JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
25,715 Documents
Sarkasme dalam Novel Sepotong Senja untuk Pacarku Karya Seno Gumira Ajidarma dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA
Vita Indah Lestari;
Syamsul Anwar;
Leli Triana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi penggunaan bahasa sarkasme dalam novel ‘Sepotong Senja Untuk Pacarku’ Karya Seno Gumira Ajidarma, dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas X agar lebih bijak dalam menggunakan bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk sarkasme dalam novel ‘Sepotong Senja Untuk Pacarku’ meliputi: bentuk sarkasme sebutan terdiri dari sembilan data, bentuk sarkasme sifat terdiri dari tujuh data, bentuk leksikal terdapat dua belas data, dan bentuk sarkasme ilokusi terdapat tiga data. (2) fungsi sarkasme dalam novel ‘Sepotong Senja Untuk Pacarku’ meliputi: fungsi penyampaian penolakan yang terdiri dari tiga data, fungsi penyampaian penegasan yang terdiri dari sembilan data, fungsi penyampaian pendapat delapan belas data, dan penyampaian pertanyaan satu data. (3) Sarkasme dalam novel ‘Sepotong Senja Untuk Pacarku’ dapat diimplikasikan dengan materi bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMA dengan kurikulum merdeka pada Capaian Pembelajaran (CP) Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Implikasi ini dapat dilihat dalam bentuk perangkat pembelajaran berupa modul ajar.
The Role Of Transformational Leadership In Developing Teacher Pedagogic Competence In XYZ School North Jakarta
Briyan Yosjaya;
Khoe Yao Tung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepala sekolah memiliki peran penting untuk terlaksananya sebuah pendidikan yang bermutu dalam sebuah sekolah. Hal ini dikarenakan kepala sekolah menjadi pemimpin tertinggi dan memiliki tangggung jawab dalam kualitas pembelajaran dan perkembangan kompetensi guru di sekolah. Akan tetapi, kondisi tersebut belum terlaksana dengan baik di sekolah XYZ Jakarta Utara. Para guru hanya berfokus kepada pengajaran mereka yang berpusat pada guru dan belum maksimal dalam mengembangkan kompetensi pedagogik mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus. Tempat penelitian di lakukan di Sekolah XYZ Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam melakukan sebuah perubahan sangat mereka harapkan. Kepala sekolah beserta segenap pimpinan sekolah perlu mengupayakan peningkatan kompetensi pedagogik guru supaya dapat mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan.
Tokoh dan Penokohan dalam Novel Padang Bulan Karya Andrea Hirata dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA
Heri Purwanto;
Khusnul Khotimah;
Agus Riyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tokoh dan penokohan dalam Novel Padang Bulan Karya Andrea Hirata dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan tokoh dan pengungkapan tokoh dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. (2) Mendeskripsikan implikasi tokoh dan pengungkapan tokoh novel Padang Bulan karya Andrea Hirata terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan struktural. Sumber data penelitian ini novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Identifikasi data pada penelitian ini berupa analitik dan dramatik tokoh dan penokohan protagonis, antagonis, dan tirtagonis. Teknik pengumpulan data menggunakan studi baca dan catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan struktural. Teknik penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga jenis tokoh dan penokohan dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Pertama, tokoh dan penokohan protagonis dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata mempunyai 26 data. Kedua, tokoh dan penokohan antagonis dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata mempuyai 5 data. Ketiga, tokoh dan penokohan dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata mempuyai 10 data. Jadi, jumlah keseluruhan ada 41 data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasi pada pembelajaran di SMA dengan KI : Memahami berbagai hikayat, novel indonesia/novel terjemah. Silabus kelas XII semester I dalam KD 7.1 Menemukan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik hikayat.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional (Transformational Leadership) terhadap Kesiapan untuk Berubah (Readiness For Change)
Ari Tri Apriansyah;
Denny Muliady;
Fahrian Al Fauzi;
Sandy Robi Isharyanto;
Soemardana Soemardana;
Teviano Ricky Gunawan;
Wiwin Rizky Octafianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berfokus pada tinjauan literatur secara sistematik mengenai beberapa penelitian terdahulu mengenai Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kesiapan Untuk Berubah dimana terdapatnya Gap pada hasil-hasil penelitian dalam topik yang sama saling bertolak belakang satu sama lain. Kepemimpinan transformasional ialah kepemimpinan yang bisa mendorong serta menginspirasi anggotanya untuk mencapai kinerja yang luar biasa dengan memberdayakan serta menyelaraskan tujuan pribadi, tujuan grup dan tujuan organisasi, sedangkan Readiness for change ialah faktor psikologis dimana anggota organisasi merasa wajib melaksanakan perubahan pada organisasi serta percaya pada kemampuannya untuk melaksanakan perubahan. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Dari penelitian-penelitian yang telah dikaji dapat disimpulkan bahwa pada setiap perbedaan populasi baik itu dibidan pendidikan, perusahaan, pemerintah maupun militer memiliki hasil penelitian yang berbeda-beda, namun kita mengetahui bahwa dalam memperoleh keberhasilan dalam mempengaruhi pencapaian perubahan organisasi diperlukan pemimpin yang mampu mengimplementasikan setiap dimensi yang ada pada kepemimpinan transformasional.
Upaya Sekolah dalam Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Siswa di UPT SMP Negeri 31 Gresik
Ita Dwi Lestari;
Muhammad Turhan Yani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa UPT SMP Negeri 31 Gresik mengalami penurunan karakter salah satunya pada karakter tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam meningkatkan karakter tanggung jawab siswa di UPT SMP Negeri 31 Gresik. Menggunakan metode kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teori pembentukan karakter oleh Thomas Lickona. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter tanggung jawab siswa UPT SMP Negeri 31 Gresik melalui penerapan motivasi serta dorongan kepada siswa saat sebelum pembelajaran dikelas dimulai. Upaya sekolah dalam meningkatkan karakter tanggung jawab siswa di UPT SMP Negeri 31 Gresik dengan menerapkan kegiatan upacara bendera, literasi siswa, kegiatan jumat bersih,kegiatan jumat sehat, menerapkan dan membuat media pembelajaran yang menarik minat siswa, penerapan poin pelanggaran dan penghargaan siswa, dan finggerprint siswa.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter melalui literasi Al- Quran Siswa di Rasmisart School Songkhla Thailand
Lia Puspita;
Selamat Pohan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan bahwasanya dalam menumbuhkan kemampuan siswa dalam karakter literasi Al-Quran ini perlu diterapakannya implementasi penguatan pendidikan karakter melalui literasi Al-Quran siswa, Rumusan masalah yang diteliti adalah untuk mengetahui proses, penghabat, dan peranan sekolah dalam penguatan pendidikan karakter melalui literasi Al-Quran siswa di Rasmisart School Songkhla Thailand. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengimplementasi penguatan pendidikan karakter melalui literasi Al-Quran siswa di Rasmisart School Songkhla Thailand. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan desriptif. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) kegiatan budaya literasi Al-Qur’an memberikan motivasi kepada siswa dan memberikan pendidikan akhlak terhadap siswa dengan memahami ayat yang dibaca. (2) Masih ada beberapa siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an dikarnakan tidak semua siswa fokus dalam melakukan literasi Al-Qur’an serta prasarana dan sarana yang tidak memadai. (3) Sekolah memberikan pelatihan-pelatihan pendidikan karakter.
Inovasi Pembelajaran Inklusi melalui Peningkatan Self Efficacy Guru
Sri Wahyuni Wahyuni;
Meta Silfia Novembli;
Nisaul Hasanah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teachers who have high self-efficacy tend to have a low level of anxiety and have a positive attitude towards education in which there are children with special needs. Conversely, teachers who have a low level of self-efficacy tend to show a less or not positive attitude when there are children with special needs in the class. The question is how is the teacher's Self-Efficacy level in teaching children with special needs. Based on this description, the research team felt it was important to conduct this research with the aim of looking at the teacher's Self-Efficacy level in teaching children with special needs at school. The research methodology used is library research, with research stages: Preparation of instruments to measure the level of self-efficacy of teachers in teaching children with special needs at school, data collection and analysis of research data. The targeted outputs are scientific articles and research reports. The results of the study show that the teacher's self-efficacy at As-Shofa Elementary School is in the average category. In the Self-Efficacy Sub-Construction (Inclusive Instructional, Collaboration, and Managing Behavior) the Self-Efficacy level of teachers is also in the moderate category, both those who interact directly with children with special needs and those who do not interact directly with children with special needs
Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Geografi di SMAN 7 Padang
Yovia Putri;
Sari Nova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Kendala implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran geografi di SMAN 7 Padang, (2) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran geografi di SMAN 7 Padang. Metode yang digunakan adalah mixed method. Hasil penelitian menunjukkan: 1) masih terdapat kendala dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada pelajaran geografi. Kendala tersebut meliputi kendala pada proses perencanaan yaitu kesulitan memahami CP, menentukan materi esensial, dan menentukan model serta media yang sesuai. Pada pelaksanaan pembelajaran yaitu kesulitan memakai model pembelajaran model berdiferensiasi yang berakibat pada suasana pembelajaran aktif tidak tercipta. Terakhir dalam penilaian yaitu kesulitan melakukan penilaian karakter, pengembangan instrumen non tes dan pengisian aplikasi penilaian. 2) upaya yang dilakukan meliputi mengikuti pelatihan yang diadakan pihak sekolah, berdiskusi dengan rekan-rekan sesama guru yang lebih paham mengenai penerapan kurikulum merdeka, belajar dan membuat media-media pembelajaran yang menarik minat siswa, dan melakukan observasi untuk penilaian karakter.
Perbandingan Kompetensi Kader Terhadap Pemberian Pelatihan Sistem Pengelolaan Posyandu Di Kabupaten Tapanuli Selatan
Meylani Zakaria;
Nuril Amalliya;
Annisa Nuraini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Angka stunting pada tahun 2016 sebanyak 154,8 juta dan tahun 2020 sebanyak 149,2 juta. Angkka ini menunjukkan bahwa jumlah stunting mengalami penurunan namun masih jauh dari tujuan global untuk menurunkan jumlah anak stunting menjadi 104 juta pada tahun 2025 dan 87 juta pada tahun 2030. Dampak stunting antara lain peningkatan morbiditas dan mortalitas, penurunan perkembangan dan kemampuan belajar anak, peningkatan risiko penyakit menular dan tidak menular, peningkatan kerentanan terhadap penyimpanan lemak, penurunan kapasitas kerja dan hasil reproduksi yang buruk. Berdasarkan hasil asesmen strata posyandu di 2 kecamatan atau 7 desa, tertadapt 2 desa dengan strata posyandu purnama yaitu posyandu Suplir I Desa Napa Kec.Batang Toru dan posyandu Teratai Indah Desa Hapesong Lama Kec.Batang Toru. Sedangkan terdapat 5 posyandu dengan strata madya yaitu posyandu Melati I Desa Aek Pining Kec.Batang Toru, posyandu Teratai Desa Wek2 Kec.Batang Toru, posyandu Kemboja Desa Telo Kec.Batang Toru, posyandu Bongsai I Desa Terapung Raya Kec.Muara Batang Toru, dan posyandu Cempaka Desa Bandar Hapinis Kec.Muara Batang Toru. Berdasarkan data nilai pre-post-test dilakukan uji berpasangan dengan Uji T-test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan kader. Hasilnya didapatkan nilai p-value < 0,05 maka dapat disimpulkan data terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan pelatihan kader
Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan di Montigo Resort Batam
Rivo Hermanto;
Yuliana Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yaitu, sikap karyawan yang kurang sopan, adanyan tuntutan dari atasan, kurangnya motivasi serta kurangnya rasa tanggung jawab dari karyawan terhadp pekerjaannya Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi penelitian ini adalah karyawan yang berkerja di Montigo Resort Batam. Sampel penelitian berjumlah 64 orang karyawan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner (angket) dengan skala likert yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Data dari penelitian ini diolah dengan menggunakan SPSS 25.00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja non fisik berada pada kategori cukup yaitu (50%). Selanjutnya pada variabel kepuasan kerja berada pada kategori cukup puas yaitu (62,6%). Pengaruh lingkungan kerja non fisik (X1) terhadap kepuasan kerja (Y) dengan skor 21,9% serta 79,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Selanjutnya diperoleh nilai T hitung (4.169) dengan signifikan 0.000 < 0.05. Dengan nilai F hitung sebesar 17.383, dengan demikian variabel lingkungan kerja non fisik (Y) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (Y).