cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,727 Documents
Faktor Pendukung Dan Penghambat Efektifitas Pelaksanaan Program Kelompok Siaga Bencana di Nagari Painan Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Qorin Radesa; Zikri Alhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.863 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan program kelompok siaga bencana di Nagari Painan Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat efektifitas pelaksanaan program kelompok siaga bencana di Nagari Painan Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Selain itu, teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data yaitu dengan menggunakan teknik trianggulasi dimana teknik trianggulasi merupakan sebagai teknik dalam menggabungkan data dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada serta teknik untuk analisis data dimana menggunakan reduksi data, penyajian data dan dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah a. faktor pendukung terdapat 1) anggaran dari pemerintah yang cukup dan 2) aparatur dan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana sedangkan b. faktor penghambat terdapat 1) pengadaan sarana dan prasarana yang masih minim dan 2) pelaksanaan mitigasi bencana oleh kelompok siaga bencana yang belum rutin.
Optimalisasi Pelaksanaan Penggunaan ARKAS 3.3 Pada Pelaporan Penggunaan Dana Bos Sekolah Dasar Negeri 18 Bungo di Kota Padang Windi Wulandari; Nora Eka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.722 KB)

Abstract

Salah satu metode teknologi yang diperuntukan kepada instansi sekolah adalah Aplikasi Rkas (ARKAS). Pemerintah justru ingin mengembangkan kinerja guru sekolah dengan membentuk ARKAS tersebut. Aplikasi tunggu dari segi pengelolaan dana bos sekolah. Kemudian pemerintah meresmikan aplikasi terdapat pada peraturan No 7 Tahun 2021. Penelitian ini justru melihat bagaimana implementasi terhadap pengguna ARKAS 3.3 dalam mengelola pelaporan dana bos Sekolah Dasar Negeri 18 Bungo Pasang di Kota Padang. Penelitian ini merupakan metode quasi kualitatif dengan menggunakan model Simple Research Design (SRD). Dengan informan pemilihan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data juga dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Dari hasil penelitian pada Sekolah Dasar di Kota Padang, khusus nya Sekolah Dasar Negeri 18 Bungo Pasang wilayah Kecamatan Koto Tangah menunjukan bahwa dari sisi implementasinya sudah terlaksana dengan baik namun belum dengan harapan yang baik terhadap perkembangannya. Dikarenakan juga dengan sering terjadinya peningkatan-peningkatan tiap versi dari sebuah aplikasi tersebut yang membuat pada kinerja pengguna pada teknologi ini dapat dikatakan belum optimal.
Kendala yang Ditemui dalam Implementasi Kebijakan Rehabilitasi oleh BPBD Kabupaten Bengkalis Pasca Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Jupadil Fajri; Zikri Alhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.133 KB)

Abstract

Riset bermaksud buat mengenali kendala yang ditemui dalam implementasi kebijakan rehabilitasi oleh BPBD Kabupaten Bengkalis pasca kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Tipe riset ini merupakan riset kualitatif dengan memakai tata cara deskriptif yang dilaksanakan di Kecamatan Tepi Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Metode pengumpulan informasi yang dipakai ialah lewat pemantauan, tanya jawab, pemilihan sebaliknya buat mencoba kesahan informasi ialah memakai metode trianggulasi data. Tidak hanya itu, metode buat melaksanakan analisa informasi ialah dengan memakai pengurangan informasi, penyajian informasi, serta pencabutan kesimpulan. Hasil riset ini adalah a. terbatasnya sumber air di lokasi bencana kebakaran hutan dan lahan, b. akses jalan masuk ke lokasi bencana yang sulit, c. kabut asap yang membuat kesulitan dalam jarak pandang dan d. lahan gambut dan cuaca yang menghambat proses pemadaman.
Evaluasi Gerakan Save Maninjau di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Rahma Lailani; Hasbullah Malau
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.526 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses dalam dalam evaluasi gerakan save maninjau di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dan untuk mengetahui apa sajakah kendala dalam evaluasi gerakan save maninjau di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif sedangkan teknik untuk pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Selain itu, untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik trianggulasi dimana teknik triangulasi data adalah teknik memeriksa keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Hasil penelitian ini adalah a. perencanaan pengelolaan kelestarian kawasan danau melalui Gerakan Save Maninjau, b. pemanfaatan Kawasan danau dalam Gerakan Save Maninjau, c. pemulihan kerusakan kelestarian kawasan danau dalam Gerakan Save Maninjau, d. pengawasan dan pengendalian dalam Gerakan Save Maninjau.
Faktor Pendukung dan Penghambat Efektivitas Mitigasi Bencana Gempa Bumi Berpotensi Tsunami di Kabupaten Mukomuko Rixsy Wily Fadila; Zikri Alhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.145 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas mitigasi bencana gempa bumi berpotensi tsunami di Kabupaten Mukomuko dan ntuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat efektivitas mitigasi bencana gempa bumi berpotensi tsunami di Kabupaten Mukomuko. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, teknik untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi sedangkan teknik untuk melakukan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk menguji keabsahan data yaitu dengan menggunakan teknik trianggulasi dimana teknik trianggulasi merupakan teknik yang tidak hanya bisa mempercayakan satu sumber saja, harus membandingkan dengan sumber lain. Hasil penelitian ini adalah a. Faktor Pendorong seperti 1) Anggaran dari pemerintah yang cukup dan 2) Aparatur keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana dan b. Faktor Penghambat seperti 1) Kesadaran masyarakat yang masih kurang, 2) Pengadaan sarana dan prasarana yang masih minim.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Pantai Air Tawar Barat Lovinda Nulova; Adil Mubarak
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.113 KB)

Abstract

Mengidentifikasikan tingkat partisipasi dari masayrakat dalam pengelolaan sampah di pantai air tawar barat, masih banyaknya sampah yang ditemukan di pantai, kurangnya kesaaran masyarakat dalam berpartisipasi pengelolaan sampah di pantai air tawar barat. Penelitian ini bertujuan dari unuk mengetahui berapa tinggi Tingkat Partisipasi dari Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Pantai Air Tawar Barat. Terdapat 99 responden untuk sampel pada penelitian ini yang ditarik menggunakan rumus Slovin dengan tingkat signifikansi 10%. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini Random Sampling. Teknik dalam pengumpulan data untuk penelitian ini, yaitu dengan menggunakan kusioner, intrumen penelitian menggunakan pengukurannya skala likert. Untuk menganalisisnya data pada penelitian ini adalah dengan memakai TCR. Hasil pada penelitian ini memiliki dengan rata-rata dari tingkat partisipasi dari masyarakat dalam pengelolaan sampah itu di kategorikan degan rata-rata 2,0 dengan TCR 40% (rendah), maka partisipasi dari masyarakat rendah dalam melakukan kegiatan pengelolaan sampah dan pengurangan.
Kendala Pemerintah Nagari Binjai Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dalam Mitigasi Bencana Ulva Nurjannah; Zikri Alhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.137 KB)

Abstract

Nagari Binjai Tapan kerap dilanda bencana banjir, terhitung selama Tahun 2021 hingga tahun 2022 banjir di Nagari Binjai Tapan sudah terjadi lebih dari belasan kali. Pada tahun 2021, Nagari Binjai Tapan mengalami banjir dahsyat yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp. 3.850.000.000.- (terdiri dari pemukiman masyarakat, lahan pertanian/perkebunan/peternakan serta infrastruktur dan faslitas umum). Sehingga artikel ini bertujuan menelaah dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Nagari Binjai Tapan dalam memitigasi bencana banjir. Untuk menjawab tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan informan yang peneliti ambil gunakan merupakan purposive sampling, informan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Wali Nagari Binjai Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kepala Seksi Kesejahteraan dan Pelayanan Nagari Binjai Tapan, Badan Permusyawaratan Nagari Binjai Tapan dan Masyarakat Nagari Binjai (yang terdampak bencana banjir). Pengumpulan data peneliti lakukan dengan cara observasi, studi dokumen (regulasi, artikel/temuan penelitian, dan buku relevan) serta wawancara. Adapun temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam poin yang menjadi kendala dalam mitigasi bencana banjir di Nagari Binjai Tapan, yaitu anggaran yang terbatas, minimnya alat mitigasi kebencanaan, sarana evakuasi kurang memadai, sulitnya izin dari masyarakat untuk membangun rever wall di lahannya, kurangnya SDM melakukan mitigasi dan material bahan pembangunan rever wall yang minim. Sehingga langkah utama untuk mitigasi bencana banjir Nagari Binjai Tapan, maka enam kendala tersebut harus segera dipenuhi.
Budaya Kerja Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Nagari Padang Lua Kecamatan Banuhampu Isra Aldila Aldama; Aldri Frinaldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.75 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, adapun masalah yang penulis angkat yaitu Bagaimanakah pelaksanaan budaya kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Nagari Padang Lua Kecamatan Banuhampu, Upaya apa saya yang mempengaruhi budaya kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Nagari Padang Lua Kecamatan Banuhampu. jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini terlihat bahwa pelaksanaan Budaya kerja di Kantor Nagari Padang Lua belum berjalan dengan baik dan masih ada perangkat yang lalai dan melanggar aturan yang ada, upaya terhadap pelaksanaan budaya kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Nagari Padang Lua sudah dilaksanakan dengan maksimal.
Faktor Pendorong dan Faktor Penghambat dalam Penanggulangan Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Pesisir Selatan Khairiyah Amalia; Zikri Alhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.849 KB)

Abstract

Riset ini bermaksud mengenali serta menganalisa aspek pendorong serta aspek penghalang dalam penyelesaian musibah tanah gugur di Kabupaten Pantai Selatan. Metode pengumpulan informasi yang dipakai ialah dengan pemantauan, tanya jawab serta riset pemilihan serta buat mencoba keabsahan informasi dipakai metode trianggulasi pangkal dimana metode trianggulasi pangkal berarti menyamakan serta mengecek balik keyakinan sesuatu data yang didapat lewat durasi serta perlengkapan yang berlainan dari riset kualitatif. Sebaliknya, metode analisa informasi yang dipakai ialah lewat pengurangan informasi, penyajian informasi, kesimpulan konfirmasi. Hasil penelitian ini adalah BPBD Kabupaten Pesisir Selatan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor, BPBD Kabupaten Pesisir Selatan berkoordinasi dengan pihak-pihak nagari terkait agar memberi himbauan kepada masyarakat yang membangun perumahan dibukit atau daerah yang rawan terjadinya longsor dan BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Mendirikan posko bencana didaerah yang rawan terjadi longsor apalagi disaat cuaca memasuki musim hujan.
Efektivitas Pencegahan Stunting Melalui Rumah Desa Sehat (RDS) di Nagari Tanjuang Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara Dinda Nathalia Juita; Rahmadani Yusran; Fitri Eriyenti; Zikri Alhadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.741 KB)

Abstract

Rumah Desa Sehat (RDS) memiliki tujuan formal sebanyak dua poin dan tujuan operasionalnya sebanyak lima poin dalam rangka mencegah stunting. RDS sudah berdiri di Nagari Tanjuang Bonai sejak tahun 2019. Namun, prevalensi stunting di Nagari Tanjuang Bonai pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Atas dasar itu, tujuan penelitian ini diadakan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan kebijakan stunting di Nagari Tanjuang Bonai melalui perspektif efektivitas tiga pendekatan (sumber, proses, dan sasaran). Metode yang dipakai untuk menjawab tujuan penelitian ini ialah kualitatif-deskriptif.Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dan teknik analisis bertahap; mereduksi data, menyajikan dan menarik kesimpulan. Ditemukan hasil penelitian bahwa implementasi kebijakan pencegahan stunting oleh RDS di Nagari Tanjuang Bonai belum efektif, terutama pada fungsi RDS sebagai ruang literasi, advokasi kebijakan dan pusat pembentukan dan pengembangan KPM. Adapun faktor yang mempengaruhi tidak efektifnya RDS menenerapkan fungsinya adalah minimnya anggaran, lokasi sekretariat RDS, tingkat pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, pengetahuan masyarakat dan pihak RDS untuk melakukan advokasi kebijakan kesehatan, mis-komunikasi atau mis-konsepsi antara pihak RDS dan Pemnag, minimnya pengetahuan dan keterampilan KPM dalam menjalankan tugasnya, kurangnya pengetahuan dari ibu tentang intervensi gizi, dan kurangnya pengetahuan ibu tentang pemberian MP ASI.

Page 378 of 2473 | Total Record : 24727