cover
Contact Name
Galih Dani Septiyan Rahayu
Contact Email
galih040990@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
galih040990@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
ABDIMAS SILIWANGI
ISSN : 26147629     EISSN : 26146339     DOI : -
Journal of Abdimas Siliwangi IKIP Siliwangi aims to publish the results of the study of learning theory, the results of community service in the field of education. The manuscripts contained in this journal include the study of theories in the field of teaching and learning process education, as well as the results of dedication to the community in the field of formal education, nonformal and informal.
Arjuna Subject : -
Articles 435 Documents
Meningkatkan kemampuan bahasa inggris tutor rintisan kampung Inggris Desa Galaherang Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan melalui pelatihan berbasis TOEFL Vina Agustiana; Wulan Rahmatunisa; Nida Amalia Asikin; M. Aprianto Budie Nugroho
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i1.14528

Abstract

Dewasa ini, pandemi Covid-19 tengah dirasakan oleh seluruh negara, termasuk negara Indonesia. Tentunya, pandemi tersebut telah merubah tatanan kehidupan masyarakat, baik secara sosial, ekonomi, budaya, dan lainnya. Dalam hal ini, Universitas yang merupakan jenjang sekolah paling tinggi tentunya memiliki peranan penting dalam mengatasi masalah tersebut. Salah satu upaya dalam mengembalikan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi ini ialah dengan cara menggali potensi suatu desa. Salah satu desa yang dianggap layak untuk digali potensi wisatanya adalah Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Rintisan Kampung Inggris merupakan salah satu kegiatan yang dicanangkan oleh karang taruna Desa Galaherang dalam meningkatkan pertumbukan perekonomian desa tersebut. Sejalan dengan kegiatan itu, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para tutor RKI melalui pelatihan Bahasa Inggris berbasis TOEFL. Akan tetapi dengan adanya pandemi CoVid 19, maka pelatihan pun tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka. Pelatihan TOEFL secara daring merupakan salah satu alternatif memecahkan masalah tersebut. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 6 hari, terbukti mampu meningkatkan keterampilan Berbahasa Inggris para peserta pelatihan sebanyak 12 orang, dimana 10 diantaranya (83%) mencapai skor minimal TOEFL.
Pelatihan pemilihan teks elektronik (e-teks) bagi peningkatan profesionalisme guru dalam pengembangan literasi siswa Siti Maryam; Elis Homsini Maolida
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i1.14453

Abstract

Di era digital ini e-teks semakin berlimpah. Pada sisi lain, kemampuan literasi masih sangat rendah, khususnya literasi membaca dan menulis. Padahal potensi akses internet sangat tinggi. Kajian ini dilatarbelakangi pentingnya optimalisasi potensi sumber daya yang dimiliki sekolah bagi peningkatan literasi. Adapun tujuan penelitian ini mengetahui keberterimaan dan keberhasilan pelatihan pemilihan e-teks pengayaan oleh para peserta. Metode pelatihan dilakukan secara daring, mulai dari pemberian materi, pembimbingan, penyebaran angket, dan penugasan. Evaluasi keberterimaan dilakukan melalui angket sedangkan hasil kemampuan peserta dievaluasi dengan tugas. Hasil pelatihan diketahui melalui pengumpulan angket dan tugas. Dari angket diketahui para peserta memberikan respons positif dan menerima dengan baik, yakni 82,5 %. Berdasarkan tugas yang masuk dapat disimpulkan bahwa hampir semua peserta dapat mengakses e-teks pengayaan pengetahuan, kepribadian, keterampilan, referensi, dan panduan pendidik dengan sangat baik, yakni 80 %. Keterampilan dan   keberterimaan ini merupakan modal bagi   para peserta untuk sungguh-sungguh dapat memilih teks yang tepat sesuai dengan kebutuhan siswa.
Efektivitas pelatihan menjahit dalam program mobile training unit pada BLK Tasikmalaya Wiwin Herwina; Nur Taqiyah; Mardho tillah; Ayu Rasmini Simanungkalit
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i1.15216

Abstract

Dampak dari salah satu permasalahan yang cukup rumit yang dihadapi suatu bangsa adalah masalah pengangguran dan angkatan kerja yang semakin membengkak.  mengakibat tidak tertampungnya angkatan kerja pada instansi pemerintah maupun swasta. Untuk  mengatasi hal tersebut pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk menekan angka pengangguran tersebut dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi usia angkatan kerja yang produktif. Kebijakan pemerintah memberikan pelatihan keterampilan bagi usia angkatan kerja produktif ini dilaksanakan di balai Latihan kerja kabupaten tasikmalaya. menurut Abdurahmat (2003:92) dalam (Purwaningsih et al., 2002, p. 16) “efektivitas adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah pekerjaan tepat pada waktunya”. Pelatihan keterampilan ini meliputi menjahit, tata boga, dan las dalam program Mobile Training Unit (MTU) di gelar di rumah- rumah warga setempat.Identifikasi kebutuhan pelatihan, yang bertujuan untuk melihat dan menentukan peatihan apa yang akan diadakan berdasarkan kebutuhan peserta pelatihan, merupakan salah satu langkahnya. Membuat program diklat,seperti Menyusun kurikulum dan menyiapkan alat bantu ajar yang di perlukan. Melaksanakan program diklat dengan menyeleksi calon peserta pelatihan dan melaksanakan diklat evaluasi dalam bentuk evaluasi kejuruan dan program. Kesimpulannya dengan model pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan Balai Latihan Kerja Tasikmalaya bisa menjadikan lulusan peserta pelatihan sebagai tenaga kerja yang profesional, sehingga bisa membantu mengurangi angka pengangguran di Tasikmalaya. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : Bagaimanakah efektivitas pelatihan menjahit dalam program mobile training unit yang di laksanakan di BLK kabupaten tasikmalaya? Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis data kualitatif maka disimpulkan bahwa pelatihan keterampilan dari beberapa jurusan seperti menjahit, tataboga, las. Yang dilaksanakan di BLK kabupaten tasikmalaya,telah mampu menumbuhkan kewirausahaan secara efektif pada angkatan kerja produktif pada tahun 2022.Kata kunci: Efektivitas, pelatihan, menjahit,mobile training unit,instruktur
Implementasi lesson study pada pembelajaran debat menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah berbantuan media internet di SMK Pusdikpal Yesi Maylani Kartiwi; Wikanengsih Wikanengsih; Yeni Rostikawati
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.17199

Abstract

Teacher competence is very important in order to achieve success in learning. The purpose of writing this article is to improve the quality of the learning process which is focused on improving teacher skills in teaching. Based on the results of observations and discussions with teachers in one of the SMKs, problems were found in learning, one of which was that students were not active and when given a stimulus they did not respond well. Researchers want to implement Lesson Study as a solution to overcome these problems. Lesson Study is a model of developing the teaching profession through collaborative learning. Lesson Study involves 3 components, namely model teachers, observers, and students. Based on the learning results of the first cycle, 68% was obtained and the third cycle was 89%. In addition, based on the results of teacher observations, learning debate texts using internet media has a positive impact on student activity, giving the problems discussed makes students explore knowledge by expressing various ideas. In addition, Lesson Study activities provide valuable experience for teachers.
Implementasi kegiatan bazar umkm sebagai upaya dalam memperkuat ketahanan pangan di Kelurahan Amborawang Darat Hibrizi Barts
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.17246

Abstract

Faktor penyebab krisis pangan di Kelurahan Amborawang Darat antara lain, banyak tenaga kerja produktif yang memilih bekerja di perkantoran, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan UMKM sehingga tidak dapat dimaksimalkan potensinya, dan rusaknya lahan pertanian akibat adanya kegiatan pertambangan di sekitar area lahan. Berdasar kondisi di lapangan serta melihat kondisi UMKM di Kelurahan Amborawang Darat, maka peneliti melakukan kegiatan bazar sebagai strategi dalam memperkuat ketahanan pangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui proses pengamatan, wawancara dengan para pelaku UMKM yang terlibat dalam pelaksanaan bazar UMKM, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan peneliti yaitu pendekatan partisipatif karena langsung terlibat dalam kegiatan bazar UMKM. Pelaksanaan bazar UMKM membawa berbagai dampak positif bagi masyarakat di Kelurahan Amborawang Darat antara lain; 1) peningkatan penjualan produk melalui stand bazar UMKM, 2) lebih dikenalnya produk UMKM di Kelurahan Amborawang Darat, 3) masyarakat dapat melakukan promosi sehingga pangsa pasar menjadi lebih luas.
Pembangunan jembatan baja ringan lantai komposit beton bertulang dengan perkuatan eksternal stressing di kelurahan Harapan jaya Andi Indianto; Rikki Sofyan Rizal; Hendrian Budi Bagus Kuncoro
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.14559

Abstract

Infrastructure development is important in supporting the economic growth of the community, which can be seen from the development of the accessibility of resource production. The people of Bulak Rata Village, RT 002 RW 007, Pondok Rajek Village, Cibinong, are separated by a small river 6 meters wide from Kramat Village, Harapan Jaya Village, Cibinong. Therefore, it is necessary to build a strong bridge so that people can cross safely and comfortably. The contribution that will be made to the Community Service program is to build a Light Steel Bridge with Reinforced Floors with external stressing reinforcement. It is hoped that the construction of this lightweight steel bridge with external stressing can be used for the mobility of local residents. The dimensions of the bridge made are 6m x 1m in size. In the initial stage, namely the manufacture of a light steel bridge frame which is assembled outside the site, after everything is finished and the field conditions have been casting abutments, the light steel bridge frame is mobilized to be placed on top of the abutments. Then proceed with casting the floor plate, where the concrete is made on site using a concrete mixer. When all the work has been completed, all the concrete is cured up to the design age, and after that, the loading test is carried out and continued with the acceptance of the bridge to the surrounding community.
Implementasi pelatihan pop up book sebagai alternatif media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan belajar pada kelompok bermain Nurul Huda Di Desa Badean Bangsalsari Jember Rekno Puji Utami
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.17574

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu pembinaan yang didapatkan oleh anak sejak lahir hingga berusia enam tahun. Kurangnya media pembelajaran membuat perkembangan belajar anak terhambat. Padahal sudah seharusnya Kelompok Bermain (KB) sebagai lembaga pendidikan menyediakan media pembelajaran yang layak dan bervariatif agar peserta didik dapat berkembang. Akan tetapi, masih terdapat beberapa hal yang menghambat lembaga pendidikan untuk dapat menyediakan media pembelajaran yang layak. Salah satu hambatan tersebut ialah kurangnya anggaran dana. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk memberikan pelatihan terhadap wali murid dan pendidik serta untuk mengetahui dampak dari implementasi pop-up book sebagai media pembelajaran bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Adapun sasaran penelitian ini, yaitu wali murid dan pendidik di KB Nurul Huda Desa Badean Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Adapun komponen-komponen yang dilaksanakan diantaranya yaitu materi pelatihan, pendekatan, metode, dan teknik pelatihan, pendanaan program pelatihan, dan hasil pelatihan. Pada penelitian ini, didapatkan hasil yaitu dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada peserta pelatihan.
Sosialisasi buku panduan peguatan proyek Profil Pelajar Pancasila di SDN Sangkanhurip Kecamatan Sangkanhurip Kabupaten Kuningan Mia Zultrianti Sari; Agus Gunawan; Febby Fajar Nugraha
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.16399

Abstract

The implementation of the independent curriculum is still taboo for some schools, because it turns out that in its implementation there are still many teachers who are still confused and feel difficulties. When viewed from its implementation, the project to strengthen the Pancasila profile is the main focus in implementing the independent learning curriculum, but the problem is that the implementation of the curriculum has not been implemented optimally and evenly, because not all schools have implemented the curriculum, especially in practice the independent learning curriculum is only applied at the elementary level. elementary school grades 1 and 4. The purpose of this activity program is to provide training and mentoring for teachers in strengthening the implementation of strengthening the Pancasila profile project. The method used in Community Service is through the approach of workshops, lectures, questions and answers and mentoring of the socialization guidebook for strengthening the Pancasila profile project. This community service activity can provide direct benefits to partners in increasing understanding and skills related to implementation activities for strengthening student profile projects Pancasila, an indicator of the success of service activities is marked by the enthusiasm of the teachers in participating in training activities
Edukasi masyarakat tangguh di tengah pandemi dengan pendistribusian hand sanitizer organik Renny Candradewi Puspitarini; Afib Rulyansah; Abdul Basit
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.12124

Abstract

Tulisan ini merupakan jurnal pengabdian masyarakat di bidang kesehatan yang mana kegiatannya merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Panca Marga Tahun 2021. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan Kota Probolinggo utamanya di Kecamatan Kademangan. KKN tidak lagi memungkinkan dilakukan dengan metode yang pernah dan selama ini dilaksanakan akibat pandemi covid-19 yang belum berakhir. Pandemi covid-19 tidak dapat dipungkiri telah mengakibatkan perubahan besar pada seluruh sektor penting kehidupan masyarakat utamanya Kesehatan komunal. Kegiatan ini dilakukan dengan metode desentralisasi yakni menempatkan mahasiswa yang tinggal dalam satu wilayah dalam satu kelompok KKN. Kelompok ini terdiri atas 15 mahasiswa yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok terbatas yang terdiri atas 3 mahasiswa. Setiap kelompok terbatas ini kemudian melakukan survei untuk dapat mengumpulkan data yang bermanfaat membangun analisis situasi, persoalan yang dihadapi mitra hingga merumuskan solusi berupa tindakan aksi (action research). Efektivitas program diukur melalui dampak yang dihasilkan yakni seberapa banyak anggota masyarakat yang terjangkau oleh kegiatan pembagian hand sanitizer ini. Efektivitas diukur dengan skala jumlah anggota masyarakat yang terjangkau kecil, sedang dan tinggi. Kegiatan dinilai berjalan efektif jika jumlah anggota masyarakat terdampak berada pada tingkat keterjangkauan pada level tinggi yang dibuktikan dengan jumlah pengunjung lokasi kegiatan dilakukan yakni di atas 250 orang dalam 8 kali kunjungan setiap tim terbatas ke lokasi.
Terampil berbahasa Inggris melalui learning apps dalam mendukung sektor pariwisata dan UMKM Irma Savitri Sadikin; Lutfiyah Lutfiyah
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.17859

Abstract

Industri pariwisata di Indonesia semakin berkembang dengan pesat. Sektor pariwisata yang saat ini mengusung next normal di wilayah Indonesia semakin menggeliat. Salah satunya adalah sektor industri pariwisata yang berlokasi di Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Potensi desa wisata dengan keindahan alam dan wilayahnya yang strategis mendorong masyarakat setempat terutama para pemuda karang taruna untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi dalam behasa Inggris untuk membangun dan mendorong  sektor industri pariwisata dan UMKM semakin lebih unggul dan maju di era industri 4.0. Peserta yang mengikuti pelatihan yaitu para pemuda karang taruna desa Kadugenep yang berjumlah 20 orang. Sebagian besar telah bekerja di Kawasan wisata daerah setempat dan juga sebagai pelaku ekonomi kreatif. Pembekalan dan pelatihan melalui beberapa aplikasi pembelajaran menjadi salah satu alternatif pembelajaran mendiri yang mampu membantu para pemuda karang taruna di desa Kadugenep belajar dan berlatih menggunakan bahasa Inggris dalam bidang pariwisata seperti greeting dan introduction, travel, shopping, dining and vacation, tourism and recreation, dan topik materi pengayaan bidang pariwisata lainnya. Metode yang digunakan selama dua sesi pelatihan adalah ceramah, tanya jawab, bermain peran, dan presentasi. Hasilnya menunjukan bahwa para peserta mampu mengikuti dan memahami materi dengan cukup baik. Sebagian besar peserta mulai percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris dan mampu memanfaatkan aplikasi sebagai media belajar dan berlatih bahasa Inggris secara mandiri yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun.