cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,952 Documents
KEDALUWARSA DALAM EKSEPSI SEBAGAI ALAT PEMBELAAN HUKUM PERKARA SENGKETA PERDATA Urbanisasi, Urbanisasi; Swietenia Maharani Imanto, Kesya
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.24-28

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada mekanisme pengajuan kedaluwarsa sebagai dasar eksepsi berdasarkan Hukum Perdata Indonesia, serta bagaimana hakim menilai dan memutus eksepsi tersebut selama proses persidangan. Keputusan kedaluwarsa, yang menghapus hak menuntut setelah jangka waktu tertentu, hanya dapat digunakan oleh Tergugat melalui eksepsi berdasarkan asas pasifitas hakim. Studi ini menunjukkan bahwa eksepsi kedaluwarsa memiliki peran penting sebagai alat pembelaan hukum untuk memastikan kepastian dan ketertiban beracara. Metode penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan, buku, dan yurisprudensi. Dalam memutus eksepsi kedaluwarsa, hakim harus melihat apakah unsur-unsur kedaluwarsa terpenuhi, seperti waktu, jenis hak yang diminta, dan kapan Penggugat mulai melanggar atau mengetahuinya. Apabila unsur kedaluwarsa terbukti, gugatan harus dinyatakan tidak dapat diterima sehingga kedaluwarsa berfungsi sebagai instrumen untuk mencegah sengketa lama diajukan kembali tanpa alasan yang sah.
MOTIVASI LEMBAGA STUDI MAHASISWA ISLAM (LSMI) ALMADANI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU Nisa, Jannatun; Sofro Sidiq, Siti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.260-265

Abstract

Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori motivasi oleh David McClelland atau dikenal juga dengan Teori Tiga Kebutuhan (Three Needs Theory) antara lain kebutuhan akan pencapaian (Needs for Achievement / nAch), kebutuhan akan kekuasaan (Needs for Power / nPow), dan kebutuhan akan afiliasi (Needs for Affiliation / nAff). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat jenis motivasi dominan dan perbedaan jenis motivasi berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa di organisasi Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Almadani yang berada di lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik penarikan sampel secara proporsional random bertingkat (proportionate stratified random sampling). Responden dalam penelitian ini berjumlah 44 orang yang diambil dari anggota organisasi Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Almadani Generasi 26. Tahap pengolahan dan analisis data penelitian ini dibantu aplikasi pendukung yaitu microsoft excel dan SPSS versi 25. Kesimpulan akhir penelitian ini yaitu : 1) Motivasi dominan mahasiswa di Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Almadani adalah kebutuhan akan afiliasi sebesar 59.09% (26 dari 44 responden). 2) Tidak terdapat perbedaan motivasi yang signifikan berdasarkan jenis kelamin, karena hasil uji Mann Whitney U Test menghasilkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.149 yang lebih besar dari taraf signifikansi 0.05 (0.149 0.05).
Pengaruh Pemberian Campuran Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Fermentasi dan Pakan Buatan Komersil Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Arindra Setiawan, Kadek; Dian Martini, Ni Nyoman; Korinus Marantika, Alexander
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4849-4853

Abstract

Ikan nila (O. niloticus) merupakan komoditas budidaya dengan nilai ekonomis tinggi, namun ketergantungan pakan komersial berbahan baku impor meningkatkan biaya produksi. Oleh sebab itu, diperlukan alternatif bahan pakan yang berharga murah, serta memiliki nutrisi yang tinggi. Salah satu bahan yang dapat dijadikan solusi alternatif adalah daun kelor (M. oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran tepung daun kelor fermentasi dan pakan komersial terhadap tingkat pertumbuhan benih ikan nila (O. Niloticus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan tiga (3) perlakuan berbeda. Ikan nila yang digunakan memiliki panjang 5-4 cm dan berat 3-4 g. Benih ikan nila dengan padat tebar 1 ekor/L air dikultur pada akuarium selama 30 hari dengan 3 perlakuan dan tiga ulangan yaitu P1 (100% pakan komersil), P2 (80% pakan komersial + 20% tepung daun kelor tanpa fermentasi), P3 (80% pakan komersial + 20% tepung daun kelor dengan fermentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (80% pakan komersial + 20% tepung daun kelor dengan fermentasi) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter pertumbuhan panjang mutlak (2,9±0,3 cm), dan sintasan antar perlakuan  (p 0,05),  namun pada parameter pertumbuhan bobot mutlak, SGR, dan FCR tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan (p 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa daun kelor fermentasi berpotensi sebagai bahan pakan alternatif yang dapat mendukung kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan nila
EFEKTIFITAS PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DALAM MENYELESAIKAN KASUS PERGANTIAN KWH METER DITINJAU DARI TEORI KEPASTIAN HUKUM Evaline Blegur Selly Kua, Antoinette
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4787-4802

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi konsumen atas putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Tugas dan wewenang Badan Penyelesaian Sengketa (BPSK) sendiri diatur dalam UU Perlindungan Konsumen yaitu Undang-undang nomor 8 tahun 1999, atau secara khusus diatur dalam Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Nomor 350/MPP/Kep/12/2001 tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. BPSK memegang peranan penting dalam sistem perlindungan konsumen di Indonesia. Lembaga ini berfungsi sebagai mekanisme penyelesaian sengketa antara pelaku usaha dan konsumen secara efisien, cepat, dan biaya murah, sehingga putusannya amat sangat di butuhkan oleh konsumen selaku pencari keadilan. Dalam menangani kasus perselisihan antara pengusaha dan konsumen, seringkali putusan BPSK sulit di eksekusi serta dapat diajukan keberatan oleh pihak yang kalah dan berpotensi dibatalkan oleh Pengadilan Negeri, Dimana hal tersebut memberikan ketidakpastian hukum, serta menunjukan lemahnya putusan yang dikeluarkan dalam penyelesaian sengketa di BPSK, yang membuat Masyarakat mempertanyakan efektifitas dari putusan yang di keluarkan oleh BPSK. Penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier
A SYSTEMATIC REVIEW : PENGELOLAAN HUBUNGAN PEMASOK STRATEGIS DAN INTEGRASI RANTAI PASOK Sari Rioni, Yunita; Adillah, Afifah; Muda, Iskandar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4828-4843

Abstract

This study presents a comprehensive systematic review and synthesis of contemporary research on supplier relationship management (SRM), supply chain management (SCM), and their integration toward achieving sustainable competitive advantage. Through analysis of 12 peer-reviewed articles from Emerald Publishing journals spanning 2022-2025, this research identifies key mechanisms through which SRM practices influence organizational performance outcomes. The review reveals that effective SRM operates through three critical pathways: (1) collaborative practices and integration mechanisms, (2) environmental and relational alignment, and (3) dynamic capabilities development. Findings indicate that while direct effects of SRM on performance exist, the relationship is mediated by variables such as supply chain responsiveness, procurement performance, value co-creation, and knowledge-sharing capabilities. The study proposes an integrated conceptual framework highlighting the role of moderating variables including ambidexterity, organizational capabilities, and relational governance. Implications for supply chain practitioners and policymakers are discussed, with emphasis on the need for holistic, stakeholder-aligned approaches to supplier management in increasingly complex and disrupted business environments. This synthesis contributes to theory development in SCM research and provides actionable insights for organizations seeking to enhance supply chain resilience and competitive positioning
KAPABILITAS PEMERINTAH LOKAL LIMA PULUH KOTA DALAM PENGEMBANGAN WISATA TAMAN BERMAIN ANAK AKA BARAYUN 2023-2024 Arif Bizikrillah, Wahyu; Rafi, M.
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4697-4706

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengelolaan objek wisata oleh pemerintah lokal dalam hal ini Disparpora, yang terlihat dari minimnya promosi, kurangnya fasilitas, rendahnya aktivitas pedagang, serta menurunnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lima Puluh Kota dalam pengembangan Objek Wisata Taman Bermain Anak Aka Barayun Lembah Harau Tahun 2023-2024, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pejabat Disparpora, Wali Nagari Harau, penjaga taman, masyarakat, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas Disparpora dalam pengembangan objek wisata belum optimal. Kelembagaan dan koordinasi antarbidang masih lemah, sumber daya manusia dan anggaran terbatas, implementasi kebijakan belum maksimal, fasilitas belum memadai, serta kepemimpinan belum inovatif. Faktor pendukungnya adalah potensi alam Lembah Harau dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, dan minimnya peran swasta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kapabilitas Disparpora perlu dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, optimalisasi promosi digital, serta kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan pariwisata di Kabupaten Lima Puluh Kota lebih efektif dan berkelanjutan. 
MEMETAKAN LAGUNA: PRODUKSI KOLONIAL ATAS SEGARA ANAKAN DAN KAMPUNG LAUT (1690–1950) Liberta Aieda Muhammad, Faith
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.121-130

Abstract

Artikel ini menelusuri bagaimana Laguna Segara Anakan di pesisir selatan Jawa diproduksi sebagai ruang kolonial melalui praktik pengetahuan dan kekuasaan sejak akhir abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20. Dengan menggunakan sumber arsip kartografi VOC, laporan hidrografi kolonial, serta catatan sejarah lisan mengenai asal-usul Kampung Laut, penelitian ini menunjukkan bahwa laguna bukan sekadar bentang alam ekologis, melainkan hasil konstruksi politik dan ekonomi yang dibentuk oleh eksplorasi, pemetaan, dan kontrol administratif. Pemetaan awal oleh Pieter de Gilde (1692) dan Cornelis Coops (1698) menjadikan Segara Anakan bagian dari jaringan navigasi dan perdagangan selatan Jawa. Aktivitas eksploitasi mutiara pada awal abad ke-18, kebijakan forest enclosure di Priangan pada abad ke-19, dan militerisasi Nusakambangan pada awal abad ke-20 secara bertahap mengubah laguna menjadi frontier strategis kolonial yang menghubungkan kepentingan ekologi, ekonomi, dan keamanan. Artikel ini berkontribusi pada kajian kolonial Indonesia dengan menunjukkan bahwa asal-usul Kampung Laut berakar pada proses panjang kolonialisasi ruang perairan yang warisannya masih membayang dalam cara negara modern memahami dan mengelola Segara Anakan hingga hari ini.
IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA RINGAN DI KEJAKSAAN NEGERI BLITAR Putro Wibowo, Eko
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.448-456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian implementasi penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif pada kasus tindak pidana ringan di Kejaksaan Negeri Blitar dengan syarat materiil Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus untuk menelaah kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur Rumah Restorative Justice dengan realisasi penyelesaian perkara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi keadilan restoratif telah memenuhi validitas formal, namun belum mencapai efektivitas substantif akibat rigiditas batasan kerugian materiil maksimal Rp 2.500.000,00. Keterikatan kaku Jaksa Penuntut Umum pada parameter nominal absolut ini mengabaikan dinamika ekonomi lokal dan rasa keadilan sosiologis, sehingga menyebabkan rendahnya rasio keberhasilan mediasi penal dan menciptakan disparitas hukum. Disimpulkan bahwa penerapan diskresi penuntutan masih terhambat oleh positivisme hukum yang kaku dan belum sepenuhnya berorientasi pada pemulihan keadaan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan revisi regulasi untuk mengubah parameter kerugian mutlak menjadi batasan relatif berbasis Upah Minimum Kabupaten/Kota, serta perlunya penerbitan petunjuk pelaksanaan internal mengenai asesmen sosiologis yang melibatkan tokoh masyarakat sebagai variabel pertimbangan objektif demi mewujudkan keadilan substantif.
KEBIJAKAN RESTORATIVE JUSTICE PASCA BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 TENTANG KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA JO. UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2025 TENTANG KITA UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA Sepranadja, Sepranadja; Hamid, Hayatun
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.641-648

Abstract

Dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan sejak dahulu bangsa Indonesia selalu mementingkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan sehingga cita-cita perdamaians elalu dikedepankan dalam menyelesaikan berbagai macam persoalan. Penegakkan hukum yang selama ini cenderung kaku dan tekstual seringkali menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya adalah dengan seringkali menciderai rasa keadilan ditengah-tengah masyarakat.Berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang baru telah memberikan terobosan dalam proses penegakkan hukum di Indonesia, dimana pada saat ini proses penegakkan hukum tidak hanya bertumpu pada penjatuhan sangsi semata akan tetapi juga harus memberikan dampak terhadap pemulihan keadaan yang telah rusak. Restorative justice menjadi suatu terobosan dimana pelaku dan korban sama-sama bersepakat untuk berdamai dan kembali memulihkan keadaan seperti sedia kala yang mana hak-hak korban tentu harus dipulihkan dan di prioritaskan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptip analisis yaitu metode metode yang menggambarkan atau melukiskan realitas yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, kemudian dihubungkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu pula penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatid atau studi kepustakaan. asil penelitian yang penulis lakukan adalah bahwa Kitab Undnag-Undang Hukum Pidana, dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang baru telah memberikan terobosan yang sangat luar biasa khususnya dalam proses penegakkan hukum
DI LUAR SOLUSI TEKNIS: KOMUNIKASI LINGKUNGAN, KEBIJAKAN, DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI INDONESIA - STUDI LITERATUR Mandatary, Syuratno; Iqbal Sultan, Muh; Akbar, Muh; Firmansyah, Firmansyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i2.2026.573-582

Abstract

Pengelolaan sampah di Indonesia selama ini masih didominasi oleh pendekatan teknis dan ekonomi, sementara dimensi komunikasi lingkungan, kebijakan, dan partisipasi masyarakat sering kali terpinggirkan. Padahal, kompleksitas persoalan sampah menunjukkan bahwa solusi teknis semata tidak cukup untuk menjamin keberlanjutan sistem pengelolaan sampah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis perkembangan literatur mengenai pengelolaan sampah di Indonesia dengan menekankan peran komunikasi lingkungan, kebijakan publik, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka naratif terhadap artikel jurnal peer-reviewed yang relevan, dengan fokus pada konteks Indonesia dan dimensi non-teknis pengelolaan sampah. Hasil kajian menunjukkan bahwa literatur cenderung terfragmentasi antara studi teknis, kebijakan, dan komunikasi, sehingga melemahkan integrasi antarpendekatan dalam praktik. Temuan juga mengungkap bahwa kegagalan banyak program pengelolaan sampah lebih disebabkan oleh lemahnya komunikasi kebijakan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurangnya pendekatan yang kontekstual dan partisipatif, dibandingkan keterbatasan teknologi itu sendiri. Artikel ini menawarkan kebaruan dengan memposisikan komunikasi lingkungan sebagai poros yang menghubungkan teknologi, kebijakan, dan praktik sosial dalam pengelolaan sampah. Secara konseptual, studi ini mendorong pergeseran paradigma dari pengelolaan sampah sebagai persoalan teknis menuju tata kelola sampah sebagai proses komunikasi dan perubahan sosial yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya diskursus akademik serta memberikan landasan reflektif bagi perumusan kebijakan dan praktik pengelolaan sampah yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 2 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue