Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles
1,419 Documents
Kemampuan Siswa SMA dalam Menganalisis Soal Matematika Berbasis HOTS Berdasarkan Gender
Selesna Theresia Uchia;
Tri Nova Hasti Yunianta
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.471
Aspek yang dapat mempengaruhi terdapatnya perbedaan kemampuan siswa, dalam belajar salah satunya merupakan gender. Penelitian ini akan mengungkap sejauh mana kemampuan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam menganalisis soal matematika berbasis HOTS berdasarkan gender. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskritif. Subjek penelitian dalam penelitian ini terdiri dari 6 siswa ialah 3 siswa laki-laki serta 3 siswa perempuan kelas XI MIA SMA Negeri 1 Marau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 Desember 2020 di SMA Negeri 1 Marau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan pada hasil tes serta wawancara menunjukkan bahwa subjek laki-laki sanggup mengenali unsur-unsur secara bersama-sama menjadi struktur yang saling terkait serta sanggup dalam mengatakan tentang sudut pandang, dapat nilai ataupun maksud dari sesuatu permasalahan yang diajukan dan sanggup menyelesaikan masalah sedangkan pada subjek perempuan menunjukkan bahwa sanggup membedakan antara angka-angka yang relevan maupun yang tidak relevan dalam kalimat matematika. Hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan menganalisis subjek laki-laki sudah mampu memenuhi semua indikator kemampuan menganalisis sedangkan kemampuan menganalisis subjek perempuan belum mampu memenuhi semua indikator kemampuan menganalisis. Rata-rata kemampuan menganalisis subjek laki-laki lebih unggul daripada subjek perempuan.
Pengembangan Media Card Game “PLUMI CV” Operasi Hitung Bilangan Bulat Campuran Untuk SD
Fiska Kintan Prastanti;
Danang Setyadi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.590
Penelitian card game “PLUMI CV” materi operasi hitung bilangan bulat campuran memiliki tujuan yaitu media dinyatakan valid, praktis dan efektif untuk digunakan pada peserta didik Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang memiliki 5 tahap yaitu analysis, desain, development, implementation dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah 2 validator dan 10 orang peserta didik kelas VI SD Negeri Tlogo. Media card game “PLUMI CV” telah diuji dan dinyatakan valid dengan hasil persentase rata-rata yaitu 84,5% dalam kategori sangat baik. Card game “PLUMI CV” dinyatakan praktis melalui uji kepraktisan dengan memperoleh rata-rata 95,8% kategori sangat baik. Signifikansi uji paired sample t-test yaitu 0,000 kurang dari 0,05 menunjukan bahwa rata-rata pretest dan posttest berbeda dan didukung dengan hasil persentase respon peserta didik sebesar 97,5% kategori sangat baik sehingga media ini dinyatakan valid. Penelitian ini menyimpulkan media card game “PLUMI CV” dikatakan valid, praktis dan efektif digunakan peserta didik pada materi operasi hitung bilangan campuran.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Core (Connecting, Organizing, Reflecting and Extending) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Pada Materi Persamaan Trigonometri
Sri Wahyuni;
M Rusdi;
Nizlel Huda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.619
Kesulitan peserta didik dalam mempelajari materi trigonometri masih menjadi perhatian. Berdasarkan hasil observasi penulis diperoleh beberapa fakta penyebab sulitnya mempelajari materi ini dikarenakan sulitnya materi yang dipelajari, ditambah dengan banyaknya hubungan matematika dengan materi prasyarat maupun dengan ilmu lain. Proses pembelajaran secara umum masih dilakukan secara konvensional dan belum sepenuhnya melatih kemampuan peserta didik dalam mengkoneksi pengetahuannya. Salah satu inovasi dan alternatif dalam pembelajaran matematika agar kemampuan koneksi peserta didik meningkat yaitu dengan pengembangan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengetahui prosedur yang direkomendasikan dalam mendesain dan mengembangkan produk; (2) mengetahui potensi dampak yang dapat dideskripsikan oleh produk untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE dengan tahapan analisis, desain dan pengembangan. Berdasarkan penelitian ini didapatkan prosedur yang direkomendasikan dalam mendesain dan mengembangkan LKPD berbasis CORE. Penerapan teori belajar dan pembelajaran serta sintaks CORE sudah tertanam dengan baik pada produk dan dinyatakan valid oleh validator. Penerapan teori-teori ini memberikan dampak atau implikasi secara logis pada komponen koneksi marematis sehingga dapat disimpulkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis CORE berpotensi meningkatkan kemampuan koneksi peserta didik.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XI SMA/MA Pada Materi Barisan Dan Deret
Bella Putri Khairani;
Maimunah Maimunah;
Yenita Roza
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.623
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada masing-masing indikator agar diketahui pada indikator mana siswa mengalami masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Instrumen pada penelitian ini adalah instrumen tes dan wawancara. Subjek penelitian yaitu 30 siswa XI MIA MAN 3 Pekanbaru. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam reduksi data peneliti merangkum data dan mengklasifikasikan data. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa siswa berkemampuan tinggi dan sedang memiliki kemampuan pemahaman konsep yang sangat baik dalam menentukan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, sedangkan siswa yang berkemampuan rendah berada pada kategori baik. Siswa berkemampuan tinggi telah mampu menyatakan ulang konsep yang telah dipelajari dengan sangat baik sedangkan siswa berkempuan sedang dan rendah berada pada kategori cukup. Dalam mengaitkan berbagai konsep, siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang cukup baik.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret Berdasarkan Teori Newman ditinjau dari Gaya Kognitif
Selvinia Putri;
Asmaul Husna;
Nina Agustyaningrum
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.637
Setiap siswa memiliki cara berpikir yang berbeda-beda dalam memecahkan masalah. Perbedaan cara berpikir seseorang dalam menyusun dan mengelola informasi dikenal dengan gaya kognitif, adanya perbedaan gaya kognitif tersebut, maka kesalahan yang dilakukan juga berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 5 Batam berdasarkan teori Newman ditinjau dari gaya kognitif dan 2) Mengkaji jenis kesalahan yang sering dilakukan siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 5 Batam berdasarkan teori Newman ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek Penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 5 Batam tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa gaya kognitif field independent dan field dependent sama-sama melakukan kesalahan membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penarikan kesimpulan. Jenis kesalahan yang paling sering dilakukan oleh siswa field independent adalah penarikan kesimpulan. Sedangkan jenis kesalahan yang paling sering dilakukan oleh siswa field dependent adalah transformasi dan penarikan kesimpulan.
Pengembangan Model E-Book Interaktif Berbasis Pembelajaran Induktif untuk Melatihkan Kemampuan Penalaran Aljabar Siswa SMP
Aflich Yusnita Fitrianna;
Nanang Priatna;
Jarnawi Afgani Dahlan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.653
Pembelajaran daring selama masa pandemi di jenjang sekolah menengah pertama masih mengalami beberapa kendala yag sebagian besar berasal dari siswa. Siswa seringkali mengalami kecemasan selama pembelajaran daring dengan faktor yang memicu kecemasan siswa selama pembelajaran daring adalah kesulitan memahami materi, kesulitan mengerjakan tugas-tugas, ketersediaan dan kondisi jaringan internet, dan fasilitas. Sehingga dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk lebih aktif dan interaktif dalam mengikuti proses pembelajaran. E-book interaktif menjadi solusi untuk sebagai media pembelajaran agar siswa lebih aktif dan interaktif selama proses pembelajaran. E-book interaktif dikembangkan dengan model 4D (Define, Design, Development dan Dissemination) dan dibuat dengan aplikasi kotobee. Aplikasi kotobee dipilih karena mempunyai keunggulan dapat menyisipkan video, audio, gambar dan berbagai bentuk kuis yang dapat langsung dipakai oleh siswa dan keluar hasilnya. Pada konten e-book interaktif ini menggunakan pendekatan pembelajaran induktif untuk melatihkan kemampuan penalaran aljabar siswa SMP. Berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media, praktisi dan respon siswa, e-book ini dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan. Pada tahap diseminasi, e-book ini digunakan pada salah satu kelas SMP di Kabupaten Karawang dan memperoleh hasil yang efektif dalam melatih kemampuan penalaran aljabar siswa SMP.
Pengembangan E-LKS Ragamatika untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP
Sonia Khumaira Dehani;
Novi Andri Nurcahyono;
Aritsya Imswatama
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.655
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa Elektronik RAGAMATIKA (Wayang Sukuraga, Matematika dan Statistika) untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa SMP yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah guru, 23 siswa kelas VIII MTs Baitul Hikmah serta validator. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar validasi ahli materi, ahli media dan ahli wayang sukuraga untuk memperoleh hasil uji validitas E-LKS serta angket respon siswa dengan guru untuk memperoleh hasil uji kepraktisan dari E-LKS dan tes kemampuan representasi matematis siswa untuk memperoleh hasil uji efektivitas E-LKS. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Validasi ahli menyatakan E-LKS termasuk dalam kategori sangat valid pada aspek materi, pembelajaran, kebahasaan, tampilan dan kelayakan penyajian serta layak untuk diuji coba. (2) Berdasarkan analisis N-Gain, diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dengan nilai sebesar sebesar 79,7 serta analisis ketuntasan klasikal sebesar 87%. (3) Guru dan para siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap E-LKS dan termasuk kategori sangat praktis.
Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Open-Ended dengan Bantuan Power Point untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah di Masa Pandemi
Tiara Yulita;
Hardi Suyitno;
Sugiman Sugiman
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.660
Di masa pandemi, seluruh kegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika tidak dilaksanakan di sekolah melainkan dirumah masing-masing atau secara daring. Salah satu keterampilan matematika yang perlu dikuasai peserta didik adalah kemampuan pemecahan masalah. Kurikulum 2013 revisi 2018 juga menerapkan bahwa peserta didik harus terlibat secara aktif dalam pemecahan masalah serta dapat menafsirkan dan memahami kompetensi yang dibimbing oleh guru. Hasil UN peserta didik SMP/MTs/SMPT menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih tergolong rendah padahal soal tersebut merupakan soal rutin, sedangkan soal non rutin (open-ended problems) sudah jarang digunakan pada saat penyajian soal. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu menggunakan pendekatan open-ended dengan bantuan power point sebagai media penunjang dalam pembelajaran daring di masa pandemi. Populasi yang diambil adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Comal, sedangkan metode yang digunakan adalah quasi experimental design dengan rancangan penelitian berupa pre-test post-test control group dimana terdapat dua kelompok uji coba yaitu kelompok eksperimen dan kontrol yang dipilih secara random sampling. Dari uji kesamaan rata-rata pihak kanan dan uji gain ternormalisasi menunjukan hasil bahwa pembelajaran dengan pendekatan open-ended dan power point efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dan lebih baik dibanding model pembelajaran ekspositori.
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi ditinjau dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika
Dewi Novitasari;
Heni Pujiastuti;
Ria Sudiana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.662
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer siswa dalam menyelesaikan soal Matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 6 orang siswa kelas XI IPA 1. Instrumen penelitian berupa angket gaya kognitif, tes kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa bergaya kognitif visualizer tahap menganalisis tergolong cukup, siswa mampu mengidentifikasi informasi dalam soal tetapi tidak menyebutkan secara lengkap. Pada tahap mengevaluasi tergolong kurang, siswa visualizer kurang mampu menilai, menyangkal dan memberikan alasan. Pada tahap mencipta tergolong cukup, siswa visualizer cukup mampu merancang penyelesaian Namun, kesulitan dalam memvisualisasikan dari bentuk verbal ke bentuk visual. Siswa bergaya kognitif verbalizer tahap menganalisis tergolong sangat baik, siswa verbalizer mampu menganalisis dan menyebutkan informasi secara lengkap. Pada tahap mengevaluasi tergolong kurang, siswa verbalizer kurang mampu menilai, menyangkal dan memberikan alasan. Pada tahap mencipta tergolong baik, siswa verbalizer mampu merancang penyelesaian serta memvisualisasikan bentuk objek dari verbal ke visual.
Persepsi Siswa SMA Terhadap Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Matematika Di Masa Pandemi Covid-19
Putri Zuliyanti;
Sukirwan Sukirwan;
Yuyu Yuhana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.663
Pembelajaran matematika saat ini tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka di sekolah, dikarenakan pandemi covid-19. Sehingga salah satu upaya dan strategi pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona, yaitu mengubah pembelajaran tatap muka di sekolah menjadi pembelajaran daring. Dalam meningkatkan peran, keaktifan siswa serta berjalannya proses pembelajaran sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran sangatlah dipengaruhi oleh persepsi siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa SMA terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan waktu penelitian dari 29 April sampai 29 Mei 2021. Subjek penelitian yaitu siswa SMA kelas XI MIPA di SMAN 1 Kramatwatu. Berdasarkan analisis dari hasil wawancara, didapatkan hasil bahwa persepsi siswa SMA kelas XI sangatlah beragam: (1) Siswa merasa lebih mudah jika menggunakan handphone karena lebih simpel; (2) Beberapa siswa tidak memiliki rasa antusias dan tidak dapat fokus terhadap materi matematika yang disampaikan oleh guru secara daring. Akan tetapi terdapat juga siswa yang antusias karena menyukai materi matematika, guru dalam menyampaikan materi tidak membuat bosan; (3) Bagaimanapun juga siswa tetap membutuhkan materi pelajaran matematika untuk mengerjakan tugas, menambah ilmu, mengasah kemampuan, menambah nilai. Tetapi, siswa juga merasa kebaratan jika pembelajaran daring pada mata pelajaran matematika terus dilaksanakan.