cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
serambiengineering@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Engineering
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : https://doi.org/10.32672/jse
Jurnal Serambi Engineering diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Jurnal ini diterbitkan sebagai media untuk menyalurkan informasi hasil penelitian dibidang keteknikan baik yang dilakukan oleh para dosen dari Fakultas Teknik, khususnya dari Universitas Serambi Mekkah maupun dari pihak lain. Penelitian yang dipublikasikan dapat berupa penelitian lapangan maupun laboratorium serta kajian literatur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,178 Documents
Kebijakan dan Solusi dari Pemerintah Kota Banda Aceh Terhadap Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Ruang Kota dan Pasar Tradisional Teuku Ivan; Zulfikar Taqiuddin; Husnus Sawab; Muhammad Haiqal
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6148

Abstract

Aktifitas para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mayoritas tidak terdaftar dalam perhitungan income negara, menjadi salah satu penyebab utama sektor ini dikatakan sebagai sektor informal.  Penelitian ini menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan dengan mengkaji dan membahas data tersebut dengan beberapa teori dan merujuk kepada dasar hukum yang berlaku di Aceh dan Indonesia. Kajian ini  bertujuan membahas kebijakan pemerintah kota terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan langkah strategis Pemerintah Kota dalam menangani keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL)  di ruang publik kota Banda Aceh. Pemerintah Kota Banda Aceh menerapkan beberapa Qanun dan kebijakan yang berpihak kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL), melakukan beberapa langkah strategis dalam menata para Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari unsur ruang publik. Langkah strategis yang telah dan akan ditempuh oleh Pemerintah Kota Banda Aceh berupa program revitalisasi pedagang kuliner di kawasan Blang Padang, revitalisasi pedagang kuliner yang didominasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan REX Peunayong, Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke Pasar Baru Almahira di Lamdingin dan beberapa langkah lainnya yang telah dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Banda Aceh.
Kinerja Pengomposan Lubang Resapan Biopori Ditinjau dari Lokasi, Musim dan Penambahan Bahan Aditif Yenni Ruslinda; Suci Mahdianti; Resti Ayu Lestari; Hendra Gunawan
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5581

Abstract

AbstractBiopore Infiltration Hole (BIH) Composting is influenced by the compost raw material's type, composition, and size, the addition of additives and activators, soil texture, land use, and weather conditions. Composting performance can be improved if these factors can be optimized. This study aims to analyze the performance of BIH composting in terms of location, season, and additives. Composting is done by varying the location/season, type, and weight of additives. For locations/seasons, composting is carried out in protected areas representing the dry season and open areas representing the rainy season. Variations of additives consist of no additives, 100% sawdust, 100% rice husks, and a mixture of sawdust and rice husks with variations in the weight of additives of 1.5% and 3% of the weight of the compost raw material. The analysis was carried out on the maturity test, the quality of physical and macro elements, and the quantity of compost. The results showed that all variations of composting had met the quality standards of domestic organic waste compost according to SNI 19-7030-2004 to test the maturity and quality of compost. The addition of additives can speed up the composting time by 2-6 days and increase 7.15-35.71% the quantity of solid compost. Composting with the addition of 100% rice husk additives at 1.5% of the weight of the compost raw material and carried out in protected locations (dry season) is the most optimal BIH composting.Keywords: additives, composting, Biopori Infiltration Holes (BIH), location, season
Kendala Pemenuhan Suplai dan Permintaan Energi Terbarukan Biomassa Indonesia Putri Mauliza; Syaifuddin Yana; Susanti Susanti; Rahmi Rahmi; Samsul Ikhbar; Maryam Maryam; Nurfiani Syamsuddin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6449

Abstract

Kecenderungan permintaan energi sangat fluktuatif dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Pasokan dan permintaan energi mengalamai koreksi menurun signifikan yang disebabkan oleh beberapa hal yang diantaranya resesi ekonomi global dan berdampak pada menurunnya geliat ekonomi diseluruh dunia. Disamping itu, berdampak signifikan pada menurunnya pasokan dan permintaan energi terbarukan. Terganggunya pasokan dan permintaan juga disebabkan karena pandemi COVID-19 dalam kurun waktu 2020-2022. Permasalahan lainnya yaitu seperti ketersediaan sumber biomassa untuk memenuhi kebutuhan energi yang harus bersaing terhadap kebutuhan primernya yaitu untuk memenuhi kebutuhan pangan dan turunannya. Permasalahan lainnya, banyaknya produsen yang enggan memproduksi energi dari biomassa yang disebabkan oleh beberapa hal seperti mahalnya biaya produksi dan bahan baku. Oleh karena itu, pentingnya peran pemerintah dalam mengkoordinasikan terhadap lembaga terkait baik di kementerian, asosisi dan produsen. Peran ini untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan khususnya biomassa agar dapat mencapai target bauran energi 2025 dimana bauran energi dari energi terbarukan sebesar 23%.
Efektivitas Penurunan COD, BOD dan TSS Limbah Industri Sawit Menggunakan Koagulan Kimia dan Ekstrak Alami Pati Pelepah Sawit Vera Viena; Bahagia Bahagia; Nurlaini Nurlaini; Rizki Juanda
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5662

Abstract

AbstractRiver water pollution occurs because the disposal of palm oil waste into water bodies that are not managed by factories effectively has affected river pollution in Nagan Raya. The impact has caused the death of fish in the river. The purpose of this study was to analyze the effect of natural coagulant palm frond starch on the treatment of parameters biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) and Total Suspended Solid (TSS). Palm oil mill Effluents (POME) wastewater samples were taken from the cooling ponds of PT. X in Nagan Raya District and wet palm fronds obtained from community plantations. The POME was pretreated with sedimentation for 24 hours and continued with the Palm natural starch and PAC (Poly Aluminum Chloride) chemical coagulation process. The results showed that the COD test with a contact time of 60 minutes decreased by 19.79%, at contact time of 120 minutes by 48.97% and at contact time of 180 minutes by 74.48%. The results of the BOD test showed that there was a decrease along with a contact time of 60 minutes by 20.48%, a contact time of 120 minutes by 35.30% and a contact time of 180 minutes by 68.08%. The results of the TSS test showed a decrease in TSS with a contact time of 60 minutes by 48.37%, a contact time of 120 minutes by 81.70% and a contact time of 180 minutes by 92.43%.Keywords: palm frond starch, coagulant, sedimentation, palm oil mill effluent (POME)
Analisis Simpang Jalan Rajawali Jalan Tingang Menggunakan Software Vissim Astika Wulansari; Robby Robby; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6913

Abstract

Kinerja suatu simpang adalah faktor utama dalam membantu penanganan yang tepat dalam mengoptimalkan fungsi simpang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja simpang dan memberikan alternatif agar kinerja simpang lebih baik lagi. Penelitian dilakukan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan Software Vissim. Survei dilakukan selama 5 hari saat jam sibuk pada tiap simpang. Data yang diperoleh dari survei adalah data geometrik, volume arus lalu lintas, waktu sinyal dan kondisi lingkungan. Hasil analisis yang diperoleh pada simpang Jl. Rajawali Jl. Tingang untuk kondisi eksisting memiliki tingkat pelayanan D dengan tundaan rata-rata 39,33 dtk/skr dan Software Vissim diperoleh tingkat pelayanan C dengan tundaan rata-rata 32,02 dtk/skr. Kinerja simpang kurang bekerja secara optimal, maka dilakukan alternatif III yaitu perubahan fase dari empat fase menjadi dua fase dan pengaturan ulang waktu siklus lampu lalu lintas. Simpang Jl. Rajawali Jl. Tingang dilakukan pengaturan ulang waktu siklus 94 detik menjadi 40 detik untuk mendapatkan tundaan rata-rata 11,14 dtk/skr dengan tingkat pelayanan B di Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan tundaan rata-rata 7,53 dtk/skr dengan tingkat pelayanan A di Software Vissim.
Tipologi Ornamen Pada Fasad Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok Tapanuli Selatan Zulfikar Taqiuddin; Husnus Sawab; Meutia Kemala Rezky
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6068

Abstract

Tipologi bangunan dalam konteks arsitektur terkait erat dengan penelusuran melalui elemen-elemen pembentuk pada objek bangunan. Terdapat tiga proses dalam menentukan suatu tipologi yaitu bentuk dasar, sifat-sifat dasar, dan proses perkembangan bentuk. Masjid pertama kali dibangun oleh Rasulullah, yaitu Masjid Kuba. Memiliki arsitektur yang sangat sederhana dengan mengutamakan fungsi tanpa adanya ornamen pada interior maupun eksterior masjid. Selama berabad-abad arsitektur masjid telah berkembang dan memiliki ciri masing-masing yang dipengaruhi oleh pola pikir, konsep, dan budaya masyarakat setempat. Wajah suatu masjid dikenal dengan istilah fasad, merupakan elemen yang dapat mengkomunikasikan mengenai budaya dan kreativitas melalui ornamen dan dekorasi lainnya sehingga menciptakan identitas bagi bangunan tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk menganalisis tipologi ornamen yang digunakan pada fasad Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok Tapanuli Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tipologi ornamen yang digunakan dan penggabungan ornamen lokal dan ornamen Islam (Islamic Pattern) pada Masjid Agung Sipirok. Dari hasil analisis didapatkan bahwa pada Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok menggunakan ornamen lokal yang bersifat murni maupun telah dimodifikasi dan digabungkan dengan arabesque dan ornamen geometri. Ornamen lokal digunakan untuk menjadi ikon kebanggaan dan identitas suatu daerah.
Analisis Rute Transportasi Sampah Kota Padang dengan Life Cycle Assessment Refi Martha; Rizki Aziz; Slamet Raharjo
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5696

Abstract

Transportasi sampah membutuhkan energi dalam jumlah besar. Energi tersebut menghasilkan gas buang yang mencemari lingkungan. Dengan optimasi rute diharapkan pengangkutan sampah menjadi cepat serta kebutuhan BBM yang lebih sedikit. Minimasi jarak dan waktu tempuh merupakan solusi utama dari rute pengangkutan sampah. Penelitian ini bertujuan menentukan skenario terbaik dengan dampak lingkungan terkecil transportasi sampah Kota Padang menggunakan metode LCA Software SimaPro versi 9.0. Evaluasi rute dilakukan dengan membandingkan rute pengangkutan sampah yang ada dengan skenario rute baru berdasarkan aturan dari Permen PU No. 3 Tahun 2013. Sampah yang dihitung adalah sampah komunal yang sampai di TPA serta emisi yang dihasilkan dari tiap skenario rute. Penilaian dampak lingkungan berupa dampak GWP dari semua skenario. Tahapan penelitian dilakukan dengan membuat dua buah rute skenario sebagai pembanding terhadap satu rute eksisting. Dari ketiga rute tersebut didapatkan data berat sampah yang terangkut, jarak pengantaran dari titik kontainer ke TPA. Selanjutnya didapatkan nilai GWP dari skenario 1, 2 dan 3 secara berurutan adalah 1611,913 kg CO2 eq, 1721,1674 kg CO2 eq dan 1788,58952 kg CO2 eq. Penelitian menunjukkan secara umum skenario 1 adalah rute terpendek dengan dampak GWP terkecil. Sedangkan skenario 3 mempunyai dampak GWP paling besar. Beberapa rute pada skenario 1 mempunyai dampak GWP lebih tinggi dari skenario 2, dipilih karena jalannya lebih lebar dan tidak melewati pemukiman, sedangkan rute skenario 2 nya yang merupakan pilihan terbaik akan dilewati jika pengantaran sampah dilakukan pada malam hari, seperti Kontainer Gadut dan Kampus Unand Limau Manis. Untuk mendapatkan angka GWP terkecil skenario rute terpendek merupakan pilihan terbaikKata kunci: Transportasi Sampah, Global Warming Potential, Penilaian Dampak, Life Cycle Assessment, Ramah Lingkungan
Analisis Total Productive Maintenance (TPM) Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Mesin Injection 2500T New di PT. XYZ Tiara Tafana Nurmala Hamzah; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.4996

Abstract

Salah satu peran  penting dalam keberhasilan suatu perusahan yaitu pemeliharaan. Masalah pemeliharaan mesin (maintenance) dan dalam meningkatkan produktivitas serta mempertahankan mutu menjadi faktor pernting yang harus diperhatikan dalam fasilitas produksi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Total Productive Maintenance (TPM)  pada mesin injection 2500T New menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE)  di  PT. XYZ. Penggunaan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dalam TPM yang mencakup tiga faktor yaitu availability rate, performance rate dan quality rate yang memiliki fungsi tentang kondisi lini yang dapat dilihat secara keseluruhan dan efektivitas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat 2 proses pemeliharaan (Maintenance) di PT. XYZ yaitu Pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance) dan Pemeliharaan tidak terencana (Unplanned Maintenance). Sedangkan hasil perhitungan yang didapatkan nilai rasio availability rate dan performance rate periode 2-25 February 2022 berada dibawah standar global yaitu sebesar 39% dan 68%. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan analisis penyebab rendahnya nilai rasio availability rate dan performance rate menggunakan fishbone diagram atau diagram sebab akibat. Dari hasil perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang merupakan salah satu pengukuran tingkat efektifitas, didapatkan hasil bahwa tingkat keefektifan mesin injection 2500T New pada pembuatan spare part otomotif periode 2-25 February 2022 sebesar 28% dan dibawah standar yang ditentukan yaitu sebesar  85%. Adapun usulan yang dapat diberikan bagi PT. XYZ yaitu memperbaharui Standard Operasional Procedure yang sudah dibuat dan diterapkan, melakukan peningkatan dan penerapan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada proses produksi, melakukan peningkatan ketersediaan (Availability) dan kemampuan (Performance) mesin injection 2500T New. Sehingga, nilai pada kedua rasio efektifitas mesin injection dapat meningkat.
Evaluasi Pengendalian Persediaan Barang Dagang Pada UD Rumah Tani Pekanbaru Sutrisna Sunjaya Stepanus Pamungkas Sitorus; Agustian Suseno
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5835

Abstract

Salah satu fungsi manajemen dalam sebuah perusahaan yang sering diperhatikan adalah pengendalian persediaan, di mana menjaga agar persediaan barang tidak mengalami kehabisan atau tidak mengalami kelebihan dalam pemesanan barang. Penelitian ini bertujuan menganalisis klasifikasi barang dagang menggunakan metode klasifikasi ABC dan menganalisis pengendalian persediaan barang dagang dengan metode Economic Order Quantity (EOQ), lalu membandingkannya dengan kebijakan pengelolaan persediaan yang sedang diterapkan saat ini di UD Rumah Tani Pekanbaru. Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan perhitungan analisis klasifikasi ABC terdapat empat barang yang termasuk dalam kelompok A dan diperoleh bahwa dengan menggunakan metode EOQ akan mengefisienkan biaya persediaan. Hal ini dapat terlihat dari frekuensi pemesanan UD Rumah Tani Pekanbaru sebanyak 24 kali dalam setahun dan total biaya persediaan 23 jenis barang dagang sebesar Rp 157.838.781,39, sedangkan bila menggunakan metode EOQ jumlah frekuensi pemesanan 3-4 kali dalam setahun dengan jumlah biaya yang dikeluarkan adalah Rp 82.059.910,66. Metode EOQ memberikan saran kepada perusahaan untuk menyiapkan safety stock dan ROP sebagai tindakan pencegahan terhadap masalah-masalah yang mungkin timbul terkait persediaan barang.
Meningkatkan Efektivitas Mesin NC-LATHE pada Proses Piston Cup Forging dengan Menggunakan Konsep Total Productive Maintenance (Studi Kasus: PT. Hamatetsu Indonesia) Virgi Abdul Aziz; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5570

Abstract

AbstractTotal Productive Maintenance been implemented by PT. Hamatetsu Indonesia to boost manufacturing firms' overall effectiveness and efficiency. The objective of this research is to determine the value of the tools' effectiveness, identify its root cause, and offer suggestions for improvement. This study is a quantitative narrative based on Total Productive Maintenance (TPM) maintenance procedures designed to improve work area productivity by reducing waste and increasing reliability. In this study, interviews and direct observation were used to collect data. The obtained results indicate that the Part Piston Cup Forging production process is prone to five types of failure, namely: Reduced speed resulted in a total loss of time of 328.2, a defect in the process resulted in a total loss of time of 148.35, equipment failure resulted in a total loss of time of 11.34, setup and adjustment resulted in a total loss of time of 114.74, and idle and minor stops resulted in a total loss of time of 433.7. Additionally, there are two types of process failures identified by FMEA Processing's findings: defects that occur in the process as a result of failure effects, such as product defects that arise during the process, and defects that occur in the process as a result of failure effects, such as a decrease in machine speed. The tool on the machine, which is no longer suitable for use, and the machine's age both contributed to the process's failure.Keywords: PT. Hamatetsu Indonesia, defective products, maintenance, total productive maintenance, piston cup forging