cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 1,966 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025)" : 1,966 Documents clear
Tinjaun Upacara Adat Perkawinan di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan Zera, Yevawelita; Hayatunnufus, Hayatunnufus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25351

Abstract

Upacara adat perkawinan merupakan salah satu tradisi penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau yang memiliki nilai budaya dan filosofi mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis prosesi upacara adat perkawinan di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk tata rias dan busana pengantin. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh adat, bundo kanduang, dan pelaku usaha pelaminan, serta observasi langsung. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pernikahan di Kecamatan Bayang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu upacara sebelum perkawinan (malatiang samak, manakok hari, malam batagak gala, dan malam mando’a turun marapulai), upacara perkawinan (akad nikah dan baralek), serta upacara setelah perkawinan (babako, bakatawan, dan manabuih cincin). Tata rias dan busana pengantin tetap mempertahankan unsur tradisional meskipun mengalami adaptasi terhadap tren modern. Busana pengantin memiliki makna simbolis yang mencerminkan nilai adat dan harapan bagi pasangan yang menikah. Penelitian ini merekomendasikan pelestarian adat perkawinan di Kecamatan Bayang dengan melibatkan generasi muda dalam upaya dokumentasi dan promosi budaya. Selain itu, penting untuk mengembangkan inovasi dalam tata rias dan busana pengantin tanpa menghilangkan nilai filosofisnya.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Addie Pada Mata Pelajaran Teknik Mesin Bubut Kelas XI Teknik Pemesinan Zikri, Muhammad; Rifelino, Rifelino; Rahim, Bulkia; Arafat, Andril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan pembelajaran. Dari sebelumnya menggunakan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi Modul Pembelajaran Kurikulum Mandiri. Pendidik perlu menyiapkan perangkat pembelajaran agar tercapainya proses pembelajaran yang baik. SMK Negeri 1 Sumatera Barat membutuhkan perangkat pembelajaran berupa Modul Pembelajaran Kurikulum Mandiri. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan perangkat pembelajaran berupa Modul Pembelajaran Kurikulum Mandiri Mata Kuliah Teknik Pemesinan Bubut untuk Kelas XI SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Tahapan pengembangan model ADDIE yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi, yang dikenal dengan penelitian Study and Development (R&D). Alat penilaian yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Validasi Modul Pembelajaran memperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,5 dengan klasifikasi “Sangat Layak”. Kualitas praktikalitas Modul Pembelajaran memperoleh kriteria sangat praktis yang ditunjukkan dengan nilai keseluruhan sebesar 4,4 dengan klasifikasi “Sangat Praktis”. Dari informasi skor keseluruhan yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa produk Modul Ajar Teknik Pemesinan Bubut Sekolah Menengah Kejuruan Kelas XI layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Application Of Problem Based Learning Model Whit Audiovisual To Improve Critical Thinking Skills Of Class VII SMPN 13 Padang Siagian, Deswita; Yanto, Febri; Azzahra, Firda; Evita Putri, Rahmah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterlaksanaan model PBL berbantuan media audiovisual, untuk mengetahui pengaruh dalam pelaksanaan model PBL berbantuan media audiovisual, dan untuk mengetahui respon belajar siswa dalam pelaksanaan model PBL berbantuan media audiovisual di kelas VII SMP Negeri 13 Padang. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperimen dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VII dan sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII 9 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 10 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan model PBL berbantuan media audiovisual, angket respon siswa dan soal tes keterampilan berpikir kritis siswa. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan SPSS 26 for Windows. Berdasarkan hasil analisis, keterlaksanaan model PBL berbantuan media audiovisual berjalan sangat baik dengan presentase 100%. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney adalah sig. 0,000< 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Respon siswa terhadap angket yang diberikan sebanyak 88,80% siswa menjawab “ya” dan 11,20% siswa menjawab “tidak”. Dapat disimpulkan bahwa model PBL dengan media audiovisual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII SMP N 13 Padang.
Peran Kewirausahaan dalam Memajukan Perekonomian Indonesia Aulia, Aida Dwi; Subagya, Masykur Arief; Hidayat, Edwin Najib; Purnamasari, Pupung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25355

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Memberikan perspektif baru tentang studi kewirausahaan dan hubungannya dengan kemajuan ekonomi Indonesia; 2) Memberikan bahan evaluasi kepada pemangku kepentingan untuk menunjukkan bagaimana kewirausahaan dapat membantu kemajuan ekonomi Indonesia. Karena subjek penelitian hanya dapat dijawab melalui studi kepustakaan, metode penelitian ini adalah studi kepustakaan. Data kualitatif dan sumber data sekunder digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan membantu keluarga, masyarakat, bisnis regional, dan milik negara berkembang. Dinamika kegiatan bisnis ini memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena jumlah wirausaha di Indonesia masih sedikit dibandingkan dengan populasinya, perlu ada upaya lebih lanjut untuk meningkatkannya. Empat hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan kewirausahaan: akses modal, peran inovasi, pelatihan kewirausahaan, dan peran pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kewirausahaan. Fakta menunjukkan bahwa bisnis memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup seseorang, masyarakat, dan negara. Salah satu faktor penting yang menyebabkan negara dan masyarakat makmur adalah kewirausahaan.
Collaborative Governance Dalam Upaya Menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Padang Sidempuan Hadijah, Awan; Alhadi, Zikri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25356

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji pelaksanaan Collaborative Governance dalam upaya menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Padang Sidempuan. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif dengan pendekatan yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitian adalah di Kota Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan Collaborative Governance dalam upaya menangani PPKS di Kota Padang Sidempuan yang mengacu pada deskriptor collaborative governance yang dikemukakan oleh De Seve, masih belum berjalan secara optimal. Hal ini ditandai dengan beberapa kelemahan dalam struktur dan mekanisme penanganan PPKS. Tidak adanya regulasi formal yang mengatur mekanisme kerja sama antar instansi terkait, menyebabkan kolaborasi yang dilakukan saat ini lebih bersifat situasional dan didasarkan pada kebutuhan di lapangan tanpa perencanaan strategis yang terstruktur.
Bunga Kembang Sepatu Sebagai Ide Penciptaan Karya Batik Tulis Pada Kain Selendang Lasmi, Widya; Aisyah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25357

Abstract

Karya akhir ini bertujuan untuk menvisualilasikan bunga kembang sepatu kedalam karya batik tulis pada kain selendang dengan menggunakan pewarnaan remasol.Metode yang digunakan adalah adalah tahapan persiapan, tahapan elaborasi, tahapan sintesis, tahapan realisasi dan tahapan penyelesaian. Tahapan penyelesaian yaitu perbaikan karya dan proses finhing karya. Hasil karya yang berjudul : kembang sepatu merah, kembang sepatu biru, kembang sepatu kuning, kembang sepatu pink, kembang sepatu oren, kembang sepatu ungu, dan kembang sepatu dongker.Hasil karya batik tulis pada kain selendang ini memiliki nilai fungsional dan estetika, dapat digunakan sebagai pelengkap pakaian bagi perempuan yang mengenkannya, melalui karya ini diharapkan motif kembang sepatu dapat menjadai inspirasi baru dalam dunia batik, serta memberikan kontribusi dalam pelestarian dan inovasi batik tulis.
Penguatan Ideologi Pancasila di Kalangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas PGRI Jombang Arifiyanto, M Naufal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25358

Abstract

Landasan untuk mencapai persatuan Indonesia adalah Pancasila yang juga merupakan falsafah negara yang terdiri dari asas-asas yang dikembangkan oleh para pendiri negara. Saat ini, pemantapan Pancasila masih jarang dilakukan, khususnya di kalangan mahasiswa, yang mengakibatkan kurangnya pemahaman tentang cita-cita Pancasila di kalangan mereka. Hasil pengamatan digunakan untuk membantu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila dan nasionalisme kepada generasi muda, khususnya di kalangan mahasiswa. Ketika krisis melanda, Pancasila mulai tercabut, yang menyebabkan kemunduran hampir di setiap aspek kehidupan. Melalui pendidikan Pancasila di perguruan tinggi, cita-cita Pancasila yang harus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dapat diajarkan. Perguruan tinggi telah menyediakan mata kuliah Pendidikan Pancasila sebagai bagian dari kurikulumnya. Salah satu strategi untuk membina manusia yang bermoral dan toleran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah melalui pendidikan Pancasila. Masalah yang dibahas dalam artikel ini adalah sejauh mana mahasiswa mengetahui dan memahami ideologi Pancasila, serta cara-cara yang mungkin untuk memperkuatnya. Dalam penelitian ini, data primer diperoleh peneliti melalui kuesioner. Kuesioner yang digunakan berdasarkan cara menjawab yaitu kuesioner tertutup. Dari penelitian tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara signifikan.
Satu Ayat Beragam Pemaknaan: Resepsi Q.S al-Anbiya’ [21]: 87 di Tiktok Aprilianto, Ridho Yoni; Arifin, Isnad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25359

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan dan metode pemaknaan Q.S al-Anbiya’ [21]: 87 oleh Tiktokers di media sosial Tiktok serta mengungkap respon viewers terhadap video pemaknaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif berbasis teks. Teks yang dimaksud di sini adalah video pemaknaan Q.S al-Anbiya’ [21]: 87 di Tiktok. Penelitian ini menunjukkan; Pertama, Tiktokers memaknai ayat di atas sebagai bacaan dzikir untuk mengeluarkan dari kesulitan hidup, memberikan ketenangan hati, mengabulkan hajat dan menyembuhkan dari penyakit. Secara umum pemaknaan ini ditujukan untuk meraih kemudahan dan kebahagiaan hidup. Kedua, metode pemaknaan ayat ini ditransmisikan melalui berbagai sumber, yaitu; literatur, logika, transmisi guru-murid dan transmisi tokoh agama-jamaah. Ketiga, ayat ini dimaknai oleh para viewers sebagai dzikir untuk mendatangkan perlindungan dan keselamatan, mengeluarkan dari kesulitan hidup, melancarkan rezeki, memberikan kesembuhan dan menenangkan pikiran. Adanya perbedaan antara Tiktokers dan viewers dalam meresepsi ayat ini menunjukkan telah terjadi perluasan dalam segi pemaknaan dan metodenya. Perbedaan metode dalam pentransmisian mempengaruhi pemaknaan dan pengamalan ayat ini. Transformasi Q.S al-Anbiya’ [21]: 87 menjadi sebuah amalan dzikir diperkuat oleh hadits nabi SAW dalam beberapa riwayat dan literatur tafsir yang menyatakan bahwa ayat ini bisa menjadi doa pengabul hajat. Jenis resepsi ini tergolong ke dalam resepsi fungsional karena lebih bersifat praksis dan secara performatif membentuk praktik Tiktokers yang beragam dalam mengamalkan dan memaknai surah al-Anbiya’ ayat 87.
Keterlibatan Orang Tua Tunggal dalam Menanamkan Literasi pada Anak Usia 4-6 Tahun Vega, Asla De; Putri, Yuliani Eka; Dewi, Ayu Citra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25360

Abstract

Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan kegiatan membaca dan menulis. Perlunya keterlibatan Orang tua tunggal dalam menanamkan literasi pada anak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keterlibatan Orang tua tunggal dalam menanamkan literasi pada anak usia 4-6 tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah Orang tua tunggal yang memiliki anak berusia 4-6 tahun. Peneliti pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian terlihat bahwa keterlibatan Orang tua tunggal dalam menanamkan literasi pada anak sangat bergantung dengan memanagemen waktu, dengan adanya keterampilan memprioritaskan waktu yang tepat, Orang tua tunggal dapat menanamkan literasi pada anak.
Urgensi Pembelajaran Neurosains Bagi Guru dalam Menstimulasi Kecerdasan Anak Usia Dini Felayati, Felayati; Rahmalia, Denny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25361

Abstract

Sebagai upaya mengatasi ketidak tepatan dalam menstimulasi otak anak melalui pembelajaran anak usia dini pada program belajar sambil bermain. Guru sebagai pendidik anak usia dini wajib mengetahui fungsi neurosains bagi pembelajaran anak usia dini. Guru perlu merangcang dan mensinergikan pembelajaran berbasis nerosains guna memberikan stimulasi perkembangan yang sesuai dengan peserta didik PAUD. Sehingga perkembangan anak dapat menjadi optimal dan meningkatkan kecerdasan anak usia dini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pentingnya memahami pendekatan neurosains bagi guru dalam proses pembelajaran anak usai dini guna meningkatkan kecerdasan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan ialah Sudi Literatur. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Seorang guru memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang penerapan neurosains dalam pembelajaran anak usia dini; 2) Seorang guru memiliki keterampilan menstimulasi enam aspek perkembangan anak dengan optimal dan menjadikan anak usia dini memiliki kecerdasan yang mumpuni dari enam aspek perkembangan yaitu aspek kognitif, bahasa, fisik-motorik, social-emosional, moral dan agama.

Page 50 of 197 | Total Record : 1966