Articles
208 Documents
Pemanfaatan Batok Kelapa dan Sosialisasi Pembuatan Kerajinan Lampu Hias Pada Masyarakat Desa Sungai Duri 2 Kecamatan Sungai Kunyit - Mempawah
Fuad Ramdhan Ryanto;
Fenni Supriadi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.382 KB)
|
DOI: 10.29406/br.v17i1.1796
Kerajinan merupakan salah satu hasil karya yang membutuhkan bahan dan kreatifitas dari masyarakat. Bila dibuat semenarik mungkin dapat menarik minat para pembeli secara luas dan dapat memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah kerajinan lampu hias dari bahan batok kelapa. Sungai Duri 2 memiliki hasil pertanian Kelapa yang cukup melimpah. Limbah kelapa berupa batok kelapa dapat dibuat menjadi suatu berbagai kerajinan salah satunya lampu hias. Lampu hias batok kelapa tersebut merupakan salah satu kerajinan yang sedang dikembangkan oleh masyarakat Sungai Duri 2 yang selanjutnya akan diproduksi massal, menjadi kerajinan bernilai ekonomis yang tinggi dan dapat menjadi produk khas Sungai Duri 2 yang nantinya diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah Sungai Duri 2 Kecamatan Sungai Kunyit - Mempawah
Pemberdayaan dan Pendampingan Masyarakat Melalui PelatihanPembuatan dan Pemasaran Produk Olahan Hasil Alam di Desa Antibar Kabupaten Mempawah Timur
Sumiyati Sumiyati;
Teguh Musfirat
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.775 KB)
|
DOI: 10.29406/br.v17i1.1897
Desa Antibar memiliki potensi pertanian atau hasil alam yang melimpah sehingga sangat bagus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil pertanian atau hasil alam yang dimiliki oleh suatu daerah dapat diolah menjadi berbagai produk, misalnya dodol, keripik, kerupuk, manisan, dan lain sebagainya. Kegiatan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat dilakukan dengan melakukan penyuluhan, sosialisasi, dan simulasi kepada masyarakat yang mempunyai Industri Rumah Tangga (IRT) dan anggota PKK Desa Antibar dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pengolahan hasil alam menjadi berbagai jenis olahan yang tidak hanya untuk dinikmati atau dikonsumsi sendiri atau keluarga tapi juga dapat dijadikan suatu usaha yang dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga dan perekonomian desa.
Pemanfaatan Buah Kelapa Menjadi Produk Unggulan Sirup di Desa Pasir Palembang Kecamatan Mempawah Timur
Sukardi Sukardi;
Zulkifli Zulkifli
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.088 KB)
|
DOI: 10.29406/br.v17i1.1865
Sirup kelapa adalah salah satu produk turunan dari buah kelapa, di desa pasir Palembang Kecamatan Mempawah Timur, melalui pemanfaatan buah lokal sebagai produk yang memiliki nilai jual. Produk ini merupakan salah satu ide dari Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat yang merupakan salah satu Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Melalui program pelatihan pembuatan sirup kelapa ini, dilaksanakan selama 1 hari, dan melibatkan kelompok ibu-ibu PKK desa Pasir Palembang Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah.
PKM Industri Kecil Sabun Transparan Berbasis VCO Pada Kelompok Tani di Kabupaten Mempawah
Dian Kartikasari;
Ika Ristia Rahman
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.472 KB)
|
DOI: 10.29406/br.v17i1.2016
Kabupaten mempawah merupakan penghasil kelapa terbesar di Kalimantan Barat. Kabupaten tersebut memiliki 42% dari total batang kelapa yang ada di Kalimantan Barat yang melibatkan kurang lebih 16 ribu kepala keluarga. Setiap rumah tangga yang berkebun di Kabupaten Mempawah memiliki 280 batang kelapa. Diantara desa yang ada, Desa Jungkat merupakan desa di Kabupaten mempawah yang menjadi lokasi PKM AKFAR Yarsi. Desa tersebut masing-masing berjarak ± 15 KM dari pusat kota Pontianak. Masyarakat biasa menjual hasil perkebunan dalam bentuk bijian atau kopra dengan harga yang rendah. Masyarakat setempat juga biasa mengolah kelapa tua menjadi minyak dengan proses pemanasan. Kurangnya keterampilan dan keterbatasan teknologi menjadi alasan minimnya inovasi kelapa yang ada.Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pendapatan, serta meningkatkan peluang pelebaran usaha masyarakat perkebunan di kedua desa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengadakan pelatihan, pelatihan pembuatan VCO dengan metode fermentasi ragi dan pemanasan, pelatihan pembuatan sabun dengan metode Hot Process, serta pengemasan dan pemasaran produk VCO dan sabun. Setelah pelatihan penentuan ini diharapkan dapat menghasilkan sejumlah produk olahan dari kelapa dan meningkatkan pendapatan masyarakat dari perkebunan kelapa.
Pelatihan Pembuatan Proposal dan Coaching Clinic Penelitian Tindakan Kelas Guru IPA Biologi Se-Kabupaten Kubu Raya
Nuri Dewi Muldayanti;
Arif Didik Kurniawan
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 16, No 1 (2019): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (169.825 KB)
|
DOI: 10.29406/br.v16i1.1857
Penelitian Tindakan Kelas merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh seorang guru dalam rangka untuk mengembangkan diri agar menjadi tenaga pengajar yang profesional. Namun pada kenyataannya guru-guru Biologi di SMA yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Biologi (MGMP Biologi) se Kabupaten Kubu Raya masih terkendala dalam proses pembuatan Penelitian Tindakan Kelas. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru-guru Biologi SMA di Kabupaten Kubu Raya yang menjadi kendala dalam penulisan PTK adalah kurangnya motivasi dalam menulis Penelitian Indakan Kelas. Permasalahan lain yang dihadapi guru yaitu kurang memahami permasalahan seperti apa yang akan dijadikan tema dalam penelitian. Selain itu, kurangnya pendampingan terhadap para guru dalam pembuatan Penelitian Tindakan Kelas. Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi guru dalam menyusun Penelitian Tindakan Kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah training, pendampingan dan evaluasi. Hasil pengabdian yang diperoleh bahwa kegiatan diikuti oleh sebanyak 18 peserta yang berasal dari guru-guru IPA se Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan dapat berjalan lancar dengan proses presentasi dan diskusi yang sangat aktif dari peserta. Dalam proses pendampingan tidak berjalan dengan lancar karena yang membawa hasil PTK yang pernah guru buat hanya 2 guru saja. Hal ini mengakibatkan tidak semua guru melakukan coaching clinic.
Pelatihan Pembuatan Sabun Dari Minyak Jelantah Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Virus Covid-19
Tuti Kurniati;
Erwandi Erwandi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v17i2.2383
Penggunaan sabun sangat efektif membunuh virus covid-19 dibandingkan dengan penggunaan hand sanitizer, hal ini dikarenakan virus merupakan partikel nano dengan bagian terlemah berupa lemak yang disebut lipid bilayer, sehingga sabun mampu melarutkan membran lemak virus dan menghancurkan virus. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk membuat sabun adalah minyak jelantah, namun masyarakat desa Tunas Muda belum mengetahui hal tersebut sehingga minyak jelantah menjadi limbah lingkungan. Pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat dan menjadi salah satu upaya mencegah penularan virus covid-19 dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.
Kuliah Kerja Usaha (KKU) Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat
Rudi Alfian;
Farida Farida;
Tuti Puji Lestari;
Hastiadi Hasan
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 1 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i1.2562
Desa Jeruju Besar merupakan salah satu desa yang terdapat di kecamatan Sungai Kakap yang memiliki luas area sekitar 2,000 hektar. Potensi yang dimiliki Desa Jeruju Besar adalah masih memiliki wilayah yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian maupun perkebunan. Mayoritas penduduk berpenghasilan dari pertanian diantaranya padi dan kopra. permasalahan yang ada di desa Jeruju Besar adalah masih memiliki sumberdaya alam yang besar tetapi belum dikembangkan salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk memaksimalkan potensi alam di Desa jeruju Besar menjadi produk bernilai jual tinggi dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan KKU adalah sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan ibu rumah atangga dan pelajar. Hasil yang didapatkan dari program kegiatan ini adalah tumbuhnya jiwa enterpreneur pada ibu-ibu rumah tangga dan para pelajar, terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman dengan didukung oleh keberadaan air bersih.
Pelatihan Pembuatan Sabun Dari Limbah Minyak Jelantah Dalam Upaya Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Pada Panti Asuhan Aisyiyah Nur Fauzi Pontianak
Yulrio Brianorman;
Syarifah Putri Agustini Alqadri
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 1 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v18i1.2533
Minyak jelantah yang dibuang secara sembarangan dan tidak diuraikan terlebih dahulu akan menyebabkan minyak tersebut menjadi limbah. Dampak limbah yang dirasakan oleh masyarakat adalah penyumbatan saluran air karena terdapat pembekuan minyak pada pipa buangan rumah tangga. Minyak jelantah memiliki kandungan asam lemak dari minyak nabati yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai produk sabun ramah lingkungan. Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pengelolaan limbah minyak menjadi produk sabun bernilai ekonomis menyebabkan limbah ini menjadi terbuang percuma dan pada akhirnya mencemari ekosistem lingkungan. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat yang dilakukan di Panti Asuhan Aisyiyah Nur Fauzi Pontianak bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan limbah dengan melatih masyarakat untuk membuat produk sabun batang dari limbah minyak jelantah. Pelatihan dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan video tutorial dan diskusi tanya jawab melalui aplikasi pesan online.
Pemberdayaan dan Pendampingan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Online Produk Olahan Hasil Alam dan Budidaya Perikanan di Desa Tanjung Kabupaten Sekadau
Sumiyati Sumiyati;
Zulfikar Bahri
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v17i2.2393
Desa Tanjung memiliki potensi pertanian dan perkebunan atau hasil alam yang melimpah. Selain itu, masyarakat juga melakukan budidaya ikan air tawar. Hasil pertanian, perkebunan,dan budidaya yang dimiliki oleh suatu daerah dapat diolah menjadi berbagai produk olahan yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga atau rumah tangga jika dimanfaatkan dan dikelola secara optimal. Kegiatan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat dilakukan dengan melakukan penyuluhan, sosialisasi, dan simulasi kepada ibu-ibu rumah tangga Desa Tanjung dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pengolahan hasil perkebunan dan budidaya perikanan yang dilakukan oleh masyarakat setempat menjadi berbagai jenis olahan yang tidak hanya untuk dinikmati atau dikonsumsi oleh keluarga atau rumah tangga saja tetapi juga dapat diolah dan dipasarkan sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga atau rumah tangga.
Pembentukan Kader Kesehatan Calon Pengantin Rumah Ibadah di Desa Kepayang Kecamatan Anjongan Kubu Raya
Ismael Saleh;
Dessy Islamiati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/br.v17i2.2137
Angka pemeriksaan kehamilan (Ante Natal Care/ANC) di Desa Kepayang cukup rendah dibandingkan desa lain di Kecamatan Anjongan. Upaya sosialisasi terkait pentingnya ANC terus diupayakan, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan. Upaya pemberdayaan masyarakat dengan melatih kader terkait masalah ini belum dikembangkan. Kegiatan ini bertujuan agar terbentuk kader calon pengantin di rumah ibadah di Desa Kepayang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode diskusi rembuk desa dengan pemangku kebijakan serta orang yang berpengaruh terkait kegiatan menjadi sasaran utama serta pelatihan dan pendampingan terhadap kader yang dibentuk. Kegiatan ini berhasil membentuk kader yang bertugas mensosialisasikan pentingnya pemeriksaan kehamilan ke pelayanan kesehatan bagi calon pengantin yang melaksanakan pernikahan secara adat di rumah ibadah di Desa Kepayang. Terbentuknya kader catin di rumah ibadah diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan cakupan kunjungan pemeriksaan kehamilan (ANC).