cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 1,419 Documents
Kemampuan Representasi Simbolik Mahasiswa Calon Guru dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gender Putri Ayu Kusgiarohmah; Sudirman Sudirman; Swasono Rahardjo
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1135

Abstract

BNSP telah mengatur standar profesionalitas guru dalam mengajar. Standar tersebut antara lain, guru wajib menguasai materi, struktur konsep, dan pola pikir keilmuan yang dapat mendukung proses pembelajaran matematika. Standar profesionalitas guru tersebut ditujukan agar guru mampu membantu dan membimbing peserta didik dalam mencapai tujuan belajarnya. Namun, hasil observasi mahasiswa calon guru matematika di salah satu universitas yang berada di Malang menunjukkan jika mereka masih mengalami kesulitan dalam membuat representasi matematis. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi simbolik mahasiswa calon guru ditinjau dari perbedaan gender. Perbedaan gender dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan apakah perbedaan gender dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam membuat representasi matematis. Pendekatan Mixed Methods dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dipilih untuk menjabarkan tujuan penelitian. Data dikumpulkan melalui kegiatan dokumentasi dan tes. Tes diberikan kepada 35 mahasiswa calon guru dengan jurusan Pendidikan Matematika di salah satu universitas yang ada di Malang. Sebanyak 4 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa perempuan dan 2 mahasiswa laki-laki dipilih untuk dikaji lebih rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan lebih ulet dan teliti dalam menyelesaikan masalah matematis. Mereka mampu membuat representasi simbolik dari masalah yang diberikan. Mahasiswa perempuan juga membuat interpretasi dari simbol-simbol yang digunakan dalam selesaian masalah. Berbeda dengan mahasiswa laki-laki. Mereka lebih cenderung langsung menginputkan bilangan-bilangan yang termuat di soal kedalam algoritma selesaian masalah.
Development of Electronic Students’ Worksheet Linear Function-Problem Based Using Desmos Application Dyah Ayu Karindra Oktaviane; Rooselyna Ekawati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1153

Abstract

One effort to facilitate students in online learning and face-to-face learning during Covid-19 pandemic is the use of digital student worksheets, as an effort to practice students’ cognitive in mathematics. These research goals are to develop digital students’ worksheet of linear function-problem based using Desmos to decrease learning loss effect in students’ motivation and comprehension. And, also to know, the eligibility analysis result of worksheet that has already been made. Desmos is a web-based application, which specially created to be used in mathematics learning. It combines features of graphic calculator and classroom activities to help students study and love math. Research model in this study used ADDIE with a small group experiment using six students of SMPN 3 Surabaya as subjects. Eligibility analysis from the worksheet gains a validity score of 3.71, with very valid criteria. Practical score 3.74, with very practical criteria. And effective, since all six subjects in Study Result Test, gain higher score than the minimum score criteria of SMPN 3 Surabaya. It may take note that, it needs bigger experiments with more subjects to evaluate effective aspect further and comprehensively. This worksheet can be an alternative media for secondary students to practice linear function.
Penerapan Teori Belajar Bermakna untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa Kelas X Nur Wiji Sholikin; Imam Sujarwo; Abdussakir Abdussakir
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1163

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa kelas X rendah yang ditemukan pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Hal tersebut disebabkan kemampuan siswa lemah dalam menganalisis, menafsirkan dan merepresentasikan pemecahan masalah matematika yang berkaitan dengan situasi dunia nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi matematis siswa kelas X setelah mendapatkan pembelajaran dengan teori belajar bermakna. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen dengan pretest dan posttest yang diberikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian yaitu siswa Madrasah Aliyah kelas X yang terdiri dari 14 siswa pada kelas eksperimen dan 13 siswa pada kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan literasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan, peningkatan kemampuan literasi matematis siswa di kelas eksperimen berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa penerapan teori belajar bermakna dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa kelas X.
Pengembangan MARION 4.0 pada Materi Bangun Ruang untuk Pembelajaran Inovasi di Era New Normal Prima Yudhi; Yuliani Fitri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan multimedia tutorial interaktif sebagai upaya menyongsong pendidikan 4.0 yang akan menjadi new normal di era digital pasca COVID-19 nantinya. Implementasi dilakukan dalam pembelajaran materi bangun ruang, karena materi tersebut memiliki kompleksitas relatif tinggi. Pembelajarannya menjadi sulit ketika umumnya pemaparan konsep divisualisasikan melalui gambar-gambar statis. Peserta didik membutuhkan penalaran yang cermat mengenai konsep-konsep materi dengan melakukan banyak percobaan. Akibatnya alokasi waktu pembelajaran masih belum mencukupi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (developmental research) dan mengacu pada model Instructional Development Institute (IDI) yang terdiri atas tiga tahap, yaitu penentuan (define) atau analisis kebutuhan, pengembangan (develop) dan evaluasi (evaluate). Subjek penelitian pada kelas terbatas berjumlah 30 orang peserta didik SMPN 1 Padang Panjang pada kelas VIII.C. Hasil pengembangan berupa MARION 4.0 memperoleh kevalidan dari segi isi dan konstruk, sedangkan dari uji praktikalitas menunjukkan kemudahan penggunaan yang tinggi, minat belajar meningkat, dan peserta didik lebih aktif dalam belajar. Peningkatan ketuntasan hasil belajar peserta didik mencapai hingga 76,67%. Berdasarkan kondisi tersebut disimpulkan bahwa MARION 4.0 yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovasi untuk peserta didik kelas VIII Sekolah Menengah Pertama.
Analisis Kelayakan Butir Soal pada Media INTERMATHLY (Interesting Mathematic Monopoly) Fury Styo Siskawati; Angel Ardila Suci Qurrota A'yun; Tri Novita Irawati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1181

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kelayakan butir soal pada media intermathly berbasis power point yang diterapkan di kelas VIII SMPN 6 Jember ditinjau dari validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Perangkat pendukung game ini menggunakan software Affinity Designer Versi 1.8.5.703. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 31 siswa dengan triangulasi yang berupa triangulasi sumber. Metode pengumpulan datanya menggunakan tes dan metode analisis datanya menggunakan kolaborasi antara kualitatif yang meliputi reduksi, penyajian dan penarikan simpulan sedangkan kuantitatifnya menggunakan SPSS. Selanjutnya hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa soal yang digunakan pada media pembelajaran interaktif di kelas VIII SMPN 6 Jember termasuk dalam kategori validitas yang baik, reliabilitasnya sangat tinggi, dan memiliki daya pembeda yang baik namun belum memiliki tingkat kesukaran yang baik. Perlunya hasil penelitian ini agar media intermathly tetap memperhatikan kriteria soal yang baik dan menghasilkan soal yang berkualitas serta nantinya menjadi acuan dalam peningkatan kualitas soal mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kualitas terbaiknya bagi dunia pendidikan di Indonesia khususnya pada pembelajaran matematika.
Systematic Literature Review: Etnomatematika Kearifan Lokal Budaya Sasak Muhammad Turmuzi; I Gusti Putu Sudiarta; I Gusti Putu Suharta
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1183

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep-konsep matematika yang berhubungan dengan Etnomatematika kearifan lokal Budaya Sasak. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review yang dilakukan dengan mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, serta menafsirkan semua penelitian yang tersedia. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah merangkum, mereview, dan menganalisis 10 artikel dengan lingkup pembahasan Etnomatematika Budaya Sasak dengan rincian satu artikel yang diterbitkan di jurnal bereputasi Q2 dan sisanya dalam Jurnal Nasional terakreditasi Sinta. Penelusuran artikel-artikel ini dilakukan melaui Jurnal online seperti artikel jurnal dari Google Schoolar, Research Gate, SINTA, DOAJ, dan Scopus. Kesimpulan penelitian ini adalah temuan konsep-konsep matematika yang terkait Etnomatematika kearifan lokal Budaya Sasak adalah terdiri dari Geometri Bidang Datar, Bangun Ruang Geometri, Konsep Transformasi geometri, Pengukuran, Volume Benda Putar, Keliling dan Luas Bangun Bidang Datar.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Hybrid Learning Widya Dwi Indriani; Laili Habibah Pasaribu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1196

Abstract

Kemampuan komunikasi merupakan potensi yang sangat penting untuk disanggupi oleh siswa, sama hal nya dengan pembelajaran matematika. Hybrid Learning adalah model pembelajaran yang menggabungkan komunikasi pembelajaran dengan tatap muka (face to face) dan online (forum diskusi/ chatting). Implementasi pembelajaran Hybrid Learning mampu manumbuhkan mutualisme serta mutu pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Hybrid Learning. Analsis data peneltian ini uji non parametrik yaitu uji wilcoxon yang menggunakan uji prasyarat dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil Pengujian wilcoxon yang bernilai 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa “hipotesis diterima” artinya terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Hybrid Learning. Berdasarkan hasil uji diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pembelajaran matematika yang di ajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional dan pembelajaran hybrid learning dan terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pembelajaran matematika dengan model pembalajaran konvensional dan model pembelajaran hybrid learning.
Miskonsepsi Mahasiswa STKIP Rokania pada Materi Limit Fungsi Jufri Jufri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1200

Abstract

Artikel ini membahas miskonsepsi mahasiswa STKIP Rokania pada materi limit fungsi. Limit fungsi merupakan materi yang sangat penting untuk mempelajari kalkulus, namun yang terjadi adalah banyak mahasiswa yang masih miskonsepsi terhadap materi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat miskonsepsi mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Rokania tentang konsep limit fungsi. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif deskiptif. Yaitu penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskrptif. Penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk menggambarkan, melukiskan, menerangkan, menjelaskan dan menjawab secara lebih rinci permasalahan yang akan diteliti dengan mempelajari semaksimal mungkin seorang individu, suatu kelompok atau suatu kejadian. Penelitian dilakukan terhadap hasil tes kalkulus mahasiswa tahun akademik 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi tentang konsep limit fungsi tergolong pada kriteria sedang yaitu sebesar 33%. Mahasiswa dengan paham konsep sebesar 45% dan mahasiswa dengan tidak paham konsep sebesar 22%. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk perbaikan pembelajaran kalkulus dimasa akan dating, misalnya dosen dapat menggunakan software matematika untuk memvisualisasikan konsep limit fungsi.
Pengembangan Pembelajaran Bermedia Powtoon untuk Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Trias Fitrianto Nugroho Saputra; Helti Lygia Mampouw
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1203

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran matematika untuk materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) SMP Kelas VIII menggunakan animasi Powtoon. Penelitian pengembangan ini menrapkan model analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi untuk menciptakan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran bermedia Powtoon dikemas dalam bentuk video animasi iteraktif berbasis multimedia (teknologi yang melibatkan suara, gambar, dan video) untuk materi SPLDV. Pembelajaran bermedia Powtoon dikembangkan berdasarkan analisis prestasi siswa dan analisis kondisi siswa. Pembelajaran bermedia Powtoon diujicobakan pada SMP kelas VIII. Hasil uji coba menunjukan bahwa pembelajaran bermedia Powtoon untuk materi SPLDV memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Hasil dari lembar kerja siswa menunjukan 75% siswa yang menjawab dengan nilai sempurna (100). Siswa yang menjawab hampir mencapai nilai sempurna (85) memiliki presesntase 25%. Sehingga pembelajaran bermedia Powtoon menjadi media efektif yang dapat digunakan dalam meningkatkan hasil belajar serta memotivasi siswa dalam pembelajaran pada materi SPLDV.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Lesson Study for Learning Community Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Dedi Ahmad Syaputra; Mulyono Mulyono; Hasratuddin Hasratuddin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau berdasarkan gaya belajar setelah pelaksanaan Pembelajaran Lesson Study for Learning Community pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan; 2) Untuk menganalisis kesalahan dan kesulitan yang dialami siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar setelah pelaksanaan Pembelajaran Lesson Study for Learning Community. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah 1 Medan yang diberi perlakuan pembelajaran Lesson Study for Learnig Community pada semester genap Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dari hasil klasifikasi gaya belajar, pada gaya belajar divergen lebih banyak dari pada gaya belajar yang lain. Namun gaya belajar divergen bukanlah gaya belajar yang mendapatkan nilai tertinggi dalam tes kemampuan pemecahan masalah, akan tetapi gaya belajar konvergen yang mendapatkan nilai tertinggi dalam hal tes kemampuan pemecahan masalah matematis.; 2) Siswa converger, diverger, accommodator, dan assimilator mampu memecahkan masalah dengan melalui tahap memahami masalah dengan mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan pada masalah serta mampu menjelaskan masalah dengan kalimat sendiri.

Page 56 of 142 | Total Record : 1419


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue