cover
Contact Name
Galih Dani Septiyan Rahayu
Contact Email
galih040990@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
galih040990@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
ABDIMAS SILIWANGI
ISSN : 26147629     EISSN : 26146339     DOI : -
Journal of Abdimas Siliwangi IKIP Siliwangi aims to publish the results of the study of learning theory, the results of community service in the field of education. The manuscripts contained in this journal include the study of theories in the field of teaching and learning process education, as well as the results of dedication to the community in the field of formal education, nonformal and informal.
Arjuna Subject : -
Articles 456 Documents
Sosialisasi program kang pisman (kurangi, pisahkan, manfaatkan) di Kelurahan Cipamokalan, Kabupaten Bandung Fathurrohim, Muhammad Faizal; Dwi Andika, Kristina; Siti Nurhaliza, Silva; Saffanah Sofyan, Zulfa; Ismawati, Irma; Suryati, Suryati
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sampah di Kota Bandung masih menjadi masalah besar, terutama di Kelurahan Cipamokolan, di mana timbulan sampah cukup tinggi setiap harinya. Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) diusulkan oleh pemerintah sebagai pendekatan manajemen berbasis masyarakat, tetapi masih belum banyak digunakan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan warga dalam pemilahan dan pemanfaatan sampah melalui pendekatan pendampingan, sosialisasi, dan diskusi. Metode pelaksanaan berkonsentrasi pada tiga RW prioritas dan menggunakan sistem pemilahan organik dan anorganik serta teknologi tepat guna seperti rumah maggot, metode loseda, dan kompos takakura. Dari 4.816 rumah, hanya 21,64% yang memilah sampah secara konsisten, menurut hasil penelitian. Timbulan sampah harian mencapai 6.708,96 kg, terdiri dari 3.824,11 kg sampah organik, 1.610,15 kg sampah anorganik, dan 1.274,70 kg residu. Hanya 1.201,67 kg dari jumlah ini yang berhasil diolah, menghasilkan pengurangan total sebesar 17,91%. Meskipun pengurangan menjadi 20–30 persen pada bulan berikutnya, partisipasi masyarakat tetap tidak merata. Meskipun program edukasi dan pendampingan telah menunjukkan bahwa mereka efektif dalam mengurangi volume sampah, diperlukan pendekatan lanjutan untuk meningkatkan partisipasi warga dan meningkatkan kerja sama lintas sektor.
Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai strategi ketahanan kesehatan untuk mendukung program Kampung Iklim Setyaningsih, Sri; Siska Ayu Wulandari; Ersanda Nurma Praditapuspa; Akmal Salim Asyhar; Alfina Agustin Rahma Dani; Durrotul Afiyah; Imroatul Hamidah; Muthia Amanda Renata; Nur Lailatul Aini; Santi Rahmawati; Zia Retno Utami
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.29364

Abstract

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif nasional untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Salah satu bentuk penguatan ProKlim yang relevan dan aplikatif di tingkat rumah tangga adalah melalui pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan dan iklim masyarakat melalui pemanfaatan TOGA yang terintegrasi dengan kegiatan adaptasi perubahan iklim. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan budidaya TOGA, dan pendampingan pembuatan kebun TOGA di pekarangan warga dengan membagi menjadi 5 titik lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat TOGA, peningkatan ketersediaan tanaman obat di rumah tangga, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya ketahanan iklim berbasis komunitas. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan indikator adaptasi ProKlim, khususnya di sektor kesehatan dan ketahanan pangan. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain yang tengah mengembangkan ProKlim.
Membangun kekuatan kolektif perempuan desa: Pelatihan kepemimpinan dan advokasi untuk peningkatan partisipasi dalam musyawarah desa di Sukaharja, Bogor Jaenal Mutakim; Srikoeswantono; Ahmad Tijari
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.29527

Abstract

Women in Sukaharja Village, Sukamakmur District, Bogor Regency face serious challenges, including limited access to clean water, proper sanitation, and low involvement in village development decision-making. Although women make up nearly half of the population, their aspirations are often overlooked in village deliberations. To address this issue, this community service program aimed to strengthen women’s capacity and participation through leadership and advocacy training. The implementation method was participatory, consisting of needs assessment, curriculum development, interactive training sessions, and evaluation and monitoring. The training was conducted at the Sukaharja Village Hall involving 30 women from PKK, Village Consultative Body (BPD), posyandu cadres, women’s business groups, and local women leaders. The results showed that all participants completed the sessions, two women’s advocacy groups were established, and women’s participation in village deliberations increased significantly by up to 80%. In addition, the program produced outputs such as a digital training module and educational video, while also providing practical social engagement for students. In conclusion, leadership and advocacy training successfully enhanced both individual and collective capacity of village women as agents of change, thereby promoting more inclusive, gender-responsive, and sustainable village development.Keywords: Women’s empowerment, leadership, advocacy, village development, gender equality
Pelatihan penyusunan alat evaluasi berbasis gamifikasi di Kabupaten Bandung Barat Hutajulu, Masta; Ifat Fatimah Zahro; Siti Chotimah; R. Mekar Ismayani
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.29639

Abstract

The development of digital technology has driven the need for innovation in learning evaluation systems. One effective innovation is the application of gamification to evaluation tools to increase student engagement and motivation. However, many educators lack the skills to optimally develop gamification-based evaluation instruments. This community service activity aims to improve the skills of educators in West Bandung Regency in developing gamification-based evaluation tools using the Kuis Pintar digital platform. The methods used included needs analysis, development of training modules, workshops, hands-on practice, and evaluation of training outcomes. The results of the activity showed a significant improvement in educators' skills in designing gamification-based evaluation instruments. This training is expected to become a model for developing engaging and effective digital-based evaluations in schools.
Eksplorasi strategi inovatif dalam pembelajaran bahasa indonesia: Implementasi workshop pendekatan deep learning di SMA/SMK Kabupaten Bandung Barat Wikanengsih, Wikanengsih; Mustika, Ika; Nurhayati, Enung; Isnaeni, Heri; Yuda Mahardika, Reka
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.29716

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif guna mewujudkan Kurikulum Merdeka. Workshop ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Pascasarjana IKIP Siliwangi yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pendidik dengan strategi efektif dalam mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif, berbasis teknologi, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan mengedepankan prinsip diferensiasi, eksplorasi, dan kolaborasi, Workshop ini menghadirkan berbagai teknik inovatif dalam pengajaran, termasuk pemanfaatan platform digital, pembelajaran berbasis proyek, serta strategi asesmen formatif yang mendukung pengembangan kompetensi siswa secara holistik. Melalui sesi interaktif, peserta akan mendapatkan wawasan tentang implementasi teknologi dalam pembelajaran, mulai dari penggunaan media interaktif, kecerdasan buatan dalam pendidikan hingga gamifikasi sebagai alat untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, Workshop ini juga akan membahas tantangan dan solusi dalam menerapkan pembelajaran inovatif di berbagai konteks sekolah. Diharapkan, hasil dari Workshop ini dapat meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengadaptasi metode pembelajaran yang lebih relevan dan efektif sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, menarik, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Pemanfaatan mesin penggoreng otomatis pada proses produksi abon nabati kluwih Probolinggo Maksin, Mastina; Haryono, Haryono; Puspitarini, Renny Candradewi; Basit, Abdul; Trismawati, Trismawati; Wiratomo, Giri Harto
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.29121

Abstract

Kluwih vegetable floss is a local plant-based culinary innovation that is currently developing in Indonesia. As an alternative to meat floss, this product offers unique flavor, value, and nutritional content consisting of high carbohydrates, dietary fiber, and protein, as well as a very large and broad national market potential. Kluwih vegetable floss is a processed product in the form of fine fibers that resemble meat floss, but is made from plants found in the Pajarakan area of Probolinggo owned by the target partner. The purpose of this production is to provide a high-fiber and low-cholesterol food alternative that is very suitable for vegetarians and vegans. This potential is not wasted by the target partner to process kluwih fruit into kluwih vegetable floss with a very high selling value. Various problems arose in the production process caused by very limited resources and capital, such as in the production function of the frying process stage which still uses conventional tools (large pans). The existence of PKM grant assistance from the Directorate of Research and Community Service of the Ministry of Education and Culture in the manufacture of an automatic frying machine according to the target partner's needs was able to simplify the production process effectively and efficiently. By using this automatic frying machine, the Kluwih Vegetable Floss SME produces high-quality products packaged using a continuous band sealer. The automatic frying machine is able to cut down on time and reduce human resources so that employee energy can be diverted to other production functions at other stages and the frying stage no longer uses traditional tools. This automatic frying machine has undergone a trial process in Jember before being handed over to target partners in Probolinggo. The results of the field trial showed the effectiveness of the kluwih vegetable floss production process by properly regulating the temperature, machine pressure and machine maintenance procedures. The results obtained are that the machine produces very quickly, efficiently and produces very satisfactory results for target partners.
Penyuluhan penggunaan obat maag secara tepat di posyandu lansia Desa Wonorejo Crisdian, Hanugrah Ardya; Prawistya Sari, Agnes; Nur Fitriana, Rufaida; Turahman, Taufik
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.29388

Abstract

Pengobatan mandiri menjadi area yang semakin penting dalam layanan kesehatan. Hal ini dapat menggerakkan pasien menuju kemandirian yang lebih besar dalam mengambil keputusan mengenai penanganan penyakit ringan, sehingga mendorong pemberdayaan masyarakat. Salah satu jenis penggunaan obat yang sering dilakukan oleh masyarakat adalah penggunaan obat maag secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan untuk memudahkan masyarakat dalam memahami penggunaan obat Maag secara tepat. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Lansia Bina Sejahtera Desa Wonorejo RT 1 RW 17 dengan sasaran peserta penyuluhan adalah masyarakat lansia dengan kuota peserta sebanyak 50 peserta. Hasil dari kegiatan ini adalah lansia desa Wonorejo paham terhadap kegiatan pengabdian masyarakat terkait penggunaan obat maag dan lansia di desa tersebut rata – rata tidak menderita maag akut dan kronis. Kata Kunci: penyuluhan, obat maag
Pengembangan literasi dan numerasi guru sekolah dasar melalui program I-MES Jawa Barat bidang pengembangan guru SD di Kabupaten Pangandaran Eliva Sukma Cipta; Amam, Asep; Samnur Saputra; Dian Kurniawan; M. Nuur’aini Sholihat; Sonya Fanny Tauran; Nur Azizah
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i3.29405

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang masih menjadi tantangan bagi sebagian guru dan siswa di sekolah dasar, khususnya di daerah 3T yang memiliki keterbatasan fasilitas dan akses pendidikan. Kondisi ini menghambat kualitas pembelajaran dan berdampak pada rendahnya minat baca serta kesulitan siswa dalam memahami konsep numerasi dasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam kegiatan pembelajaran melalui program I-MES Jawa Barat Bidang Pengembangan Guru SD di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan dilaksanakan di SDN 4 Mekarsari dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan pengawas sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan singkat berbasis presentasi interaktif mengenai strategi literasi dan numerasi, serta program donasi buku untuk memperkuat gerakan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh inspirasi baru dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif, siswa mendapatkan tambahan sumber bacaan, serta terbangun sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar. Kesimpulannya, program pengabdian ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru, motivasi belajar siswa, serta memperlihatkan potensi pengembangan model pelatihan guru berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Pemanfaatan aplikasi berbasis android "Belajar Bahasa Jawa" untuk meningkatkan literasi Bahasa Jawa Siswa SDN Bulang I Kabupaten Probolinggo Izzuddin, Ahmad; Kartini, Dwi Putri; Aprilia, Ira; Ariyanti, Dyah; Salwa, Nadalina Ghaida; Wahyudi, Djoko; Noor, M. Fathuddin; Noor Dwi Kusuma Dewi, Indah; Haryono, Haryono; Mustakim, Mustakim
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.29416

Abstract

Bahasa Jawa, khususnya ragam krama, merupakan bagian penting dari identitas budaya Jawa. Namun, hasil survei awal terhadap siswa kelas III SDN Bulang 1 Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa penguasaan Bahasa Jawa masih rendah, dengan 87,5% siswa belum mencapai capaian pembelajaran yang ditetapkan. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan pola belajar generasi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Bahasa Jawa melalui pemanfaatan aplikasi Android interaktif "Belajar Bahasa Jawa". Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan guru dan siswa, pendampingan penggunaan aplikasi, serta evaluasi capaian belajar. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman kosakata, penggunaan bahasa krama, dan aksara Jawa. Selain itu, siswa merasa lebih termotivasi karena pembelajaran berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Program ini membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana efektif dalam pelestarian bahasa daerah sekaligus memperkuat pembelajaran berbasis budaya di sekolah dasar.
Pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kolaborasi orang tua dan guru dalam situasi pandemi Susanty, Meredita; Wardana, Raka Sudira; Irawan, Ade; Jannoke, Ludovika; Tasmi
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.29423

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan seluruh sekolah harus menerapkan pembelajaran jarak jauh, yang menuntut adanya komunikasi yang efektif antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Komunikasi yang kurang optimal dapat menghambat kesinambungan antara tugas yang diberikan guru dan pelaksanaannya di rumah. Bahkan dalam kondisi pembelajaran normal sekalipun, keselarasan antara kegiatan belajar di sekolah dan praktik di rumah berkontribusi besar terhadap pencapaian kemampuan siswa. Namun, keterbatasan waktu orang tua untuk hadir dalam pertemuan sekolah serta keterbatasan dana sekolah untuk menyampaikan informasi menjadi kendala serius, sebagaimana terjadi di TK Islam At-Taqwa. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi kendala komunikasi tersebut melalui pengembangan dan implementasi aplikasi seluler sebagai media penghubung antara sekolah dan orang tua. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan aplikasi, pelatihan penggunaan aplikasi kepada guru dan orang tua, serta evaluasi efektivitas penggunaan aplikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu memfasilitasi komunikasi dua arah secara lebih cepat dan efisien, serta meningkatkan partisipasi orang tua dalam proses pendidikan anak. Kesimpulannya, pemanfaatan aplikasi seluler ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas komunikasi sekolah dan orang tua, serta mendukung kelancaran pembelajaran baik di rumah maupun di sekolah.