cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
STORYNOMICS TOURISM: SEJARAH TAMAN UJUNG KARANGASEM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEN KARANGASEM Desak Made Dianita Febriyani; Risa Panti Ariani; Made Riki Ponga Kusyanda
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i1.86938

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai storynomics tourism sejarah dan fungsi bangunan kuno yang terdapat pada objek wisata Taman Ujung Karangasem. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa storynomics tourism sejarah Taman Ujung Karangasem ini dapat diperoleh dengan menganalisis komponen pariwisata yakni something to see melalui pemandangan alam, keindahan taman dan bangunan kuno antara lain : Gapura, Balai Gili (Kambang), Balai Kapal, Balai Bundar dan Terasering yang dapat dilihat oleh wisatawan, something to learn melalui sejarah singkat dan fungsi dari bangunan kuno yang dimiliki oleh Taman Ujung Karangasem, something to do melalui aktivitas atau kegiatan wisata antara lain : pertunjukkan, pagelaran, sendratari dan piknik, something to buy melalui UMKM yang menjual cinderamata kerajinan berbahan rotan seperti tas, keben dan rumah makan yang menjual makanan khas yakni pepes telengis serta makanan dan minuman lainnya. Hasil penelitian ini mendukung pembuatan narasi sejarah dan fungsi dari bangunan pada Taman Ujung Karangasem, selanjutnya diunggah pada media blog sehingga wisatawan dapat mengetahui dan memahami mengenai sejarah dan fungsi bangunan pada Taman Ujung Karangasem melalui media blog tersebut. Kata kunci: Sejarah, Storynomics, Komponen Pariwisata, Taman Ujung Abstract This research aims to describe the storynomics tourism history and function of ancient buildings in Taman Ujung Karangasem tourist attraction. In this study, researchers used descriptive qualitative research. Data collection methods using observation, interviews, documentation. The research instruments used consisted of observation sheets, interview guidelines and documentation. The results of the study explain that the storynomics tourism history of Taman Ujung Karangasem can be obtained by analyzing the tourism component, namely something to see through natural scenery, the beauty of the park and ancient buildings, among others: Gapura, Balai Gili (Kambang), Balai Kapal, Balai Bundar and Terraces that can be seen by tourists, something to learn through a brief history and function of the ancient buildings owned by Taman Ujung Karangasem, something to do through activities or tourism activities including: shows, performances, ballets and picnics, something to buy through UMKM that sell rattan handicraft souvenirs such as bags, keben and restaurants that sell specialty foods namely pepes telengis and other foods and drinks. The results of this study support the creation of a narrative of the history and function of the building at Taman Ujung Karangasem, then uploaded on blog media so that tourists can find out and understand about the history and function of the building at Taman Ujung Karangasem through the blog media. Keywords: History, Storynomics, Tourism Components, Taman Ujung
THE CONSUMER INTEREST IN YOUTH CASUAL FASHION DESIGN CREATIONS WITH THE APPLICATION OF FOOTBALL MOTIFS Aliya Nurhalimah; Adinda Putri; Sugiyem, Sugiyem
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i1.87733

Abstract

This research aims to create a collection of casual fashion designs for teenagers using motifs inspired by football elements. This research method is qualitative research with a Research and Development approach. This research was conducted by conducting a literature study, designing four casual fashion designs for teenagers, and then conducting an online survey of respondents aged 15-25 years to find out their interest in and liking of fashion design. The results of the preference test showed that the four designs were positively received by most respondents, both in terms of design suitability with the source of the idea, fashion form, color, accent/detail, texture, material, and product price. The most in-demand design is the third design, with a percentage of enthusiasts of 51.9%.
PENERAPAN TEKNIK MAKRAME PADA BUSANA KONTEMPORER DENGAN SUMBER IDE NOKEN PAPUA Miftahul Jannah; I Dewa Ayu Made Budhyani; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i1.90970

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) proses pembuatan busan kontemporer dengan menerapkan teknik makrame sumber ide noken Papua, 2) kualitas hasil pengembangan busana kontemporer dengan menerapkan teknik makrame sumber ide noken Papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu R&D (Research and Development )dengan model pengembangan PPE dengan 3 tahapan penelitian yaitu: Perencaan (Planning), Produksi (Production), Evaluasi (Evaluation). Metode pengumpulan data digunakan adalah kuisioner atau angket, kemudian dianalisi menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil data dapat diperoleh dari penilaian ke 2 responden ahli busana, yakni ahli perta adalah seorang owner yang memiliki industri fashion di singaraja, ahli kedua seorang guru SMK Marsudirini Negara. Hasil Penelitian ini yakni: 1) Menghasilkan produk busana kontemporer berupa setelan busana terdiri dari atasan dan bawahan celana. Hal pertama yang dilakukan peneliti untuk mengetahui proses dan kualitas adalah tahap planning (perencanaan ). Dalam tahap awal (perencanaan) mengumpulkan referensi untuk membuat sketsa menjadi perwujudan sebuah desain, peneliti melanjutkan ketahap production (produksi), pada tahap ini peneliti melalui beberapa tahapan yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap akhir yaitu tahap evaluation (evaluasi) untuk mengetahui kekurangan yang terdapat dalam pengembangan busana kontemporer. 2) Hasil yang didapat pada uji kualitas menujukkan kualifikasi sangat baik berdasarkan tabel konvensi Tingkat pencapaian dengan persentase 92,5%, hal ini menujukkan bahwa produk yang dihasilkan telah sesuai dengan unsur dan prinsip desain, serta telah berhasil membuat sumber ide dan menerapkan teknik makrame menjadi produk baru dengan kualitas yang baik melalui teknik makrame dengan menggunakan dua teknik simpul untuk memperpanjang masa pemakaian produk.
IDENTIFIKASI TATA RIAS TARI REJANG PANDE SUCI WEDANA, DESA TIHINGAN, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG Ni Made Novi Indah Puspita; Ni Ketut Widiartini; I Dewa Ayu Made Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i1.91699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias wajah, tata rias rambut, busana, dan aksesoris yang digunakan dalam Tari Rejang Pande Suci Wedana di Desa Tihingan, Kabupaten Klungkung, Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Tihingan, dengan informan utama Kepala Desa Tihingan, Kelian Adat Desa Tihingan, dan Bapak Mangku Made Bargawa. Variabel penelitian ini mencakup tata rias wajah, tata rias rambut, busana, dan aksesoris dalam Tari Rejang Pande Suci Wedana. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif untuk merangkum informasi dan memberikan gambaran komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tata rias wajah Tari Rejang Pande Suci Wedana mengadopsi gaya Klungkung dengan pewarnaan natural pada kelopak mata, alis, pipi, dan bibir untuk memperindah ekspresi penari; (2) Tata rias rambut menggunakan sanggul pusung tagel, ati sasak, bunga sari konta, bunga jepun merah, perkapat, dan krun, yang mengandung simbolisme kedewasaan, kesucian, dan kedekatan dengan Dewi Saraswati; (3) Busana yang dikenakan terdiri dari Lamak, Angkin, Kamen, dan Tapih, yang memiliki simbol spiritual memperkuat kesakralan tarian; (4) Aksesoris dalam tari Rejang Pande Suci Wedana tidak mengenakan aksesoris seperti subeng, kalung, atau gelang. Penelitian ini memberikan wawasan lebih dalam tentang estetika dan simbolisme dalam tata rias Tari Rejang Pande Suci Wedana sebagai bagian integral dari tradisi Bali yang kaya akan nilai-nilai spiritual. Kata Kunci: Tata Rias, Tari Rejang Pande Suci Wedana, Estetika, Simbolisme, Bali
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PREFERENSI FASHION DI KALANGAN REMAJA Ni Kadek Budi Adnyani; Made Diah Angendari; Ni Ketut Widiartini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.94372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh teman sebaya terhadap preferensi fashion di kalangan remaja. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, maka desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kausal dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari jawaban kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri di Kota Singaraja pada tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 4878 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh sebanyak 98 sampel. Rincian sampel penelitian adalah SMA N 1 Singaraja sebanyak 23 orang, SMA N 2 Singaraja sebanyak 24 orang, SMA N 3 Singaraja sebanyak 23 orang, dan SMA N 4 Singaraja sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner teman sebaya dan preferensi fashion. Kuesioner telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan hasil pengujian menunjukkan seluruh butir kuesioner valid dan reliabel dengan koefisien reliabilitas 0,943 untuk kuesioner teman sebaya dan 0,913 untuk kuesioner preferensi fashion. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan uji asumsi klasik berupa uji normalitas dan uji heteroskedastisitas. Seluruh pengujian dilakukan berbantuan SPSS 26.0 for Windows pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari teman sebaya terhadap preferensi fashion di kalangan remaja, yang ditunjukkan dengan nilai thitung > ttabel (12,472 > 1,985) dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATERI RECEPTION PADA MATA PELAJARAN FRONT OFFICE KELAS XII PERHOTELAN DI SMK NEGERI 1 SAWAN Hamdi, Agus; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Damiati
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.94729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan dan kelayakan pengembangan media video pembelajaran kelas XII Perhotelan di SMK Negeri 1 Sawan materi Reception pada mata pelajaran Front Office. Penelitian ini menggunakan pendekatan (R&D) Research and Development dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan kuesioner. Tahap Analysis mengidentifikasi perlunya media video yang menarik untuk meningkatkan pembelajaran dengan meninjau materi terkini, karakteristik siswa, dan penyelarasan kurikulum. Tahap Design konsep video, tujuan, dan kerangka konten media ditetapkan, diikuti dengan pengembangan storyboard. Tahap Development, evaluasi ahli menghasilkan skor tinggi: 100% (materi), 96,67% (media), dan 96% (desain instruksional), dengan umpan balik yang disertakan untuk penyempurnaan. Tahap Implementation, uji coba kelompok kecil memperoleh skor 96%. Pada tahap Evaluation, perbaikan lebih lanjut dilakukan, seperti penyelarasan dengan pedoman EYD dan peningkatan musik latar. Hasil akhir sangat positif, dengan skor respon siswa sebesar 98,3%, yang menunjukkan keberhasilan video sebagai alat pembelajaran yang menarik dan efektif sehingga media video pembelajaran ini dinilai sangat layak digunakan sebagai media untuk menyampaikan materi dari guru kepada siswa.
IDENTIFIKASI HIDANGAN SOSIS TRADIONAL BALI “URUTAN” BERBAHAN NABATI DI DESA PANJI ANOM Cahyani, Kadek Winda; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.96294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hidangan sosis tradisional Bali “urutan” berbahan nabati khas Desa Panji Anom ditinjau dari segi bahan, teknik pengolahan dan cara penyajiannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Informan kunci dipilih melalui purposive sampling, dan informan tambahan dipilih dengan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan metode analisis kualitatif yang mencakup 4 tahapan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan hidangan “urutan” babi berbahan nabati di  Desa Panji Anom meliputi urutan pusuh, urutan nangka, urutan biu, urutan don sele dan urutan don kayu manis. Bahan pembuatan hidangan ini terdiri dari bahan utama yakni jeroan babi dan bahan nabati (jantung pisang, nangka muda, pisang, daun ketela pohon, dan daun kayu manis), bumbu yakni base genep dan base bawang jahe. Peralatan yang digunakan meliputi alat persiapan, alat pengolahan serta alat penyajian. Pada tahap pengolahan dan durasi waktunya digunakan teknik memasak tradisional Bali yakni nglablab dan metunu. Hidangan “urutan” berbahan nabati di Desa Panji Anom merupakan bentuk modifikasi hidangan tradisional yang muncul didasari oleh faktor ekonomi juga menjadi cerminan kearifan masyarakat lokal untuk memanfaatkan ketersediaan pangan lokal yang melimpah.  
UJI HEDONIK KERUPUK BERAS DENGAN PENAMBAHAN PURE MENGKUDU I Gede Agus Pradana Putrawan; Risa Panti Ariani; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.96707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan kesukaan kerupuk beras dengan penambahan pure mengkudu dilihat dari segi warna, aroma khas buah mengkudu, tekstur, bentuk, rasa gurih dan rasa buah mengkudu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jumlah panelis 50 panelis mahasiswa Undiksha. Metode pengumpulan data penelitian adalah observasi melalui uji organoleptik dengan 5 tingkatan dengan skalaLikert yaitu 1) sangat suka, 2) suka, 3) cukup suka, 4) kurang suka, dan 5) sangat tidak suka. Data dianalisis dengan Teknik deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa; 1) Formulasi pembuatan kerupuk beras dengan penambahan pure mengkudu, yaitu pure mengkudu 200 gram, tepung beras 100 gram, tepung tapioka 100 gram, garam 5 gram, ketumbar 5 gram, bawang putih 10 gram. 2) Hasil uji hedonik kerupuk beras dengan penambahan pure mengkudu pada aspek warna memperoleh nilai 4,24 dengan kategori “sangat suka”, aspek aroma khas buah mengkudu memperoleh nilai 4,28 dengan kategori “sangat suka”, aspek tekstur memperoleh nilai 4,30 dengan kategori “sangat suka”, aspek bentuk memperoleh nilai 4,38 dengan kategori “sangat suka”, aspek rasa gurih memperoleh nilai 4,50 dengan kategori “sangat suka”, aspek rasa buah mengkudu memperoleh nilai 4,44 dengan kategori “sangat suka”. Jadi dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesukaan mahasiswa Undiksha terhadap kerupuk beras dengan penambahan pure mengkudu berada dalam kategori sangat suka.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HOUSEKEEPING DENGAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH DI SMK NEGERI 1 SUKASADA Dewa Putu Darmawan; Luh Masdarini; Risa Panti Ariani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.100657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan tahapan pengembangan media pembelajaran housekeeping dengan menggunakan Adobe Flash model ADDIE di SMK Negeri 1 Sukasada, 2) mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran housekeeping dengan menggunakan Adobe Flash di SMK Negeri 1 Sukasada. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan media konvensional, sehingga berdampak pada rendahnya antusiasme dan pemahaman siswa terhadap materi. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), dengan fokus utama pada tiga tahap awal: analisis, desain, dan pengembangan. Hasil penlitian dari tahapan analisis menunjukkan perlunya media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Tahap desain menghasilkan rancangan media dengan konten materi, video, kuis, serta tampilan antarmuka yang menarik dan mudah digunakan. Tahap pengembangan mewujudkan media dalam bentuk aplikasi Adobe Flash yang mencakup berbagai fitur pembelajaran. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media/desain, yang menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dengan skor kelayakan isi 98,57%, kebahasaan 100%, penyajian 93%, visual 87,2%, interaktivitas 98,3%, dan evaluasi 100%. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash ini dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan dapat menjadi alternatif solusi dalam proses belajar mengajar di kelas housekeeping.
PERKEMBANGAN BATIK DI INDUSTRI TATZAKA DESA TAMPO KECAMATAN CLURING KABUPATEN BANYUWANGI Windi Ayu Lestari; Made Diah Angendari; I Dewa Ayu Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v16i2.101125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; 1) motif batik di industri Tatzaka, 2) warna batik di industri Tatzaka, 3) bahan pembuatan batik di industri Tatzaka, 4) teknik pembuatan batik di industri Tatzaka. Rancangan penelitian ini menggunakan metode deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) perkembangan motif batik di industri Tatzaka, dilihat dari perkembangan motif, adanya motif kombinasi, motif geometris, motif hewan, dan motif tumbuhan, 2) perkembangan warna batik di industri Tatzaka yang semula hanya warna netral dan primer, kemudian berkembang dengan adanya warna sekunder dan tersier, 3) perkembangan bahan pembuatan batik, yang semula bahan utama menggunakan kain primisima saat ini sudah menggunakan kain rayon, sutera, bahan pewarna sudah menggunakan pewarna sintetis seperti pewarna naptol dan remasol, zat pengunci warna menggunakan waterglass dan soda api, 4) perkembangan teknik pembuatan batik, yang mulanya teknik pembuatan batik masih sangat tradisional dengan menggunakan canting dan alat cap yang dilakukan secara manual, atau teknik yang digunakan teknik batik tulis dan teknik cap, namun saat ini berkembang dengan adanya kombinasi antara tulis dan cap. Sehingga, teknik pembuatan batik di industri Tatzaka ada teknik batik tulis, teknik batik cap, dan teknik kombinasi cap dan tulis.