cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 1,419 Documents
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP pada Materi Relasi dan Fungsi Mega Shintia Asoraya; Redo Martila Ruli
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2412

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan tujuan utama dalam belajar matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII mengenai relasi dan fungsi. Metode fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Tiga siswa dipilih dari 36 siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Karawang Barat. Data yang dikumpulkan melalui instrumen tes dan non-tes (wawancara), kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menyatakan bahwa pencapaian siswa terhadap indikator memberi penjelasan dengan pola, fakta, sifat, dan hubungan diperoleh 35,71%, siswa mampu membuat kesimpulan logis sebanyak 30%, siswa mampu memprediksi jawaban dan proses solusi diperoleh sebanyak 27,14%, dan siswa mampu menyusun argumen yang valid diperoleh 7,14%. Adapun hasil tes kemampuan penalaran matematis pada siswa dengan kategori tinggi memperoleh skor sebanyak 18, kategori sedang skor yang diperolehnya sebesar 12, dan kategori rendah memperoleh skor sebanyak 2.
Pengembangan Instrumen Soal Literasi Numerasi pada Materi Bilangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas VIII MTs Ipat Apipah; Hepsi Nindiasari; Sukirwan Sukirwan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecocokan instrumen soal tentang Bilangan untuk meningkatkan literasi numerasi, mengevaluasi hasil siswa terhadap instrumen soal tersebut, dan mengevaluasi hasil pengembangan instrumen soal tentang Bilangan untuk meningkatkan literasi numerasi siswa di SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D), yang meliputi langkah-langkah seperti potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, perbaikan produk, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di MTsN 1 Pandeglang. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa pretes dan postes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen soal tersebut layak untuk diujicobakan setelah dilakukan revisi berdasarkan saran ahli materi. Ahli materi memberikan tingkat kecocokan rata-rata sebesar 96% dengan kualifikasi "Sangat Layak" untuk pengujian pada siswa SMP. Respon siswa terhadap media yang digunakan juga menunjukkan hasil yang positif, dengan kelompok kecil memberikan tingkat kecocokan rata-rata sebesar 92% dengan kualifikasi "Sangat Baik", dan kelompok besar sebesar 95% dengan kualifikasi "Sangat Layak". Hasil uji coba pada kelompok besar menunjukkan peningkatan, dengan nilai rata-rata pretes sebesar 69 dan postest sebesar 89. Pada uji coba kelompok besar, persentase ketuntasan pada pretes adalah 50% dengan kualifikasi "Tidak Tuntas", sedangkan pada posttest mencapai 100% dengan kualifikasi "Tuntas", menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ini, instrumen soal tersebut dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa kelas VII di SMP.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis RME untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Efficacy Siswa Cut Sry Maryani; KMS. M. Amin Fauzi; Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2663

Abstract

Untuk membantu siswa menjadi lebih percaya diri dengan kemampuan mereka sendiri dalam memecahkan masalah matematika, artikel ini menganalisis materi yang digunakan guru di kelas mereka. Tujuan penelitian ini telah ditetapkan sebagai berikut: Berikut ini adalah tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengevaluasi keandalan, penerapan, dan efisiensi sumber daya pedagogi berbasis Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan keterampilan matematika siswa. hubungan antara bahan ajar berbasis RME dengan peningkatan keterampilan pemecahan masalah dan efikasi diri siswa; (2) mengkaji sejauh mana bahan ajar berbasis RME berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa; dan (3) mengevaluasi dampak bahan ajar berbasis RME terhadap peningkatan efikasi diri siswa. Seperangkat bahan ajar, termasuk panduan untuk instruktur dan latihan untuk siswa, telah disusun berdasarkan temuan penelitian ini. Tinjauan literatur makalah ini cukup komprehensif. Analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi adalah lima fase yang membentuk model ADDIE. Proses pengembangan diimplementasikan menggunakan model ini. Penelitian ini dilakukan di SMP An-Nizam. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun anggaran 2022/2023. Siswa kelas delapan SMP An-Nizam tahun ajaran 2022-2023 berperan sebagai peserta penelitian, dan tujuan utamanya adalah menciptakan sumber daya kurikuler berbasis RME seperti panduan guru dan latihan siswa. Implementasi bahan ajar berbasis Pendidikan Matematika Realistik di SMP AN-Nizam Medan yang dikembangkan menyebabkan peningkatan baik pada kemampuan pemecahan masalah siswa maupun persepsi siswa terhadap kemampuan matematikanya sendiri. Sumber daya pendidikan. Berdasarkan temuan penelitian, (1) sumber daya pendidikan berbasis RME terbukti valid, praktis, dan efektif.
Analisis Kemampuan Berpikir Komputasi Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa Kelas X SMK Firni Nuraini; Nur Agustiani; Yanti Mulyanti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2672

Abstract

Keterampilan berpikir komputasi adalah rangkaian pola seseorang dalam berpikir dalam memecahkan permasalahan dengan penggunaan proses yang sistematis serta didasari data yang telah didapati untuk mencapai tujuan dalam mendapatkan pemecahan maksimal. Penelitian yang dilakukan bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa yaitu berpikir komputasi yang ditintaju dari tinggi, sedang, dan rendahnya kemandirian belajar. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan jenis deskriptif kualitatif di SMK Pembangunan Cibadak Kelas X OTKP. Subyek penelitian meliputi 6 orang dari kelas X OTKP dimana setiap dua subjek mewakili setiap kategori. Instrument yang digunakan yaitu angket, tes, wawancara, dan dokumentasi sedangkan teknik dalam pengumpulan data yaitu angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Triangulasi yang digunakan meripakan triangulasi teknik. Hasil yang telah didapatkan dalam penelitian yaitu subjek dengan kategori kemandirian belajar yang rendah hanya memenuhi satu indicator yaitu dekomposisi. Kemudian subjek dengan kategori kemandirian belajar sedang hanya dua indicator yang terpenuhi yaitu dekomposisi dan pengenalan pola. Sedangkan subjek dengan kategori kemandirian belajar tinggi dapat memenuhi semua indicator yang ada.
Eksplorasi Etnomatematika pada Gerak Tari Piring Farah Salsabila Gazanofa; Wahidin Wahidin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2679

Abstract

Matematika adalah pelajaran dengan konsep abstrak, sehingga peserta didik di Indonesia banyak yang menganggap pelajaran matematika sulit. Guru diharapkan mampu membuat pendekatan yang membuat peserta didik lebih aktif saat pembelajaran. Penggabungan pendekatan matematika dengan kebudayaan disebut dengan etnomatematika. Indonesia merupakan Negara yang memiliki kebudayaan yang melimpah. Kebudayaan dapat dijadikan media dalam pembelajaran dan mampu membuat peserta didik dapat lebih mengenal budaya itu sendiri. Tujuan adanya penelitian ini untuk mengeksplorasi konsep matematika dasar yang terkandung dalam tari piring dan mengetahui konsep matematika yang dapat dipraktikkan didalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan dengan pendekatan etnografi yang bersifat eksploratif berhubungan dengan tari piring Sumatera Barat. Sumber data penelitian ini didapat melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa konsep matematika pada gerak tari piring seperti sudut, garis, bangun datar, jarak, dan titik koordinat. Konsep matematika yang ditemukan bisa diterapkan kedalam pembelajaran untuk menjelaskan konsep abstrak pada matematika dan untuk mengenalkan unsur budaya kepada peserta didik.
Etnomatematika pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika Menggunakan Anyaman Tikar untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Ispita Ispita; Helni Indrayati; Neni Lismareni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2692

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui keefektivan etnomatematika pada materi barisan dan deret aritmetika menggunakan anyaman tikar dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sebelum mengadakan tes, peneliti mengadakan uji coba instrumen di kelas XI SMA Muhammadiyah Pagar Alam yang berjumlah 38 orang. Pengumpulan data diambil secara tes tertulis dalam bentuk essay. Rata-rata tes tertulis siswa kelas kontrol yaitu dan kelas eksperimen yaitu . Sedangkan hasil analisis data menggunakan statistik tˈ uji dua pihak dengan taraf signifikan 5% diperoleh thitung = 4,920 > ttabel = 1,701. Sehingga terbukti bahwa anyaman tikar dapat memaksimalkan kemampuan pemahaman konsep.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Self Confidence Siswa Valentina Tohang; Nila Kesumawati; Jumroh Jumroh
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2771

Abstract

Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis berdasarkan self confidence siswa SMA PGRI 2 Palembang. Metode pada penelitian ini yaitu quasi eksperiment, dan populasi pada penelitian ini seluruh kelas XI SMA PGRI 2 Palembang. Adapun teknik yang digunakan pada penelitian ini yaitu cluster random sampling sehingga diperoleh sampel kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ada dua yaitu tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan non tes (angket) self confidence dan teknik analisis data yang digunakan yaitu ANOVA Dua Jalur. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil yaitu : (1) Ada pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA PGRI 2 Palembang (2) Ada perbedaaan kemampuan pemahaman konsep matematis berdasarkan self confidence (tinggi, sedang, rendah) siswa kelas XI SMA PGRI 2 Palembang (3) Tidak terdapat interaksi model pembelajaran dan self confidence terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA PGRI 2 Palembang.
Pengembangan Modul Berbasis Pesantren pada Materi Himpunan di MA Raudlatul Mutaqin Firdaus Firdaus; Dwi Ivayana Sari; Nur Aini S
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2791

Abstract

Sumber belajar merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran matematika. Modul merupakan salah satu sumber belajar yang mampu menunjukkan realitas-realitas sosial kemasyarakatan yang berhubungan langsung dengan isi materi dari sebuah mata pelajaran matematika. Pondok pesantren adalah salah satu realitas sosial kemasyarakatan, tempat siswa menimba ilmu. Dalam mengajarkan matematika yang bersifat abstrak, perlu adanya modul yang berbasis pondok pesantren agar siswa mdah memahami materi matematika. Hal ini dikarenakan berhubungan dengan konteks siswa sebagai santri. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan mengahasilkan modul matematika berbasis pesantren pada materi himpunan untuk kelas X MA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan metode ADDIE dengan tahapan Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek ujicoba pada penelitian ini adalah kelas X MA Raudlatul Muttaqin, Modung, Bangkalan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu validasi, angket respon, dan tes. Penelitian ini menggunakan uji kevalidan, uji kepraktisan dan uji keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modul ini dikatakan valid karena berdasarkan hasil penilaian dua validator yaitu dosen dan guru matematika diperoleh rata-rata nilai sebesar 3,835 yang berarti bisa digunakan tanpa revisi, (2) modul ini dikatakan praktis karena berdasarkan hasil angket respon siswa diperoleh rata-rata nilai 80,09% yang berarti siswa memeberikan respon positif terhadap modul, serta (3) modul ini dikatakan efektif karena berdasarkan hasil tes hasil belajar siswa diperoleh rata-rata nilai 90,91% yang berarti ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai.
Membangun Kemampuan Komunikasi Matematis: Strategi Integrasi Self-Concept dan Brainstorming dalam Model Problem Based Learning Ulfa Nur Afifah; Budi Waluya; Nuriana Rachmani Dewi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2846

Abstract

Ketidakmampuan siswa dalam menjelaskan masalah matematika dapat disebabkan oleh siswa tidak memahami jawaban yang diberikan, sehingga tidak dapat mengartikulasikannya. Kemudian merasa kesulitan dalam menjelaskan jawaban meskipun mereka benar-benar memahaminya. Sehingga tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas model tersebut dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan menganalisis dampak self-concept terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini memadukan dua pendekatan, yaitu kuantitatif dan kualitatif, yang dikenal dengan pendekatan kombinasi atau "Mixed research". Teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan observasi, tes, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari analisis data kuantitatif, dan analisis data kualitatif. Sehingga dalam penelitian ini, penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Brainstorming terbukti meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Kelas eksperimen yang menerapkan kombinasi kedua metode ini menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang hanya menggunakan PBL. Interaksi, diskusi, dan kolaborasi yang terjadi dalam proses pembelajaran dengan kombinasi metode tersebut memfasilitasi peningkatan kemampuan komunikasi matematis. Selain itu, self-concept memiliki peran krusial dalam proses ini. Peserta didik dengan self-concept yang positif cenderung memiliki kemampuan komunikasi matematis yang lebih baik. Hal ini menegaskan bahwa model pembelajaran yang tepat, dikombinasikan dengan self-concept yang positif, dapat mengoptimalkan potensi peserta didik dalam memahami dan mengkomunikasikan konsep matematika. Dengan demikian hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan praktisi pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Systematic Literature Review: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dalam Pendekatan Open Ended Problem Muhammad Marzuqi; Scolastika Mariani; Kristina Wijayanti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2876

Abstract

Diperlukan suatu penelitian yang dapat menunjukkan secara meyakinkan keberhasilan open ended problem untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu guna mengevaluasi secara komprehensif semua penelitian sebelumnya mengenai open ended problem untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Tinjauan terorganisir dari literatur yang tersedia digunakan sebagai metodologi. Sembilan artikel ditemukan memenuhi persyaratan dalam pemilihan rujukan atau sumber yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2023. Dari analisis artikel yang telah dilaksanakan maka dapat ditarik kesimpulan yaitu pembelajaran matematika dengan menerapkan open ended problem dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Siswa dibimbing untuk mengidentifikasi masalah dan menawarkan jawaban sebagai bagian dari pemecahan masalah. Siswa ditugaskan untuk menemukan jawaban praktis terhadap masalah terbuka.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue