cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 1,419 Documents
Alternatif Pembelajaran Geometri Berbantuan Software GeoGebra di Masa Pandemi Covid-19Alternatif Pembelajaran Geometri Berbantuan Software GeoGebra di Masa Pandemi Covid-19 Fini Rezy Enabela Novilanti; Suripah Suripah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.538

Abstract

Seluruh kegiatan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dilakukan secara virtual. Hal ini menyebabkan kurangnya minat belajar siswa pada pembelajaran matematika. Oleh karena itu guru perlu menggunakan berbagai cara untuk memahamkan konsep yang abstrak agar dapat dipahami oleh siswa, yaitu dengan memanfaatkan salah satu media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat memvisualisasikan konsep yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa terhadap penggunaan software GeoGebra pada materi geometri selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 18 orang siswa yang diambil secara random. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu instrumen non-test berupa angket minat belajar siswa yang disebarkan menggunakan Google Form, pada pembelajaran geometri menggunakan software GeoGebra yang terdiri dari 20 pernyataan sebagai acuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan software GeoGebra. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap minat belajar geometri siswa. Seperti diketahui, 3 indikator tergolong sangat baik dan 1 indikator tergolong baik. Software GeoGebra efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika untuk menarik minat belajar siswa
Pengaruh Penerapan Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Self Efficacy Siswa Resdiana Safithri; Syaiful Syaiful; Nizlel Huda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.539

Abstract

Pandemi COVID-19 mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan secara daring, guru tetap mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa. PBL dan PjBL dilaksanakan dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting membuat siswa dapat mengkonstruksi ide penyelesaian masalah. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan PBL dan PjBL secara daring berdasarkan self efficacy, melihat interaksi antara pembelajaran PBL, PjBL, self efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Desain penelitian menggunakan quasi experimental non-equivalent control group design, dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPA SMA N 5 Kota Jambi, dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling didapat 2 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Instrumen penelitian yaitu tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian diuji dengan ANOVA dua arah, menunjukan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang, rendah yang diajarkan dengan PBL dan PjBL, namun tidak terdapat iteraksi antara pembelajaran PBL dan PjBL dengan self efficacy siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah. Hal ini dikarenakan, sesuatu yang telah dimiliki oleh setiap individu siswa sebelum diberikan perlakuan dan metode pembelajaran oleh guru tidak ada interaksi nya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, karena siswa sudah memiliki keyakinan (self efficacy) didalam dirinya masing-masing untuk menyelesaikan suatu masalah sebelum diberi materi ajar dengan suatu metode pembelajaran.
Hubungan Antara Minat Belajar Dengan Resiliensi Matematis Pada Masa Pandemi COVID-19 Viviana Murni; Rofina Dewi; Emilianus Jehadus; Lana Sugiarti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan resiliensi matematis siswa dalam menerapkan flipped classroom pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian merupakan seluruh siswa kelas XI TKJ di SMK Informatika Santu Petrus Ruteng tahun ajaran 2020/2021 berjumlah 124 siswa, sedangakan sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 55 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode angket. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan untuk menghitung signifikansi regresi. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh persamaan Ŷ = 46.04 + 0.56X t_hitung = 11.62 dan t_tabel = 2.00 maka H_o: ρ = 0 ditolak dan H_1: ρ> 0 diterima. Ini berarti, koefesien regresi (b = slope = 0.56) sangat signifikan. Sementara itu besarnya kontribusi variabel X terhadap Y yaitu r ^ 2 x 100% = (0.8474512 x 100% = 75.75%, Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa semakin tinggi minat belajar siswa, maka semakin tinggi pula resiliensi matematis siswa. Sebaliknya, semakin rendah minat belajar siswa, maka semakin rendah pula resiliensi matematis siswa
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik Ikha Yuliati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.547

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik menjadi bekal dalam menghadapi perkembangan zaman saat ini, sementara minat belajar matematika peserta masih terbilang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar peserta didik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dan bagaimana hubungan antara minat belajar peserta didik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian dilakukan pada peserta didik kelas VIII MTs Daarul Hikmah Kota Tangerang Selatan dan MTs Mathlaul Anwar Kota Tangerang Selatan. Hipotesis penelitian yang diuji yaitu pengaruh minat belajar peserta didik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika dan hubungan antara minat belajar peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Penelitian dilakukan dengan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data menggunakan regresi linier dengan menggunakan penghitungan softwawe SPSS 23. Hasil pengujian hipotesis menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar peserta didik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Dibuktikan dengan sig. 0,000 <0,05 dan Fh = 203,459 > Ftab = 0,004. Oleh karena itu diperlukan peran aktif guru dan orang tua/wali murid untuk mengawasi minat belajar peserta didik guna meningkatkan keterampilan didik peserta didik dalam memecahkan persoalan matematika.
Pengembangan Board Game “Labyrinth in the Forest” Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Materi Bilangan Galih Kuat Prihandoko; Tri Nova Hasti Yunianta
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.548

Abstract

Media pembelajaran yang menarik dapat membuat suasana dalam pembelajaran menjadi tidak membosankan, dan dapat meningkatkan hasil belajar. Pengembangan media pembelajaran yaitu board game “Labyrinth In the Forest” untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) materi bilangan diperlukan dan inilah menjadi tujuan penelitian ini. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini menggunakan tujuh siswa kelas 7 SMP di Kota Salatiga. Media board game dinyatakan valid dan praktis dengan hasil persentase keduanya yaitu 90% dan 85% dengan kategori sangat baik. Hasil signifikasi uji paired t-test adalah 0,000 (kurang dari 0,005) didukung dengan nilai rata-rata posttest lebih tinggi dibandingkan pretest. Hasil respons siswa menyatakan 96,5% memilih dalam kategori sangat baik atau sangat praktis untuk digunakan. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa media board game “Labyrinth in the Forest” yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan untuk proses pembelajaran khususnya siswa SMP pada materi bilangan.
Implementasi Pembelajaran Matematika Berbasis Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Dalam Membentuk Karakter Siswa Tika Hildani; Islamiani Safitri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.549

Abstract

Sekolah Islam Terpadu menekankan pada penanaman mata pelajaran keagamaan seperti akidah, akhlaq dan ibadah praktis yang sesuai dengan teori pendidikan. Ia bertujuan untuk membangun karakter dan moralitas siswa dengan warna islam yang direfleksikan dalam cara berpikir, sikap, dan praktik kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi. Pengajaran Matematika berbasis kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) serta mendeskripisikan karakter siswa dalam implementasinya. Fokus penelitian adalah SMP IT Arrozaq. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. instrument penelitian adalah peneliti itu sendiri yang dilengkapi dengan lembar wawancara, lembar observasi, dan daftar check. Sedangkan tekhnik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran matematika berbasis kurikulum Jaringan Sekolah Islam Trepadu (JSIT) di SMP IT Arrozaq selalu mengintegrasikan nilai-nilai atau ilmu Islam di dalam pembelajaran matematika dan sangat berpedoman pada Al-Qur’an. Impilkasi dari implementasi pembelajaran tersebut membentuk siswa yang memiliki kepribadian dan akhlak yang baik, serta memiliki akidah yang bersih. Nilai-nilai karakter yang muncul dapat di lihat dari kegiatan siswa sehari-hari seperti melaksanakan sholat berjamaah, tilawah, dan dzikir bersama. Jadi pada dasarnya semua penerapan yang dilakukan dan dilaksanakan siswa itu, dapat dirangkul untuk mendapatkan suatu kebaikan.
Meta Analisis Efektivitas Model Problem Based Learning dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Matematika Jaya Yanti Nur Istiqomah; Endang Indarini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.553

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui komparasi model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Posing terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Meta Analisis. Data analisis didapatkan melalui jurnal online di google Cendekia. Kemudian dilakukan penyeleksian dari beberapa artikel, setelah dilakukan penyeleksian ditetapkan sampel sebanyak 20 artikel untuk dianalisis. Agar dapat diketahui perbedaan pengaruh antara model Problem Based Learning dan Problem Posing maka dilakukan melalui uji Ancova. Hasil dari uji Effect Size dengan model Problem Based Learning dan Problem Posing melalui Partial Eta Squared dengan jumlah 0,789 dengan nilai Sig. sebesar 0,000. Hasil uji tersebut mampu memberikan pengaruh tergolong efek besar terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa sekolahb dasar. Dilihat dari hasil uji Ancova yang dilakukan pada 20 artikel terhadap model pembelajaran Problem Based Learning dengan jumlah rata-rata skor posstest sebesar 74,3620. Sedangkan model pembelajaran Problem Posing terdapat rata-rata skor posstest sebesar 76,2580, Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Posing terhitung lebih efektif dibandingkan model pembelajaran Problem Based Learning.
Pengaruh Blended Learning Terhadap Peningkatan Literasi Matematika Siswa Indah Aritonang; Islamiani Safitri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.555

Abstract

Pada tahun 2020 pemerintah mengeluarkan peraturan No.9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menyebabkan proses belajar mengajar terhambat akibatnya literasi matematika siswa menurun. Berdasarkan hasil observasi pada MAs Pondok Pesantren Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan menunjukkan bahwa literasi matematika siswa masih sangat rendah. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya metode pembelajaran yang memungkinkan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa dan tetap mengikuti protokol yang di terapkan oleh pemerintah (PSBB). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Blended Learning terhadap peningkatan literasi matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan eksperimen semu (quasi eksperimen). Populasi pada penelitian adalah siswa kelas XIB yang berjumlah kelas eksperimen dan kelas XIA sebagai kelas kontrol. Instrument dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berbentuk essay dan teknik observasi untuk mengetahui cara siswa memahami pelajaran dengan penerapan metode blended learning. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang telah dibahas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Blended learning memiliki dampak terhadap kualitas belajar siswa ditinjau dari literasi matematika pada masa pandemik virus korona. Selain itu diketahui bahwa besar pengaruh metode Blended learning terhadap literasi matematika siswa sebesar 30%, sedangkan metode belajar konvensional hanya berpengaruh sebesar 2.44% serta dapat disimpulkan ada perbedaan hasil belajar siswa terhadap metode belajar Blended Learning dan konvensional dengan perbedaan sebesar 24.76%
Pengaruh Pembelajaran Model PAT-UT 1 dengan Bantuan Laboratorium Mini Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Azizah Mujahidah Annisa; Iin Ariyanti; Nurhaeda Patahuddin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Pembelajaran Model PAT-UT 1 dengan bantuan Laboratorium Mini yang diterapkan pada siswa di sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa hasil UNBK 3 tahun terakhir serta hasil TIMSS bidang Matematika dan IPA Indonesia berada pada kategori rendah. Maka perlunya penanaman konsep siswa pada materi geometri dengan menerapkan pembelajaran kooperatif dengan variasi Model Tutorial Program Akreditasi Tutor Universitas Terbuka (PAT-UT 1). Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian pre eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-postest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang diambil secara acak dari salah satu Sekolah Menengah Pertama. Data berupa hasil tes yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Uji-T berpasangan yang terlebih dahulu dilakukan uji normalitas. Berdasarkan analisis statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata hasil belajar matematika sebelum pembelajaran dengan menggunakan Model PAT-UT 1 dengan bantuan Laboratorium Mini yaitu 59,73 dan nilai rata-rata hasil belajar matematika setelah pembelajaran dengan menggunakan Model PAT-UT 1 dengan bantuan Laboratorium Mini yaitu 82,67. Berdasarkan analisis statistik Inferensial menggunakan uji-t berpasangan diperoleh nilai signifikan p=0,000 <α = 0,05 hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model PAT-UT 1 dengan bantuan Laboratorium Mini berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa.
Analisis Epistemic Cognition Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Materi Teori Peluang Dina Anggrayni; Haryanto Haryanto; Syaiful Syaiful
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.557

Abstract

Salah satu kemampuan yang dikembangkan dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah. Siswa sudah mampu mengerjakan soal matematika tetapi belum cukup baik dalam menganalisis dan berpikir dengan maksimal. Maka dari itu Perlu dianalisis tentang epistemic cognition siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis epistemic cognition siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif field independent dan field dependent Di SMKN 1 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penilitian terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 2 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Metode pengambilan data adalah tes dan wawancara. Instrumen dalam penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan tes GEFT sebagai instrumen pemilihan calon subjek penelitian, tes kemampuan Pemecah masalah matematika pada materi peluang, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Miles dan Hubermen. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan gaya kognitif field independent dominan rasional dalam pemecahan masalah matematika. Siswa dengan gaya kognitif field dependent rasional empiris dalam pemecahan masalah matematika. Faktor kesulitan yang terjadi pada siswa yang berkemampuan tingkat rendah adalah siswa masih kesulitan dalam merancang model penyelesaiannya dan menyelesaikan masalah

Page 31 of 142 | Total Record : 1419


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue