi terkenal yaitu Tulus, semua sumber data-data yang akan diteliti terdapat dalam lirik-lirik dari laguâ€Bunga Tidur†ini. Penelitian ini menggunakan sebuah metode penelitian kualitatif deskritif, Teknik yang ada juga diambil dari pengamatan mendalam dalam penggalan lirik dari lagu tersebut dan beberapa kali observasi untuk hasil yang lebih sempurna, analisis data menggunakan sebuah studi semiotika dari Roland Barthes, Secara garis besar nantinya pada penelitian ini menggunakan makna denotasi,konotasi dan mitos didalamnya.Hasil penelitian makna denotasi dalam lirik lagu “Bunga Tidur†adalah sebuah fase kedewasaan yang terjadi dalam kehidupan untuk diri sendiri maupun para penggemar dari Tulus yang mensupport sampai saat ini, serta makna konotasi dalam lagu “Bunga Tidur†menghasilkan makna yang bisa diterapkan dalam kehidupan seperti, lebih bisa mengontrol diri dimanapun dan apapun keadaannya, mendekatkan diri kepada Tuhan jika mendapatkan masalah dan terakhir bahwa setiap masalah pasti terdapat solusi. Dan makna mitos Bunga Tidur / Mimpi ini menjadi peranan penting dalam lagu ini karena dengan tidur dan bermimpi setidaknya bisa melupakan masalah yang sedang terjadi. Penelitian ini diharapkan menyadarkan orang khusunya pendengar tulus akan makna yang terdapat didalamnya.
PEMEROLEHAN SINTAKSIS PADA ANAK USIA DINI
Fitriyah, Tika;
Firdausah, Isyqie
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.718-727
Language and humans are two inseparable entities. Both of them influence each other. The purpose of the study is to reveal the acquisition of syntax that occurs in early childhood. This research is significant because the development of language acquisition in children changes over time. This research is descriptive-qualitative, the methods used in data collection are questionnaires, interviews, and documentation. The participants of this study were early childhood children in the Special Region of Yogyakarta. The results of this study indicate that children aged 1-2 years can talk in the form of one word, children aged 2-3 years can talk in the form of two words, three words, even some of them can pronounce sentences with the right syntactic arrangement, namely subject + predicate and object, while children aged 3 years and up can talk in complete sentences. Children 3 years old and up can talk using declarative, imperative, and interrogative sentences. The result of the study indicates that children's habit of watching television or playing gadgets for more than 4 hours a day have a delay in talking.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA PADA DONGENG "RAJA PALSU" KARYA PRIH SUHARTO
Widari, Alvira;
Lestari, Putri Ayu;
Kalsum, Zuhriah Umi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.110-116
Karya sastra sangat bermanfaat bagi kehidupan, karena karya sastra dapat memberi kesadaran kepada pembaca tentang kebenaran hidup, walaupun dituliskan dalam bentuk fiksi. Karya sastra sendiri berawal dari permasalahan sosial masyarakat sehingga saat menikmati suatu karya sastra sering dijumpai nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Salah satu pendekatan sastra yang dapat mengkaji kehidupan masyarakat adalah sosiologi sastra. Kajian sosiologi selalu mengaitkan antara karya dengan masyarakat pendukungnya, masyarakat sumbernya, masyarakat tujuannya, dan masyarakat pengarangnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah yang aktual. Adapun nilai moral yang ditemukan dalam dongeng raja palsu karya prih suharto yaitu keserakahan, berpikir cerdik, dan mengakui kesalahan.Â