cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,927 Documents
PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP EFISIENSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PERSONIL MILITER INDONESIA DEMI MEMPERKUAT PERTAHANAN NEGARA Sutra Yustica Sae Sudrajat; Hikmat Zakky Almubaroq; Aris Sarjito
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3518-3526

Abstract

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) diharapkan mampu untuk mentransformasi tatanan semua sektor tak terkecuali di bidang manajemen sumber daya manusia (SDM). Atas nama efisiensi, penggunaan AI dianggap dapat memainkan peran untuk meningkatkan otomatisasi secara cerdas yang memungkinkan para manajer untuk mengedepankan kemampuan manusia secara eksklusif namun menempatkan teknologi sebagai basisnya. Ide yang terkandung dalam kecerdasan buatan untuk efisiensi sumber daya manusia selaras dengan salah satu pokok pemikiran ilmu manajemen pertahanan, dimana manajemen pertahanan mengacu kepada pengelolaan sumber daya untuk melaksanakan kegiatan pertahanan negara yang dituntut harus melibatkan strategi yang kuat, alokasi sumber daya termasuk sumber daya manusia secara efektif demi terwujudnya kesiapan operasional yang mumpuni. Sebagai personil militer nasional, TNI sudah pasti mengharuskan untuk bisa menyerap talenta terbaik bangsa demi memperkokoh strategi pertahanan negara. Disinilah kecerdasan buatan dalam manajemen sumber daya manusia berperan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai pendekatan penulisan utama dan menggunakan data sekunder berdasarkan tinjauan yang dilakukan secara komprehensif terhadap jurnal, laporan serta arsip (data dokumenter). Artikel ini akan menjelaskan tentang masalah manajemen sumber daya manusia jenis apa saja yang bisa diselesaikan dengan melibatkan kecerdasan buatan serta terdapat ancaman apa yang terkandung didalamnya untuk bisa diwaspadai serta bagaimana solusi ini bisa memperkokoh sistem manajemen sumber daya manusia di dalam TNI. Artikel ini menemukan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam manajemen sumber daya manusia dapat mengurangi beban departemen SDM sehingga mereka dapat memanfaatkan waktunya untuk pengambilan keputusan strategis lainnya atau memecahkan masalah penting dan juga AI berperan sebagai alat untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan memilih inisiatif misi baru secara sistematis
MEANING IN LIFE DAN EMPLOYEE WELL BEING PADA DOSEN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI Nadilla Fildzania Putri; Tuti Rahmi; Utari Febriani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2754-2764

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melihat kontribusi pada meaning in life terhadap employee well being dosen perguruan tinggi agama islam negeri. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cluster sampling dengan perolehan subjek sebanyak 114 dosen perguruan tinggi agama islam negeri. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi sederhana dengan SPSS Statistic 20 for windows. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diketahui P = 0,000 (P<0,005) dan hasil penelitian menunjukkan bahwa meaning in life memberikan kontribusi sebesar 21,4% terhadap employee well being pada dosen perguruan tinggi agama islam negeri.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TERITORIAL KEDAULATAN INDONESIA TERHADAP PERBUATAN ILEGAL FISHING NELAYAN ASING DI WILAYAH TERITORIAL Dennisa Putri Saepullah; Aslan Noor
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.3755-3761

Abstract

Indonesia merupakan rumah bagi berbagai sumber daya alam dan biota laut. Luas perairannya lebih besar dari luas daratannya. Karena kurangnya pengawasan, bisnis penangkapan ikan negara tetangga terlibat dalam penangkapan ikan ilegal yang ekstensif, yang menyebabkan kerugian negara. Yang lebih mengejutkan lagi adalah ancaman terhadap harga ikan nelayan lokal yang ditimbulkan oleh kembalinya hasil tangkapan illegal fishing ke negara asal mereka dan re-ekspor murah ke Indonesia. Indonesia memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan rakyat dan tanah airnya sebagai negara yang berdaulat dan merdeka. Alhasil, Negara menegaskan dengan mematuhi UU Perikanan Nomor 45 Tahun 2009, Peraturan Menteri Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Penggunaan Kapal Pukat Harimau, serta sejumlah  undang-undang lainnya, peraturan pemerintah, dan keputusan presiden sebagai upaya untuk menempatkan pemberantasan illegal fishing di Indonesia. Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Deklarasi Djuanda Tahun 1957, UNCLOS III tahun 1982 tentang gagasan negara kepulauan Indonesia, dan Zona Ekonomi Eksklusif mengambil tindakan hukum terhadap illegal fishing dengan cara menenggelamkan dan membakar kapal. . Dokumen-dokumen ini semua terkait dengan kedaulatan nasional. Karena sesuai dengan hukum domestik dan internasional, tindakan pemerintah tersebut bukan merupakan pelanggaran hukum.
KEABSAHAN KLAUSULA PERUBAHAN TERHADAP PERJANJIAN PERDAMAIAN DALAM PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (Putusan Mahkamah Agung Nomor 718 K/Pdt.Sus-Pailit/2019) Hamzah Alwi Paruhuman Lubis; Imelda Martinelli
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.2920-2930

Abstract

Dalam praktek terdapat perkara tentang perubahan terhadap perjanjian perdamaian yang sudah disahkan oleh Pengadilan Niaga yang didasarkan pada klausula perubahan dalam perjanjian perdamaian tersebut, antara lain perkara Putusan Mahkamah Agung Nomor 718 K/Pdt.Sus-Pailit/2019. Dalam perkara tersebut terdapat perbedaan pendapat antara hakim Pengadilan Niaga dengan hakim Mahkamah Agung pada tingkat kasasi, dimana hakim Pengadilan Niaga  menyatakan klausula perubahan dalam perjanjian perdamaian adalah sah, sedangkan hakim Mahkamah Agung menyatakan klausula perubahan tersebut tidak sah dan bertentangan dengan azas keseimbangan dalam hukum kepailitan Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis keabsahan klausula perubahan terhadap perjanjian perdamaian dan penerapan azas keseimbangan dalam hukum kepailitan ditinjau dari hukum perjanjian pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 718 K/Pdt.Sus-Pailit/2019 tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausula perubahan terhadap perjanjian perdamaian pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 718 K/Pdt.Sus-Pailit/2019 merupakan klausula yang sah. Apabila ditinjau dari hukum perjanjian, maka penerapan azas keseimbangan dalam hukum kepailitan untuk menentukan keabsahan klausula perubahan tersebut tidak tepat.
REPRESENTASI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL DALAM FILM “KEMBANG API” ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE Ika Suryani Purba; Arif Ardy Wibowo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3181-3191

Abstract

Gangguan Kesehatan Mental merupakan individu yang memiliki kriteria standar untuk didiagnosis oleh dokter, penderita gangguan mental kerap disalahartikan sebagai sosok yang cenderung berbuat negatif seperti melakukan tindakan kekerasan, pemberontakan, berjiwa bebas, kriminal, tidak bisa mengurus diri, bodoh, dsb. Meskipun kini masyarakat mulai aware terhadap isu pada kesehatan mental dibuktikan dengan banyaknya gerakan sosial, namun masih saja beberapa masyarakat beranggapan bahwa gangguan kesehatan mental adalah hal yang tabu dan remeh. Salah satu media yang dapat dijadikan akses untuk memenuhi kebutuhan informasi dan hiburan masyarakat adalah Film. Film juga mendekatkan cerita dengan realita yang ada atau bahkan ikut membentuk realita yang berkembang ditengah masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Film Kembang Api. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis film tersebut menggunakan metode yang digunakan yakni semiotika John Fiske. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teori semiotika dengan kode televisi John Fiske dengan 3 level, yaitu level realitas menjelaskan bahwa Fahmi, Raga, Sukma, dan Anggun mengalami gangguan kesehatan mental akibat trauma masa lalu yang membentuk mereka menjadi perilaku yang tidak biasa pada orang lain hadapi. Lalu pada level representasi penggunaan set hanya dipakai satu tempat yaitu gudang kosong, dan pengambilan gambar dalam film Kembang Api ini antara lain: Long shot, medium shot, close up, high angle, low angle, eye level, dan slanted. Dan pada level Ideologi terdapat ideologi kelas dan pesimisme. Bahwa keempat pemeran utama ini Fahmi, Raga, Sukma, dan Anggun memiliki karakter dan pengalaman masa lalu yang buruk sehingga membentuk perilaku tidak biasa atau gangguan kesehatan mental.
ADAT NGORAK-ARIK BUCU DALAM PERNIKAHAN BOTO RUBUH DI DESA SURENGEDE KECAMATAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO Fitrohtul Khasanah; Eka Suciati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.3831-3838

Abstract

Penulisan ini membahas tentang tinjauan hukum Islam terhadap adat ngorak-arik bucu dalam pernikahan boto rubuh yang terjadi di Desa Surengede, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Dimana adat tersebut boleh dipertahankan atau harus dihentikan. Karena pada adat tersebut ada beberapa ritual adat yang harus dilakukan untuk pelaku pernikahan boto rubuh tersebut dengan cara ngorak-arik bucu. Dalam penulisan penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan (field research). Adapun yang menjadi obyek dalam kasus ini adalah adat ngorak-arik bucu. Metode penelitian lapangan ini juga digunakan metode pengumpulan data, selain itu penulis juga menggunakan beberapa buku sebagai acuan untuk mengabil materi yang berhubungan dengan penelitian ini. Sedangkan untuk menganalisis masalahmya penulis menggunakan metode analisis kualitatif yang berpangkal pada hukum Islam dengan berlandaskan pada teori ‘urf, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwasanya adat ngorak-arik bucu dalam pernikahan boto rubuh yang berlaku di Desa Surengede boleh dilakukan karena adat tersebut termasuk kedalam ‘urf ṣaḥīḥ.
URGENSI PENERAPAN PAJAK KARBON BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HARMONISASI PERATURAN PERPAJAKAN Ardhelia Putri Salsabila; Tundjung Herning Sitabuana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2342-2351

Abstract

Perubahan signifikan dalam suhu permukaan bumi dan iklim dalam satu abad terakhir memiliki dampak negatif terhadap kelangsungan hidup semua makhluk hidup. Sebagai negara yang telah meratifikasi Paris Agreement, Indonesia berkomitmen untuk mengurangi produksi gas rumah kaca melalui kebijakan pajak karbon yang diatur dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan sebagai alat untuk mencapai Net Zero Emission. Namun, hingga saat ini, implementasi kebijakan pajak karbon masih tertunda karena Pemerintah belum menyiapkan peraturan pelaksananya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pajak karbon sebagai alat Net Zero Emission setelah pengesahan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perpajakan dan pendekatan konseptual dengan menggunakan data sekunder. Berdasarkan temuan penelitian, implementasi pajak karbon di lembaga perpajakan nasional dianggap sangat penting dan harus dilakukan segera untuk memulihkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon dioksida yang disepakati untuk dikurangi sebesar 29% pada tahun 2030 dan mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 sesuai dengan Paris Agreement. Pemerintah perlu segera menyelesaikan peraturan pelaksana mengenai mekanisme pajak karbon agar setiap emisi karbon yang dihasilkan dapat dikenakan pajak, sehingga meningkatkan efisiensi perpajakan nasional. Selain itu, Pemerintah juga perlu melakukan pendidikan kepada masyarakat mengenai kebijakan pajak karbon sebelum kebijakan ini diberlakukan.
PENGARUH DAYA TARIK IKLAN DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PENGGUNA GRAB DI KOTA BATAM Deslika Zunes Simbolon; M. Khoiri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3443-3449

Abstract

Daya tarik iklan adalah segala bentuk penyajian, promosi, dan ide, barang, atau jasa yang dilakukan secara non-personal oleh sponsor tertentu dengan biaya. Ini adalah cara perusahaan dapat menarik perhatian pelanggan agar mereka tahu produk dan jasa apa yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh daya tarik iklan terhadap kepuasan konsumen, seberapa besar pengaruh daya tarik brand image terhadap kepuasan konsumen, dan seberapa besar pengaruh daya tarik brand image dan kepuasan konsumen secara bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kedua faktor ini pada kepuasan konsumen di Kota Batam. Namun, subjek penelitian ini adalah semua orang yang menggunakan Grab di Kecamatan Batuaji Kota Batam. Menggunakan proses pengambilan sampel adalah seluruh responden yang menggunakan Grab di kecamatan batuaji di Kota Batam dan jumlah populasinya yang tidak diketahui. Dalam studi ini,  analisis deskriptif, analisis data melibatkan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolonieritas, heteroskedastisitas, analisis regresi linera berganda, dan uji hipotesis. Daya tarik pada penelitian ini yang menggunakan aplikasi SPSS 26 memberikan dampak yang signifikan untuk kepuasan pelanggan. Gambaran merek berdampak signifikan terhadap kepuasan pelanggan, seperti yang ditunjukkan oleh uji f yang digunakan dalam penelitian ini.
POLA KOMUNIKASI BUDAYA REBU ANTARA MERTUA DAN MENANTU SUKU KARO (STUDI KASUS BUDAYA REBU SUKU KARO DI SURABAYA) Tabita Evangelis; Yudiana Indriastuti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.4115-4120

Abstract

Rebu merupakan sistem kekerabatan yang dimiliki oleh suku Karo yang berasal dari Tanah Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Sistem kekerabatan ini membatasi komunikasi yang dapat dilakukan oleh menantu dan mertua yang berlawanan jenis kelamin. Kebudayaan ini dilakukan sejak zaman dahulu oleh masyarakat Karo karena zaman dahulu masyarakat Karo tinggal didalam satu rumah dengan 8 keluarga lainnya sehingga rebu ini diberlakukan agar tidak terjadi hal-hal yan tidak diinginkan seperti perselingkuhan antar keluarga, hubungan sedarah dan rebu ini juga bertujuan untuk membangun rasa segan antar keluarga. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pola komunikasi yang dilakukan mertua dan menantu suku Karo yang ada di Surabaya. Dengan adanya batasan-batasan komunikasi juga interaksi yang dijalin oleh mertua dan menantu tentu saja sangat berlawanan dengan definisi dari komunikasi keluarga dimana frekuensi dan intensitas komunikasi didalam keluarga dapat mempengaruhi kualitas hubungan didalam keluarga. Untuk memperoleh hasil penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola  komunikasi rebu yang dijalin antara mertua dan menantu suku Karo yang ada di Surabaya, dilakukan tidak seperti rebu yang sebenarnya. Pola komunikasi rebu pada masyarakat Karo di Surabaya sudah mengalami modifikasi dan pergeseran nilai sehingga komunikasi dapat dilakukan secara langsung namun tetap dengan sopan santun dan juga rasa segan yang tinggi juga komunikasi dilakukan untuk hal-hal yang penting dan bersifat urgensi.
PENGALAMAN KOGNITIF PADA PENGUSAHA TENUN PANDAI SIKEK DALAM MEMANFAATKAN PELUANG Dheaneinza Husandra; Yanladila Yeltas Putra
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v%vi%i.%Y.%p

Abstract

Bertenun merupakan mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat Pandai Sikek. Sehingga pada umumnya masyarakat disana memiliki usaha kerajinan tenun. Pemilik usaha kerajinan tenun atau entrepreneur dituntut untuk dapat melihat serta memanfaatkan peluang guna mempertahankan dan mengembangkan usahanya. Dalam kasus ini entrepreneur atau pemilik kerajinan tenun Fatimah sayuthi memiliki potensi dalam diri untuk menjadi seorang pengusaha. Dengan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang ada merupakan bentuk dari pengalaman kognitif, sehingga mampu mempertahankan serta mengembangkan usaha yang dikelolanya dalam situasi serta kondisi apapun.Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan seperti apa pengalaman kognitif pada pengusaha tenun Pandai sikek dalam memanfaatkan peluang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang dilakukan dengan wawancara mendalam. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data Milles & Hubarman yang terdiri dari tiga alur yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari penelitian ini ditemukan 8 (delapan) subtema yang terkait dengan pengalaman kognitif yakni,  pengalaman, pengetahuan, afeksi, problem solving, komitmen yang tinggi, kemampuan berorientasi, penilaian kerja, dan strategi berwirausaha.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue