cover
Contact Name
Innike Abdillah Fahmi
Contact Email
fahmi.innike@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
societa@um-palembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
ISSN : 23014180     EISSN : 25498509     DOI : -
Societa is the journal that published by Agricultural Faculty of Muhammadiyah University of Palembang, since 2016. This journal reguraly publish every June and December with registrated number ISSN 2301-4180 (print) and ISSN 2549-8509 (online).
Arjuna Subject : -
Articles 305 Documents
STUDI MANAJEMEN USAHATANI DAN DAMPAK DIPEROLEHNYA SERTIFIKAT PRODUK PRIMA TIGA TERHADAP USAHATANI JERUK SIAM DI DESA BUDI MULYA KECAMATAN AIR KUMBANG KABUPATEN BANYUASIN STUDY OF FARMING MANAGEMENT AND THE IMPACT OF OBTAINING A PRIMA TIGA PRODUCT CERTIFICATE ON SIAMESE ORANGE FARMING IN BUDI MULYA VILLAGE, AIR KUMBANG DISTRICT, BANYUASIN REGENCY
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i1.6308

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the management of Siamese orange farming in Budi Mulya Village, Air Kumbang District, Banyuasin Regency and to determine the impact of obtaining a Prima Tiga Product Certificate on Siamese orange farming in Budi Mulya Village, Air Kumbang District, Banyuasin Regency. This research was conducted in Budi Mulya Village, Air Kumbang District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. From June 2022 to August 2022. The research method used is qualitative with a narrative approach. For the sampling method, a purposive sampling method was used, with a total sample of 20 Siamese orange farmers who are members of the Rukun Makmur Farmers Group. The data collection method used in this research is observation and structured and in-depth interviews with predetermined respondents. The data processing method used (data condensation, data presentation, describing and drawing conclusions) and data analysis used is descriptive qualitative analysis. The results showed that the management of Siamese orange farming in Budi Mulya Village was in accordance with management functions, as seen from the management functions applied by farmers to their Siamese orange farming, namely: Planning, Organizing, Actuating, Controlling. While the impact of obtaining a Prima Tiga Product Certificate on citrus farming in Budi Mulya Village, Air Kumbang District, Banyuasin Regency has not had an impact, judging from the selling price factor, farmers do not feel any change in the selling price of certified Siamese oranges, namely due to a lack of information on the selling price of certified Siamese oranges received. farmers, And judging from the marketing factor there is no change because the certified Siamese orange farmers in Budi Mulya Village have limited access to market information about the demand for certified Siamese oranges, the marketing of Siamese oranges in Budi Mulya Village has not changed, they only rely on wholesalers and middlemen. However, when viewed from the citrus farming activities, the Prima Tiga Product Certificate has an impact on the Siamese orange farming activities in Budi Mulya Village, namely that many farmers follow the SOP (Standard Operating Procedure) set for Siamese orange cultivation, namely starting from the ovary selection process. which will be cultivated and the ovaries that will be discarded, limiting the use of pesticides, limiting the use of fertilizers, and carrying out the harvesting process on fruit that has a maturity level of 90% and the fruit cannot be damaged.Keywords: Farming Management Study, Prima Tiga Product Certificate, Siam Orange Farming ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen usahatani jeruk siam di Desa Budi Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dan untuk mengetahui dampak diperolehnya Sertifikat Produk Prima Tiga terhadap usahatani jeruk siam di Desa Budi Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Budi Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Pada bulan Juni 2022 sampai bulan Agustus 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis pendekatan naratif untuk metode penarikan contoh digunakan metode Purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang petani jeruk siam yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun Makmur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara terstruktur dan mendalam kepada responden yang telah ditentukan. Metode pengolahan data yang digunakan (kondensasi data, penyajian data, menggambarkan dan menarik kesimpulan) dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan manajemen usahatani jeruk siam di Desa Budi Mulya sudah sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen, terlihat dari fungsi-fungsi manajemen yang diterapkan oleh petani terhadap usaha tani jeruk siam yang di lakukannya yaitu: Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Penggerakan (Actuating), Pengendalian (Controlling). Sementara dampak diperolehnya Sertifikat Produk Prima Tiga terhadap usahatani jeruk siam di Desa Budi Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin belum memberikan dampak, dilihat dari faktor harga jualnya petani tidak merasakan adanya perubahan harga jual jeruk siam bersertifikat yaitu dikarenakan kurangnya informasi harga jual jeruk siam bersertifikat yang diterima petani, Dan dilihat dari faktor pemasarannya tidak ada perubahan dikarenakan petani jeruk siam yang bersertifikat di Desa Budi Mulya memiliki keterbatasan akses terhadap informasi pasar tentang permintaan jeruk siam bersertifikat, pemasaran jeruk siam di Desa Budi Mulya pun tidak ada perubahan mereka hanya mengandalkan pemborong dan tengkulak. Namun jika dilihat dari aktivitas usahatani jeruk siam, Sertifikat Produk Prima Tiga tersebut memberikan dampak terhadap aktivitas usahatani jeruk siam di Desa Budi Mulya yaitu petani banyak yang mengikuti SOP (Standard Operating Procedur) yang ditetapkan pada budidaya jeruk siam yaitu mulai dari melakukan proses seleksi bakal buah yang akan dibudidayakan dan bakal buah yang akan dibuang, pembatasan penggunaan pestisida, pembatasan penggunaan pupuk, serta melakukan proses panen pada buah yang memiliki tingkat kematangan 90% dan buah tidak boleh rusak. Kata Kunci: Studi Manajemen Usahatani, Sertifikat Produk Prima Tiga , Usahatani Jeruk Siam
ANALISIS EFISIENSI DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI UBI KAYU PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA TANAHMAS ANALYSIS OF EFFICIENCY AND ADDED VALUE OF CABIUM AGROINDUSTRY IN HOUSEHOLD INDUSTRY IN TANAHMAS VILLAGE Damayanti, Ursula; Aktiva, Eka Nopi; Fitriyana, Gsti
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i1.6313

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the costs, revenues, profits, profitability, efficiency and added value of cassava chips agroindustry in Tanahmas Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The data processing method used in this study is the Hayami method to analyze the added value and profit, while the R/C is used to determine the efficiency of the cassava chips agroindustry. The results obtained that the total cost incurred in the cassava chips agroindustry was Rp. 9,192,847,- per month. The income obtained from the cassava chips agroindustry per month is Rp. 21,000,000, - with the profit earned per month of Rp. 11,807.15, -. The cassava chips agro-industry business in Tanahmas Village, Talang Kelapa District, can be said to be efficient where the R/C value is 2.28 with an added value of Rp. 9,622 per kg. Keywords:  agroindustry, profitability, efficiency, added value ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan, keuntungan, profitabilitas, efisiensi dan nilai tambah usaha agroindustri keripik  singkong di Desa Tanahmas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian kasus dimana objek kasus adalah agroindustri rumah tangga di Desa Tanahmas Kecamatan Talang kelapa.  Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hayami  untuk menganalisis nilai tambah  dan keuntungan, sedangkan untuk melihat efisien tidaknya usaha agroindustri keripik singkong menggunakan R/C. Hasil penelitian diperoleh total biaya yang dikeluarkan dalam usaha agroindustri keripik singkong sebesar Rp 9.192.847,- per bulan, Penerimaan yang diperoleh dari usaha agroindustri keripik singkong per bulan sebesar Rp 21.000.000,- dan keuntungan yang di peroleh per bulan Rp 11.807.15,-. Usaha agroindustri keripik singkong di Desa Tanahmas Kecamatan Talang Kelapa dapat dikatakan sudah efisien dimana nilai R/C sebesar 2,28 dengan nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp 9.622 per kg. Kata Kunci:    agroindustri, profitabilitas, efisiensi, nilai tambah
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KELAPA MENJADI KOPRA DI DESA PENUGUAN KECAMATAN SELAT PENUGUAN KABUPATEN BANYUASIN ANALYSIS OF ADDED VALUE FROM PROCESSING COCONUT INTO COPRA IN PENUGUAN VILLAGE, PENUGUAN STRAIT DISTRICT BANYUASIN REGENCY
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i1.6309

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the amount of added value generated and the reasons why farmers process coconut into copra in Penuguan Village, Penuguan Strait District, Banyuasin Regency, the research method used in this study is a survey method, and the sampling method in this study uses simple random sampling, the method data collection using the method of observation, interviews and documentation. In answering the first problem, namely how much added value is generated from processing coconut into copra in Penuguan Village, Penuguan Strait District, Banyuasin Regency? Hayami's added value calculation is used. Furthermore, to answer the second problem, namely what is the reason for farmers processing coconut into copra in Penuguan Village, Penuguan Strait District, Banyuasin Regency, a qualitative descriptive analysis was used using the Triangulation method. Based on the research results, it is known that the processing of coconut into copra produces an added value of 20.4% with a profit rate of 16.57%. The reasons for farmers processing coconuts into copra are that processing coconuts into copra is more profitable, and following other farmers who have already processed coconuts into copra. Keyword: added value, Coconut, Copra ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai tambah yang dihasilkan dan alasan petani melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dan metode penarikan contoh dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling, metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menjawab permasalahan pertama yaitu Berapa nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin? digunakan perhitungan nilai tambah Hayami. Selanjutnya untuk menjawab permasalahan kedua yakni Apa yang menjadi alasan petani melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin digunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode Triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pengolahan kelapa menjadi kopra menghasilkan nilai tambah 20,4% dengan tingkat keuntungan 16,57%. Alasan petani melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra yakni, pengolahan kelapa menjadi kopra lebih menguntungkan, dan mengikuti petani lainnya yang telah lebih dahulu melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra. Kata Kunci : Niai, Tambah, Kelapa Kopra
STUDI PERBANDINGAN KUALITAS JERUK GERGA DI KELURAHAN AGUNG LAWANGAN KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA PAGARALAM COMPARATIVE STUDY OF THE QUALITY OF GERGA ORANGES IN AGUNG LAWANGAN VILLAGE, NORTH DEMPO DISTRICT PAGAR ALAM CITY Utari, Venny Ulfa; Ningrum, Puri Pratami Ardina
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i1.6314

Abstract

ABSTRACTThis research aims to find out a comparative study of the quality of gerga oranges in Agung Lawangan Village, North Dempo District, Pagar Alam City. This research was carried out from June to August 2022. The research method used in this study was a survey method, while the sampling method used by researchers is (purposive sampling). The analytical method used in this study uses a descriptive-quantitative approach. The results of this study indicate that the factor that differentiates the quality of Gerga oranges in the same varieties of Gerga oranges is how to care for the oranges. The thing that must be considered is the provision of water to the right plants, applying fertilizers and pesticides with the right and regular doses and schedules, swift and fast in eradicating pests, diseases and insects, spacing between trees at least 4x4m – 6x6m per tree, cleaning weeds, pruning trees and pruning fruit. There are 3 patterns of channel marketing in the production of gerga oranges, namely first: producer - consumer, second: producer - collector trader - consumer, third: producer - collector trader - wholesaler - consumer. And the last result shows that marketing margin and marketing channel profit is that marketing channel II gets a marketing margin of IDR 3.000/Kg, while for marketing profits IDR 2,000/Kg. marketing channel III gets a marketing margin of IDR 5.000/Kg, while for marketing profits IDR 3,000/Kg. Keyword : comparison, price, gerga orangPlants ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi perbandingan kualitas jeruk gerga di Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara Kota Pagar Alam. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan juni sampai agustus 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, sedangkan metode penarikan contoh yang di gunakan peneliti adalah (purposive sampling). Metode analisis yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang membedakan kualitas buah jeruk gerga pada varietas buah jeruk gerga yang sama adalah cara merawat tanaman jeruk tersebut. Hal yang harus di perhatikan ialah pemberian air pada tanaman dengan tepat, pemberian pupuk dan pestisida dengan dosis dan jadwal yang tepat dan teratur, sigap dan cepat dalam pembasmian hama, penyakit dan serangga, jarak tanam antar pohon minimal jarak 4x4m – 6x6m per pohon, pembersihan gulma, pemangkasan ranting pohon dan pemangkasan buah. Diketahui bahwa saluran pemasaran pada produksi buah jeruk gerga ini terdapat 3 pola yaitu pertama : podusen – konsumen, kedua : produsen – pedagang pengecer – konsumen, ketiga : produsen – pedagang pengumpul – pedagang besar – konsumen. Dan hasil yang terakhir dalam penelitian ini menunjukan bahwa marjin pemasaran dan keuntungan pemasaran adalah Saluran pemasaran II mendapatkan margin pemasaran pada pedagang pengecer sebesar Rp 3.000/kg dan mendapatkan keuntungan Rp 2.000/Kg. Saluran pemasaran III mendapatkan margin pemasaran sebesar Rp 5.000/Kg keuntungan pemasaran sebesar Rp3.000/Kg.Kata kunci : perbandingan, harga, tanaman jeruk gerga.
CURAHAN WAKTU KERJA WANITA HOME INDUSTRY TIKAR PURUN DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MENANG RAYA KECAMATAN PEDAMARAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Sari, Putri Kartika; Batubara, Mustopa Marli
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8474

Abstract

ABSTRACT               This research was carried out to determine the amount of work time spent by women in the purun mat home industry and the contribution of women's income to the total family income. This research was carried out in Menang Raya Village, Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency, from January to March 2024. The research method used is a survey method. Meanwhile, the sampling method used in this research is the census method. Data collection methods used in this research are observation, interview and documentation. The data processing methods used in this research is quantitative analysis. The results of this research show that the amount of work time spent by women in the purun mat home industry in Menang Raya Village, Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency to make one unit of purun mats is 5.78 hours. The average income of women in the purun mat home industry is Rp. 515.002/month and the average total family income is Rp. 1.787.729/month. The contribution of women's income from the Purun mat home industry to family income in this study was an average of 28.81%. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui besarnya curahan waktu kerja wanita home industry tikar purun dan besarnya kontribusi pendapatan wanita home industry  tikar purun terhadap pendapatan total keluarga. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Menang Raya Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada bulan Januari sampai Maret 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sedangkan metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa besar curahan waktu kerja wanita home industry tikar purun di Desa Menang Raya Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk membuat satu unit tikar purun sebesar 5,78 jam. Rata-rata pendapatan wanita home industry tikar purun sebesar Rp. 515.002/bulan dan rata-rata pendapatan total keluarga sebesar Rp. 1.787.729/bulan. Kontribusi pendapatan wanita home industry tikar purun terhadap pendapatan keluarga pada penelitian ini rata-rata sebesar 28,81%.
STUDI AGRIBISNIS DAN TINGKAT KEUNTUNGAN USAHATANI SAYURAN HIDROPONIK GREEN CORNER KOTA PALEMBANG Yogi, Yogi; Apriani, Novi
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8582

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to determine the agribusiness system of vegetable farming and to determine the level of profit from the Green Corner hydroponic vegetable farming in Palembang City. The research method used in this research is a descriptive method. The sampling method used in this research is the purposive sampling method, namely the sampling of respondents deliberately with certain considerations. The respondent in this study was 1 respondent. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The data processing methods used are editing, coding and tabulating. The data analysis method used is a descriptive method with a quantitative approach. The results of the research show that the agribusiness system for vegetable farming in Hydroponic Green Corner, Palembang City is by carrying out several series such as 1) the production facilities procurement subsystem, purchasing equipment directly in the Palembang City area and through online media, 2) the farming subsystem by preparing planting media, sowing seeds. vegetables, vegetable planting and care. 3) marketing subsystem by conducting marketing using the 4P marketing mix (Produst, Price, Place and Promotion). The profit level in the Green Corner hydroponic vegetable farming business in Palembang City is 3.0. This shows that hydroponic vegetable farming at the Green Corner in Palembang City is profitable and worth continuing. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis usahatani sayuran dan untuk mengetahui tingkat keuntungan dari usahatani sayuran hidroponik Green Corner Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel responden secara sengaja dengan pertimbangan tertentu. Responden dalam penelitian ini adalah 1 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating. Metode analisis data yang digunakan adalah metode dskriptif dengan pendekatan kwantitatif. Hasil penelitian menunjukan sistem agribisnis usahatani sayuran di Hidroponik Green Corner Kota Palembang adalah dengan melakukan beberapa rangakaian seperti 1) subsistem pengadaan sarana produksi melakukan pembelian peralatan langsung di daerah Kota Palembang dan memalui media online, 2) subsistem usahatani dengan melakukan peresiapan media tanam, penyemaian bibit sayuran, penaman sayuran dan perawatan. 3) subsistem pemasaran dengan melakukan pemasaran menggunakan bauran pemsaran 4P (Produst, Price, Plase, dan Promotion). Tingkat keuntungan pada usahatani sayuran hidroponik Green Corner Kota Palembang adalah 3.0. Hal ini menunjukan usahatani sayuran di hidroponik Green Corner Kota Palembang menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan.
STUDI MODAL SOSIAL PADA AGROWISATA PETIK SAYUR DI DESA KARANG JAYA KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN NREJANG LEBONG Juliansyah, Rizki; Kurniawan, Rahmat
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i2.7747

Abstract

ABSTRACTThis study aims to find out who and what is the role of each stakeholder in the management of vegetable picking agro-tourism in Karang Jaya Village, Selupu Rejang District, Rejang Lebong Regency and to find out how social capital is in the management of vegetable picking agro-tourism in Karang Jaya village, Selupu Rejang district, Rejang Lebong district. This research was carried out in Karang Jaya Village, Selupu Rejang District, Rejang Lebong Regency from May to July 2022. The research method used was a survey method, for the sampling method used the Snowball Sampling and Purposive Sampling methods. The data collection methods used in this study were observation and in-depth interviews and documentation. The data processing method used was editing, coding and tabulating and the data analysis used was Likert Scale. The results showed that the stakeholders involved in the management of vegetable picking agro-tourism in Karang Jaya Village were farmers, village government, Village-Owned Enterprises, Tourism Awareness Group and View Garden. The role of each stakeholder in the management of vegetable picking agro-tourism in Karang Jaya Village is a farmer whose role is onfarm activities, participation in planning and development as well as a guide. The village government whose role is the implementation of government administration, development, development, community empowerment, disaster management and assistance in promotion. Then the Village-Owned Enterprises whose role is to support village government programs and capital. Furthermore, the Tourism Awareness Group's role is to coordinate activities, guides/guides and build visitor self-sufficiency. Meanwhile, View Garden's role is to increase the attractiveness and provide facilities for its place. For social capital in the management of vegetable picking agro-tourism, the social capital index is worth 89.33% with the criteria of "very good", the social capital is in the form of trust, social norms and trust. The high social capital makes the management of vegetable picking agro-tourism in Karang Jaya Village can run well and achieve common goals.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Siapa Saja dan Apa Peran Masing-Masing Stakeholder dalam Pengelolaan Agrowisata Petik Sayur di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong dan untuk mengetahui Bagaimana Modal Sosial pada Pengelolaan Agrowisata Petik Sayur di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong pada bulan Mei sampai bulan Juni tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, untuk metode penarikan contoh digunakan metode Snowball Sampling dan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi (Observation) dan wawancara mendalam (In Depth Interview) dan dokumentasi (documentation). Metode pengolahan data yang digunakan editting, coding dan tabulating dan analisis data yang digunakan adalah Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan agrowisata petik sayur di Desa Karang Jaya adalah petani, pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa, Kelompok Sadar Wisata dan View Garden. Peranan masing-masing stakeholder dalam pengelolaan agrowisata petik sayur di Desa Karang Jaya adalah petani dimana perananya ialah kegiatan onfarm, keikutsertaan perencanaan dan pengembangan serta pemandu/guide. Pemerintah desa dimana peranannya ialah pelaksanaan administrasi pemerintahan, pembangunan, pembinaan, pemberdayaan masyarakat, penanggulangan bencana dan pendampingan dalam promosi. Kemudian Badan Usaha Milik Desa dimana perananya ialah mendukung program pemerintah desa dan permodalan. Selanjutnya Kelompok Sadar Wisata peranannya ialah mengkoordinir kegiatan, pemandu/guide dan membangun keswadayaan pengunjung. Sedangkan View Garden peranannya ialah meningkatkan daya tarik dan menyediakan fasilitas tempatnya. Untuk modal sosial dalam pengelolaan agrowisata petik sayur mendapatkan indeks modal sosial bernilai 89,33% dengan kriteria “sangat baik”, modal sosial tersebut berupa kepercayaan, norma sosial dan kepercayaan. Tingginya modal soial membuat pengelolaan agrowisata petik sayur di Desa Karang Jaya dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan bersama.
STUDI AGROINDUSTRI GULA AREN DI DESA TALANG MERBAU KECAMATAN BANDING AGUNG KABUPATEN OKU SELATAN Nopendra, Yoga; Sidik, Muhamad
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v12i2.7753

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to find out how the palm sugar business agro-industry system and how much profit palm sugar business in Talang Merbau Village, Banding Agung District, South Oku Regency. The research method used in this study is a descriptive method, which provides a description of the state of the subject or object in the study, which can be in the form of people, institutions, communities and others which are currently based on visible facts or what they are. The sampling method used is the purposive sampling method, which is a technique for determining the research sample with certain considerations aimed at making the data obtained more alternative. Talang Merbau Village, Banding Agung District, South OKU Regency, where the respondents are palm sugar home industries in Talang Merbau Village, Banding Agung District, South OKU Regency. The number of palm sugar processing industries in Talang Merbau Village, Banding Agung District, South OKU Regency is 4 (four) home industries. The results showed that the agro-industry system carried out by palm sugar craftsmen in Merbau Village, Banding Agung District, South OKU Regency consisted of 3 subsystems, including: raw material procurement subsystem, processing subsystem, and marketing subsystem. The profit obtained from the four respondents of palm sugar is Rp. 4.703.170 /month. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem agroindustri usaha gula aren dan  berapa keuntungan usaha gula aren di Desa Talang Merbau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran keadaan subjek atau objek dalam penelitian dapat berupa orang, lembaga, masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah metode purposive sampling, yaitu teknik untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya lebih alternative. Desa Talang Merbau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan, dimana respondennya adalah industri rumah tangga gula aren yang ada di Desa Talang Merbau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan. Jumlah industri pengolahan gula aren di Desa Talang Merbau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan sebanyak 4 (empat) industri rumah tangga. Metode pengolahan dan analisis data yang digunakan yaitu editing, coding dan tabulating. Hasil penelitian menjukan Sistem agroindustri yang dilakukan pengrajin gula aren di Desa Merbau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan terdiri dari 3 subsistem antara lain : subsistem pengadaan bahan baku, subsistem pengolahan, dan subsistem pemasaran. Keuntungan yang diperoleh dari keempat responden gula aren sebesar Rp. 4.703.170 /bln
PREFERENSI PETANI TERHADAP PENGGUNAAN BENIH PADI DI DESA KOTANEGARA KECAMATAN MADANG SUKU II KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR Sartika, Eka; Sidik, Muhamad
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8470

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine productivity factors, selling prices and quality of rice products to influence rice farmers' preferences for the use of rice seeds. The research results showed that farmers' preferences for the use of rice seeds in Kotanegara Village, Madang Suku II District, East Ogan Komering Ulu Regency, from the three indicators of productivity, selling price and quality of rice, the productivity indicator obtained high results from other aspects where the characteristics of these aspects were able to maintain/ increased production in the last 3 planting seasons and was able to produce production above the village average. The productivity indicators for the four rice varieties are MR at 81%, Ciherang 60%, Ciliwung 55% and Inpari 64%. The productivity indicator is the preferred indicator that is most preferred by farmers in Kotanegara Village, Madang Suku II District, East Ogan Komering Ulu Regency. Farmers' decisions regarding the use of rice seeds in Kotanegara Village, Madang Suku II District, East Ogan Komering Ulu Regency, on five indicators, namely; price, pest and disease resistance, convenience, plant life, shelf life. Farmers' decisions regarding the use of rice seeds with the highest percentage are MR rice seed varieties where, in terms of indicators, price is 82%, pest and disease resistance is 77%, convenience is 82%, plant life is 85%, shelf life is 79%.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor produktifitas, harga jual dan kualitas hasil beras untuk mempengaruhi Preferensi petani padi terhadap penggunaan benih padi. Hasil Penelitian didapati preferensi petani terhadap penggunaan benih padi di Desa Kotanegara Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dari ketiga indikator produktivitas, harga jual dan kualitas hasil beras, indikator produktivitas mendapatkan hasil yang tinggi dari aspek lainnya dimana karakteristik aspek tersebut mampu mempertahankan/meningkatkan produksi 3 musim tanam terakhir dan mampu menghasilkan produksi diatas rata-rata desa. Indikator produktivitas dari empat varietas jenis padi yaitu, MR sebesar 81%, ciherang 60%, ciliwung 55% dan inpari 64%. Indikator produktivitas menjadi indikator preferensi yang paling banyak disukai petani di Desa Kotanegara Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Ogan Komering Ulu  Timur. Keputusan petani terhadap penggunaan benih padi di Desa Kotanegara Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, pada lima indikator yaitu; harga, ketahanan hama dan penyakit, kemudahan, umur tanaman, daya simpan. Keputusan petani terhadap penggunaan benih padi dengan persetase tertinggi pada varietas benih padi MR dimana, pada indikator, harga 82%, ketahanan hama dan penyakit 77%, kemudahan 82%, umur tanaman 85%, daya simpan 79%. 
ANALISIS PENDAPATAN PETANI KARET ANGGOTA UNIT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN BOKAR (UPPB) SIDO MULYO DI KECAMATAN PLAKAT TINGGI KABUPATEN MUSI BANYUASIN Maulinda, Risqi Laila; Afriyatna, Sisvaberti
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8475

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine the performance of the Sido Mulyo Bokar Processing and Marketing Unit (UPPB) in Plakat Tinggi District, Musi Banyuasin Regency, to analyze the factors that influence farmers' decision making in choosing rubber marketing through the Sido Mulyo Bokar Processing and Marketing Unit (UPPB) in the District. Plakat Tinggi, Musi Banyuasin Regency, and to find out the comparison of income of farmers who market bokar through UPPB and Non-UPPB in Plakat Tinggi District, Musi Banyuasin Regency. This research was carried out in Plakat Tinggi District, Musi Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The research method used is a survey method. The sampling method used is Purposive Sampling and Disproportionate Stratified Random Sampling. Data analysis used in the first problem formulation used a Likert scale, in the second problem formulation it was analyzed using logistic regression analysis, and in the third problem formulation it was analyzed using the t-test. The research results show that: 1) The performance measurement of UPPB Sido Mulyo based on the technical service function is classified as moderate with a total score of 27.70 and the business development function is also classified as moderate with a total score of 19.83. 2) Factors that have a real influence on farmers' decisions in choosing bokar marketing are education, experience and income. Meanwhile, other factors, namely age, land area and number of family members, have no real influence on farmers' decisions. 3) The average income of rubber farmers who market bokar through UPPB is IDR 1,881,197 ha/month, while farmers who choose to market bokar through Non-UPPB is IDR 1,402,670 ha/month.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Sido Mulyo di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani memilih pemasaran karet melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Sido Mulyo di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin, dan untuk mengetahui perbandingan pendapatan petani yang memasarkan bokar melalui UPPB dan Non UPPB di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey untuk metode penarikan contoh yang digunakan adalah Purposive Sampling dan Disproportionate Stratified Random Sampling. Analisis data yang digunakan pada rumusan masalah pertama menggunakan skala likert, pada rumusan masalah kedua dianalisis dengan menggunakan analisis regresi logistik, dan pada rumusan masalah ketiga dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pengukuran kinerja UPPB Sido Mulyo berdasarkan fungsi pelayanan teknis tergolong sedang dengan skor total sebesar 27,70 dan fungsi pengembangan usaha juga tergolong sedang dengan total skor sebesar 19,83. 2) Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap keputusan petani dalam memilih pemasaran bokar yaitu faktor pendidikan, pengalaman dan pendapatan. Sedangkan faktor lainnya yaitu umur, luas lahan, dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan petani. 3) Pendapatan rata-rata petani karet yang memasarkan bokar melalui UPPB sebesar Rp 1.881.197 ha/bulan, sedangkan petani yang memilih pemasaran bokar melalui Non UPPB sebesar Rp 1.402.670 ha/bulan. 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PENELITIAN ILMU-ILMU AGRIBISNIS Vol 11, No 1 (2022): SOCIETA: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2021): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 9, No 2 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 9, No 1 (2020): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 8, No 2 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 8, No 1 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 7, No 2 (2018): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 6, No 2 (2017): SOCIETA Vol 6, No 2 (2017): SOCIETA Vol 6, No 1 (2017): Societa Vol 6, No 1 (2017): Societa Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA Vol 5, No 2 (2016): SOCIETA Vol 5, No 1 (2016): SOCIETA Vol 5, No 1 (2016): SOCIETA Vol 4, No 2 (2015): Societa Vol 4, No 2 (2015): Societa Vol 4, No 1 (2015): Societa Vol 4, No 1 (2015): Societa Vol 3, No 2 (2014): Societa : Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 3, No 2 (2014): Societa : Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 2, No 2 (2013): Societa: Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis More Issue