cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Motivasi Belajar Masyitah Masyitah; Julia Fadilah; Rahmad Rasyid Rambe; Hamidah Hamidah; Syafitriani Syafitriani; Siti Khadijah Adi Syaputri Hsb; Qohar Zaya Rambe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42191

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor psikologis yang memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Motivasi berfungsi sebagai pendorong internal maupun eksternal yang mengarahkan peserta didik untuk mencapai tujuan belajar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep motivasi belajar, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta implikasinya terhadap proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional, jurnal internasional, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh faktor intrinsik, seperti minat, kebutuhan, cita-cita, dan efikasi diri, serta faktor ekstrinsik, seperti lingkungan keluarga, sekolah, guru, teman sebaya, dan sistem penghargaan. Peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi cenderung menunjukkan keaktifan, ketekunan, kemampuan memecahkan masalah, serta prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan motivasi belajar rendah. Guru memiliki peran strategis dalam membangun motivasi belajar melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif, pemberian umpan balik yang konstruktif, penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, serta penguatan positif terhadap setiap pencapaian peserta didik. Oleh karena itu, peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian seluruh pihak agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.
Analisis Strategi Bisnis Berbasis Manajemen dalam Konteks UMKM Studi Kasus Komparatif Kedai Halal Cessku dan Usaha Lapo Batak Tradisional Netty Laura Simbolon; Lody Sangap Beckam Aritonang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42195

Abstract

Di tengah era ketidakpastian global yang dipengaruhi oleh volatilitas ekonomi, disrupsi teknologi, dan perubahan preferensi konsumen, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) menghadapi tantangan krusial sekaligus peluang baru. Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus komparatif antara Kedai Halal Cessku—sebuah usaha kuliner halal modern—dan usaha tradisional Lapo Batak untuk mengkaji bagaimana UMKM menjalankan manajemen strategis dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Melalui metode kualitatif yang mencakup wawancara mendalam dan observasi lapangan, penelitian ini menganalisis strategi operasional, pemasaran, dan keuangan yang diterapkan oleh kedua jenis usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Halal Cessku memanfaatkan inovasi digital, branding, dan sertifikasi halal untuk memperluas akses pasar serta memperkuat kepercayaan konsumen. Sebaliknya, usaha Lapo Batak, meskipun memiliki akar autentisitas budaya yang kuat, menghadapi hambatan adaptasi akibat keterbatasan dalam manajemen strategis dan ketergantungan pada praktik-praktik tradisional. Kendati demikian, warisan budaya mereka menawarkan proposisi nilai yang khas jika dipadukan dengan pendekatan manajemen modern. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur UMKM dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan strategi bisnis yang adaptif dengan upaya pelestarian budaya guna meningkatkan ketahanan dan daya saing di pasar global.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kesejahteraan Karyawan Pada Koperasi Unit Desa Agung Tumpang Kabupaten Malang Eka Neha Saputri; Is Fadhillah; Machsun Machsun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan terhadap kesejahteraan karyawan di Koperasi Unit Desa (KUD) Agung Tumpang, Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan KUD Agung Tumpang yang berjumlah 80 orang, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh (*saturated sampling*). Data yang diolah berasal dari 60 responden setelah melalui seleksi kuesioner yang valid. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert, dan data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, dengan nilai t sebesar 3,297 > t-tabel 2,002 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, dengan nilai t sebesar 3,509 > t-tabel 2,002 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, dengan nilai F sebesar 29,704 > F-tabel 3,159 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,510 menunjukkan bahwa 51,0% variasi kesejahteraan karyawan dapat dijelaskan oleh motivasi kerja dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya sebesar 49,0% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian. Variabel lingkungan kerja merupakan variabel yang paling dominan dengan nilai *Standardized Coefficients Beta* sebesar 0,410.
Kontribusi Mahasiswa KKN UMN Al- Wasliyah dalam Penataan Lingkungan melalui Pembuatan Gapura dan Pengecatan Jembatan Gantung di Desa Perbahingan Putri Puspitasari; M.Farhan Fadillah; Ananda Pasha Salsabila; Tasya Rahmatika; Tanzila Tanzila; Nurmairina Nurmairina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42197

Abstract

Salah satu program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah adalah penataan lingkungan melalui pembuatan gapura dan pengecatan jembatan gantung di Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan estetika lingkungan, memperkuat identitas desa, serta menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Metode yang digunakan meliputi observasi, koordinasi dengan pemerintah desa, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan secara gotong royong, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembangunan gapura berhasil memperkuat identitas visual desa, sedangkan pengecatan jembatan gantung meningkatkan tampilan dan kualitas fasilitas umum. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong, sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Peran Mahasiswa KKN dalam Pengembangan UMKM Kreatif melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring di Desa Perbahingan Ravina Alya Lubis; Rio Mahesa Wahyu Pratama; Atika Farandina Rangkuti; Era Noviana Tumangger; Vetty Vera Lumban Siantar; Syahrul Bakti Harahap
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42198

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat perdesaan merupakan salah satu strategi yang dapat diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis, dan minat kewirausahaan masyarakat Desa Perbahingan melalui pelatihan produksi sabun cuci piring sebagai produk kebutuhan rumah tangga yang memiliki potensi ekonomi. Pelaksanaan kegiatan mencakup beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi proses produksi, praktik oleh peserta, serta evaluasi terhadap hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami bahan dan tahapan produksi, mengidentifikasi fungsi bahan yang digunakan, serta menerapkan proses pembuatan sabun cuci piring secara langsung hingga menghasilkan produk yang dapat digunakan untuk kebutuhan domestik. Selain memberikan keterampilan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman peserta mengenai peluang pengembangan produk sebagai kegiatan usaha yang berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan. Dengan demikian, pelatihan produksi sabun cuci piring dapat menjadi salah satu pendekatan pemberdayaan yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dan pengembangan UMKM berbasis kreativitas serta potensi lokal di Desa Perbahingan.
Pengaruh Model Pembelajaran Self Directed Learning untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep pada Materi Sistem Peredaran Darah Rafi Azam Murtadho
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42200

Abstract

Rendahnya penguasaan konsep biologi peserta didik akibat dominasi pembelajaran konvensional menjadi permasalahan utama dalam mempelajari materi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Self-Directed Learning terhadap penguasaan konsep siswa pada materi sistem peredaran darah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 62 peserta didik yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan konsep dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji-t serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan penguasaan konsep kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori baik, dan pengaruh perlakuan tergolong sangat besar. Disimpulkan bahwa penerapan model Self-Directed Learning efektif meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi sistem peredaran darah.
Implementasi Metode Sanksi oleh Guru dalam Menegakkan Kedisiplinan Siswa pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MA Nahdlatul Ulama 2 Serangan Maslahatul Umah; Aulia Sholichah Iman Nurchotimah; Darrotul Jannah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42201

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya pelanggaran kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak, seperti keterlambatan hadir, kurang memperhatikan penjelasan guru, berbicara saat pembelajaran berlangsung, dan terlambat mengumpulkan tugas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode sanksi oleh guru dalam menegakkan kedisiplinan siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak di MA Nahdlatul Ulama 2 Serangan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas guru Akidah Akhlak, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak tergolong cukup baik meskipun masih ditemukan beberapa pelanggaran. Implementasi metode sanksi dilakukan secara bertahap dan edukatif melalui teguran, nasihat, pemberian tugas tambahan, serta pembinaan individual. Guru berperan penting sebagai teladan, pembimbing, dan pengawas dalam menegakkan kedisiplinan siswa. Faktor pendukung meliputi kerja sama antarguru, tata tertib sekolah, keteladanan guru, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran siswa, pengaruh teman sebaya, penggunaan teknologi secara berlebihan, serta kurangnya pengawasan keluarga.
Analysis of Learning Interest In Physical Education Through Traditional Gobak Sodor Games in Students of State Junior High School 8 of Tanah Sepenggal Ahmad Sakirin; Junaidi Junaidi; Jhony Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani melalui permainan tradisional gobak sodor di SMP Negeri 8 Tanah Sepenggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 36 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert untuk mengukur minat belajar, yang mencakup aspek intrinsik (minat, perhatian, dan perilaku) serta aspek ekstrinsik (fasilitas dan peran guru). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, meliputi nilai rata-rata, standar deviasi, frekuensi, persentase, dan kategorisasi tingkat minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata minat belajar sebesar 83,97 dengan standar deviasi 5,71, yang menempatkannya pada kategori sedang. Secara rinci, 20 siswa (55,55%) berada pada kategori sedang, 7 siswa (19,45%) pada kategori tinggi, 6 siswa (16,67%) pada kategori rendah, 2 siswa (5,56%) pada kategori sangat rendah, dan 1 siswa (2,77%) pada kategori sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat minat sedang terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani yang menggunakan permainan tradisional gobak sodor. Meskipun gobak sodor menjadi alternatif pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual, diperlukan strategi pembelajaran yang bervariasi untuk meningkatkan minat siswa ke kategori yang lebih tinggi.
Transformasi Digital dalam Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Penguatan Mutu dan Daya Saing Lembaga Pendidikan di Era Society 5.0 Luthfi Mayasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42212

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam pengelolaan lembaga pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Perkembangan Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam untuk mampu memanfaatkan teknologi digital secara strategis tanpa kehilangan orientasi nilai dan identitas keislaman. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam sebagai strategi penguatan mutu dan daya saing lembaga pendidikan di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai transformasi digital, manajemen pendidikan Islam, Society 5.0, kepemimpinan digital, mutu pendidikan, dan daya saing lembaga. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis terhadap berbagai sumber yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital tidak sekadar berupa digitalisasi administrasi, tetapi merupakan perubahan sistemik yang mencakup perencanaan berbasis data, kepemimpinan digital, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, digitalisasi penjaminan mutu, inovasi pembelajaran, serta penguatan layanan dan komunikasi kelembagaan. Transformasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, kualitas layanan, dan kemampuan lembaga dalam merespons kebutuhan masyarakat. Pada saat yang sama, pemanfaatan teknologi menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya saing melalui inovasi, pengembangan reputasi, pengambilan keputusan berbasis data, dan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia. Keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, kompetensi SDM, kepemimpinan, budaya organisasi, keamanan data, dan tata kelola teknologi. Dalam perspektif Islam, seluruh proses tersebut perlu berlandaskan nilai amanah, keadilan, ihsan, tanggung jawab, dan maslahah. Dengan demikian, transformasi digital dapat menjadi strategi efektif untuk membangun lembaga pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, bermutu, humanis, dan berdaya saing di era Society 5.0.
Optimalisasi Ekstrakurikuler Seni Tari Pasambahan di SMP Negeri 3 Lubuk Alung Nadila Nofrihan Syalwa; Mia Fahmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi pelaksanaan ekstrakurikuler Tari Pasambahan di SMP Negeri 3 Lubuk Alung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang pembina ekstrakurikuler Tari Pasambahan dan tujuh orang peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pelaksanaan ekstrakurikuler Tari Pasambahan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan awal, guru mempersiapkan peserta didik melalui kegiatan berdoa, absensi, pemberian motivasi, penyampaian tujuan pembelajaran, pembentukan formasi, dan pemanasan sehingga peserta didik lebih siap mengikuti latihan. Pada kegiatan inti, guru menerapkan metode demonstrasi, latihan berulang (drill), tutor sebaya, penggunaan iringan musik, serta evaluasi secara bertahap. Penerapan strategi tersebut mampu meningkatkan penguasaan gerak, kekompakan formasi, kedisiplinan, partisipasi, dan kepercayaan diri peserta didik dari setiap pertemuan. Pada kegiatan penutup, guru melaksanakan evaluasi, refleksi, pemberian umpan balik, serta motivasi kepada peserta didik sehingga mereka mengetahui kelebihan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Hasil evaluasi pada pertemuan terakhir menunjukkan bahwa peserta didik yang hadir mampu menampilkan Tari Pasambahan secara utuh dengan gerakan yang lebih kompak, sesuai tempo musik, lebih percaya diri, dan lebih baik dibandingkan pertemuan awal. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Tari Pasambahan di SMP Negeri 3 Lubuk Alung telah terlaksana secara optimal melalui strategi pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kemampuan menari peserta didik sekaligus mendukung pelestarian budaya Minangkabau.