JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,727 Documents
Alternative Raw Material for Making 100% Renewable Fiber and Eco-Friendly Paper
BST. Ni Putu Ayu Ratna Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (126.93 KB)
Abstrak Kurangnya bahan baku pembuatan kertas telah menyebabkan deforestasi yang agresif. Hal ini menimbulkan masalah besar bagi fauna dan makhluk hidup di sekitarnya. Pteridophyta, khususnya Stenochlaena Palustris mungkin bisa menjadi solusi untuk masalah ini. Oleh karena itu kami mencoba memanfaatkan Pteridophyta dari seratnya untuk mendapatkan bahan baku baru pembuatan kertas. Di Indonesia terdapat 3.000 spesies Pteridophyta dari total 12.000 spesies Pteridophyta indonesia. Melimpahnya Stenochlaena Palustris, membuat penulis memiliki inovasi terbaru karena sampai saat ini Stenochlaena Palustris kurang memiliki nilai ekonomis. Mereka dianggap hanya sebagai gulma. Padahal, Stenochlaena Palustris segar memiliki kandungan holoselulosa yang tinggi, yaitu 63,82% (Maftu'ah dan Nursyamsi, 2015), artinya Stenochlaena Palustris berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku kertas pengganti kayu. Inovasi ini dapat membantu kita menyelamatkan lingkungan. Oleh karena itu, kita dapat mempertimbangkan penggunaan Stenochlaena Palustris sebagai bahan baku kertas tulis, art paper, dan kertas olahan lainnya. Langsung buat nilai guna untuk Stenochlaena Palustris. Para peneliti disini memiliki tujuan untuk mengurangi produksi kertas yang terbuat dari pohon kayu. Karena seperti yang kita ketahui bahwa hutan adalah salah satu sumber alam utama kita. Maka dengan penggunaan Stenochlaena Palustris dibuatlah metode alternatif untuk pembuatan kertas.
Kenakalan Remaja dan Pengaruh Keterlibatan Pengasuhan Ayah
Dahlia Aulia;
Indah Fitri Anna;
Sylvina Febriant;
Tiara Putri Mahisani;
Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (111.802 KB)
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Kenakalan Remaja dan Pengaruh Keterlibatan Pengasuhan Ayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka untuk mengetahui tentang Kenakalan Remaja dan Pengaruh Keterlibatan Pengasuhan Ayah. Faktor penting yang mendukung keberhasilan remaja dalam menghadapi dan menyelesaikan masalahnya adalah keluarga karena keluarga merupakan lingkup sosial terdekat sebuah individu. Begitu juga dengan ayah, peran ayah pada pola pengasuhan kepada anak akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang memiliki perilaku yang kurang baik. Pola Asuh yang kurang baik akan membuat si anak melakukan perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk menyampaikan informasi kepada pembaca, sehingga dapat dijadikan referensi untuk menambah pengetahuan pembaca, dan dapat memberikan dampak akademis bagi penulis. Artikel ini berisi tentang bagaimana Kenakalan Remaja dan Pengaruh Keterlibatan Pengasuhan Ayah
Studi Tentang Faktor Penyebab Siswa Membolos Kelas VIII di SMP Negeri 8 Kota Jambi
Rezki Widya Yusmensy;
Akmal Sutja;
Affan Yusra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (102.649 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab siswa membolos di SMP Negeri 8 Kota Jambi. Hal ini dilatabelakangi oleh adanya perilaku menyimpang di sekolah yaitu meninggalkan sekolah saat mata pelajaran berlangsung didalam kelas dan merasa bosan di dalam kelas dan mereka lebih memilih untuk bolos dari pada didalam kelas. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 8 Kota Jambi siswa kelas VIII A. Adapun prosedur pengambilan subjek dalam penelitian yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling Hasil penelitian dapat dilihat bahwasanya siswa melakukan membolos penyebabnya dikarenakan adanya faktor internal dan faktor eksternal dari partisipan atau siswa tersebut. Akan tetapi faktor yang paling dominan yaitu disebabkan oleh faktor internal yaitu seperti kondisi fisik individu di mana siswa yang mempengaruhi dirinya sendiri bukan orang lain, bisa karena siswa tersebut kehilangan motivasinya belajar di sekolah atau hilangnya minat akademik. Kurangnya rasa kepercayaan diri juga dapat menjadi salah satu alasan siswa membolos, padahal kurangnya rasa percaya diri akan sangat menghambat proses belajarnya juga, siswa cenderung akan merasa minder, merasa tidak memiliki teman, dan keberadaannya tidak diinginkan oleh teman sekelasnya
Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Tingkat Disiplin Tata Tertib Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Jambi
Puji Astuti;
Nelyahardi Gutji;
Fellicia Ayu Sekonda;
Affan Yusra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.418 KB)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena siswa yang belum maksimal dalam mematuhi peraturan disiplin tatatertib, baik dalam tatatertib di dalam kelas ataupun diluar kelas. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode expost facto. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket, untuk mengetahui ketetapan instrument dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan Formula C, Uji normalitas, Uji linearitas, serta analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 24. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang siswa. Hasil penelitian ini adalah bahwa pengaruh motivasi belajar terhadap tingkat disiplin tatatertib siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Jambi berada pada persentase 24,6% atau 0.246 dengan klasifikasi cukup kuat. Dengan demikian semakin tinggi motivasi belajar maka akan semakin tinggi pula disiplin tatatertib siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Jambi. Hendaknya. Guru Bimbingan dan Konseling lebih kiat lagi dalam memberikan motivasi kepada siswa terutama motivasi belajar agar siswa terbiasa dengan kebiasan sesuatu yang tertib.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android Materi Operasi Bilangan Bulat pada Kelas Tinggi di Sekolah Dasar
Dina Luthfya Okta Mustika;
Dudung Amir Soleh;
A.R. Supriatna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.658 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk multimedia interaktif berbasis android materi operasi bilangan bulat kelas VI SD. Pengembangan Multimedia interaktif berbasis android ini menggunakan metode Research and Development yang dikolaborasikan dengan Model pembelajaran Hannafin dan Peck. Model Hannafin and Peck yang terdiri dari tiga tahapan yaitu analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Hayatul Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan angket. Hasil penelitian berdasarkan angket validasi ahli menunjukkan kelayakan multimedia interaktif berbasis android operasi bilangan bulat dengan perolehan persentase sebesar 91,25% dari ahli materi, 83.13% dari ahli media, dan 88,16% dari ahli bahasa, sehingga produk ini termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil uji coba produk kepada guru memperoleh persentase sebesar 92,74% dan hasil uji coba kepada siswa kelas VI memperoleh persentase rata-rata sebesar 98,93% dengan kategori sangat baik.Penilaian keefektifan dilihat dari hasil pretest dan postest diperoleh nilai 84,82 masuk kategori cukup efektif. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis android dapat digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria layak, praktis, dan cukup efektif.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Norma Kesopanan Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 10 Kota Jambi
Ardilla Yolanda;
Rasimin Rasimin;
Hera Wahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (222.486 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena yang ditemukan dilapangan pada saat ini yaitu perubahan tingkah laku yang terjadi pada remaja awal yang dilihat dari cara berbicara berinteraksi dengan lembut, saling bertegur sapa yang baik dan berperilaku yang sopan dilingkungan, masyarakat dan sekolah yang menjadikan faktor pendukung yang mempengaruhi norma kesopanan. Hal ini didapatkan dari hasil instrumentasi terhadap siswa, dan wawancara dengan salah satu guru Bimbingan dan Konseling yang ada disekolah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat norma kesopanan siswa didalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dibatasi pada norma kesopanan siswa yang dilihat pada enak aspek yaitu pengajaran orangtua, masyarakat, interaksi dengan guru, teman sebaga kesadaran diri, dan pemahaman sopan santun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif dengan populasi siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Kota Jambi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 139 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah intrumen angket dengan tiga indikator yang dimuat dengan 27 item. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan data diperoleh indikator "faktor lingkungan" masuk dalam kategori "sedang" dengan persentase "58,38%". Pada indikator "faktor sekolah" masuk kategori "Tinggi" dengan persentase "59,57%. Dan pada indikator "faktor pribadi" masuk kekategori "Sedang” dengan persentase"46,2%". Secara keseluruhan norma kesopanan siswa berada pada kategori sedang dengan persentase(54,3%). Hasil analisis yang diperoleh memberikan implikasi terhadap layanan bimbingan kelompok dan konseling dalam upaya lebih melekatkan dan menanamkan dalam berprilaku sopan santun dalam kehihidupan sehari-hari bahkan dalam hal sekecil apapun. Karena perilaku yang mempengaruhi norma kesopanan sangat berpengaruh didalam diri seseorang dan juga orang yang ada disekitarnya.
Upaya Meningkatkan Empati Siswa dengan Teknik Psikodrama dalam Layanan Konseling Kelompok di SMP Negeri 2 Kota Jambi
Amalia Rahma Putri;
Rasimin Rasimin;
Rully Andi Yaksa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.745 KB)
Fenomena lapangan yang ditemui adalah banyak siswa yang menunjukkan sikap tidak mencerminkan empati seperti acuh saat di panggil guru, tidak peduli saat mendengar intruksi guru, tidak memperdulikan teman dan lingkungannya dan saling ejek satu sama lain. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan untuk meningkatkan empati siswa menggunakan dengan teknik psikodrama di SMPN 2 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Layanan (PTL) dengan penerapan teknik psikodrama. Subjek penelitian ini ialah siswa- siswi yang mengalami empati rendah dan sedang sebanyak 10 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah LAISEG, observasi. Penelitian ini dilakukan dengan 3 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 1 tindakan dan penelitian ini terdiri dari empat kompetensi setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Pada siklus ketiga di dapat rata-rata proses tindakan 80% yang sudah tergolong baik dan mengalami peningkatan dari sebelumnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan empati, hal itu terlihat dari hasil proses tindakan dan adanya pola pemahaman perilaku siswa yang baru mengenai empati.
Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Kepada Masyarakat Miskin Terkait Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman di Polewali Mandar
Tri Ageng Azizah;
Pamungkas Satya Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.247 KB)
Partisipasi Masyarakat dalam Program Bantuan Perumahan Swadaya (BSPS) di Polewali Mandar dengan rumusan masalah Bagaimana Partisipasi Masyarakat dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Polewali Mandar (2022)? Tujuan penelitian Untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data diperoleh melalui wawancara dilapangan terhadap 9 orang informan yang mengacu kepada indikator penelitian yaitu, (1) Tahapan partisipasi (2) Jenis partisipasi (3) Tingkat partisipasi (4) Faktor yng mempengaruhi partisipasi. Data yang diperoleh dilapangan dianalisis berdasarkan interpretasi Penulis yang kemudian dilakukan triangulasi data dan menampilkan kutipan-kutipan jawaban dari informan penelitian. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Polewali Mandar berhak dijadikan prioritas dalam program BSPS, partisipasi masyarakat dinilai kurang dalam pelaksanaan program BSPS ini, faktor penyebabnya adalah kurangnya swadaya berupa uang dari pemerintah dan masyarakat tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan, untuk itu Penulis menyarankan agar pemerintah daerah untuk lebih mengarahkan, membimbing dan mengontrol dalam pelaksanaan Program BSPS untuk kedepannya agar dapat berjalan dengan baik.
Visum Et Repertum dalam Pembuktian Perkara Tindak Pidana Penganiayaan Berat (Kajian Putusan No. 434/Pid.B/2018/PNSim)
Anggi Novaldi Simarmata;
Oci Sanjaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.792 KB)
Dalam pemeriksaan persidangan perkara tindak pidana, hakim melakukan tindakan pemeriksaan dengan dua alat bukti yang sah dan juga memperhatikan setiap dakwaan jaksa penuntut umum tentang tindak pidana yang telah dilakukan oleh terdakwa. Dalam kasus penganiayaan hakim membutuhkan ahli forensik untuk mengetahui apa dampak atau akibat dari peristiwa tersebut. Visum Et Repertum suatu laporan tertulis dari dokter yang telah disumpah dan telah memiliki kewenangan tentang apa yang dilihat dan ditemukan pada barang bukti yang diperiksanya serta memberikan kesimpulan dari pemeriksaan tersebut guna untuk kepentingan dalam peradilan, yaitu dalam penyidikan untuk menetapkan sebagai tersangka, tingkat penuntutan untuk mengetahui tuntutan kepada terdakwa, dan terakhir di dalam sidang pengadilan untuk menentukan terbukti salah atau tidaknya terdakwa meski tidak mengikat pada hakim sebagai alat bukti. Namun, dalam kasus tindak pidana yang meliputi bagian tubuh manusia, Hakim mendasarkan putusannya salah satunya dibuktikan dari Visum Et Repertum. Definisi Visum Et Repertum yang dikenal di Bagian Ilmu Kedokteran Forensik Putusan Pengadilan Simalungun Nomor 434/Pid.B/2018/PN Sim memutuskan kasus penganiayaan berat, disebabkan adanya emosional, yang dikarenakan perlakuan korban mempermalukan terdakwa yang menimbulkan sakit hati, maka mempengaruhi terdakwa menjadi kehilangan kendali atas tubuhnya dan meluapkan emosi- nya dengan cara menganiaya sang korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan Visum Et Repertum dalam hukum pembuktian terhadap kasus penganiayaan berat dalam Putusan No.434/Pid/B/2018/PN Sim.
Kronologis Kebijakan Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh di Indonesia dari Tahun 1969-2021
Ahmad Sabili Huda;
Isma Nuzullani;
Siti Alvina Maulidah;
Riyan Wijaya Kusuma;
Irvan Arif Kurniawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.504 KB)
Seiring dengan peningkatan laju penduduk yang terus menerus bertambah, maka lahan untuk bermukim juga akan semakin meningkat, dimana hal ini merupakan salah satu bentuk dari perkembangan permukiman yang bersifat negatif, dan dapat memicu adanya desteriorisasi lingkungan permukiman kumuh. Sebagai upaya menanggulangi peningkatan kawasan kumuh, pemerintah Indonesia menyusun program berupa program KIP, P2KP, PNPM Mandiri, dan Program KOTAKU. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini mengunakan deskriptif analisis melalui data yang diperoleh dari studi literatur atau studi kepustakaan. Penggunaan studi literatur itu sendiri bertujuan untuk memperolah data dari hasil penelitian terdahulu dan kemudian di analisis untuk melihat bagaimana kronologis perjalanan program kota kumuh di Indonesia dari tahun 1969 hingga tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing dari program yang dibentuk oleh pemerintahan Indonesia dalam menanggulangi kawasan permukiman kumuh, salah satunya seperti program KIP, berhasil dalam meningkatkan fungsi infrasktuktur dari suatu daerah. Selain itu dalam program P2KP dikatakan dapat membantu Indonesia memasuki era baru dalam pengentasan kemiskinan dengan menurunkan angka krisis ekonomi dari 23,4% menjadi 17,75%. Kemudian pada pelaksanaan program PNPM Mandiri dikatakan telah berperan memberikan manfaat dalam membantu dan memberikan perubahan dalm kehidupan ekonomi masyarakat. Selanjutnya pada pelaksanaan program KOTAKU diketahui bahwa dapat mempermudah akses dan aktivitas masyarakat.