cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Meningkatkan Kemampuan Matematika Penjumlahan 1-50 melalui Media Blokjes Braille Bagi Anak Tunanetra Firdaus, Wafi Maulana; Mahdi, Arisul; Damri, Damri; Sopandi, Asep Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14623

Abstract

Artikel ini membahas tentang peningkatan kemampuan penjumlahan 1-50 menggunakan media blokjes pada anak tunanetra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR). Dengan desain A-B-A. Data dianalisis dengan analisis visual grafik. Teknik dalam pengumpulan data berupa tes dan alat pengumpulan data soal tes. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa tunanetra di Kelas 6 SD di SLBN 1 Harau. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi baseline (A1) yang dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan dan memperoleh hasil 40%,40%,40%. Pada kondisi Intervensi (B) yang dilakukan sebanyak tujuh kali pengamatan dengan memperoleh persentase 53%,80%,80%, 86%,93%,93%,93%. Pada kondisi baseline (A2) yang dilakukan sebanyak tiga kali pengamatan siswa memperoleh persentase 93%,93%,93%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kemampuan penjumlahan bilangan 1-50 meningkat menggunakan media pembelajaran blokjes bagi anak Tunanetra.
Perbandingan Hukum Indonesia dengan Hukum Amerika Serikat terkait Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Septriany, Dewi; Tarmizi, Fahmi; Afrita, Indra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14624

Abstract

Penelitian ini menyajikan analisis tentang hukum persaingan usaha, terutama dalam konteks larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, dengan membandingkan peraturan dan lembaga penegak hukum di Indonesia dan Amerika Serikat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, menggambarkan perbedaan dan kesamaan dalam hukum materil dan formil antara kedua negara. Hasilnya menunjukkan perbedaan dalam struktur undang-undang dan lembaga penegak hukum, serta prosedur pengadilan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Meskipun Indonesia memiliki undang-undang yang relatif baru, namun terdapat upaya untuk menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat, sementara Amerika Serikat telah memiliki undang-undang dan lembaga penegak hukum yang matang dalam hal ini. Perbandingan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi hukum persaingan usaha dalam kedua konteks hukum tersebut.
Article Review : Potensi Tanaman Kersen (Muntingia calabura L.) Sebagai Antioksidan Khotimah, Anggun; Chatri, Moralita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14625

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu melawan radikal bebas. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai sumber antioksidan adalah kersen atau cheri (Muntingia calabura L.). Bagian daun, buah, kulit batang dan akar dari kersen mengandung senyawa flavonoid dan fenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Aktivitas antioksidan dapat diukur menggunakan metode DPPH (1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Literatur review bertujuan mengumpulkan informasi tentang kersen yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur atau review artikel yang diperoleh melalui Google Scholar dari tahun 2010 hingga 2023. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, aktivitas antioksidan kersen terdapat pada bagian daun, buah, kulit batang dan akar.Kersen mempunyai potensi sebagai antioksidan alami. Aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada bagian daun (kategori sangat kuat) dan aktivitas antioksidan terendah terdapat pada bagian buah dengan (kategori lemah).
Peranan Metabolit Sekunder sebagai Antifungi Imelda Nasrul, Putri; Chatri, Moralita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14626

Abstract

Tumbuhan memiliki sumber senyawa fitokimia yang dapat dimanfaatkan, salah satunya adalah senyawa metabolit. Ada dua jenis senyawa metabolit yaitu metabolit primer dan sekunder. Metabolit sekunder merupakan komponen kimia yang dihasilkan oleh tumbuhan melalui biosintesis senyawa metabolit primer. Metabolit sekunder adalah molekul kecil, bersifat spesifik, mempunyai struktur, serta memiliki fungsi atau peranan yang berbeda-beda. Ada beberapa manfaat dari senyawa ini yaitu sebagai antifungi, antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Senyawa metabolit sekunder yang umum terdapat pada tumbuhan adalah fenol, flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Review ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai senyawa metabolit sekunder yang berperan sebagai antifungi. Metode review ini dilakukan dengan memilih penelitian yang relevan dan berkaitan dengan senyawa metabolit sekunder.
Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kartika 1-63 Padang Septia Ningsih, Sherly; Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional Egrang Batok Kelapa terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa TK Kartika 1-63 Padang dengan sampel penelitian adalah anak kelas B1 dan B2 usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test kemampuan motorik kasar menggunakan alat pengukuran yang valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan uji Independent Sample T-test untuk membandingkan perbedaan rata-rata N-gain antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam hal peningkatan kemampuan motorik kasar setelah diberi perlakuan. Kelompok yang terlibat dalam permainan Egrang Batok Kelapa menunjukkan peningkatan kemampuan motorik kasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan khusus. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional Egrang Batok Kelapa memiliki pengaruh yang efektif terhadap perkembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
Pengaruh Mulsa Serbuk Gergaji Kayu Terhadap Biomassa Gulma Oxalis barrelieri L. di Perkebunan Kelapa Sawit Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman Septia Komala Sari, Irma; Vauzia, Vauzia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14636

Abstract

Gulma adalah tumbuhan yang merugikan dan tidak diinginkan kehadirannya. Kehadiran gulma dapat merugikan tanaman budidaya karena menimbulkan persaingan dalam memperebutkan air, unsur hara, cahaya matahari, dan ruang tumbuh. Oxalis barrelieri L. adalah salah satu jenis gulma pengganggu yang banyak ditemukan di perkebunan kelapa sawit yang mengandung senyawa fenol, terpenoid, antosianidin, antrakuinon, kumarin, dan saponin. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengendalian gulma secara biologis. Berdasarkan hal tersebut telah dilakukan penelitian tentang pengaruh mulsa serbuk gergaji kayu terhadap biomassa gulma Oxalis barrelieri L. di perkebunan kelapa sawit Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2024 di perkebunan kelapa sawit Nagari Kasang Kabupaten Padang Pariaman dan Laboratorium Botani Departemen Biologi FMIPA Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan 40 unit petak contoh, dimana 20 unit petak contoh diberi mulsa serbuk gergaji kayu masing-masing sebanyak 5 kg dan 20 unit petak contoh tidak diberi mulsa serbuk gergaji kayu. Data biomassa gulma dianalisis dengan menggunakan uji t pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan biomassa gulma Oxalis barrelieri L. yang diberi mulsa serbuk gergaji kayu dengan yang tidak diberi serbuk gergaji kayu. Biomassa gulma Oxalis barrelieri yang diberi mulsa serbuk gergaji kayu adalah 5,08 gram/m2 sedangkan biomassa gulma Oxalis barrelieri yang tidak diberi mulsa serbuk gergaji kayu yaitu 18,82 gram/m2.
Berpikir Kreatif Siswa Ditinjau dari Kemampuan Matematika dalam Menyelesaikan Soal Cerita Eniza, Sry; Rahmat, Tasnim; Firmanti, Pipit; Hista Medika, Gema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14637

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan MTsN 6 Agam menunjukkan bahwa siswa secara keseluruhan tidak berpartisipasi secara bersungguh-sungguh mengikuti pembelajaran di kelas, mereka kesulitan menguasai maksud pertanyaan dari soal cerita, guru mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi pelajaran kepada siswa disebabkan oleh siswa-siswa tersebut merupakan siswa yang mempunyai kemampuan akademik yang berbeda, dan waktu pembelajaran yang sedikit sehingga materi yang diberikan tidak sepenuhnya dipahami siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematika siswa saat menyelesaikan soal cerita kelas VIII MTsN 6 Agam. Deskriptif kualitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan. Subjek penelitian di pilih 3 siswa dari 239 siswa dibagi menjadi per satu orang siswa pada tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Tes dan wawancara merupakan instrument pada penelitian ini. Reduksi data, penyajian data dan verifikasi adalah teknik analisis data yang dipakai. Teknik keabsaan datanya menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian kemampuan berpikir kreatif yaitu siswa berkemampuan kreatif mampu melakukan aspek fluency, flexibility, originality, elaboration. Siswa berkempuan cukup kreatif mampu melakukan aspek fluency, elaboration. Siswa berkemampuan kurang kreatif hanya mampu melakukan aspek fluency.
Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran Geografi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMAN 1 Pariaman Provinsi Sumatra Barat Sahfitri, Dahlia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14638

Abstract

Penelitian ini menambah pemahaman kita secara signifikan tentang bagaimana penggunaan media pembelajaran video mempengaruhi hasil belajar geografi siswa. Dengan menggunakan teknik penelitian kuantitatif dan desain eksperimen, penelitian ini memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang efek dari materi pembelajaran ini. Desain pretest-posttest yang terdiri dari kelompok eksperimen (XI.5) dan kelompok kontrol (XI.6) merupakan pendekatan yang tepat untuk mengukur kemampuan media pembelajaran. Hasil posttest menunjukkan bahwa kelas eksperimen (77,86) memiliki rasio siswa yang lebih tinggi daripada kelas kontrol (70,48), menunjukkan bahwa penggunaan media video untuk pengajaran geografi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Simpangan baku sebesar 7,38 menunjukkan manfaat yang cukup besar dalam penggunaan sumber belajar video di ranah keuangan. Penggunaan uji-t untuk analisis data memberikan statistik yang penting untuk mendukung hipotesis ini, yang menunjukkan bahwa penggunaan media video untuk pengajaran geografi memiliki dampak yang signifikan dan bermanfaat pada hasil belajar siswa di SMAN 1 Pariaman. Topik ini menjadi dasar untuk memperluas penggunaan media video dalam pendidikan geografi di beberapa sekolah. Selain itu, dalam menciptakan strategi pembelajaran yang baru dan efisien untuk meningkatkan prestasi akademik.
Peranan Senyawa Metabolit Sekunder Untuk Pengendalian Penyakit Pada Tanaman Az – Zahra Nabillah; Chatri, Moralita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14640

Abstract

Metabolit sekunder adalah senyawa kimia yang diproduksi oleh tanaman dalam bentuk yang tidak sama antara satu spesies dengan yang lainnya. Senyawa metabolit sekunder memiliki fungsi yaitu: sebagai atraktan (menarik organisme lain), pertahanan terhadap patogen, perlindungan dan adaptasi terhadap lingkungan, pelindung terhadap sinar ultra violet, zat pengatur tumbuh dan sebagai alelopati Adapun senyawa yang tergolong dalam metabolit sekunder adalah alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan artikel ini adalah menggunakan literature review dengan dua database, yaitu Google Scholar dan Google Books. Penyakit tanaman akan terus menjadi faktor pembatas tercapainya produksi pertanian yang optimal. Hal ini menuntut para fitopatologis terus melakukan riset untuk mencari berbagai cara pengendaliannya, salah satunya adalah menggunakan pestisida nabati yang terdapat metabolit sekunder.
Pengaruh Inkubasi Suhu dalam Memproduksi Enzim Xilanase dari Konsorsium Trikultur Bakteri Termofilik Armiliandi, Rada; Irdawati, Irdawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14641

Abstract

Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang mampu menghidrolisis xilan (hemiselulosa) menjadi xilosa dan xilo-oligosakarida. Xilanase dapat dihasilkan oleh mikroba termofilik. Bakteri termofilik merupakan mikroorganisme yang mampu menghasilkan enzim termostabil dan dapat hidup pada suhu di atas 45°C-80°C. Struktur suatu enzim terdiri dari serangkaian asam amino yang strukturnya berkaitan erat dengan suhu. Suhu di atas kisaran suhu optimal dapat merusak struktur lipatan protein enzim, mampu mengubah bentuk enzim, situs aktif, yang akan mengurangi aktivitas enzim atau menghentikan aktivitasnya sedangkan di bawah suhu optimal struktur protein menjadi kaku sehingga menurunkan aktivitasnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu yang optimum oleh bakteri termofilik dalam mengasilkan enzim xilanase dari konsorsium trikultur bakteri termofilik. Jenis penelitian ini yaitu bersifat deskriptif. Penelitian menggunakan bakteri termofilik dari Sumber Air Panas Mudiak Sapan (MS), yaitu isolat MS 16, MS 18, dan MSS 11. Medium beechwood ekstrak jerami digunakan untuk aktivasi konsorsium bakteri MSS 11, MS 16, dan MS 18, lalu diinkubasi pada suhu 55?, 65? dan 75? dengan kecepatan 150 rpm. Kemudian data disajikan dalam bentuk tabel. Produksi aktivitas enzim xilanase konsorsium trikultur bakteri termofilik yang tertinggi diperoleh pada suhu 65? yaitu 13,09 U/mL. Sedangkan pada suhu 55? memiliki nilai aktivitas enzim lebih redah yaitu 4,09 U/mL.