cover
Contact Name
Sinta Ayu Setiawan
Contact Email
sinta.generous42@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
delimaharapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Delima Harapan
ISSN : 23551399     EISSN : 26203871     DOI : -
Core Subject : Health,
FOCUS This journal is focused on the development of health science, especially obstetrics in order to help reduce maternal and infant mortality SCOPE This journal covers the health disciplines especially the study of midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2025): Maret" : 12 Documents clear
DESIGN AND MOLECULAR DOCKING STUDY ADME/TOX COMPOSITION COMPOUND OF EUCALYPTUS ESSENTIAL OIL (Eucalyptus Camaldulensis DEHNH.) AS AN INHIBITOR OF α-AMYLASE AND α-GLUCOSIDASE ENZYMES Listyani, Tiara Ajeng; Artini, Kusumaningtyas Siwi; Sejati, Siti Laila Utari
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.279

Abstract

Background: Composition compound of Eucalyptus Essential Oil (Eucalyptus Camaldulensis DEHNH.) have been reported as inhibitors of α-amylase and α-glucosidase in vitro for antidiabetics. Objective: This study aims to determine the interaction patterns and ΔGbind between Composition compound of Eucalyptus Essential Oil on α-amylase and α-glucosidase with prediction ADME and toxicity. Method: Composition compound of Eucalyptus Essential Oil was optimized for geometry using VegaZZ and prepared as a ligand. Next, preparations for target receptors, α-amylase and α-glucosidase. Validation of docking method and molecular docking analysis using PyRx-Python-AutoDock Vina. Prediction of ADME values used SwissADME, while Toxicity Prediction used Toxtree. Results: There are hydrogen bond interactions between the amino acids GluA:233 and AspA:300, and AspA:197 in the compound 5-Amino-4-cyano-3-(4-ethyllaminobutyl) pyrazole from the α-amylase and AsnA:797 and AsnA:496 from the α-glucosidase. There is no relationship between ΔGbind and the Composition compound of Eucalyptus Essential Oil with the enzyme binding site. The compound 5-Amino-4-cyano-3-(4-ethyllaminobutyl) pyrazole has the lowest ΔGbind value and the RMSD on α-amylase and α-glucosidase is -3.7 kcal/mol; 1.85Å, -4.1 kcal/mol; 1.565Å. The results of the ADME test were found meet the Lipinski Five Rule. The toxicity test results are not carcinogenic or mutagenic, except 5-Amino-4-cyan0-3-(4-ethyllaminobutyl) pyrazole. The new compound design of 3-(4-(ethylamino)butyl)-5-hydroxy-1H-pyrazole-4-carbonitrile showed a decrease in ΔGbind of α-amylase with fixed ADME profile and safer toxicity parameters. Conclusion: Composition compound of Eucalyptus Essential Oil (Eucalyptus Camaldulensis DEHNH.) has the potential to be an oral medicine candidate inhibitors of α-amylase and α-glucosidase for antidiabetes.
HUBUNGAN USIA, TINGKAT PENDIDIKAN, PARITAS DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS S PARMAN BANJARMASIN Sari, Ratna; Hidayah, Nurul; Lestari, Yayuk Puji; Mahdiyah, Dede
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.281

Abstract

Latar Belakang : Faktor yang menyebabkan angka kematian ibu meningkat adalah risiko 4T (Terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu pendek jarak melahirkan dan terlalu banyak anak. Kematian ibu dapat dicegah melalui kontrasepsi. Kebijakan pemerintah tentang KB mengarah pada pemakaian MKJP. Intra Uterine Device (IUD) adalah salah satu alat kotrasepsi jangka panjang yang paling efektif dan aman dibandingkan alat kontrasepsi lainnya, akan tetapi penggunaan IUD masih rendah. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan usia, tingkat pendidikan, paritas dan dukungan suami terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas S Parman Banjarmasin. Metode : Penelitian ini menggunakan survey analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Sample pada penelitian ini adalah Akseptor KB aktif berjumlah 72 orang, Instrumen penelitian berupa kuesioner. Data dianalisa dengan teknik univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil : Menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara Tingkat Pendidikan (p value 0,006) dan Dukungan suami (p value 0,000). dan tidak terdapat hubungan bermakna antara Usia (p value 0,613) dan Paritas (p value 0,160) Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pendidikan dan dukungan suami serta tidak terdapat hubungan antara usia dan paritas terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD diwilayah Kerja Puskesmas S Parman Banjarmasin.
PERBANDINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE SNOWBALLING DAN CERAMAH TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PENATALAKSANAAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS TOTOLI KABUPATEN MAJENE Sastriani, Sastriani; Yuliani, Eva; Wardina, Rika
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.282

Abstract

Latar belakang: ISPA menjadi masalah gangguan pernapasan yang berdampak terjadi bahkan kematian pada balita, anak-anak, maupun orang dewasa. Penanganan ISPA memerlukan pengetahuan yang baik agar tidak sampai terjadi komplikasi. Tujuan : penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode snowballing terhadap pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan ispa pada balita di Puskesmas Totoli Kabupaten Majene. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan jenis penelitian quasi-eksperimen pre and post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di wilayah Puskesmas Totoli Kabupaten Majene bulan Maret Tahun 2024. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan didapatkan sebanyak 18 orang kelompok intervensi pemberian pendidikan kesehatan dengan metode snowballing dilaksanakan di kelurahan Totoli dan 18 orang kelompok kontrol dilaksanakan di lingkungan Soreang. Kriteria responden adalah ibu mempunyai balita berusia 1-5 tahun yang pernah dan sedang mengalami ISPA, bersedia mengikuti pendidikan kesehatan dengan metode snowballing dan tidak mengalami gangguan komunikasi. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan analisa didapatkan bahwa tingkat pengetahuan untuk kelompok intervensi sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan metode snowballing mayoritas dalam kategori sedang (38,8%). Sedangkan tingkat pengetahuan untuk kelompok kontrol sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah yaitu kategori kurang (50,0%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode snowballing untuk kelompok intervensi, mengalami peningkatan menjadi kategori baik (66,7%), sedangkan untuk tingkat pengetahuan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada kelompok kontrol sebanyak 50% masuk dalam kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan metode snowballing efektif dibandingkan dengan pemberian pendidikan kesehatan dengan metode ceramah. Analisis uji Wilcoxon pada kelompok intervensi diperoleh nilai p=0,000 sedangkan kelompok control p=0,007. Kesimpulan: Hasil analisis menunjukkan Pendidikan kesehatan baik menggunakan metode snowballing ataupun ceramah memberikan pengaruh pada pengetahuan ibu dalam penatalaksanaan ISPA pada balita. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan metode snowballing lebih efektif jika dibandingkan dengan ceramah.
HEALTH LITERACY LEVEL IBU HAMIL USIA REMAJA DAN DEWASA AWAL DI KABUPATEN MAJENE Adhisty, Weny Anggraini; Damayanti, Risna; Marisa, Elsa; Ishak, Ishak; Andini, Sri; Juita, Juita
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.284

Abstract

Latar belakang: Health Literacy merupakan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan masyarakat sehingga perlu mengakses, memahami, mengevaluasi dan menerapkan informasi kesehatan dengan tujuan untuk membuat keputusan terkait pemeliharaan kesehatan. Selama kehamilan, health literacy ibu hamil merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan. Kehamilan di usia remaja dan dewasa awal merupakan salah satu contoh kondisi Health Literacy sangat penting, karena pada fase ini perilaku ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan ibu dan janin. Ibu hamil usia remaja dan dewasa awal yang tidak memiliki Health Literacy yang cukup cenderung memiliki kesenjangan terhadap kesiapan prenatal. Hal ini merupakan salah satu penyumbang Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran Health Literacy Level Ibu Hamil Usia Remaja dan Dewasa Awal di Kabupaten Majene. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah populasi sebesar 748 Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lembang, Puskesmas Pamboang, serta Puskesmas Sendana adapun Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dan didapatkan 115 responden. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebesar 52 responden (45,2%) mengalami Health Literacy Level “bermasalah”. Mayoritas responden tersebut memiliki riwayat pendidikan SMA, tidak bekerja, status paritas Primipara dengan usia kehamilan trimester II. Hasil evaluasi menggunakan item pertanyaan didapatkan mayoritas responden mengalami keterbatasan dalam memahami informasi kesehatan dari media, kesulitan dalam menentukan suatu keputusan kesehatan, serta sulit dalam Menilai perilaku kesehatan sehari-hari yang berhubungan dengan kondisi kesehatan. Kesimpulan : Hasil analisa menunjukkan gambaran Health Literacy Level Ibu Hamil Usia Remaja dan Dewasa Awal di Kabupaten Majene mayoritas masih dalam kategori bermasalah.
PENGARUH TERAPI MOXIBUTION PADA TITIK AKUPRESUR TERHADAP LAMA PERSALINAN DAN NYERI PERSALINAN KALA I PRIMIPARA Apriani, Selvy; Majid, Yudi Abdul
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.291

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan nyeri akut yang fisiologis dari proses persalinan, disebabkan karena kontraksi otot rahim didaerah visceral, panggul dan lubal sacral. Nyeri persalinan menyebabkan wanita mengalami kecemasan dan kelelahan yang berhubungan dengan peningkatan ekskresi hormon stres dan melemahnya kontraksi uterus selama persalinan, sehingga mengakibatkan proses persalinan menjadi lebih lama dan ibu merasa ingin melakukan sectio caesarea. Nyeri persalinan merupakan aspek kritis dimana dalam mengatasi nyeri persalinan merupakan tindakan penting untuk memberi pengalaman persalinan yang baik bagi seorang perempuan. Dalam menangani rasa nyeri saat persalinan dapat diberikan tidakan farmakologis dan non farmakologi. Metode non farmakologi yang dapat dilakukan dalam meminimalisir nyeri persalinan salah satunya terapi moxibution dan Akupresur. Daya panas yang dihasilkan moksa melalui titik akupresur akan merangsang hormone endorfin sehingga menimbulkan efek relaksasi dan mengurangi rasa nyeri. Tujuan:Mengetahui pengaruh terapi moxibition pada titik akupresur terhadap lama persalinan dan nyeri persalinan kala I primipara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan post test control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa lama persalinan kala I pada kelompok intervensi lebih pendek yaitu 233 menit sedangkan kelompok kontrol yaitu 256 menit. Tingkat nyeri pada kelompok intervensi sebelum di berikan terapi dengan skor 7 dalam katagori nyeri berat sebanyak 54,6%, sedangkan pada kelompok kontrol skor 6 dalam katagori nyeri sedang sebanyak 41,9%. Setelah diberikan perlakukan nyeri pada kelompok intervensi yaitu skor 8 dalam katagori nyeri berat sebanyak 45,5% dan pada kelompok kontrol yaitu skor 9 dalam katagori nyeri berat sebanyak 58,1%. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pada tingkat nyeri maupun durasi kala I persalinan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap ilmu kebidanan.
RELATIONSHIP BETWEEN 3-MONTH INJECTION CONTRACEPTION USAGE AND BODY WEIGHT AND MENSTRUAL CYCLE Wahidah, Nurul; Auliana, Rifa
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.292

Abstract

Background: 3-month injection contraception is an effective contraception, but it can cause menstrual cycle disorders such as amenorrhea or irregular bleeding, and is at risk of increasing body weight due to metabolic changes. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of 3-month injection contraception and body weight and menstruation in PMB A, Bogor Regency. Method : used a quantitative method with a cross-sectional approach. The population is all 3-month injection contraception acceptors who come to PMB A totaling 74 people and all of them are used as samples. Results: showed that there was a relationship between injectable contraception and body weight with a value of p = 0.004, and there was a relationship between the type of injectable contraception and menstruation with p = 0.001. Conclusion: 3-month injectable contraception has an effect on weight gain and menstrual patterns.
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN HIS DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA PADA IBU BERSALIN DI PMB KABUPATEN BOGOR Firdaus, Ulfa Nadia Nurul; Agustin, Rika Nabila
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.293

Abstract

Latar Belakang: Partus lama merupakan masalah yang paling sering terjadi pada ibu bersalin. Data World Health Organization (WHO) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 295.000 wanita di seluruh dunia meninggal karena komplikasi kehamilan dan persalinan (WHO, 2023) Metode: yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian Retrospektif dengan design case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang ada di PMB E di Kabupaten Bogor. Dengan jumlah sample 159 responden, teknik pengambilan sample secara Random Sampling. Data responden diambil melalui rekam medik. Hasil: Chi Square p value= 0,001 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia paritas dan his dengan kejadian partus lama di PMB E di Kabupaten Bogor. Usia < 20 tahun adalah usia yang berisiko mengalami partus lama. Karena pada usia < 20 tahun alat reproduksi ibu belum siap untuk dibuahi dan menopang berat badan janin yang semakin tumbuh besar. Sedangkan pada paritas berisiko adalah primipara. Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji statistik umur, paritas, dan his masing – masing yaitu p value = 0,010, p value = 0,027, p value = 0,001 yang berarti < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara umur, paritas, his dengan terjadinya partus lama pada ibu bersalin.
THE RELATIONSHIP OF PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE WITH THE FREQUENCY OF ANTENATAL CARE VISITS IN THE INDEPENDENT PRACTICE OF MIDWIFERES L KEDUNG SALAM KARAWANG REGENCY Soelistiawaty, Indah; Balwiah, Rida
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.296

Abstract

Background: Antenatal care services are health services provided by health workers to a pregnant woman during her pregnancy to ensure that pregnancy and childbirth do not pose a negative risk to her and her baby. Objective: To determine the relationship between knowledge of pregnant women and the frequency of antenatal care visits at PMB "L" Kedung Salam, Karawang Regency in 2024. Method: This research uses quantitative methods, analytical descriptive and a cross-sectional design approach. The sampling technique used total sampling involving 50 pregnant women in the second trimester and third trimester. The independent variable is pregnant women's knowledge about antenatal care examinations, and the dependent variable is the frequency of antenatal care examination visits. Data was obtained using primary data using a questionnaire and looking at the antenatal care (KIA) visit notebook. Results: more than half of pregnant women had less knowledge, 26 people (52%), and more than half of pregnant women with irregular criteria, 27 people (54%). The results of the chi square statistical test show a p value of 0.016 <0.05, which means there is a relationship between knowledge of pregnant women and the frequency of Antenatal Care visits at PMB L Kedung Salam, Karawang Regency in 2024. Conclusion: Pregnant women's knowledge has a significant influence on the frequency of Antenatal Care visits. It is important to increase the knowledge of pregnant women through effective education regarding the benefits and importance of Antenatal Care examinations to ensure a healthy and safe pregnancy.
THE EFFECT OF RED GINGER (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM) COMPRESS ON THE PAIN LEVEL OF GOUT ARTHRITIS IN ELDERLY AT THE PARUNG KUDA HEALTH CENTER, SUKABUMI REGENCY Iqbal, Aryl Alfath Muhamad; Wahyuni, Aisya Diza; Hayati, Yulianti; Isma, Dhiny
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.298

Abstract

Background: Increased levels of uric acid in the blood, commonly referred to as hyperuricemia, result in the deposition of monosodium urate crystals in the joints, leading to gout. Nearly 80% of individuals aged 50 years and above experience joint problems, with gout being prevalent among the elderly. Objective: This study aims to determine the effect of red ginger compress on gout arthritis pain levels in elderly patients at the Parungkuda Public Health Center, Sukabumi Regency. Method: The research employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sampling technique used was accidental sampling, involving 25 elderly respondents experiencing gout arthritis pain, all of whom were included as research samples. Results: The paired t-test results indicated a mean pain score of 3.18 before administering the red ginger compress and 2.09 after the intervention. The obtained p-value was 0.0001 (α < 0.005), demonstrating a statistically significant effect of red ginger compress in reducing gout arthritis pain in elderly patients. Conclusion: This study suggests increasing public awareness that red ginger compress can serve as a non-pharmacological technique for alleviating gout arthritis pain in elderly individuals.
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, DAN PENGENDALIAN RISIKO: STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT ISLAM X SURABAYA Deviatin, Nafiatus Sintya; Ramadan, Anggun Novitria; Cahyani, Suci Dwi`; Maulidah, Afifa Nur
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.299

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit merupakan aspek krusial yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan seluruh penghuni rumah sakit. Oleh karenanya di setiap rumah sakit perlu menerapkan manajemen risiko yang tepat agar keselamatan dan kesehatan semua elemen, khususnya tenaga kesehatan di rumah sakit dapat terjamin. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan merumuskan strategi pengendalian risiko di Rumah Sakit Islam X Surabaya. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengambilan data dengan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara pada Desember 2024, data dianalisis menggunakan metode HIRARC. Hasil: Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat potensi bahaya biologi (percikan darah dan cairan tubuh yang lain dari pasien), fisik (tertusuk jarum atau pecahan benda tajam), dan kimia (terkena tumpahan bahan kimia) di ruang bersalin dan laboratorium Rumah Sakit Islam X Surabaya. Kesimpulan: Terdapat bahaya biologi, fisik, dan kimia di Rumah Sakit Islam X Surabaya, kategori risiko berada pada low risk dan medium risk, dan strategi pengendaliannya yaitu substitution, engineering control, administrative control, dan PPE. Saran yang dapat direkomendasikan dari penelitian ini adalah agar tenaga kesehatan dan pihak manajemen rumah sakit dapat menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara optimal.

Page 1 of 2 | Total Record : 12