JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,488 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran The Larning Cell (Sel Belajar) Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman
Noni, Noni;
Melia, Yeni;
Hefni, Hefni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.21 KB)
This reseach background is by low learning outcomes in SMA N 1 Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman because many students are just silent and do not want to answer the questions given by the teacher, when given individual training students often neglect the tasks given by the teacher. The purpose of research is to know whether be the effect of learning application Cell learning on learning outcomes on social problem material in class XI of SMAN 1 Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. That used in this research was kognitivisme theory to Jean Piaget. The Method used real experiment design with class experiment and class control posttest. Sampling was done by purpose sampling with sample completely 52 students, 27 students class experiment and 25 class control. Data were obtained from posttest in the from of multiple choice as many as 20 questions. The data analysis of the two group using t-test independent test and Regresi Linier Simple Test. The result of data analysis shown that the average learning outcomes of sociology students that apply cell learning was 79,81and the avarege of learning outcomes sociology students that does not apply cell learning was 71,8 with value Sig (2-tailed) < 0.05 (0.003 < 0.05). This research shown there is impact of cell learning toward learning outcomes of students.
Implementasi Nilai–nilai Pancasila pada Kearifan Lokal Masyarakat Baduy
Salima, Dinda Maryam;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.234 KB)
Tulisan pada artikel ini bertujuan untuk memaparkan nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam kearifan lokal masyarakat Baduy. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu pendekatan secara kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara mengumpulkan informasi serta data. Pengumpulan informasi dan data dihimpun dengan melakukan studi literatur pada jurnal-jurnal yang relevan dan telah ada sebelumnya. Hasil pembahasannya terdiri dari pertama, mengenal kearifan lokal masyarakat Baduy. Kedua, implementasi nilai-nilai Pancasila pada kearifan lokal masyarakat Baduy. Implementasi tersebut berupa nilai-nilai kepercayaan yang terdapat pada masyarakat Baduy sesuai dengan sila kesatu Pancasila. Menjaga kelestarian alam sesuai sila kedua Pancasila. Menjaga warisan budaya sesuai sila ketiga Pancasila. Demokrasi sesuai sila keempat Pancasila. Gotong-royong sesuai sila kelima Pancasila. Penelitian ini dapat berguna bagi pembaca dan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jawa Barat agar dapat meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian dari kearifan lokal masyarakat Baduy.
Peran Guru Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter
Salsabilah, Azka Salmaa;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.031 KB)
Guru merupakan sosok yang menjadi teladan, baik dari segi pengetahuan maupun kepribadian bagi peserta didiknya. Istilah Jawa memaparkan bahwa guru merupakan orang yang dapat diteladani dan dapat ditiru. Maka dari itu, guru tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu yang akan diajarkan, memiliki pengetahuan dan keterampilan mengajar, tetapi guru juga dituntut untuk memiliki akhlak, karakter dan kepribadian yang sesuai dalam ajaran islam bagi peserta didik. Penelitian ini dilakukan karena pendidikan karakter itu benar-benar diperlukan tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan di lingkungan sosial. Metode yang digunakan pada penelitian ini deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang kompleks terhadap pencapaian tujuan pendidikan, karena guru menjadi sumber inspirasi dan motivasi baik dalam pendidikan maupun karakter bagi peserta didik.
Pendidikan Multikultural Dalam Upaya Membangun Karakter Anak Bangsa
Afifah, Nabila Putri Nur;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.506 KB)
Dalam membangun karakter anak bangsa dipelukan solusi salah satunya melalui pendidikan multikultural Pendidikan Multikultural berpusat pada karakter ke Indonesian yaitu dilakukan dengan membentuk pola pikir, sikap, tindakan, dan pembiasaan sehingga munculnya kesadaran nasional yang berkarakter. Terwujudnya karakter Indonesiaan menjadi suatu landasan ciri khas bangsa indonesia. Kekuatan keindonesiaan menjadi suatu energi dalam membentuk indonesia sebagai bangsa yang besar. Bangsa yang besar diwujudkan melalui karakter manusia yang kuat. Bila nilai kebangsaan tidak terus menerus ditanamkan maka akan berpotensi menjadi modal pepecahan dan konflik terhadap suatu bangsa. Oleh karena itu, pendidikan multikultural sangat menekankan pentingnya akomodasi hak setiap kebudayaan dan masyarakat untuk memelihara dan mempertahankan identitas kebudayaan dan masyarakat nasional. Sehingga nantinya bangsa Indonesia memiliki karakter yang baik dan bangsa yang terhormat. Tujuan artikel ini mendeskripsikan pendidikan multikultural dalam upaya membangun karakter anak bangsa. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka
Membangun Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendidikan Kewarganegaraan
Herdiansyah, Rachel Fadila Putri;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.598 KB)
Pendidikan adalah upaya yang dilakukan bangsa untuk mengubah perilaku agar lebih baik dan dapat mengembangkan pengetahuan untuk menjadi generasi muda yang cerdas juga berkualitas serta dapat menghadapi dan menyelesaikan permasalahan hidup yang dihadapi, karena hal tersebut akan diturunkan untuk generasi berikutnya. Di era globalisasi sekarang ini yang ditandai dengan kemajuan teknologi, sehingga nilai-nilai kesopanan dan budi pekerti seakan telah diabaikan. Siswa pada sekolah dasar sangat penting untuk ditanamkan karakter-karakter bangsa karena sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mewujudkan pendidikan karakter adalah melalui lembaga pendidikan formal atau sekolah yang diharapkan bisa mengimplementasikan urgensi pendidikan karakter, terutama pada Sekolah Dasar. Penerapan pendidikan karakter di Sekolah Dasar dapat dimasukkan ke dalam proses pembelajaran seperti beberapa mata pelajaran, salah satunya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
Memupuk Semangat Nasionalisme di Kalangan Pelajar Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Cantika K, Salwa;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.321 KB)
Rasa semangat nasionalisme sangat diperlukan dalam kelangsungan suatu Negara yang tentunya memiliki harapan untuk memunculkan rasa persatuan di dalam Negara tersebut.Generasi muda di kalangan pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Pentingnya memupuk semangat nasionalisme dalam kalangan pelajar ataupun generasi muda di era saat ini yaitu untuk memajukan bangsa tersebut yang nantinya akan semakin maju apabila para generasi muda di bangsa tersebut memiliki sikap nasionalisme yang tinggi. Upaya untuk meningkatkan semangat nasionalisme tersebut bisa dimulai dari hal-hal dasar seperti menyanyikan lagu nasional atau melalui pendidikan pancasila dan kewarganegaraan yang di dapat melalui pembelajaran sekolah. Dengan begitu, para generasi muda ataupun kalangan pelajar bisa memiliki rasa nasionalisme yang akan terus berkembang di dalam diri generasi tersebut.
Studi Pustaka Penggunaan Metode Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis E-Learning pada Mahasiswa PPKn Masa New Normal
Sukmawati, Sukmawati;
Nasran, Nasran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.333 KB)
Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan penerapan new normal pada kondisi pandemik dibeberapa sektor termasuk sektor pendidikan. Kondisi ini membuat publik beradaptasi dengan keadaan new normal dengan mematuhi peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah. Adaptasi ini dimaknai sebagai cara pandang dan perilaku yang baru yang harus kita lakukan untuk mencegah peningkatan kasus infeksi COVID-19. Dalam proses pembelahjaran, perkembangan metode pembelaran semakin pesat, dilihat dari semakin banyaknya perkembangan berbagai metode dan media yang dapat digunakan seiring dengan adanya kemajuan teknologi yang signifikan. Bentuk perkembangan teknologi ini dapat dimanfaatkan dengan menggunakan pembalajaran berbasis e-learning. Pembelajaran ini berimbas pada meningkatnya pemanfaatan media sosial yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik dan peserta didik. Pada artikel ini kami menjelaskan bagaimana gambaran menghadapi new normal dalam proses pembelajaran dengan pemanfaatan e-learning.
Gambaran Kesiapan Mental Wanita yang Menikah dengan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) di Kota Bukittinggi
Disa Astrina, Yovi;
Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.011 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2111
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan mental wanita yang menikah dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan Teknik analisis IPA (Interpretative Phenomological Analysis), penelitian ini menggunakan teknik wawancara.. Subjek dalam ini berjumlah dua orang yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling yang di anggap sesuai dengan kriteria subjek penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa aspek yang sangat memepengaruhi kesiapan mental wanita yang menikah dengan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) aspek pengetahuan, jika seseorang memiliki pengetahuan atas HIV/AIDS akan menjadi pertimbangan pasti keputusan nantinya.
Peran Guru Pkn dalam Mendidik Siswa di Sekolah Dasar dengan Metode Motivasi
Azzahra, Dea;
Dewi, Dinnie Anggraeni;
Furmanasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (133.598 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh peran Guru PKN terhadap siswa di sekolah dasar, yang dimana menanamkan sikap positif yang signifikan antara motivasi guru terhadap siswa berkarakter, semakin tinggi motivasi guru maka semakin tinggi pula karakter siswa contohnya, menanamkan rasa gotong-royong dan memiliki empati yang tinggi. Karakter ini bisa meningkatkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, dan juga ada pengaruh positif yang signifikan terhadap kasih sayang guru dan terhadap hasil belajar siswa. Motivasi guru ini sangat berpengaruh terhadap siswa sehingga antusiasme siswa dalam mempelajari dan memahami materi dengan percaya diri dan aktif di dalam kelas.
Diagnosis Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di Masa Pandemi Covid-19
Aprila, Dina;
Muliati, Indah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.684 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya hasil ujian PAI siswa kelas XII SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam rendah dimasa pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diagnosis kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari guru PAI, guru BK, dan siswa kelas XII SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa mengalami kesulitan belajar pada pemahaman materi pendidikan agama Islam yang kurang saat pembelajaran daring dan sulit untuk interaktif dalam pembelajaran daring. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, terdapat faktor-faktor pemicu kesulitan belajar siswa yaitu: 1) Kurangnya motivasi belajar siswa dari guru maupun orangtua, 2) Koneksi jaringan internet yang kurang memadai dalam melaksanakan pembelajaran daring, 3) Keterbatasan ekonomi untuk membeli kuota internet, dan 4) kurangnya interaksi antara guru dan siswa.