cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Pengembangan Animasi Edukasi Berbasis Satua Bali I Jaran Lua Masang Daya Silib untuk Siswa Sekolah Dasar I Wayan Sujana; Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Komang Hany Trisia Dinda Rani; Ni Kadek Mona Prawistya Giri; Ni Putu Diandra Paramitha Dirgantara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38705

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan media pembelajaran inovatif berbasis budaya lokal di sekolah dasar, sehingga proses pembelajaran cenderung monoton dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan animasi edukasi berbasis satua Bali I Jaran Lua Masang Daya Silib yang memenuhi kriteria valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, serta siswa kelas V SD No 1 Sading. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan angket. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi edukasi yang dikembangkan memperoleh persentase validitas dari ahli materi sebesar 90,3%, ahli desain pembelajaran sebesar 86,3%, dan ahli media sebesar 89,6% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba perorangan memperoleh persentase 89,4% dan uji coba kelompok kecil sebesar 90,2% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, animasi edukasi berbasis satua Bali I Jaran Lua Masang Daya Silib dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap nilai karakter dan budaya lokal.
The Effect of Retelling Technique on Students’ Reading Comprehension of Narrative Texts Mainar Fitri; Melati Purwaningtyas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38706

Abstract

Teknik menceritakan kembali adalah teknik yang dapat membantu siswa dalam pemahaman bacaan teks naratif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknik menceritakan kembali terhadap pemahaman bacaan teks naratif siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas sebelas jurusan Agama di sebuah SMA Negeri Islam di Provinsi Riau, Indonesia. Desain pra-eksperimental digunakan dengan pre-test dan post-test satu kelompok. Hasil menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 lebih rendah dari 0,05. Jadi, terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik menceritakan kembali efektif dalam membantu pemahaman bacaan teks naratif siswa.
Problematika Dakwah di Jorong Rura Patontang Kecamatan Koto Balingkakabupaten Pasaman Barat Afwanil Yusna; Asrul Harahap
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38707

Abstract

Problematika dakwah merupakan permasalahan yang muncul dalam menyeru, memanggil, mengajak dan menjamu dengan proses yang ditangani oleh para pengembang dakwah. Problematika dakwah di Jorong Rura Patontang disebabkan oleh permasalahan internal dan eksternal baik pada dai maupun mad’u. Masalah internal adalah masalah yang berasal dari dalam diri dai, maupun mad’u sendiri, sedangkan masalah eksternal ialah masalah yang berasal dari luar diri dai maupun mad’u sebagai bagian dari kegiatan dakwah. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Amin S.M. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisi bagaimana problematika dakwah yang terjadi di Jorong Rura Patontang Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat. Peneliti menggunakan teori Amin S.M dengan jenis penelitian lapangan dengan metode penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan pada dai dan mad’u di Jorong Rura Patontang. Hasil penelitian menunjukkan adanya masalah internal yang terjadi pada dai dan mad’u. permasalahan internal dai terjadi pada saat menyampaikan dakwah di Jorong Rura Patontang yakni kurangnya pemahaman dai dan lemahnya kompetensi dai, sedangkan masalah internal mad’u yakni kurangnya antusias mad’u dalam mengikuti kegiatan dakwah. Disamping itu juga menunjukkan adanya masalah eksternal pada dai dan mad’u diantaranya aspek pendidikan, aspek geografis, serta aspek ekonomi pada mad’u. Tentu hal ini menjadi masalah dalam proses dakwah di Jorong Rura Patontang Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat.
Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Remaja pada Era Digital di Desa Sungai Geringging Raisah Hikmah Jas; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38708

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan remaja yang dapat memengaruhi perkembangan perilaku, emosional, sosial, dan akademik remaja, sehingga peran orang tua menjadi faktor penting dalam mengarahkan dan membimbing remaja di era digital. Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan, pendampingan, dan mengontrol remaja di era digital ini. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak orang tua yang belum mampu menerapkan pola asuh yang tepat seperti cenderung memberikan kebebasan penuh kepada remaja dalam menggunakan gadget dan media sosial tanpa pengawasan yang cukup. Sebagian orang tua juga masih menerapkan pola asuh otoriter ataupun permisif secara berlebihan yang membuat remaja merasa tertekan dan sulit terbuka ke orang tua. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengkaji tentang peran pola asuh orang tua terhadap perkembangan remaja pada era digital, khususnya dalam aspek perilaku, emosional, sosial, dan akademik remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pola asuh orang tua terhadap perkembangan remaja pada era digital, serta menganalisis peran orang tua dalam membimbing, mengawasi, dan mengontrol remaja pada era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan orang tua dan remaja, observasi lapangan, serta studi dokumentasi Desa Sungai Geringging. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran yang signifikan terhadap perkembangan remaja pada era digital. Orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis cenderung mampu membentuk perilaku remaja yang lebih bertanggung jawab serta bijak di era digital. Sebaliknya, kurangnya pengawasan dan komunikasi dari orang tua membuat remaja rentan terjerumus hal-hal negatif dan kurang fokus dalam pembelajaran. Oleh karena itu, pola asuh orang tua sangat penting dalam mendukung perkembangan remaja secara positif.
Strategi Sekolah dalam Pengembangan, Sosialisasi, Implementasi dan Evaluasi Visi Misi di SDN Nomor 18 Inpres Bababulo Junaedi Junaedi; Muhammad Syarip; Nurdawati Nurdawati; Hasran Ahmad; Kamus Kamus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi visi dan misi di SDN Nomor 18 Inpres Bababulo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang terlibat langsung dalam pengelolaan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan visi dan misi sekolah dilakukan secara terencana dengan memperhatikan Tujuan Pendidikan Nasional, Profil Pelajar Pancasila, serta kondisi sosial budaya masyarakat sekitar. Sosialisasi visi dan misi dilaksanakan melalui rapat guru, kegiatan pembelajaran, kegiatan keagamaan, dan pemasangan visi misi di lingkungan sekolah. Implementasi visi dan misi diwujudkan melalui pembelajaran aktif, pembiasaan religius, kegiatan kebersihan lingkungan, serta pengembangan kemampuan peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengetahui tingkat keberhasilan program sekolah dan sebagai bahan perbaikan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana dan perbedaan kemampuan peserta didik, sekolah tetap berupaya melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.
Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Risiko Kebangkrutan terhadap Cash Holding pada Perusahaan Transportasi yang Terdaftar di Bei Nizar Fazari; Zulkifli Umar; Elviza Elviza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38710

Abstract

Untuk tahun 2021–2024, studi ini akan mengamati bisnis transportasi yang tercatat di BEI dan mencoba untuk mengetahui bagaimana ukuran perusahaan dan risiko kebangkrutan memengaruhi kepemilikan kas. Temuan menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut memiliki dampak substansial pada Kepemilikan Kas secara bersamaan, menggunakan data panel dari 19 perusahaan dan analisis regresi menggunakan REM. Terdapat pengaruh positif ukuran perusahaan terhadap kepemilikan kas dan pengaruh negatif risiko kebangkrutan. Bisnis transportasi yang lebih besar mungkin memiliki lebih banyak kas, tetapi mereka juga lebih mungkin mengalami kebangkrutan, yang mungkin mempersulit mereka untuk mempertahankan kas mereka. Manajemen dapat menggunakan temuan penelitian ini untuk menginformasikan pengambilan keputusan keuangan mereka, dan para akademisi dapat menambah kumpulan karya yang berkembang tentang manajemen kas dan risiko bisnis.
Pengawetan Telur Ayam Ras Menggunakan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L) dan Ekstrak Kulit Akasia (Acacia Sp) Shirley Fredriksz; Lily Joris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman telur ayam ras dalam ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan ekstrak kulit akasia (Acacia sp.) terhadap kualitas internal telur selama penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Peternakan Universitas Pattimura Ambon pada Desember 2025. Sebanyak 75 butir telur ayam ras dengan berat 61–63 gram digunakan sebagai bahan penelitian. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu kontrol (P0), ekstrak daun jambu biji (P1), dan ekstrak kulit akasia (P2), masing-masing lima ulangan. Variabel yang diamati meliputi bobot telur, Haugh Unit, indeks putih telur, dan indeks kuning telur. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan Uji BNT. Pengamatan dilakukan pada hari ke-7, 14, 21, dan 28. Hasil menunjukkan bahwa P2 paling efektif mempertahankan mutu internal telur selama penyimpanan.
Hubungan Ekstrakurikuler Pencak Silat dengan Karakter Peserta Didik SMPN Se Kota Madiun Narda Aji Sandya Putra; Andhega Wijaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38712

Abstract

Dalam kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, pendidikan karakter diposisikan sebagai prioritas utama yang wajib diterapkan kepada seluruh peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Dengan kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dapat melatih pendidikan berkarakter dikarenakan di dalam pencak silat tidak mengajarkan bela diri saja melainkan megajarkan banyak hal tentang pendidikan berkarakter seperti bertanggung jawab, disiplin dan kejujuran. Riset ini bermaksud buat memahami hubungan ekstrakurkuler pencak silat dengan karakter peserta didik. Penelitian dilaksanakan di beberapa Sekolah Menengah Pertama yang ada di Kota Madiun , yaitu SMP Negeri 6, 7, 8, 12, 13, 14, serta MTsN dengan subjek penelitian siswa kelas 7, 8, dan 9 yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat. Jumlah responden dalam penelitian ini terdiri 102 diantara lain siswa laki-laki berjumlah 63 dan siswa perempuan berjumlah 39. Metode ini menggunakan studi kuantitatif dengan memakai pendekatan korelasional. Populasi pada studi ini ialah seluruh peserta didik yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat. Teknik pengambilan sampel memakai purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan metode angket yang disusun menggunakan g-from. Berlandaskan hasil analisis data, ditemukan adanya korelasi positif yang signifikan antara partisipasi pada kegiatan ekstrakurikuler pencak silat serta pembentukan karakter peserta didik. Hal ini dipertegas oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,449 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 19,3% mengindikasikan jika aktivitas ekstrakurikuler pencak silat berkontribusi sebesar 19,3% saat membentuk karakter peserta didik. Hasil uji regresi linear sederhana memperoleh persamaan regresi Y = 34,547 + 0,526X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada kegiatan ekstrakurikuler pencak silat akan meningkatkan nilai karakter peserta didik sebesar 0,526. Karena sebab itu, semakin tinggi keterlibatan peserta didik saat mengikuti ekstrakurikuler pencak silat, maka semakin baik pula karakter yang mereka tampilkan. Studi ini menyimpulkan bahwa ekstrakurikuler pencak silat berkontribusi dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
Kontekstualisasi Ayat-Ayat Tabayyun: Tinjauan Historis Asbab An-Nuzul dan Relevansinya terhadap Fenomena Cancel Culture di Media Sosial Farham Farham; Fatima Zahrah; Amir Hamzah; Supriadi Supriadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38742

Abstract

Fenomena cancel culture di media sosial telah memanifestasikan diri sebagai bentuk pengadilan jalanan virtual yang berpotensi mencederai martabat dan hak asasi manusia (hifdz al-'irdh). Penelitian ini bertujuan untuk mengontekstualisasikan nilai-nilai historis asbab an-nuzul ayat-ayat tabayyun sebagai parameter Hukum Islam dalam mengevaluasi sanksi sosial di ekosistem digital. Melalui metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis-yuridis, korpus data primer berupa teks Al-Qur'an (Q.S. Al-Hujurat: 6 dan Q.S. An-Nur: 11-12) serta kitab Asbab An-Nuzul dianalisis menggunakan kerangka maqashid asy-syari'ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture memiliki distingsi fundamental dan tidak berkesesuaian dengan sanksi sosial yang dilegitimasi syariat (hajr). Berbeda dengan hajr yang menuntut otoritas sah, bukti empiris (bayyinah), dan tujuan edukatif (ta'dib), cancel culture beroperasi di atas asumsi massa siber yang destruktif tanpa batasan pemaafan. Kesimpulannya, di era sosiologi digital, tabayyun bertransformasi dari sebatas etika komunikasi moral menjadi kewajiban hukum (taklif syar'i). Sikap menahan diri (tawaqquf) dari partisipasi dalam ostrakisme digital merupakan langkah mitigasi wajib guna menghindari delik ghibah, buhtan, dan qadzaf. Penelitian ini berkontribusi dalam meletakkan kerangka dasar fiqh digital terkait pelindungan privasi di media sosial.
Evaluasi Pelaksanaan Micro Teaching dalam Membentuk Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Pendidikan Jasmani Lukas Iwan Setia Halawa; Netral Dermawan Halawa; Imam Sudrajat; Luis Eduardo Hutapea; Muhammad Reza Destya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan micro teaching dalam membentuk kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 15 mahasiswa PJKR dan 2 dosen pengampu mata kuliah micro teaching. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan micro teaching memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik mahasiswa, terutama dalam kemampuan merencanakan pembelajaran, mengelola kelas, menggunakan media pembelajaran, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan rasa percaya diri. Sebagian besar mahasiswa telah mampu melaksanakan tahapan pembelajaran secara sistematis dan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi praktik pendidikan jasmani. Namun, pelaksanaan micro teaching masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu praktik, kurangnya variasi metode pembelajaran, dan kemampuan pengelolaan kelas yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan pelaksanaan micro teaching agar pembentukan kompetensi pedagogik mahasiswa dapat berlangsung lebih efektif.