cover
Contact Name
AXIOM Jurnal
Contact Email
jurnalaxiom@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rusiulfahasanah@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika
ISSN : 20878249     EISSN : 25800450     DOI : -
Core Subject : Education,
Axiom Jurnal Pendidikan dan Matematika adalah salah satu jurnal di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN-SU Medan dalam bidang pendidikan dan lebih fokus pada pendidikan matematika. Jurnal Axiom dapat memuat artikel-artikel yang berbahasa Arab, Indonesia atau Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
INOVASI ORANG TUA DALAM MEMPERKENALKAN ANGKA MENGGUNAKAN SISTEM BLENDED LEARNING KEPADA ANAK USIA DINI Sit, Masganti; Nasution, Dinul Akbar
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.10183

Abstract

Dunia pendidikan dihadapkan pada satu fenomena di mana pembelajaran harus beradaptasi dengan keadaan. Metode pembelajaran jarak jauh (daring) menjadi satu pilihan yang harus dijalankan oleh semua jenjang pendidikan, tidak terkecuali pendidikan terhadap anak usia dini. Gadget yang berfungsi sebagai alat komunikasi dipilih sebagai solusi terbaik dalam pembelajaran daring. Namun di balik itu, terdapat ancaman serius yang akan dihadapi anak usia dini, pada khususnya belajar mengenal angka. Anak terlihat sulit berkonsentrasi karena keterbatasan jarak, perhatian dan sentuhan guru. Blended learning akhirnya dipilih untuk menjadi solusi permasalahan tersebut. Pada sistem blended learning, orang tua diberi ruang yang luas untuk berinovasi mendampingi anak ketika belajar mengenal angka. Orang tua di TK Islam Terpadu (IT) Al Washliyah Klambir Lima telah menerapkan blended learning dengan bantuan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi orang tua ketika memperkenalkan angka dengan sistem blended learning pada anak dengan rentang usia 5-6 tahun di TK IT Al Washliyah Klambir Lima. Metode deskriptif pendekatan kualitatif dengan jenis natural observation dipilih agar dapat dilakukan pengamatan alami dengan mengamati pelaksanaan kegiatan di sekolah dan di rumah yang dilakukan orang tua, anak, dan guru. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah orang tua dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi orang tua pada pengenalan angka dengan sistem blended learning perlu dilakukan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran anak usia dini. Melalui pendampingan orang tua, setiap tahapan perencanaan lebih efektif dan guru sangat terbantu menjalankan strategi blended learning hingga memberikan pengalaman berharga bagi anak ketika daring dan disempurnakan pada kegiatan luring.AbstractThe world of education is experiencing a phenomenon where learning must adapt to certain circumstances. The distance learning method (online) is an option that should be carried out at all levels of education, including early childhood education. Gadgets that function as communication tools were considered the best solution in online learning. However, a serious threat might be faced by students in early childhood, especially in learning to recognize numbers. Children might experience difficulties due to distance learning, limited attention, and teachers' presence. Blended learning is thought to be a solution to such problems. In blended learning, parents can accompany children to recognize numbers. Parents whose children studying at the Integrated Islamic Kindergarten (TK IT) Al Washliyah in Klambir Lima have implemented blended learning with the help of teachers. This study aims to find the innovations of parents when introducing numbers through a blended learning system to children aged 5-6 years old in TK IT Al Washliyah in Klambir Lima. The descriptive qualitative approach with the natural observation method was chosen to observe the implementation of activities at school and home by parents, children, and teachers. Data were obtained through interviews, observation, and documentation. The research subjects include parents and teachers. The results show that parents' innovation in assisting children to learn about numbers through a blended learning system can become a solution to meet the learning needs of early childhood education. Through parental assistance, each planning stage is more effective and teachers are greatly assisted in carrying out blended learning strategies to provide valuable experiences for children both in online and offline activities.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA Andayani, Devi; Mardiyah, Ainil; Suryani, Mulia
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.9066

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan kemampuan akademik. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA PGRI 2 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan instrumen yang digunakan berupa soal tes limit fungsi aljabar, pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: siswa berkemampuan tinggi melakukan kesalahan fakta sebesar 0%; kesalahan konsep sebesar 25%; kesalahan prinsip sebesar 25%; dan kesalahan prosedural sebesar 50%, siswa berkemampuan sedang melakukan kesalahan fakta sebesar 42,86%; kesalahan konsep sebesar 42,86%; kesalahan prinsip sebesar 85,71%; kesalahan prosedural 28,57%, dan siswa berkemampuan rendah melakukan kesalahan fakta sebesar 18,18%; kesalahan konsep sebesar 72,73%; kesalahan prinsip sebesar 72,73%; kesalahan prosedural sebesar 29,22%. Penyebab siswa melakukan kesalahan adalah kurangnya ketelitian dalam menjawab soal, kurangnya pemahaman siswa tentang konsep penyelesaian limit fungsi aljabar, serta kurangnya kemampuan siswa dalam mengoperasikan bentuk aljabar.AbstractThis study aims to see students' mistakes in solving math problems based on academic ability. The subjects in the study include students of class XI (the ninth grade) of IPA SMA PGRI 2 Padang. This is a descriptive study with a quantitative approach. The data collection techniques used were tests, interviews, and documentation, while the instruments used were algebraic function limit tests, interview guidelines, and documentation. The results of this study indicate that: high-ability students made factual errors by 0%; concept errors by 25%; principal errors by 25%; and procedural errors by 50%, moderately capable students made a factual error of 42.86%; concept error of 42.86%; principle error of 85.71%; procedural errors were 28.57%, and students with low ability made factual errors of 18.18%; concept error of 72.73%; principle error of 72.73%; procedural error of 29.22%. The causes of students making mistakes are the lack of accuracy in answering questions, the lack of understanding of the concept to solve algebraic functions, and the lack of students' ability to operate algebraic forms.
TEMPLATE METODE NUMERIK PADA EXCEL UNTUK MENEMUKAN SOLUSI DARI PERSAMAAN NONLINIER Rozi, Syamsyida; Rarasati, Niken
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.11254

Abstract

Menemukan solusi dari persamaan nonlinier bukanlah hal yang selalu mudah dilakukan secara analitik. Oleh karena itu topik ini dibahas dalam Metode Numerik, dan menyelesaikan masalah matematika dengan metode numerik membutuhkan bantuan komputer. Selama masa pandemi Covid-19, kegiatan pembelajaran Metode Numerik dilakukan secara online di tempat tinggal masing-masing dan tidak bisa memanfaatkan fasilitas kampus seperti laboratorium komputer yang sudah menyediakan software dengan biaya tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat template untuk mengeksekusi algoritma metode numerik pada excel untuk menemukan solusi dari persamaan nonlinier. Hal ini dikarenakan excel adalah suatu aplikasi yang sangat mudah diakses di masa ini, bahkan melalui smartphone. Melalui template ini pula, mahasiswa menjadi lebih paham tentang penggunaan formula di excel dan lebih menguasai algortima metode numerik. Penelitian ini menerapkan model penelitian pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah adanya template untuk mengeksekusi algoritma metode numerik pada excel, khususnya untuk menemukan solusi dari persamaan dengan satu variabel. Selain itu mahasiswa memperoleh pemahaman yang sangat baik terkait algoritma metode numerik serta keahlian dalam pemanfaatan excel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode numerik juga dapat dieksekusi pada aplikasi yang sangat mudah diakses oleh civitas akademika, yaitu pada excel. Seluruh mahasiswa mengaku bahwa penerapan algoritma metode numerik di excel dirasa perlu.AbstractSolving non-linear equations is not always an easy thing to do. Mathematical problems related to non-linear equations can be solved by using numerical methods, and this involves the use of computers. During the Covid-19 pandemic, the numerical method was carried out online without using campus facilities such as computer laboratories equipped with tools and software. Therefore, this study aims to create a template for executing numerical methods with algorithms in Microsoft Excel to find solutions to nonlinear equations. This is because Excel is an application that is user-friendly and accessible nowadays, even on smartphones. Through this template, students become more aware of the use of formulas in excel and better master the algorithms of numerical methods. This study applies a development research model. The result of this study is a template for executing numerical method algorithms in Ms. Excel, especially for finding solutions to equations with one variable. In addition, students gain a very good understanding of numerical method algorithms as well as expertise in using Microsoft Excel. Thus, numerical methods can also be executed on applications that are very easily accessible to the academic community, namely Microsoft Excel. All students admitted that the application of numerical methods with algorithms in Microsoft Excel is necessary.
DEVELOPMENT OF MATHEMATICS MODULE BASED ON THE PROBLEM SOLVING STRATEGY TO MEASURE HIGH ORDER THINKING ABILITY OF STUDENTS Simanjuntak, Ruth Mayasari; Sihombing, Dame Ifa
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.11449

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan bahan ajar matematika berbasis strategi problem solving pada pokok bahasan bilangan berpangkat dan bentuk akar kelas IX SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research & Development (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMPN 3 Percut Sei Tuan. Berdasarkan hasil pengembangan modul diperoleh modul yang valid, praktis, efektif, dan dapat mengukur kemampuan tingkat tinggi peserta didik. (1) Valid, Hasil validasi dari para ahli menyatakan bahwa nilai rata-rata aspek modul barbasis strategi problem solving pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar adalah 3,57. (2) Praktis, berdasarkan hasil uji coba skala besar/ lapangan mendapat nilai N 73,380 dengan kriteria Praktis. (3) Efektif, hasil uji keefektifan yang dilakukan saat uji coba lapangan 17 peserta didik yang tuntas dan 7 peserta didik yang tidak tuntas dalam mengerjakan soal. Uji efektifitas peserta didik yang dilakukan diketahui bahwa presentasi ketuntasan mendapat hasil hingga 70,83 % dengan kriteria efektif. (4) Kemampuan berpikir tingkat tinggi pada sampel sebesar 61,17% dengan kriteria baik. Dari data tersebut menunjukkan bahan ajar pembelajaran layak digunakan berdasarkan respon pendidik dan keefektifan yang dilakukan oleh peserta didik maka pengembangan modul matematika layak digunakan di sekolah. Keunggulan modul ini adalah lebih efisien, efektif dan terjadi pemerataan pemahaman terhadap materi yang disampaikan.AbstractThis is development research that aims to determine the process of developing mathematics teaching materials based on problem-solving strategies on the subject of numbers with exponents and root forms for the ninth-grade students of junior high school. This study follows a Research & Development (R&D) research type. The research subjects were the ninth-grade students of SMPN 3 Percut Sei Tuan. Based on the results of the module development, a module that is valid, practical, effective, and can measure the high-level abilities of students is considered as follows. (1) Valid, the results of the validation from the experts stated that the average value of the aspect of the problem-solving strategy-based module on the matter of numbers with exponents and root forms was 3.57. (2) Practical, based on the results of large-scale/field trials, the score is N 73,380 with Practical criteria. (3) Effective, the results of the effectiveness test conducted during the field trial were 17 students who were successful and 7 students who were not successful in completing the questions. The effectiveness test was known based on the percentage of learning mastery up to 70.83% with effective criteria. (4) Higher order thinking ability in the sample is 61.17% with good criteria. Based on these data, it reveals that teaching and learning materials are suitable based on the response of educators and the effectiveness of the students. Thus, the development of the mathematics module is appropriate to be used at schools. The advantages of this module are that it is more efficient and effective and there is an equal understanding of the material presented.
CURIOSITY AND LEARNING MOTIVATION TOWARD SELF-REGULATED LEARNING AMONG UNDERGRADUATE STUDENTS Permatasari, Dian; Jamaliyah, Reny; Khoirunnisa, Endang; Lubis, Siti Masyitoh Azahra
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.10987

Abstract

Di era pandemi, kegiatan pembelajaran online menuntut siswa untuk memiliki kemandirian belajar. Beberapa faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar adalah rasa ingin tahu dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh 1) rasa ingin tahu dan motivasi belajar secara simultan terhadap kemandirian belajar, 2) rasa ingin tahu terhadap kemandirian belajar, dan 3) motivasi belajar terhadap kemandirian belajar. Sampel penelitian ini adalah 45 mahasiswa Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah rasa ingin tahu dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh positif terhadap kemandirian belajar. Hubungan antara rasa ingin tahu dan motivasi belajar dengan kemandirian belajar berada pada kategori kuat. Pengaruh rasa ingin tahu dan motivasi belajar terhadap self-regulated learning sebesar 41,4%, sedangkan 58,6% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Namun, rasa ingin tahu tidak mempengaruhi kemandirian belajar siswa, sedangkan motivasi belajar mempengaruhi kemandirian belajar. Dengan demikian, rasa ingin tahu harus disertai dengan motivasi belajar agar siswa dapat memiliki kemandirian belajar. Pemberian pembelajaran yang meningkatkan rasa ingin tahu siswa harus diserta dengan pemberian motivasi untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa.AbstractIn the pandemic era, online learning activities require students to become independent learners. Several factors that influence learning independently are curiosity and motivation to learn. This study aims to see the effect of 1) learners' curiosity and motivation on independent learning, 2) learners' curiosity on independent learning, and 3) learners' motivation on independent learning. The samples of this research include 45 students of Mathematics Education. Questionnaires were to collect the data. The data obtained were analyzed by using multiple linear regression analysis. The results indicate that curiosity and learning motivation have a positive effect on independent learning. The relationship between curiosity and learning motivation with independent learning is in a strong category. The effect of curiosity and learning motivation on self-regulated learning is 41.4%, while 58.6% is determined by other variables which were not examined. However, curiosity does not affect student independent learning, while learning motivation affects independent learning. Thus, curiosity must be accompanied by learning motivation so that students can become independent learners. The provision of learning that increases students' curiosity must be accompanied by the provision of motivation to increase students' independent learning.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO EXPLAINER BERBASIS JARINGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIS MAHASISWA Andriani, Ade; Dewi, Izwita
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.11463

Abstract

Era digital terus berkembang merambah ke dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi. Perkembangan dunia digital ini mengalami percepatan akibat kejadian yang menimpa dunia saat ini, bahkan perkembangannyapun lebih cepat dibandingkan dunia pendidikan itu sendiri. Tentunya dunia pendidikan harus terus melaju menyeimbangi perkembangan teknologi tersebut, salah satunya adalah dengan mengintegrasikan teknologi dalam dunia pendidikan secara umum, pada proses pembelajaran khususnya. Integrasi teknologi ini adalah memanfaatkan teknologi yang berguna mempercepat ketercapaian tujuan pembelajaran atau ketercapaian kompetensi. Salah satunya adalah menggunkan media pembelajaran berbasis digital berupa video explainer.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran video explainer mata kuliah matematika dasar, mendiskripsikan validitas media pembalajaran video explainer, dan mendeskripsikan kepraktsian serta efektifitas media pembelajaran video explainer.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan  model ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan penelitian yaitu 1) Analysis 2) Design, 3) Develop, 4)Implementation dan 5) Evaluation. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar validasi yang diberikan kepada 3 ahli media dan 3 ahli materi matematika, lembar aktivitas mahasiswa, angket kepraktisan dan tes kemampuan matematis mahasiswa pada mata kuliah matematika dasar sebagai indiktor keefektifan media yang dikembangkan. Penelitian ini menghasilkan sebuah media pembelajaran berupa video explainer materi matematika dasar yang valid dengan nilai rata–rata  3,018, rata–rata nilai kepraktisannya adalah 3,07 dan nilai kefektifannya terlihat dengan uji statistik bahwa terdapat perbedaan yang signifikan nilai mahasiswa yang menggunkan media dengan mahasiswa yang tidak menggunakan media video explainer. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan  memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan pada proses pembelajaran mata kuliah matematika dasar.AbstractThe digital era continues to expand in the world of education, especially in universities. The development of the digital world is accelerating due to what happens in the world today, and its development is even faster than the world of education itself. Of course, the world of education must continue to advance to balance these technological developments, one of which is by integrating technology in the world of education in general, in the learning process in particular. This technology integration is utilizing technology that is useful for accelerating the achievement of learning objectives or achievement of competencies. One of them is using digital-based learning media in the form of video explainers. The purpose of this study is to develop video explainers as learning media for basic mathematics courses, to describe the validity of video explainers as learning media, and to describe the practicality and effectiveness of video explainers as learning media. This is development research using the ADDIE model which consists of 5 stages of research, namely 1) Analysis 2) Design, 3) Develop, 4) Implementation, and 5) Evaluation. The instruments in this study were validation sheets given to 3 media experts and 3 math experts, student activity sheets, practicality questionnaires, and students' mathematical ability tests in basic mathematics courses as indicators of the effectiveness of the media developed. This research resulted in a learning media in the form of a video explainer for valid basic mathematics material with an average value of 3.018. The average practicality value was 3.07 and its effectiveness value was seen by statistical tests that there was a significant difference in the scores of students who used media with students who did not use media. Thus, it can be concluded that the developed media meets the eligibility criteria in the learning process for basic mathematics courses.
REPRESENTASI MATEMATIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP DITINJAU DARI TAKSONOMI BLOOM Hijriani, Lailin; Rahardjo, Swasono; Rahardi, Rustanto
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.9340

Abstract

Representasi matematis dibutuhkan untuk menyajikan ide-ide matematika. Kemampuan matematika siswa dapat dilihat dari bagaimana siswa merepresentasikan gagasannya atas suatu masalah matematis. Representasi yang digunakan siswa akan berbeda dengan siswa lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat representasi matematis dan kemampuan matematika siswa ditinjau dari Taksonomi Bloom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan Representasi Matematis dan Kemampuan Matematika Siswa SMP ditinjau dari Taksonomi Bloom. Instrumen dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung yaitu lembar tes representasi matematis, lembar tes taksonomi Bloom, dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan kemampuan subjek dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linear dua variabel berbeda-beda. Hal ini terlihat dari masih terdapatnya proses penyelesaian yang belum terjawab dengan benar, meskipun representasi yang digunakan sudah tepat tetapi terdapat beberapa soal yang belum terjawab dengan benar. Sedangkan untuk kemampuan matematika yang ditinjau dari level Taksonomi Bloom, belum ada subjek yang mampu menyelesaikan soal level satu sampai enam secara berturut-turut dengan benar.AbstractMathematical representations are needed to present mathematical ideas. Students' mathematical ability can be seen in how students represent their ideas on a mathematical problem. The representation used by students will be different from other students. This study aims to see the mathematical representation and mathematical ability of students based on Bloom's Taxonomy. A descriptive qualitative method was used to describe the Mathematical Representation and Mathematical Ability of Junior High School Students based on Bloom's Taxonomy. In this study, the instruments were divided into two, namely the main instrument (the researcher himself) and the supporting instruments, namely the mathematical representation test, Bloom's taxonomy test, and interviews. The results show that the overall ability of students to solve the problem of linear equations of two variables is different. This can be seen in the process of solving the mathematical problems which have not been answered correctly. Although the representation is correct, several questions have not been answered correctly. As for the mathematical ability in terms of Bloom's Taxonomy level, no subject has been able to solve level one to six questions in a row correctly.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN PRAKTIKUM BERBASIS SOFTWARE R PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM APLIKASI STATISTIK PENDIDIKAN Mutijah, Mutijah; Hastuti, Ulfah Rulli
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i1.11002

Abstract

Buku panduan praktikum berbasis software open source R dipandang penting pada program studi yang masih baru dan memiliki mata kuliah praktikum. Salah satu mata kuliah praktikum pada Program Studi Tadris Matematika FTIK IAIN Purwokerto adalah Praktikum Aplikasi Statistik Pendidikan. Proses penyelenggaraan pembelajaran mata kuliah tersebut memerlukan laboratorium komputer lengkap dengan perangkat lunak atau software dan buku panduan praktikum untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya.  Penggunaan software open source R tidak memerlukan biaya lisensi dan memiliki kelebihan berupa fasilitas grafik yang relatif baik, bahasa berbasis analisis matriks, general, portability, multiplatforms, dan programmable. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall yang bertujuan untuk mengembangkan Buku Panduan Praktikum pada Mata Kuliah Praktikum Aplikasi Statistik Pendidikan yang valid menurut ahli media, ahli materi, dan dosen pengampu. Praktis menurut respon mahasiswa dan efektif digunakan dalam praktikum Aplikasi Statistik Pendidikan ditinjau dari hasil belajar mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes hasil belajar, dan dokumen berupa buku panduan praktikum. Responden penelitian adalah mahasiswa semester 4 (empat) yang sedang menempuh mata kuliah Praktikum Aplikasi Statistik Pendidikan sebanyak 58 mahasiswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku Panduan Praktikum Berbasis Software R sangat valid ditinjau dari kelayakan menurut ahli media , ahli materi, dan respon dosen pengampu mata kuliah Praktikum Aplikasi Statistik Pendidikan dengan persentase rata-rata kelayakan sebesar 87,05 %. Sangat praktis berdasarkan respon mahasiswa yaitu sebesar 91,50 % dan efektif ditinjau dari hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Praktikum Aplikasi Statistik Pendidikan dengan nilai rata-rata sebesar 77,50.AbstractA practical guidebook based on Software Open Source R is considered important for a new study program with a practical module. One of the practical modules in the Tadris Matematika study program of FITK IAIN Purwokerto is the practical module of Education Statistics. The process of delivering this module requires a computer laboratory with software and practical manuals to support the smooth implementation of this module. The use of open-source R software does not require a license fee and has the advantages of relatively good graphics facilities, a matrix analysis-based language, generality, portability, multi-platforms, and programmable. This development study uses the Borg and Gall model which aims to develop a Practical Handbook on Practical Educational Statistics Application Courses that are valid according to media experts, material experts, and supporting lecturers. Practical according to student responses and effectively used in the Education Statistics Application practicum in terms of student learning outcomes. Data collection techniques include questionnaires, learning outcomes tests, and documents in the form of a practical handbook. Research respondents include the 4th (fourth) semester students who are taking the Education Statistics Application Practicum course as many as 58 students. Data analysis used descriptive statistics in the form of percentages and average values. The results showed that the Software R-Based Practical Handbook was very valid in terms of feasibility according to media experts, material experts, and the responses of the lecturers in charge of the Education Statistics Application module with an average percentage of eligibility of 87.05%. This result is very practical based on student responses, which is 91.50%, and effective in terms of student learning outcomes in the Educational Statistics Application module with an average value of 77.50.
KEMAMPUAN BERFIKIR GEOMETRI PESERTA DIDIK KELAS IX DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA Fitriza, Rozi; Desmaniati, Elsa; Kudus, Hizbul Fatiya
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i2.11422

Abstract

Artikel ini membahas tentang perbedaan kemampuan berfikir geometri peserta didik yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan pendekatan etnomatematika dan yang belajar dengan pendekatan biasa/saintifik. Perkembangan kemampuan berfikir geometri peserta didik didasarkan kepada level berfikir geometri Van Hiele. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelompok peserta didik kelas IX MTsN 3 Kota Pariaman. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berfikir geometri materi Transformasi Geometri. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil analisis data tes menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berfikir geometri peserta didik yang diajar dengan pendekatan etnomatematika dan pembelajaran biasa. Rata-rata kemampuan berfikir geometri peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika lebih tinggi dari rata-rata kemampuan berfikir geometri peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan biasa. Pada kelas yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika, terdapat 93,75% peserta didik sudah berada pada tahap berfikir visualisasi, 87,5% peserta didik berada pada tahap analisis dan 81,25% peserta didik pada tahap deduksi informal, tetapi belum ada peserta didik yang mencapai tahap berfikir deduksi. Penggunaan pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran geometri dapat memfasilitasi berkembangnya kemampuan berfikir geometri peserta didik.AbstractThis study aims to discuss the differences in geometric thinking ability among students who learn mathematics with an ethnomathematics approach and students who learn mathematics with an ordinary/scientific approach. The development of students’ geometric thinking ability is based on Van Hiele’s level of geometric thinking. This study follows a quantitative research approach with an experimental method. The samples of this study are two groups of ninth-grade students at MTsN 3 Pariaman city. The instrument used in this study is in the form of a geometric thinking ability test for Geometry Transformation material. The data were analyzed by using a Mann-Whitney test. The results indicate that the geometric thinking ability is different among students taught using an ethnomathematics approach and an ordinary or scientific approach. The average geometric thinking ability of students who learned using an ethnomathematics approach is higher than students taught with an ordinary or scientific approach. The class taught using the ethnomathematics approach shows that 93.75% of students reached the visualization thinking stage, 87.5% of students reached the analysis stage, and 81.25% of students reached the informal deductive stage, but no students reached the deductive thinking stage. This study proves that ethnomathematics approach in a geometry lesson can facilitate the development of students’ geometric thinking skills.
DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ALJABAR Rangkuti, Ahmad Nizar
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i2.13310

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan belajar matematika pada materi aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar matematika siswa pada materi aljabar. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang siswa kelas VIII MTSS Al-Mukhlishin, Padang Sidempuan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes diagnostik, dan wawancara. Dilakukan triangulasi data untuk menjamin keabsahan data sebelum dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kesulitan belajar siswa. Seluruh kesulitan yang dialami oleh siswa dikelompokkan dalam tiga hal yaitu terletak pada kemampuan penyelesaian, kemampuan menggunakan konsep, serta prinsip dan operasi tanda yaitu positif dan negatif. AbstractThis study aims to see students' difficulty in learning algebra.  The subjects in this study include two classes of the 8th grade students of MTSS Al-Mukhlishin, Padang Sidempuan.  This study follows a qualitative descriptive research method.  Data collection techniques used were observation, diagnostic tests, and interviews.  Data triangulation was carried out to ensure the validity of the data before drawing conclusions.  The results of this study indicate that students have some learning difficulties.  All the difficulties experienced by students are grouped into three things, namely the ability to solve the algebra task, the ability to use concepts, as well as principles and sign operations, namely positive and negative.