cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Pengaruh Media Sosial terhadap Pemahaman Isu Lingkungan Hasna Azizah Ginting; Hafiz Alzuhaily; Nini Asnah; Rindi Yani; Yosefina Tamara Aritonang; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38744

Abstract

Media sosial telah menjadi sarana utama masyarakat dalam memperoleh informasi, termasuk mengenai isu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pemahaman isu lingkungan pada masyarakat dan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai jurnal dan buku terkait penggunaan media sosial dan kesadaran lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman masyarakat mengenai isu-isu lingkungan seperti pencemaran, perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan pelestarian alam. Platform seperti Instagram, TikTok, dan Twitter terbukti menjadi media efektif dalam penyebaran informasi lingkungan karena sifatnya yang cepat, visual, dan interaktif. Namun, media sosial juga memiliki dampak negatif berupa penyebaran informasi yang tidak valid serta rendahnya literasi digital pengguna sehingga memunculkan fenomena echo chamber dan hoaks lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi lingkungan secara kritis dan bijak.
Analisis Peran Kerja Kelompok dalam Meningkatkan Komunikasi antar Siswa di SMP dan SMA Olivia Maharani; Muhammad Handi Pratama; Aisyah Rahmaliza; Aisyah Nurbaiti; Raul Rian Shaputra; Yusuf Hartono; Khadijah Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkatan komunikasi antar siswa dalam kegiatan kerja kelompok. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan pada angket komunikasi, kemudian data dianalisiskan menggunakan statistik deskriptif (mean, median, modus, standar deviasi, varians) dan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian memberi suatu petunjuk jika nilai rata-rata (mean) komunikasi siswa yaitu 100,0 dengan standar deviasi 11,64. Sebahagian besar siswa (66,67%) ada di kategori sedang, 16,67% pada kategori rendah, dan 16,67% pada kategori tinggi. Data diberi pernyataan berdistribusi normal (p=0,702). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mayoritas siswa sudah mempunyai kemampuan komunikasi yang cukup baik dalam kerja kelompok, namun masih belum optimal. Masih terdapat siswa dengan komunikasi rendah yang perlu mendapatkan intervensi, seperti konseling kelompok, pembelajaran kooperatif, atau teknik focus group discussion, sebagaimana didukung oleh penelitian-penelitian terdahulu.
Supervisi Refleksi sebagai Pendekatan Pengembangan Profesional Berkelanjutan Guru BK Gusman Lesmana; Intan Nurjannah Pulungan; Muhammad Ikhwan Habibie Dongoran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38746

Abstract

Pengembangan profesional guru BK merupakan kebutuhan penting dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Namun, praktik pengembangan profesional yang masih bersifat formal sering kali belum mampu mendorong guru untuk belajar dari pengalaman nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji supervisi refleksi sebagai pendekatan dalam pengembangan profesional berkelanjutan (Continuous Professional Development/CPD) guru BK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan supervisi, refleksi, dan profesionalisme guru BK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi refleksi berperan dalam mendorong kesadaran diri, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperbaiki kualitas praktik layanan konseling secara berkelanjutan. Selain itu, supervisi juga terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi calon guru BK melalui proses umpan balik, evaluasi praktik, dan pembinaan yang terarah. Dampak lain yang terlihat adalah meningkatnya profesionalisme guru BK, baik dari aspek keterampilan, sikap, maupun kualitas layanan yang diberikan. Dengan demikian, supervisi refleksi dapat menjadi pendekatan yang relevan dan efektif dalam mendukung pengembangan profesional guru BK secara berkelanjutan.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Penguatan Profil Pelajar Pancasila Kelas V di SDN 101930 Perbaungan Tasya Nadea Hasibuan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hasil belajar Penguatan Profil Pelajar Pancasila setelah peserta didik diberikan model pembelajaran discovery learning pada Kelas V Di Sekolah SDN 101930 Perbaungan Tahun Pelajaran 2024/2025. Pada penelitian ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan eksperimen. Desain yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Pada design ini terdapat pretest dan posttest untuk kelompok eksperimen dan kontrol. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V di SDN 101930 Perbaungan Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas V A (20 peserta didik) sebagai kelas kontrol yang diterapkan menggunakan Model Pembelajaran Pembelajaran Discovery Learning dan kelas V B (20 peserta didik) sebagai kelas eksperimen yang diterapkan model Konvensional. hasil yang diperoleh peserta didik ketika belajar dengan menggunakan metode Discoverry Learning dan konvensional sangat berbeda. Terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu, pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata 82,4 dan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 68,4. Hasil uji hipotesis dengan uji t pada kelas eksperimen (Discoverry Learning) diperoleh adalah 0,000 nilai tersebut lebih kecil dari Sig.(2-failed) α = 0,05 (0,000 < 0,05). Sehingga Ha dapat diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Discoverry Learning terhadap elemen Akhlak Kepada Alam pada Kelas V di Sekolah SDN 101930 Perbaungan.
Pengaruh Investasi Asing terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Elsa Pratiwi; Hendra Riofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38748

Abstract

Investasi luar negeri memiliki peranan krusial dalam mendorong perkembangan ekonomi di Indonesia dengan meningkatkan modal, memfasilitasi transfer teknologi, dan menciptakan lapangan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak investasi luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan tinjauan literatur yang bersumber dari artikel jurnal ilmiah dan dokumen resmi yang berkaitan dengan investasi luar negeri di Indonesia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa peningkatan Foreign Direct Investment (FDI) memberikan dampak positif pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), khususnya di sektor industri pengolahan, penambangan, dan teknologi informasi. Selain meningkatkan pendapatan nasional, investasi luar negeri juga berkontribusi pada perluasan peluang kerja dan peningkatan daya saing ekonomi nasional. Meskipun demikian, pemerintah harus tetap memperhatikan stabilitas ekonomi, kualitas sumber daya manusia, dan distribusi investasi agar keuntungan dari investasi luar negeri dapat dirasakan dengan optimal.
Upaya Revitalisasi Tenun Ikat sebagai Identitas Budaya Masyarakat Manggarai Karolina Yuyun; Katarina Sueng; Maria Carlita Franklin; Maria Anisa Bahagia; Rikardus Tari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38750

Abstract

Tenun ikat manggarai merupakan warisan budaya yang merepresentasikan identitas sosial, nilai simbolik, serta struktur kultural masyarakat lokal. Namun, modernisasi dan globalisasi menyebabkan menurunnya minat generasi muda serta berkurangnya peran tenun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mengancam keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi revitalisasi tenun ikat sebagai identitas budaya masyarakat manggarai melalui pendekatan intercultural yang mengintegrasikan pelestarian nilai tradisional, inovasi kreatif, dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta didukung data kuantitatif melalui kuesioner yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenun ikat hanya berfungsi sebagai produk estetika, tetapi juga sebagai simbol identitas, media transmisi nilai budaya dan sumber ekonomi, revitalisasi dilakukan melalui penguatan makna simbolik, inovasi dalam ekonomi kreatif, pemanfaatan teknologi digital, serta peran aktif komunikasi dan pendidikan budaya. Data kualitatif menunjukkan bahwa tingkat pemahaman budaya berbanding lurus dengan partisipasi masyarakat dalam pelestarian. Dengan demikian, revitalisasi tenun ikat memerlukan sinergi antara tradisi dan modernitas agar tetap relevan dan berkelanjutan. Selain itu keberlanjutan program revitalisasi juga sangat bergantung pada keterlibatan generasi mudah sebagai agen perubahan yang mampu menjaga, mengembangkan serta mempromosikan budaya lokal secara kreatif diera digital, serta memperkuat jejaring kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri kreatif dan komunitas adat dalam menjaga eksistensi tenun ikat di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian budaya serta menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pelestarian budaya lokal berbasis komunitas.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pecahan ditinjau dari Tahapan Polya pada Siswa Kelas V SD Nur Adriani Auliyah; A. Ayu Agustia Ahmad; Nurjannah Nurjannah; Hasmiati Hasmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas V SDN 109 Cappagalung, Sinjai Selatan, dalam menyelesaikan soal cerita pecahan ditinjau dari tahapan Polya, dengan kemampuan membaca sebagai faktor yang mempengaruhi. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 dengan subjek seluruh siswa kelas V yang berjumlah 21 orang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan adanya siswa yang mengalami kesulitan membaca. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes diagnostik, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kesulitan membaca (Siswa A) tidak mampu melalui satu pun tahapan Polya memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali karena terhambat pada kemampuan membaca isi soal. Siswa lainnya yang membaca lancar umumnya mampu menjawab soal dengan benar, namun secara konsisten tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, melakukan kesalahan pada tahap merencanakan terutama pada operasi pembagian pecahan, dan melewatkan tahap memeriksa kembali. Kemampuan membaca berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pemecahan masalah matematika.
Analisis Pengaruh Metode Fast Track terhadap Waktu dan Biaya Pekerjaan Kontruksi (Studi Kasus : Pembangunan Gedung Pastoran Minomartani) Oktavianus Hampur; I Komang Agus Ariana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38767

Abstract

Keterlambatan pada proyek konstruksi sering kali memicu pembengkakan biaya akibat penundaan aktivitas. Penelitian ini mengkaji penerapan metode fast track sebagai strategi percepatan durasi pada proyek Pembangunan Gedung Pastoran Minomartani. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi jenis pekerjaan yang dapat dipercepat serta menganalisis perbandingan total waktu dan biaya setelah penjadwalan ulang menggunakan bantuan perangkat lunak Microsoft Project. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya, kurva S, dan laporan kemajuan fisik proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjadwalan ulang berhasil tumpang tindih pada lintasan kritis antara pekerjaan struktur, arsitektur, dan MEP. Penerapan fast track secara signifikan memangkas durasi total proyek dari kondisi normal menjadi lebih cepat. Selain mempercepat waktu, metode ini memberikan efisiensi biaya tidak langsung karena waktu pengerjaan menjadi lebih pendek. Kesimpulannya, metode fast track sangat efektif mengoptimalkan kinerja proyek tanpa mengorbankan kualitas bangunan.
Bahasa Persuasif dalam Kampanye Lingkungan di Kampus Arini Togatorop; Indah Natalia Br Sitepu; Oktavia Novebri Sibuea; Yesnita Firna Perawati Gultom; Zahra Aini Lubis; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38768

Abstract

Kampanye lingkungan di kampus merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi sivitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bahasa persuasif memegang peran sentral sebagai alat komunikasi yang mampu mengubah sikap dan perilaku sasaran kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa persuasif dalam kampanye lingkungan di kampus, mencakup jenis-jenis bahasa persuasif yang digunakan, teknik penyampaian pesan, serta efektivitasnya dalam mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan di kalangan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kampanye lingkungan kampus yang efektif memanfaatkan kombinasi teknik persuasif berupa pesan emosional, rasional, dan moral. Slogan, poster, dan konten media sosial menjadi media utama penyampai pesan dengan bahasa yang singkat, padat, dan memotivasi tindakan nyata. Penggunaan bahasa berbasis fear arousal, pay-off appeal, dan bandwagon terbukti meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Kesimpulannya, bahasa persuasif yang tepat sasaran, kontekstual, dan kreatif merupakan kunci keberhasilan kampanye lingkungan di kampus dalam membentuk karakter peduli lingkungan.
Representasi Kecemasan Social dalam Puisi Digital Facebook: Kajian Sosiologi Sastra Annisa Ainur Rohmah; Yasinta Sinarti; Afifatul Azizah; Gatot Sarmidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38769

Abstract

Karya sastra dan kehidupan sosial tidak pernah bisa dipisahkan keduanya saling membentuk dan saling menafsirkan. Di era digital, relasi ini menemukan wajah barunya: puisi tidak lagi menunggu antrian redaktur atau rak toko buku, melainkan lahir dan menyebar melalui platform media sosial, termasuk Facebook. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana kecemasan sosial masyarakat Indonesia termanifestasi dalam puisi-puisi digital yang beredar di Facebook, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra sebagai pijakan analisisnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan sumber data 15 puisi digital yang diunggah melalui akun Facebook pribadi serta grup "Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia XI 23" dan "Puisi Kaki Abu" selama periode Januari hingga Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi digital, dokumentasi, serta teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan temuan dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teori menyandarkan interpretasi pada teori sosiologi sastra Wellek dan Warren (1993) serta teori refleksi sosial Swingewood (1972). Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi digital Facebook bukan sekadar ekspresi estetis individual, melainkan dokumen sosial yang mencerminkan denyut keresahan masyarakat secara kolektif. Ditemukan empat bentuk kecemasan sosial yang mengemuka (1) Kecemasan terhadap ketidakadilan sosial dan kolonialisme, (2) Kecemasan sekaligus semangat perlawanan, (3) Kecemasan ekonomi dalam tekanan kehidupan sehari-hari, dan (4) Kecemasan global akibat ancaman perang. Keempat bentuk tersebut hadir melalui pilihan diksi, metafora, dan simbol kebahasaan yang tumbuh organik dari konteks sosial yang melingkupi pengarangnya. Facebook sendiri tidak sekadar berfungsi sebagai medium penyebaran, melainkan turut membentuk ekosistem sastra digital yang hidup.