cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
IMPLEMENTASI PELATIHAN BAHASA INGGRIS DI TAMAN BACA MASYARAKAT (TBM) BALEBAT DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LITERASI DIGITAL Muhamad Ismail; Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24444

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kondisi literasi digital di Desa Gudang Kahuripan. Selain itu keterampilan bahasa Inggris pada masyarakat dinilai kurang, hal ini berdampak terhadap kemampuan masyarakat dalam mengolah informasi digital. Sehingga TBM Balebat berinisiatif untuk melaksanakan pelatihan bahasa Inggris untuk meningkatkan literasi digital bagi masyarakat. Teori yang melandasi penelitian ini adalah teori literasi digital, teori pelatihan, konsep TBM, dan konsep pendidikan masyarakat. Pendekatan dalam penelitian ini adalah adalah kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pelatihan menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris dan mampu memahami konten digital berbahasa inggris. Sedangkan dalam pembahasan diteruskan bahwa penelitian bahasa inggris memiliki dampak positif terhadap literasi digital bagi masyarakat di Desa Gudang Kahuripan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan menunjukan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbahasa Inggris, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan. Kemampuan ini membantu peserta dalam memahami dan mengakses lebih banyak konten digital berbahasa Inggris.
PENERAPAN PEMBELAJARAN METODE JIGSAW UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI May Adelin Simanjuntak; Hoerniasih, Nia; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24523

Abstract

Children's social interactions have a very important influence on children's development, because social interactions in early childhood are the foundation for developing social skills, communication and cooperation. With this journal, the researcher aims to examine the importance of children's social interactions in early childhood education through a case study at PAUD Anggrek Kelapa Dua Wetan, East Jakarta. Researchers will observe how children's social interactions develop in the school environment and the surrounding environment by implementing the jigsaw method of learning by teachers. The methods used in this research are observation, interviews and documentation studies. During the research, children's interactions with teachers and peers will be observed and recorded. Interviews as supporting data will be conducted with PAUD heads, teachers and parents to obtain more information regarding the success of implementing jigsaw learning to develop children's social interaction skills. Data from observations and interviews will be analyzed to see the results of applying this method. The results of this research show that the jigsaw method of learning can develop the social interaction skills of early childhood. Not only that, young children can develop social, communication and cooperation skills both in the school environment and in the surrounding environment.
PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN TALENT CLASS DI PKBM KAK SETO BEKASI Syahrial, Syahrial Azhar Dananta; Santika, Tika; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24542

Abstract

It aims to describe the implementation of the Talent Class training program at PKBM Kak Seto Bekasi and to describe the supporting and inhibiting factors of the Talent Class training program at PKBM Kak Seto Bekasi. This research applies a qualitative approach with the research method used for this research is the case study method. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation. The results of this study PKBM Kak Seto Bekasi creates space for students to explore and develop their own potential talents and interests, To be able to support these goals, it is necessary to implement a talent class training program that can help students to find and develop their potential until they become proficient. The supporting factors of this program include the quality of human resources (HR) of the teachers, as well as the availability and quality of adequate facilities and infrastructure. Competent and experienced teachers are instrumental in creating an inspiring and effective learning environment, where they are not only able to deliver the material well, but also motivate and guide students to reach their maximum potential. In addition, the existence of complete and quality facilities and infrastructure, such as comfortable classrooms, sophisticated learning equipment, and other supporting facilities, is essential in supporting an optimal teaching and learning process. Thus, the combination of qualified teachers and adequate facilities will significantly support the success of the Talent Class program. The main inhibiting factor in the implementation of Talent Class Dancing and Cooking is participant involvement, as there are still many individuals who have not been able to participate directly in these activities. This can be due to various reasons, such as time constraints, location, accessibility, or even a lack of information regarding the schedule and benefits of the Talent Class itself. As a result, the potential of the Talent Class cannot be fully maximized, considering that active participation from all prospective participants is very important to achieve the expected talent development goals.
PENGELOLAAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) KARYA DUTA EDUCATION BANDUNG Haikal Yasin, Moch Iqbal; Santika, Tika; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24543

Abstract

Bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian sebanyak empat orang di antaranya satu orang pengelola, satu orang tutor/instruktur, dan dua orang peserta didik Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Karya Duta Education Bandung. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat empat tahapan dalam suatu pengelolaan, yang di mana di awali dengan melakukan identifikasi kebutuhan program dalam perencanaan. Pengorganisasian dengan cara mengelompokkan pengelola, tutor/instruktur, serta kelompok belajar pada peserta didik. Pelaksanaan program dilakukan mulai hari Senin-Kamis. Untuk penggunaan strategi, metode, dan media diserahkan kepada para tutor/instruktur karena mereka yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Proses pengawasan dilakukan terhadap dua pihak yaitu kepada para peserta didik dan lembaga. Untuk pengawasan kepada peserta didik dilakukan dengan cara pengelola melakukan terjun langsung ke dalam proses pembelajaran program maupun ke tempat mereka bekerja apabila telah menyelesaikan program yang ada di lembaga. Untuk pengawasan kepada lembaga dilakukan oleh penilik dari Dinas Pendidikan Kota Bandung yang di mana dilakukan untuk melihat progres peserta didik dan lulusan. Saran pihak lembaga meningkatkan lagi pelayanan, kualitas tutor/instruktur, serta sarana dan prasarana.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA PADA ANAK DI TAMAN BACA MASYARAKAT (TBM) KOLONG CIPUTAT TANGERANG SELATAN Angelica; Hoerniasih, Nia; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kreatif dalam menumbuhkan minat baca pada anak di Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong, serta hasil penerapan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca anak-anak di TBM Kolong meningkat secara signifikan setelah diterapkannya metode pembelajaran kreatif. Hal ini terlihat dari peningkatan kesungguhan, ketekunan, dan kesadaran membaca. Anak-anak menunjukkan kesenangan dalam membaca, frekuensi membaca yang lebih tinggi, serta kesadaran akan manfaat membaca yang semakin meningkat. Mereka lebih memilih membaca buku daripada bermain gadget dan menunjukkan perubahan positif dalam perilaku dan pengetahuan mereka. Pembelajaran kreatif juga berdampak pada peningkatan kreativitas, kemampuan bersosialisasi, dan ketaatan kepada orangtua. Secara keseluruhan, penerapan pembelajaran kreatif di TBM Kolong berhasil menumbuhkan minat baca dan memberikan dampak positif pada perkembangan pengetahuan, perilaku, dan keterampilan anak-anak.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN TATA KECANTIKAN RAMBUT DI LKP PROSTYLE KOTA BEKASI Fadsyah, Dewi; Muis, Abdul; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24553

Abstract

This study aims to describe the empowerment of women through hairdressing training in LKP Prostyle Bekasi. This study uses descriptive analysis with a qualitative approach. The subjects of the study were four people, namely LKP managers, instructors and two trainees. Data collection techniques using interview techniques, observation and documentation. Validity of data using source triangulation and triangulation techniques. Data analysis techniques include data collection, reduction, data display, and conclusion. The results explain that the training process is divided into three stages, namely planning, implementation and assessment/evaluation. Planning is determined by setting training goals. Infrastructure facilities adapted to the budget Disdik Bekasi. Recruitment of training instructors is selected directly by the manager and of course competent and recruitment of 20 participants. Implementation of training for 160 hours as many as 40 meetings. The training materials are tailored to the needs of the participants. Media training in the form of modules and salon equipment. The training method uses a semi-private method with a personal approach and an andragogical approach. Assessment/evaluation on hairdressing training at LKP Prostyle is through assessment or national examination from the Professional Certification Body (LSP).
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DONGENG DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI LISAN ANAK USIA DINI DI PAUD AL-IKHLAS Korina, Sania Rifka; Hoerniasih, Nia; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24585

Abstract

Literasi lisan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan bahasa anak. Melalui dongeng, anak-anak tidak hanya mendengar berbagai kosakata baru tetapi juga belajar memahami struktur cerita, meningkatkan kemampuan mendengarkan, serta merangsang imajinasi dan kreativitas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang Penerapan Metode Pembelajaran Dongeng Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Lisan Anak Usia Dini Di PAUD Al-Ikhlas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan dampak signifikan terhadap perkembangan kemampuan literasi lisan anak usia dini.
PERAN TUTOR DALAM PROSES PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI PLATGROUP ISLAM EL-AKHYAAR CITEUREUP Amelia Putri; Musa, Safuri; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the role of tutors, the impact, and the factors that influence early childhood social development. This playgroup is designed to be an appropriate environment for play, aiding in the growth and development of children, particularly in their social development. Harlock (1978), as cited in Khadijah and Jf (2021:12), states that "social development means the acquisition of the ability to behave in accordance with social demands." This research employs a case study method with a qualitative approach, involving interviews, observation, and documentation. The subjects of this study consisted of five respondents. Data analysis was carried out through a process of collection, presentation, reduction, and verification. The findings indicate that tutors play a crucial role as facilitators in guiding and training children to exhibit good social behaviors such as adaptation, interaction, tolerance, and responsibility. Additionally, tutors serve as role models, whose attitudes and actions significantly influence children's social development in their external environment. The most influential factors in children's social development are their internal emotional and intellectual factors. In conclusion, tutors at the El-Akhyaar Citeureup Islamic Playgroup have effectively fulfilled their roles in fostering good social behavior in children. However, it is recommended to build partnerships to implement programs that further support the process of children's growth and development.
PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN PENEGAK MELALUI KEPRAMUKAAN Nursyamsi, Cucu; Musa, Safuri; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24690

Abstract

Pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan bagi masa kini sangatlah bermanfaat bagi pembantu guru guna mendidik para peserta didik. Seiring perkembangan zaman semakin merosotnya moral pada peserta didik, terutama pada karakter disiplin banyak sekali peserta didik menyepelekan hal ini dalam hal-hal sekecil apapun. Metode yang dipilih adalah metode deskriptif kualitatif, metode deskriptif kualitatif adalah salah satu metode penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu fenomena atau keadaan secara terperinci dan mendalam, dengan menggunakan data-data yang bersifat deskriptif dan kualitatif. Pendidikan karakter dalam dunia sekolah identik dengan pendidikan kepramukaan. Apalagi pramuka diperkuat dengan Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka. Tidak hanya itu, pemerintah juga mengambil langkah dengan mendukung pendidikan kepramukaan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai ekstrakulikuler wajib. Permendikbud tersebut saat ini wajib diterapkan di sekolah dasar dan menengah (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun, 2014). Hasil dari penelitian yang dilakukan dalam pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan menemukan beberapa hal yang menunjang keberhasilan pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan diantaranya yaitu proses pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan dan faktor pendukung penghambat pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan. Dilihat dari dua hal penunjang tersebut ditemukan dari segi minat peserta didik yang sangat antusias serta sarana prasarana yang menunjang untuk keberhasilan pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan. Akan tetapi memiliki saran yaitu dari segi sarana prasarana harap disesuaikan dengan jumlah peserta didik yang mengikuti pendidikan karakter disiplin penegak melalui kepramukaan.
IMPLEMENTASI DIGITAL PARENTING PADA PRAKTIK PENGASUHAN ANAK USIA DINI DI KOBER AL-FAATHIR Ma'rifah, Dina Siti; Nurhayati, Sri; Rakhman, Anita
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggambarkan tentang implementasi program digital parenting pada praktik pengasuhan anak usia dini di Kober Al-Faathir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pencarian data melalui observasi dan wawancara partisipatif terhadap 5 informan, yaitu 3 orang sebagai data primer dan 2 orang sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data secara terstruktur, dan menyimpulkan data yang diperoleh. Hasil analisis data penelitian diantaranya, yaitu: 1) Implementasi digital parenting membantu orang tua memahami secara lebih mendalam tindakan yang perlu dilakukan agar anaknya memperoleh pengalaman belajar yang seimbang antara penggunaan teknologi digital dan interaksi sosial secara langsung; 2) Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya komitmen dan konsistensi pengawasan serta pendampingan yang dilakukan oleh orang tua selama anak menggunakan teknologi digital; 3) Orang tua memiliki peran krusial dalam menentukan aktivitas yang dapat merangsang tumbuh kembang anaknya; dan 4) Diperlukannya sosialisasi bersama dan panduan praktis mengenai pentingnya pengawasan digitalisasi anak, mulai dari memberikan pengaturan screen on time, pemilihan preferensi konten, pembatasan aksesibilitas, penyediaan aktivitas positif yang seimbang antara waktu di depan layar dengan aktivitas perkembangan fisik dan sosialnya.