cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPUASAN KERJA GURU HONOR PAUD SE-KECAMATAN KUALA KAMPAR KABUPATEN PELALAWAN Nurhidayani, Nurhidayani; Kurnia, Rita; Novianti, Ria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kepuasan kerja guru honor PAUD Se-Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru PAUD se-Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan yang berjumlah 50 orang. Metode yang digunakan yaitu korelasi Pearson Product Moment. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner/angket. Teknik analisis data menggunakan uji coba skala dan analisis metode statistik dengan program SPSS Ver. 22. Berdasarkan hasi uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dengan kepuasan kerja guru honor PAUD Se-Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar rxy= 0,361 dan taraf signifikansi 0,050 < 0,05. Tingkat hubungan antara efikasi diri dengan kepuasan kerja guru PAUD Se-Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan termasuk kedalam kategori rendah dengan nilai koefisien determinasi yang dihasilkan 13,03%, memiliki makna bahwa efikasi diri memberi pengaruh sebesar 13,03% terhadap kepuasan kerja.
STRATEGI PENGEMBANGAN BAKAT SENI ANAK USIA DINI Citrowati, Endang; Mayar, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.343

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Seni sebagai salah satu unsur budaya manusia keberadaannya telah mengalami perkembangan dalam kurun waktu yang sangat panjang. Seni adalah hasil atau proses kerja dan gagasan manusia yang melihat kemampuan terampil, kreatif, kepekaan indra, kepekaan hati, dan pikiran untuk menghasilkan suatu karya yang memiliki kesan keindahan, keselarasan, bernilai seni. Dalam penciptaan/penataan suatu karya seni yang dilakukan oleh para seniman dibutuhkan kemampuan terampil kreatif secara khusus sesuai jenis karya seni yang dibuatnya.
URGENSI POLA ASUH ORANGTUA DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Siska, Mai; Mayar, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.344

Abstract

Orangtua merupakan penentu pendidikan dan tumbuhkembang anak. Setiap orangtua memilih pola asuh yang berbeda-beda. Kenyataannya perbedaan tersebut mempengaruhi tingkat kemampuan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pola asuh orangtua yang mempengaruhi tingkat kemampuan kreativitas anak. Hasil penelitian ditemukan bahwa pola asuh demokratis sangat mendorong perkembangan kreativitas anak, sedangkan pola asudh otoriter kurang tepat diterapkan orangtua karena dapat memberikan anak tekanan secara mental sehingga dapat menghambat pengembangan kreativitas anak. Orang tua harus sebaiknya memberikan anak keyakinan dan berani untuk mencoba, memberi semangat, memuji anak, memberikan anak kepercayaan melakukan sendiri sehingga muncul rasa percaya diri anak dalam berfikir kreatif.
STRATEGI GURU PAUD DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITASANAK USIA DINI Monica, Mici Ara; Mayar, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.345

Abstract

Kreativitas sangat penting dalam kehidupan saat ini. Untuk itu perlunya strategi guru dalam mengembangkan kreativitas anak karena kreativitas merupakan suatu kemampuan yang sangat berarti dalam kehidupan manusia. Kreativitas tidak akan muncul pada anak yang tidak memiliki motivasi, rasa ingin tahu dan imajinasi yang tinggi. Semakin banyak pengetahuan yang diperoleh anak, semakin baik dasar untuk mencapai hasil yang kreatif.Kreativitas perlu dipupuk, dikembangkan dan ditingkatkan, di samping mengembangakan kecerdasan intelektual, melalui kreativitas anak dapat mengkreasikan sesuatu sesuai dengan bakat ataupun kemampuan, anak dapat memecahkan suatu masalah dikehidupan sehari-harinya dan dapat meningkatkan kualitas hidupnya dimasa yang akan datang. Oleh karena itu untuk mengembangkan kreativitas anak perlunya strategi guru agar perkembangan kreativitas berkembang secara optimal
PENGELOLAAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) MINAGATES DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) (Studi Kasus : Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang) Bayur, Tarmizi; Firman, Firman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.346

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 13 orang. Jenis data adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data adalah observasi non-partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen sedangkan unit analisis data yang digunakan oleh kelompok dengan menggunakan Milles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya pengelolaan Koperasi Unit Desa (KUD) seperti: 1) sistem kelembagaan Koperasi yang tidak berdasarkan pada ART, 2) rendahnya partisipasi anggota koperasi, 3) unit bisnis tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
EKSISTENSI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK DI TK Fitri, Yolanda Mustika; Mayar, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.347

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini memegang peranan yang sangat penting dan menentukan bagi sejarah perkembangan anak selanjutnya karena merupakan fondasi dasar bagi kepribadian anak. Anak yang mendapatkan pembinaan yang tepat dan efektif sejak usia dini akan dapat meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan fisik dan mental yang akan berdampak pada peningkatan prestasi belajar, etos kerja dan produktivitas sehingga mampu mandiri dan mengoptimalkan potensi dirinya. Oleh karena itu anak membutuhkan binaan, bimbingan, dan arahan oleh seorang guru yang berkompetensi di bidangnya. Guru merupakan salah satu komponen terpenting dalam dunia pendidikan. Sebab baik buruknya atau berhasil tidaknya pendidikan terletak di tangan seorang guru. Dimana seorang guru dituntut dapat mengembangkan seluruh aspek-aspek perkembangan anak salah aspek yang harus dikembangkan adalah pengembangan kreativitas anak. Kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu dengan cara yang baru dan tidak biasa serta melahirkan solusi yang unik terhadap masalah yang dihadapi. Eksistensi guru menjadi bagian terpenting yang tidak dapat dipisahkan dari satu kesatuan interaksi pedagogis dalam sistem pengelolaan pengajaran pendidikan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CERPEN DENGAN METODE P2R DAN BERPIKIR-BERPASANGAN-BERBAGI Berti, Arli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.348

Abstract

Keterampilan membaca cerpen siswa kelas IX-F SMP N 25 Pekanbaru masih rendah. Hal tersebut disebabkan siswa merasa kesulitan dalam menceritakan kembali isi cerpen, siswa masih tidak menceritakan kembali hal-hal penting dalam cerpen dan menemukan unsur-unsur intrinsik dalam cerpen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah keterampilan membaca cerpen siswa kelas IX-F SMP N 25 Pekanbaru. Sumber data yang digunakan adalah siswa kelas IX-F SMP N 25 Pekanbaru dengan jumlah 36 siswa terdiri atas 16 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 68,15 dalam kategori cukup. Nilai rata-rata pada siklus I belum mencapai batas ketuntasan yang telah ditetapkan oleh peneliti sehingga dilakukan siklus II. Setelah dilaksanakan tindakan siklus II, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebesar 15,67 atau sebesar 23% menjadi sebesar 83,82 dan berada dalam kategori baik. Perilaku siswa kelas IX-F SMP Negeri 25 Pekanbaru dalam pembelajaran membaca cerpen dengan metode P2R dan model berpikir-berpasangan-berbagi mengalami perubahan ke arah positif
KEGIATAN IN HOUSE TRAINING DALAM PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG TERINDIKASI DENGAN KEWIRAUSAHAAN Aslim, Aslim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.349

Abstract

In-house training adalah sebuah bentuk program pelatihan, dimana materi pelatihan, waktu serta tempat pelatihan ditentukan sesuai dengan yang diminta dan dibutuhkan oleh peserta atau perusahaan yang meminta. Umumnya pelatihan dalam bentuk in-house ini dilaksan oleh Perusahaan / Institusi / Dinas dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di tempatnya. Perangkat pembelajaran merupakan sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan diapakai dalam proses pembelajaran. Dari uraian tersebut bisa kita dikemukakan bahwa perangkat pembelajaran ialah sekumpulan media atau sarana yang dipakai oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas.Sebagai salah satu faktor keberhasilan dan kemajuan sekolah sangat ditentukan oleh kepala sekolah, tentunya sebagai kepala sekolah harus memiliki kemampuan kompetensi professional. Kepala sekolah yang kompeten akan memacu peningkatan kinerja sekolah yang dipimpinnya kearah peningkatan mutu relevansi dan daya saing pendidikan.
MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE-NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Darmini, Darmini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.350

Abstract

Ketuntasan belajar siswa pada pelajaran IPA kelas IV SD Negeri 007 Anak Talang masih rendah, dari 26 siswa kelas IV hanya 10 siswa yang berhasil mendapat nilai 70 ke atas atau sesuai target KKM. Untuk mengatasi hal tersebut penulis menggunakan model pembelajaran example non example dengan tujuan untuk memperbaiki hasil belajar siswa. Setelah perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran example non example aktivitas, daya serap dan ketuntasan belajar siswa meningkat. Aktivitas siswa meningkat dari pra siklus yang semula siswa pasif meningkat menjadi 70,19% pada perbaikan siklus I, pada perbaikan siklus II 88,46%. Daya serap siswa meningkat dari data awal rata-rata siswa 62,3, pada siklus I meningkat menjadi 77,3 dan pada siklus II meningkat menjadi 82,5. Ketuntasan siswa mengalami peningkatan dari sebelum perbaikan hanya 10 siswa yang tuntas atau 38% meningkat menjadi 20 siswa atau 77% pada siklus I dan menjadi 22 siswa atau 85% pada siklus II. Dari hasil yang dicapai, penulis menyimpulkan bahwa model pembelajaran example non example dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 007 Anak Talang.
PENGGUNAAN STRATEGI TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS VI Ikbaluddin, Ikbaluddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.351

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SD Negeri 019 Tambusai pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan ( PKn ) dengan objek penelitian siswa kelas VI pada semester ganjil 2019/2020. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar PKn untuk siswa kelas VI. Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang terdiri dari soal-soal tes, lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 dengan siklus 2. Nilai rata-rata pra-tindakan adalah 42.72 (cukup). Nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 51.84 (cukup). Nilai rata-rata pada siklus 2 adalah 76.16 (baik). Aktifitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes dan ketuntasan belajar didapat dari nilai post tes siklus I dan II.

Page 663 of 2630 | Total Record : 26294