cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
Technology Challenge: EFL Teacher Experience Teaching Online at Kindergarten Na'imah; Muassomah; Azizah Nurul Fadlilah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.52528

Abstract

The application of learning technology makes a severe challenge for the English teachers as a foreign language (EFL) at Kindergarten learning online, which results in neglected outcomes. Various kinds of the latest tools and appropriate online learning technology are widely available, but the limited ability of EFL teachers and students can't keep up with the progress. This study aims to analyses how the challenges of EFL teachers and students using online learning technology impact output quality in kindergartens. The data for this study were sourced from the owners of the Kindergarten, the principal, and 12 EFL teachers who had considerable experience in two private Kindergartens. Data collection is done through observation, documentation, and interview. Data analysis is manually inductive with model producer which started from data collection, reduction, data display, and verification. The study results show that the importance of appropriate technology that EFL teachers and students cannot use has resulted in a fall in the quality of outcomes that have a global impact. The impact of children's education in Kindergarten affects further formal education, which should follow the demands of the development of science and technology in the present and the future. This condition does not pursue the educational vision, mission, and goals. At the same time, this study requires problem-solving based on problem-based learning, and excellent teachers must master Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK).
Pembelajaran Sains Berbasis Kegiatan Bermain Kreatif di Lingkungan Lahan Basah Untuk Mengembangkan Kecerdasan Naturalistik Anak Usia Dini Cinantya, Celia; Maimunah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.52560

Abstract

Kurangnya kegiatan belajar yang memberikan kesempatan anak untuk eksplorasi dan eksperimen dengan alam, menyebabkan pembelajaran menjadi kurang bermakna dan membosankan. Permasalahan ini juga berdampak pada kecerdasan naturalistik anak masih belum berkembang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran dan efektivitas pembelajaran berbasis kegiatan bermain kreatif di lingkungan lahan basah dalam mengembangkan kecerdasan naturalistik anak usia dini. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan yang dikembangan menggunakan model penelitian Borg & Gall. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 2 orang ahli Pendidikan dan praktisi di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, serta 15 anak kelompok B atau anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan angket. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yakni lembar observasi dan lembar instrument. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif menggunakan tabel dan grafik. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis bermain kreatif di lingkungan lahan basah mampu mengembangkan kecerdasan naturalistik anak usia dini sebesar 93%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sains berbasis bermain kreatif di lingkungan lahan basah mampu mengembangkan kecerdasan naturalistik anak usia dini.
Pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 Pada Anak Usia Dini Anisa; Tirtayani , Luh Ayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.52821

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan beberapa tantangan pada guru dalam proses pembelajaran. Salah satu tantangan yang dimaksud adalah dalam hal pengelolaan sistem pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang terdiri dari 3 kepala sekolah, 3 guru kelompok a, dan 3 guru kelompok b. Data dikumpulkan melalui hasil dari wawancara dan dokumentasi. Analisis data dideskripsikan secara narasi menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taman kanak-kanak menerapkan pengelolaan pembelajaran jarak jauh yakni pembelajaran daring dan pembelajaran luring selama masa pandemi Covid-19. Perencanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 meliputi (RPPM) dan (RPPH). Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui video call dan virtual learning dan luring home care dan pertemuan tatap muka. Pelaksanaan menggunakan penilaian berdasar pada observasi, daftar cek lis, percakapan, penugasan, portofolio, dan hasil karya. Berdasarkan hasil temuan dapat dinyatakan bahwa taman kanak-kanak menerapkan pembelajaran jarak jauh yang disesuaikan dengan peraturan pemerintah yang berlaku serta kondisi dan kebutuhan setiap masing-masing sekolah.
Instrumen Penilaian Sikap Toleransi Pada Anak Usia Dini Sheila Julia Ningrum; Putu Rahayu Ujianti; Putu Aditya Antara
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.52851

Abstract

Penilaian sikap toleransi masih dimasukkan dalam penilaian sikap sosial secara umum. Indikator penilaian sikap toleransi yang digunakan terbatas pada menghormati perbedaan keyakinan dan menghargai teman. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan instrumen penilaian sikap toleransi pada anak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development). Pengembangan dilakukan terhadap instrumen sikap toleransi pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yaitu model RDR yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu obervasi. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner. Subjek dalam penelitian  ini adalah instrumen sikap toleransi pada anak usia dini di TK. Data analisis pada penelitian ini meliputi uji ahli, validitas, dan reliabilitas. Hasil penelitian yaitu dari seluruh butir pernyataan yang dikembangkan mendapatkan pernyataan valid dari semua validator, dan semua butirnya dinyatakan valid karena memenuhi kriteria, sehingga dapat disimpulkan bahwa  semua butir dalam instrumen sikap toleransi dinyatakan valid. Berdasarkan hasil perhitungan di atas berada pada kriteria reliabilitas sangat tinggi (sangat baik). Disimpulkan bahwa instrumen sikap toleransi dalam penelitian ini dapat dinyatakan valid dan reliabel serta dapat digunakan dalam kegiatan observasi serta penilaian sikap toleransi untuk anak usia dini.
Kesiapan Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran New Normal Pada Anak Usia Dini Nila, Ni Putu Nila Jayanti; Luh Ayu Tirtayani
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.53381

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran akibat pandemi Covid-19 menuju new normal memberikan tantangan bagi guru. Dimana guru dituntut untuk siap dalam menghadapi perubahan pembelajaran yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru PAUD dalam pelaksanaan pembelajaran pada masa new normal. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yakni 161 guru PAUD. Penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik proporsional random sampling, dengan jumlah sampel akhir yakni 115 guru PAUD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode kuesioner atau angket. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 58 % responden sangat setuju pada 3 komponen yang ada pada proses survei kesiapan guru Taman Kanak-Kanak (TK) dalam pelaksanaan pembelajaran pada masa new normal di Kecamatan Gianyar. Rincian masing-masing persentase responden dimana menyatakan 57% pada komponen kesiapan sikap dan emosi, 61% komponen kesiapan kognitif, dan 55% komponen kesiapan perilaku. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat diketahui bahwa kesiapan guru PAUD dalam pelaksanaan pembelajaran pada masa new normal dari segi sikap dan emosi, kognitif, serta perilaku mendapatkan respon positif. Implikasi dari penelitian ini yaitu guru secara garis besar telah siap dalam melaksanakan pembelajaran pada masa new normal.
Media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu untuk Stimulasi Keaksaraan Awal Anak Made Vina Arie Paramita; Nunuk Trisukma Aceh; Angelina Sonia Iju
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.53172

Abstract

Kurangnya media yang digunakan guru dalam merangsang kemampuan keaksaraan anak berdampak pada rendahnya minat serta aktifitas belajar siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui apakah ada pengaruh media visual auditori kinestetik (VAK) pada pelajaran keaksaraan awal anak. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif model Pre Experimental Design dengan penelitian One Group Pretest-Posttest Design.  Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 anak usia dini. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunkan metode angket, dengan instrument penelitian berupa lembar tes praktik. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan data kualitataif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa nilai validitas berapa pada kualifikasi sangat baik dengan skor 95% uji ahli media, 89% ahli materi dapat disimpulkan Media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu dinyatakan layak digunakan. Hasil posttest menunjukkan 88% dari hasil Uji Paired Sample T-test diperoleh hasil media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu dapat berpengaruh pada keaksaraan awal anak usia dini. Disimpulkan bahwa media Visualisasi Auditori Kinestetik (VAK) Terpadu dapat meningkatkan keaksaraan awal anak usia dini.
English English Ellya Rakhmawati; Wiwik Kusdaryani; Suhendri; Tri Suyati
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.55842

Abstract

The outbreak of the COVID-19 pandemic has shocked countries around the world and caused a global disruption to learn. As a response to controlling the outbreak, the Indonesian government took decisive action to change the face-to-face teaching and learning process to online learning. This research aims to analyze the teacher's role in exploring the Merdeka curriculum for early childhood education in kindergarten. This type of research is qualitative with a qualitative phenomenological study design. Data collection was carried out from documentation and in-depth interviews with participating teachers. Data collection instrument with a questionnaire. The data analysis technique uses descriptive qualitative analysis. The study results, namely five findings, were found from teacher participants. The teacher allows students to determine the learning theme as the learning material. In addition, teachers will create lesson plans for their daily routines and learning modules. The teacher arranges activities based on learning modules. Teachers' awareness of technology must be increased to support the learning process. In addition, parents must also accompany and look after their children while playing and study.
Utilization Experiential Learning for Increase Quality Character Development of Child's Language in Communication Verb Yani Supriani; Usep Sholahudin; Giyanti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.55934

Abstract

Language character of students is the lack of verbal communication between students educate one with other, child still quiet type and seldom communicate direct with friend his age. Media experiential learning trusted be able to grow flavor believe self child and interest child in initiate direct communication with their peers. This study aims to analyses the application of experiential learning based on preloved (used goods) for students' linguistic abilities. The method used in this research is a phenomenological approach. This research was conducted on children in group A in one of the kindergartens involving 16 children in total. This research is a classroom action research, the problems studied will be solved through the use of experiential learning. The data collection methods used are observation, interviews and experimental studies. The results of this study found that through the use of experiential learning can improve language skills especially in communicate by direct (verbal) on child group A in one of the kindergartens. It is indicate the effectiveness of the experiential implementation learning in improving the quality of children's language character development in verbal communication.
Sumpah dan Perkembangan Emosi Anak Usia 4-6 Tahun: Studi Etnografi Purnama, Sigit; Indriani, Yuli Rahayu; Abdul Latif, Muhammad; Sugeng Desyanty, Ellyn
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.52721

Abstract

Misuh (swearing) is one of the identities of people in the world in general. Misuh culture is not only practiced by adults but also by children. This ethnographic study aims to explore the impact of misuh (swearing) culture on children's emotional development with parents who work as TKW (female workers). The research method uses a type of qualitative research with an ethnographic approach. The research subjects were 5 children who had the intensity of saying the word misuh most often in South Malang. Collecting research data by observation, interviews and documentation. Data analysis was performed using code-based analysis and case-based analysis in Qualitative Data-Mining (QDM) at Child Welfare (CW). The results showed that the misuh words uttered by the participants were jancuk, bedhes, asu, kirek, taek, gendeng, kontol, and patek. Semantically, these words are a harsh and taboo language for the speech tradition. However, the purpose of using these words has different meanings depending on the speaker's context. The use of the misuh words (swear words) spoken by the participants can express the meaning of annoyance, cursing, greetings, patience, intimacy, strength, jokes, ridicule, and admiration. The purpose of these words is the expressions of both positive and negative emotions. Most of the participants showed more negative emotional expressions. This finding has implications for the emotional development of children.
Media Kartu Bergambar Berbantuan Augmented Reality (AR) untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa bagi Anak Kelompok B Ida Ayu Bintang Arista Maharani; Anak Agung Gede Agung; Luh Ayu Tirtayani
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i3.56452

Abstract

Guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan media pembelajaran saat mengajar. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan media Kartu Bergambar Berbantuan Augmented Reality (AR) pada sub tema lingkungan keluarga. Jenis penelitian yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Produk diuji oleh 1 ahli isi pembelajaran, 1 ahli desain instruksional, 1 ahli media pembelajaran, dan subjek penelitian yang terdiri dari siswa kelompok B. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa angket dan observasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian Rancang bangun media kartu bergambar berbantuan AR menggunakan model pengembangan ADDIE dengan hasil 90,90% ada pada kategori sangat baik. Validitas media kartu bergambar berbantuan AR menurut ahli dan subjek penelitian secara berurutan memperoleh hasil 96,66% pada kategori sangat baik, 100% pada kategori sangat baik, 88,33% pada kategori baik, 94,79% memiliki kategori sangat baik, dan 94,09% berada pada kategori sangat baik, sehingga produk yang dikembangkan layak untuk digunakan. Hasil Efektivitas media kartu bergambar berbantuan AR berdasarkan hasil uji-t memperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh penggunaan media Kartu Bergambar Berbantuan Augmented Reality terhadap kemampuan bahasa anak. Disimpulkan bahwa media kartu bergambar berbantuan AR efektif diterapkan pada kelompok B anak usia dini.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli More Issue