cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
STRATEGI ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK DI RUMAH Magta, Mutiara; Ni Putu, Sinta Dewi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.50252

Abstract

Kekerasan seksual pada anak masih menjadi masalah yang krusial saat ini sehingga dibutuhkan komitmen yang kuat antara negara, sekolah dan orangtua. Sebagai penanggungjawab pendidik pertama di rumah, orangtua wajib memberikan edukasi tentang pendidikan seksualitas pada anak. Pemberian edukasi bisa menggunakan bermacam-macam metode. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi orang tua dalam memberikan pendidikan seksualitas pada anak di rumah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang melibatkan 224 orangtua orang tua yang memiliki anak TK usia 4-6 tahun. Adapun pemilihan sampel penelitian ini menggunakan teknik kuota sampling. Jenis instrument yang digunakan adalah angket tertutup. Pada kuesioner tertutup, alternative jawaban sudah ditentukan oleh peneliti. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa dengan rerata persentase 63,375 % menggunakan metode bercerita. Metode berceramah, dengan rerata persentase 58,6 %. Metode demonstrasi dengan rerata persentase 60,275 %. sebesar 68% orangtua menyetujui menerapkan metode bermain peran. Maka, metode bermain peran merupakan metode yang paling tepat digunakan untuk mengedukasi anak-anak tentang pendidikan seksualitas. Implikasi penelitian ini diharapkan orang tua dapat memberikan pendidikan kekerasan seksual anak melalui berbagai metode pembelajaran.
Video Pembelajaran Interaktif Tema Alam Semesta Sub Tema Benda Langit Untuk Anak Usia Dini Dwi Mayuni, Ni Kadek Dwi Mayuni Warlinda Sari; Didith Pramunditya Ambara
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.50339

Abstract

Pembelajaran daring membuat guru mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi dengan anak. Kurangnya variasi dalam pembelajaran daring, membuat anak bosan dalam mengerjakan tugas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Tujuan penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan rancang bangun dan menguji validitas video pembelajaran interaktif pada tema alam semesta untuk anak usia dini. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah seorang ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran pada uji kelayakan, serta 3 orang anak pada uji kelompok kecil dan 3 orang anak pada uji perorangan. Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner atau angket. Data diolah menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji kelayakan memperoleh hasil yaitu: ahli isi pembelajaran memperoleh 94,64% dengan katagori sangat baik, ahli desain pembelajaran memperoleh 92,05% dengan katagori sangat baik, ahli media pembelajaran memperoleh 95,00% dengan katagori sangat baik, uji coba kelompok kecil memperoleh 91,67% dengan katagori sangat baik dan uji coba perorangan memperoleh 90,83% dengan katagori sangat baik. Jadi dapat dinyatakan bahwa produk video pembelajaran interaktif tema alam semesta sub tema benda langit ini ini layak digunakan untuk pembelajaran anak usia dini. Implikasi dalam penelitian ini yaitu video pembelajaran ini dapat membantu guru dalam memvariasikan pembelajaran dan membantu guru dalam pembelajaran daring.
Local Wisdom Values of the Bugis Community in Early Childhood Multicultural Learning Musi, Muhammad Akil; Muh. Yusri Bachtiar; Herlina; Sitti Nurhidayah Ilyas
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.50622

Abstract

The value of local wisdom contains the noble values of the nation's ancestors that can be used as capital to form a nation with good and strong character. Multicultural education must be provided in schools and educational environments that have equal opportunities regardless of race, ethnicity, language, religion, gender, cultural background, socio-cultural status, and sexual orientation. This study aims to analyses the application of Bugis cultural values ​​in early childhood learning. The research was conducted through a qualitative approach to describe a phenomenon. Data collection was carried out in the form of interviews, observations and document studies through informants at the Kindergarten. The data analysis technique used in this research is interactive model analysis using triangulation to validate the data. The results showed that the multicultural learning curriculum consisted of multiple intelligences, universal values, gender equality, and local wisdom. The values ​​of local wisdom of the Bugis community in early childhood learning are found to be values, namely sipakatau (mutualizing one another), sipakaraja (mutual respect), sipakalebbi (mutual honoring), sipakainge (reminding each other), sipatokkong (generating enthusiasm) and sipakatuwo (supporting each other). The value of local wisdom is integrated in the early childhood learning process.
Studi Kasus Kesulitan Menulis Awal Pada Anak Kelompok B Di Tk Kencana Kumara Mas Komang Inten Sanjiwani; Didith Pramunditya Ambara
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.50859

Abstract

Kesulitan anak dalam menulis menjadi masalah bagi anak didik dalam perkembangannya. Hal tersebut juga menjadi masalah untuk guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan  kesulitan yang dihadapi oleh anak usia dini pada saat menulis awal. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 3 anak usia dini, guru, serta orang tua. Subjek yang dipilih sebanyak tiga orang melalui pengamatan dan observasi dengan kriteria: Anak kelompok B yang berusia 6 tahun, mengalami kesulitan dalam menulis awal, mengalami keterlambatan perkembangan motorik, serta  3 orang tua siswa, guru serta kepala sekolah yang diwawancarai. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi dengan instrument penelitian berupa pedoman observasi dan wawancara. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengalami kesulitan menulis awal berupa kesulitan menyalin, menebalkan, menjiplak dan melengkapi huruf, kata, angka, gambar atau simbol; kesulitan memahami perintah; mewarnai dan mengungkapkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi pada saat menulis. Penyebabnya yaitu belum berkembangnya motorik halus dengan optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru dapat merancang program khusus dan melakukan pembelajaran remedi bagi anak yang belum mencapai ketuntasan belajar. Implikasi dalam penelitian ini yaitu memberikan hasil dan pembuktian bahwa penyebab anak mengalami kesulitan menulis adalah karena keterlambatan perkembangan motorik halus anak.
Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Wika Widiana; Rusdiyani, Isti; Kusumawardani, Ratih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.51352

Abstract

Penggunaan gawai yang berlebihan akan mempengaruhi aktivitas gerak anak sehingga berdampak pada perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gawai terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini yakni 72 orangtua anak usia 5-6 tahun. Penarikan sampel dalam penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang diambil 40 orangtua dengan kriteria menggunakan gawai lebih dari 2 jam perhari. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode angket dengan instrumen berupa lembar pernyataan yang perlu diisi oleh orangtua berupa data pribadi orangtua dan anak. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis dengan uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linear sederhana, dan uji-t yang diolah dengan bantuan SPSS. Hasil analisis data menunjukkan penggunaan gawai memiliki hubungan atau berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar. Selain itu, nilai korelasi menunjukan terdapat pengaruh negatif yang berarti semakin tinggi penggunaan gawai maka semakin rendah perkembangan motorik kasar, begitu pula sebaliknya. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan gawai terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6. Implikasi dalam penelitian ini penggunaan gawai mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun, artinya semakin tinggi penggunaan gawai maka semakin rendah perkembangan motorik kasar anak, begitu pula sebaliknya.
Media Pembelajaran Digital dalam Menstimulasi Keterampilan Literasi Anak Usia Dini di Lembaga PAUD Malpaleni Satriana; Haryani, Wiwik; Jafar, Farny Sutriany; Maghfirah, Febry; Sagita, Antung Dewi Nurliana; Sopia; Septiani, Farah Ananda
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.51579

Abstract

Keterampilan literasi anak sangat penting distimulasi karena berhubungan dengan kemampuan pengetahuan huruf, bunyi huruf, kesadaran fonemik, dan konsep tulisan. Salah satu media yang dapat menstimulasi keterampilan literasi anak usia dini adalah media pembelajaran digital, dimana penggunaan teknologi mulai dikenalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus, mengenai persepsi dan efektivitas media pembelajaran digital dalam menstimulasi keterampilan literasi anak. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Secara lebih lanjut penelitian ini melibatkan 25 orang guru PAUD sebagai partisipan. Partisipan dipilih menggunakan purposeful sampling. Pegumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dan wawancara, dengan instrument penelitian berupa pedoman wawancara. Data yang dipilih dalam penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data hasil penelitian. Hasil analisis penelitian menunjukkan hasil bahwa media pembelajaran digital dapat menstimulasi keterampilan literasi anak usia 5-6 tahun. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran digital dapat digunakan untuk menstimulasi keterampilan literasi anak usia dini di Lembaga PAUD.
Survei Karakteristik Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (Rpph) Masa New Normal Pada Taman Kanak-Kanak Dewa Ayu Putu Ariska; Luh Ayu Tirtayani
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.52057

Abstract

Kurangnya pelatihan ataupun informasi tentang rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH) di masa new normal mengakibatkan guru mengalami hambatan dalam penyusunan RPPH di masa new normal pada taman kanak-kanak. Berdasarkan situasi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui karakteristik RPPH masa new normal pada taman kanak-kanak yang disusun oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yakni 34 orang guru di taman kanak-kanak. Penarikan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, dimana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner atau angket yang disebarkan melalui google form. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan responden setuju melakukan penyesuaian atau perubahan pada beberapa komponen penyusun RPPH masa new normal pada taman kanak-kanak. Dengan rincian sebagai berikut: pada komponen alokasi waktu sebesar 65%, KI dan KD sebesar 51%, materi pembelajaran sebesar 56%, metode pembelajaran sebesar 39%, media pembelajaran sebesar 66%, dan langkah-langkah pembelajaran sebesar 74%. Pada beberapa komponen lainnya guru menyatakan tidak setuju melakukan penyesuaian atau perubahan, sebagai berikut: pada komponen identitas sekolah sebesar 100%, tema/sub-tema sebesar 56%, kelas/semester sebesar 44%, penilaian hasil belajar sebesar 42% dan tidak menyertakan sumber belajar pada RPPH masa new normal sebesar 40%. Dari hasil temuan dapat dinyatakan bahwa RPPH masa new normal yang disusun guru disesuaikan dengan situasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung di lembaga TK dan peraturan yang berlaku di lingkungan lembaga TK.
PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS TRI HITA KARANA PADA ANAK USIA DINI Ni Wayan Rasmini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.52258

Abstract

Konsep tri hita karana mengajarkan anak untuk membina hubungan harmonis dengan tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar. Hanya saja kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa implementasi tri hita karana belum dapat dilaksanakan dengan baik. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengembangkan program pembelajaran tematik berbasis tri hita karana pada anak usia dini. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan yang dikembangkan dengan menggunakan model Borg & Gall dan Dick and Carey yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi subjek sasaran. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 33 guru PAUD/TK. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik dan instrument observasi, check list. Data yang diperoleh pada setiap langkah dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa produk pengembangan program pembelajaran tematik berbasis tri hita karan pada anak usia dini memperoleh koefisien = 0,91 tergolong sangat relevan; langkah-langkah pembelajaran memperoleh koefisien validitas = 0,89 tergolong sangat relevan; pedoman asesmen dan kriteria penilaian memperoleh koefisien validitas = 0,88 tergolong sangat relevan; Hasil uji validitas pedoman RPP dengan koefisien validitas = 0,94 yang tergolong dalam kategori sangat relevan; Uji validitas empirik produk langkah-langkah pembelajaran dengan koefisien validitas = 0, 91 tergolong sangat relevan, uji validitas empirik produk rencana asesmen dan kriteria penilaian pembelajaran tematik dengan kofisien validitas = 0,88 tergolong sangat relevan. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran berbsis konsep tri hita karana valid dan empirik untuk dikembangkan dan dibelajarkan kepada anak usia dini karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Model Merdeka-Belajar Berorientasi Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Calon Guru PAUD Bambang Sugiyanto; Yurita Erviana
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.52369

Abstract

Pembiasaan kepada para calon guru PAUD untuk selalu memasukan unsur kearifan lokal dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kaidah kurikulum merdeka belajar, sehingga internalisasi nilai luhurnya selalu melekat disetiap perkembangan AUD. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana cara penyusunan perangkat pembelajaran model merdeka belajar yang berorientasi pada karifan lokal untuk mahasiswa calon guru. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan yang dikembangkan dengan menggunakan model Borg & Gall. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni mahasiswa calon PAUD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan Survey kebutuhan awal, FGD, angket, dan self assessment. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan Teknik pengolahan data secara kualitatif untuk mendeskripsikan hasil dari FGD, quisioner hasil wawancara. Sedangkan pengolahan data kuantitatif untuk mendiskirpsikan hasil dari survey kebutuhan awal dan angket dengan skala Likert. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa uji skala luas prosentase ketercapaiannya adalah rata-rata 92%, yang menunjukkan bahwa pengembangan penyusunan perangkat pembelajaran model merdeka belajar berorientasi kearifan lokal untuk mahasiswa calon guru PAUD layak untuk dikembangkan dan dinyatakan valid oleh tiga validator serta efektif untuk diterapkan dengan hasil pada serta praktis digunakan.
Model Pembelajaran E-Kom Untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini: Tahapan Penilaian Kelayakan Murdijanti, Eko; Pardimin, Pardimin; Pusporini, Widowati
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.52371

Abstract

Pengenalan kemampuan bahasa khususnya membaca yang dilakukan di lembaga hasilnya tidak maksimal. Hal ini disebabkan karena pendidik belum menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Metode yang digunakan dalam pembelajaran membaca pun sangat terbatas dalam menerapkan prinsip belajar melalui bermain. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan model pembelajaran e-kom untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan. Desain prototipe model pembelajaran E-kom diberikan secara langsung dalam bentuk Buku Panduan Model Pembelajaran E-kom untuk diberikan kritik dan saran guna penyempurnaan prototype. Expert judgement dalam penelitian ini meliputi: ahli pembelajaran PAUD, ahli bahasa, dan ahli media yang berjumlah 7 ahli. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantatif. Hasil penelitian yaitu hasil kelayakan berdasarkan expert judgement menggunakan formula Aiken menunjukkan bahwa Model Pembelajaran yang dikembangan memiliki validitas dengan perolehan hasil skor minimal 0,86 dan skor maksimal 1,00. Disimpulkan Model Pembelajaran E-kom valid secara isi dan konstruk. Model memenuhi aspek penggunaan bahasa yang mudah dipahami, menggunakan media yang menarik, memiliki landasan yang kuat, dan terdapat konsistensi antar komponen model.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue