NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,927 Documents
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KEUANGAN 113/PMK.05/2012 DIKOTA CIMAHI
Udan Udan;
Aep Saepudin;
Aditia Mulawarman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2858-2870
Tujuan Riset ini ialah untuk menganalisis sejauh mana implementasi peraturan ini telah dilakukan, mengidentifikasi kendala atau tantangan yang dihadapi dalam implementasi, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan lebih lanjut dalam penatausahaan laporan perjalanan dinas di sektor publik. Jenis Riset yang digunakan ialah Riset kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam Riset ini ialah data primer, data primer ialah data yang didapat dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisa data dan informasi yang diperoleh dengan dianalisis secara kualitatif menggunakan triangulasi. Hasil Riset menunjukkan implementasi PMK sudah baik hal ini terlihat dari adanya tertib administrasi dan terlihatn dari komunikasi, disposisi yang jelas, sumberdaya memadai, serta struktur organisasi yang jelas untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan. Faktor komunikasi, sumber daya, dan sikap pelaksana serta faktor struktur birokrasi ialah faktor yang menjadi pendukung bagi implementasi tersebut.
ANALISIS TEKSTUAL BERITA TERORISME BOM BUNUH DIRI DI ASTANA ANYAR BANDUNG PADA MEDIA ONLINE (STUDI KOMUNIKASI KEAMANAN)
Dikhy Hakiki;
Dwinarko Dwinarko
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.3103-3108
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis tekstual dalam pemberitaan Media Online terkait Terorisme Bom Bunuh diri di Astan Anyar Bandung. Metodologi pada penelitian ini menggunakan Deskriptif Kualitatif dengan Analisis Tekstual. Melalui Analisis Tekstual ini untuk mengidentifikasi berbagai teks berita  yang yang dimuat pada berita online. Pada Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan berita-berita melalui Media Online seperti Kompas.com, CNN.com dan lain sebagainya. Pada Media Online yang beritakan terkait Bom Bunuh Diri yang Kejadian di Astana Anyar, menyebabkan pelaku dan 1 anggota polisi tewas, 3 anggota luka berat dan 4 luka ringan. Komunikasi keamanan telah dilakukan dengan bantuan dari Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) dengan menghadirkan bantuan Tim psikologi dari Polda Jawa Barat Trauma Healing untuk warga dan masyarakat dengan titik kumpul di masjid yang berada dekat lokasi kejadian Asta Anyar, Bandung.
MEMIKIRKAN KEMBALI KEBUTUHAN UTAMA PEMBANGUNAN BANGSA DI INDONESIA: PENDIDIKAN
Dias Oldy Wiratama;
Muhammad Syaroni Rofii;
Abdul Rivai Ras
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2304-2313
Sejak kemerdekaannya pada 1945, Indonesia telah menjelma sebagai negara berkembang yang telah melewati berbagai guncangan dan transformasi. Pertumbuhan bangsa Indonesia yang melewati berbagai transformasi membuat proses pembangunan bangsa menjadi dinamis. Saat ini, Indonesia tengah memasuki masa bonus demografi yang membuatnya memiliki keunggulan khusus dibandingkan negara lain untuk dijadikan sebagai momentum katalis perkembangan bangsanya. Namun itu semua hanya dapat diwujudkan melalui mekanisme yang tepat, berangkat dari pengembangan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini mengamati bahwa Pendidikan merupakan faktor vital dalam pembangunan manusia bahkan bangsa Indonesia di tahapan State-building saat ini, untuk mewujudkan pembangunan bangsa yang optimal di masa emas Indonesia. Persebaran penduduk yang tidak merata menjadi faktor penghambat besar bagi suksesnya Pendidikan di Indonesia. Metode kualitatif dengan uraian deskriptif analitis digunakan untuk menguraikan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan multidimensi.
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DILAKUKAN SUAMI TERHADAP ISTRI
Triswidodo Triswidodo;
Nur Oloan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.3194-323
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh suami terhadap istri di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Padangsidimpuan dan untuk mengkaji yang menjadi faktor penyebab terjadinya tindak pidana pembunuhan yang dilakukan seorang suami terhadap istrinya di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Padangsidimpuan. metode penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang maksudnya adalah penelitian yang dilakukan dengan hasil wawancara penulis dengan responden dan juga melakukan penelitian terhadap data-data maupun berkas-berkas yang berkaitan dengan penelitian dengan cara melakukan Penelitian Lapangan (Library Research) dan Penelitian Kepustakaan (Field Research). Sedangkan teknik atau alat yang penulis gunakan dalam mengumpulkan data baik dilapangan maupun dalam melakukan wawancara dengan responden yang ditemui penulis serta data yang diambil dari dokumen yang berkaitan dengan permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini yaitu Interview (Wawancara) yaitu dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara langsung kepada responden yang sebelumnya telah ditentukan terlebih dahulu dan Studi Dokumentasi yaitu dengan mempelajari Putusan Pengadilan Negeri Padangsidimpuan yang telah diarsipkan di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan yang selanjutnya akan dianalisa dengan cara Induksi.
MORAL DAN ETIKA SISWA SMA DI TRENGGALEK MENGHADAPI ERA MASYARAKAT 5.0
Harjendro Tri Hutomo;
Sulastri Rini Rindrayani;
Kadeni Kadeni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v%vi%i.%Y.%p
Perkembangan teknologi yang cepat dan dinamis menuntutadanya transformasi dalam banyak sendi kehidupan masyarakat, salah satunya adalah integrasi teknologi dalam aktivitas keseharian. Dampak paling kentara yang ditimbulkan adalah moral dan etika pada siswa SMA.Tujuan dari penelitian ini untuk memahami bagaimana latar belakang lingkungan, kondisi moral, dan etika siswa SMA menghadapiera masyarakat 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan empat tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Informan utama dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Karangan dan SMAN 1 Tugu.Hasil penelitian menunjukkanbahwa siswa dengan latarbelakang lingkungan yang baik akan membentuk karakter moral dan etika yang baik juga. Sementara siswa dengan lingkungan yang kurang baik cenderung menunjukkan karakter moral dan etika yang kurang baik. Secara moral, siswa menunjukkan kondisi yang kurang baik dalam aktivitas di dunia nyata maupun di dunia maya. Perilaku mereka dapat disebut sebagai perilaku amoral atau perilaku yang melanggar moral yang dilakukan secara sadar akibat kurangnya pengetahuan ataupun belum cukup umur. Secara etika, siswa menunjukkan kondisi yang cukup baik dalam pemahaman, namun untuk implementasi menunjukkan kondisi yang sebaliknya. Sehingga untuk saat ini, moral dan etika yang dimiliki oleh siswa dirasa belum siap dan layak dalam menghadapi era masyarakat 5.0
ANALISIS HUBUNGAN HUKUM ADAT DAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG HUKUM DAN PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN HUKUM PADA MASYARAKAT SEDERHANA, MADYA DAN MODERN
Vincent Candela;
Khanifa Fauziah;
Ahmad Iqfa Alfarel Lesmana;
Priska khairunnisa;
Wilda Septi Liane;
Dennis Fer Sikotti;
Jeane Neltje Saly
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2566-2574
Paling tidak, pembenahan hukum pidana dapat melibatkan kajian teoretis dan hukum terhadap konsep “hukum yang hidup†dalam masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan dua perspektif hukum yang lazim tentang perlunya reformasi hukum pidana. Pertama, apa dan bagaimana seharusnya keberadaan hukum dalam masyarakat dipahami dari sudut pandang teoretis proses reformasi hukum pidana. Masalah kedua adalah apakah hukum yang ada di masyarakat cukup memberikan justifikasi bagi reformasi hukum pidana. Berikut ini ditemukan mengenai implikasi doktrinal dari dua masalah ini: Sebagai langkah pertama, ada dukungan teoretis untuk dampak positif yang dapat dimiliki oleh "hukum yang hidup" terhadap upaya masyarakat untuk mereformasi hukum pidana. Kedua, baik instrumen hukum domestik maupun internasional memberikan dukungan akan pentingnya hukum rakyat bagi proses reformasi hukum pidana. Hal ini disebabkan kategori perangkat hukum meliputi perangkat hukum dalam negeri dan luar negeri.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM PADA DESA LAU GUMBA KABUPATEN KARO
Yunita Sari Rioni;
Wan Fachruddin;
Destari Damanik;
Yurika Aulia
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3648-3656
Salah satu upaya untuk mencapai kemandirian finansial suatu negara dalam pembiayaan pembangunan adalah dengan mengumpulkan dana dari sumber internal negara, yaitu pajak. Pajak ini dikumpulkan berdasarkan ketentuan undang-undang dan peraturan yang mengharuskan wajib pajak untuk membayar tanpa adanya balas jasa langsung dari pemerintah. Dana pajak tersebut dapat dialokasikan dan digunakan oleh pemerintah untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.Â
PERLINDUNGAN HUKUM DARI PEMUTUSAN KERJA SEPIHAK BERDASARKAN PADA UU NO. 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN
Fico Acchedya Wijaya;
Briyan Dustin;
Rasji Rasji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.2849-2863
Perlindungan hukum untuk buruh / pekerja perusahaan x yang mendapatkan peutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak merupakan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk buruh terkait diputuskan batal demi hukum karena berdasar pada Pasal 151 ayat (3) Undang-undang Nomor  13  Tahun  2003  tentang  Ketenagakerjaan, jika pengusaha ingin melaksanakan pemutusan hubungan kerja terhadap buruhnya, harus lebih dulu mendapatkan penetapan dari Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Metode penulisan dalam penulisan ini menggunakan jenis penelitian hukum doktrinal atau normatif, yang mengkaji hukum sebagai norma. Sedangkan apabila dilihat dari sumber data yang tersaji adalah penelitian doktrinal atau normatif. Teknik analisa data yang dipakai adalah teknik analisis isi (content analysis). Hasil pembahasan menggaris-bawahi bahwa semestinya ada sanksi yang lebih tegas bagi setiap pelanggaran pada praktik ketenagakerjaan yang dilaksanakan oleh pihak pengusaha, hal ini agar berkurang terjadinya lagi PHK sepihak yang sangat merugikan pihak buruh dan pekerja pengawas ketenagakerjaan dari Pemerintahan pusat maupun daerah harus lebih intensif melakukan pemantauan ketenagakerjaan terhadap kasus pemutusan hubungan kerja  secara sepihak.
AMISAN WEDDING TRADITION IN KALIJERING PURWOREJO VILLAGE
Akhmad Muhaini;
Muhajir Muhajir;
Novia Nugraeni Fillaili
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.3807-3816
Amisan marriage is a marriage performed by a couple who are still cousins. Cousin marriage which is commonly called amisan marriage in Kalijering Village is a marriage ban that has existed since ancient times, where the marriage is still running today and there is a tradition that must be carried out by the bride and groom if they continue to have a fishy wedding. This research uses qualitative research methods with the principle of understanding the object under study in depth and conducting research directly into the field (field research). In addition, this study uses inductive thinking patterns based on concrete experiences which are then used to review the practice of fishy marriage which is prohibited in Kalijering Village. As for data collection in this study, conducting interviews with fisherman marriage actors and several communities. In analyzing the author uses qualitative analysis based on Islamic law which can be concluded that fish-to-toe marriage is not prohibited and permissible, even though in Islam there is a recommendation to marry someone who is not a close relative such as a cousin. In addition, this amisan marriage is a valid 'urf and in carrying out this marriage does not look at it from the perspective of kafaah.
PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA TERHADAP PERKAWINAN DI BAWAH UMUR PADA DAERAH PANGANDARAN, JAWA BARAT
Sevira Elda;
Imelda Martinelli
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.3017-3027
Perkawinan di bawah umur merupakan suatu fenomena yang sering terjadi di daerah Pangandaran, seolah hal ini sudah menjadi biasa dan lumrah di kalangan masyarakat. Timbulnya perkawinan di bawah umur dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu kehamilan, perjodohan, dan hal lainnya. Sehingga sering ditemukan bahwa pasangan-pasangan yang menikah belum mencukupi umurnya tidak siap secara ekonomi, mental, dan pola pikir. Hal tersebut lah yang membuat tingkat perceraian menjadi tinggi, salah satu faktor lainnya adalah rendahnya tingkat pendidikan, sehingga tidak dapat Memahami bahwa pentingnya menikah memiliki kesiapan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deksriptif kualitatif, dan pembahasan ini menghasilkan bahwa pandangan masyarakat Pangandaran terhadap perkawinan dini merupakan salah satu penyelesaian masalah atau upaya untuk menghindari halt idak diinginkan dan budaya perjodohan tidak dapat dipisahkan.