Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 2 (2021): July"
:
20 Documents
clear
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial
Rando, Agnes Remi;
Pali, Agustina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.32983
Proses pembelajaran yang maish banyak focus kepada hasil belajar saja serta siswa masih terlihat kesulitan dalam berperilaku sesuai dengan tuntutan sosial, berinteraksi dan bekerjasama dengan orang lain, menjadi alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran STAD terhadap kemampuan social siswa dilaksakan. Pendekatan penelitianyang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis Mc Taggart. Subjek penelitiannya berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi untuk mengetahui perkembangan keterampilan sosial peserta didik selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) secara efektif dapat mengembangakan keterampilan sosial peserta didik. Peningkatan keterampilan sosial peserta didik terlihat pada perubahan dari siklus I sebesar 20% dan siklus II menjadi 40 %. Dengan tingkat perubahan sebesar 20%, dapat dikatakan bahwa pembelajaran IPS dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif mengembangkan keterampilan sosial peserta didik.
Menstimulasi Peserta Didik yang Mengalami Kesulitan Belajar Membaca Permulaan di Sekolah Dasar
Iskandar, Rossi;
MS, Zulela;
Fahrurrozi, Fahrurrozi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34362
Siswa masih sulit membedakan bentuk huruf dan sulit membaca huruf konsonan yang ada di belakang. Faktor penyebab kesulitan membaca adalah dari kesulitan persepsi visual, kesulitan persepsi auditori, masalah neurologis dan Dyslexia. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis permasalahan yang terjadi pada siswa sehingga mengalami kesulitan membaca permulaan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan angket dengan alat assessmen yang mengacu pada buku kesulitan belajar: perspektif, asessmen dan penanggulangannya. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas rendah di sekolah dasar dengan jumlah 25 peserta didik yang teridentifikasi mengalami kesulitan membaca permulaan. Metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriftif digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukan assessmen perseptual yang digunakan terhadap peserta didik adalah berupa visual discrimination, figure-ground, visual closure, dan spatial relationship. Persepsi auditori berupa auditory discrimination, auditory memory serta masalah neurologis. Melalui analisis proses kegiatan pembelajaran menstimulasi peserta didik yang mengalami kesulitan membaca permulaan diperlukan kegiatan penelitian lanjutan dalam mengembangkan sebuah media pembelajaran yang lebih inovatif, bergambar dan terintegrasi audio visual. Hasil penelitian ini hanya menganalisis kesulitan belajar membaca permulaan dilihat dari kegiatan dan aktifitas proses pembelajaran dan serta kebutuhan guru.
Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar
Mira, Mira;
Sabilah, Adina;
Royani, Sumi;
Sopiah, Sopiah;
Sahriani, Sisi;
Rahmi, Rahmi;
Siregar, Pariang Sonang;
Marta, Eni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34535
Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar bagi dunia pendidikan, dimana pembelajaran yang awalnya tatap muka menjadi dilakukan secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika siswa di SD. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 65 orang yang terdiri dari guru dan siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran daring sangat berpengaruh terhadap hasil belajar pada konsep dasar matematika siswa. Selama pembelajaran daring siswa kurang efektif dalam belajar dan siswa kurang memahami materi yang diberikan oleh guru. Hasil belajar siswa pun kurang stabil dan hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran selama pandemi berubah yaitu dengan menggunakan jaringan jarak jauh. Hal ini memberikan dampak pada guru karena kurang maksimal dalam memberikan materi pembelajaran dan terganggunya proses pembelajaran yang menyebabkan materi tidak tuntas.
E-Modul Interaktif Muatan IPA Pada Sub Tema 1 Tema 5
Wiratama, Ngurah Komang;
Margunayasa, I Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34805
Siswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami suatu topik bahasan akibatnya pembelajaran menjadi kurang efektif. Oleh sebab itu, perlu adanya pembaharuan dalam pembelajaran seperti E-modul interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul interaktif muatan IPA pada sub tema 1 tema yang teruji validitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model ADDIE dengan tatanan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah 2 dosen ahli materi, 2 dosen ahli media dan 2 guru ahli praktisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisioner dengan menggunakan instrumen rating scale yang berupa lembar penilaian para ahli. Data yang diproleh dari hasil uji validitas kemudian diolah menggunakan rumus mean untuk mengetahui hasil rata-rata skor validitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor dari ahli materi 4.41, dari ahli media 4.73, dan dari praktisi 4.96. Hasil tersebut menunjukan e-modul interaktif yang dikembangkan termasuk dalam kualifikasi sangat baik. Dengan demikian maka E-Modul Interaktif muatan IPA pada sub tema 1 tema 5 kelas V SD dinyatakan valid dan dapat digunakan didalam proses pembelajaran di kelas V SD khususnya materi ekosistem.
Belajar Siklus Air Melalui Video Demonstrasi dengan Media Konret
Bayu, I Made Krisna;
Wibawa, I Made Citra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34990
Pembelajaran daring yang dilakukan membuat pembelajaran menjadi tidak efektif dan membosankan. Hal ini terjadi karena guru belum menghadirkan media yang tepat dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan media yang menarik contohnya seperti video demontasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran demonstrasi pada topik siklus air di kelas V sekolah dasar dengan menggunakan Model 4D. Subjek penelitian ini adalah 2 orang dosen sebagi ahli materi, 2 orang dosen sebagai ahli media, dan 2 orang guru sebagai praktisi. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner berupa google form yang diberikan kepada responden. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas video pembelajaran demonstrasi adalah rating scale berupa lembar penilaian materi dan media video pembelajaran demonstrasi dari ahli. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan rumus indeks validitas Aiken untuk data para ahli dan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas dari respons praktisi dan siswa pada video pembelajaran demonstrasi. Hasil validitas materi video pembelajaran demonstrasi yang diperoleh adalah sebesar 0.96 “validitas tinggi”, selanjutnya hasil ahli media diperoleh skor sebesar 0.92 dengan kriteria “validitas tinggi”. Sedangkan pada analisis skor penilaian para responden menggunakan rumus mean memperoleh rata-rata sebesar 3.72 dari respons praktisi dengan kategori “sangat baik”, dan 3.94 dari respons siswa dengan kategori “sangat baik”. Jadi, video pembelajaran demonstrasi yang dikembangkan pada topik siklus air dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar.
Pembelajaran PKN Dengan Paradigma Integratif Guna Pembentukan Karakter Siswa
Siregar, Veni Veronica;
Muqowim, Muqowim;
Jonata, Jonata
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35232
Karakter menjadi permasalahan yang tidak pernah usai, misalnya saja pelecehan seksual, bullying dan korupsi yang meraja rela dinegeri kita, hal ini mencerminkan bahwa minimnya kualitas karakter bagi manusia. Pendidikan diharapkan mampu menjadi solusi dalam pembentukan. Tujuan penelitian ini menganalisis karakter apa saja yang dapat terbentuk dengan mengintegrasikan pembelajaran PKn. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini berjumlah 9 orang guru. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi. Instrument yang diguanakn untuk mengumpulkan data yaitu angket. Teknik yang digunakan untuk menganalsis data yaitu analisis dekriptif kualitatif. Prosedur penelitian ini mengunakan teknik analisis data yang berupa pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian yaitu pembelajaran PKn dengan mengintegrasikan nilai PKn bagi siswa dapat dikatakan berhasil dimana siswa memiliki krakter rasa toleransi, memiliki rasa persahabatan dan komunikasi serta siswa memiliki rasa cinta dan peduli terhadap tanah air. Implikasi penelitian ini yaitu pembelajaran PKn sangat cocok diberikan kepada siswa untuk membangun karakter siwa yang positif.
Pengembangan Media Pembelajaran Scrapbook Dongeng Fabel Terhadap Minat Literasi siswa SD
Cahyani, Inggrid Dwi;
Nulhakim, Lukman;
Yuliana, Rina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35271
Literasi sangat perlu dikembangkan sejak siswa masih berada pada jenjang pendidikan dasar, apalabi saat ini kemapuan literasi siswa SD sangat lemah yang menuntut guru harus mampu membelajarakan siswa dengan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Scrapbook Dongeng Fabel. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan desain penelitian milik Borg dan Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono. Subjek penelitian ini adalah 11 Orang siswa SD, ahli materi, ahli media dan ahli praktisi. Metode pengumpulan data yang diagunkan adaalah angket. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran Scrapbook dongeng fabel terhadap minat literasi baca tulis siswa SD. Berdasarkan hasil uji kelayakan terhadap ahli media diperoleh kriteria sangat layak dengan nilai rata-rata sebesar 84,5%. Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh kriteria sangat layak dengan nilai rata-rata sebesar 84%. Hasil validasi oleh ahli bahasa memperoleh kriteria layak dengan nilai rata-rata sebesar 74,15%. Adapun hasil angket respons siswa pada uji coba terbatas memperoleh nilai rata-rata sebesar 93,3% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, media Scrapbook Dongeng Fabel dinyatakan layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran siswa kelas II SD.
Kemampuan Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Soal Tes Berpikir Kritis Berbasis ESD
Rakhmayani, Risma;
Hamdu, Ghullam
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35296
ESD (Educational Sustainable Development) adalah program UNESCO dalam bidang pendidikan supaya di era selanjutnya siswa dapat bertanggung jawab dalam mengatasi masalah-masalah yang berhubungan dengan lingkungan, ekonomi dan sosial. Untuk menunjang ketercapaian program ESD tersebut dibutuhkan pemikiran yang kritis. Penilaian menggunakan soal tes berpikir kritis diyakini mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun guru di sekolah belum mampu membuat soal yang sesuai. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan soal tes berpikir kritis berbasis ESD serta faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan metode deskptif kualitatif. Sumber data utama meliputi 7 guru kelas IV, V, dan VI di sekolah dasar yang berbeda-beda. Sumber data pendukung berupa dokumen soal-soal tes tertulis. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar observasi, lembar studi dokumentasi dan lembar kuesioner. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 6 guru sudah membuat soal tes berpikir kritis namun belum maksimal dan 1 lainnya sudah, hal tersebut dikarenakan sulitnya menentukan KKO (kata kerja operasional) dan memilih stimulus. Di samping itu, terkait pembelajaran berbasis ESD belum dimengerti secara konsepnya, namun pelaksanaan di lapangan sudah terealisasikan. Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan guru sekolah dasar dalam mengembangkan soal tes berpikir kritis berbasis ESD masih rendah dan perlu adanya pembinaan serta pelatihan.
Implementasi Service Learning Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Siswa SD/MI
Halimah, Andi;
Suharti, Suharti;
Ardita, Nur Akni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35706
Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis. Selain itu, guru kewalahan dalam membelajarkan siswa yang belum mampu membaca dan menulis dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi kegiatan service learning mahasiswa prodi PGMI terhadap kemampuan membaca dan menulis permulaan siswa SD/MI. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre-eksperimental design. Jumlah mahasiswa yang melakukan kegiatan service learning sebanyak 79 orang sehingga sampelnya berjumlah 79 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian adalah tes, yakni pretes dan posttes. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif maupun inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh implementasi kegiatan service learning terhadap kemampuan membaca dan menulis permulaan siswa SD/MI yang dilakukan oleh Mahasiswa. Setiap masalah yang dihadapi siswa diberi solusi oleh mahasiswa dengan menggunakan metode, eja, metode suku kata, metode global, dan metode SAS. Implikasi dari penelitian ini adalah mendekatkan mahasiswa pada masalah yang terjadi di masyarakat dan memberikan bantuan terhadap kesulitan belajar di sekolah, hal tersebut sebagai praktik pembelajaran mata kuliah Bahasa Indonesia di bangku kuliah dengan langsung mendampingi dalam mengatasi masalah pembelajaran.
E-LKPD Materi Pecahan dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Arsa Putra, Gede Yoga Mahardika;
Agustiana, I Gusti Ayu Tri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.35813
Adanya COVID-19 membuat proses pembelajaran dilakukan di rumah (daring) sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif. Oleh sebab itu, diperlukan suatu media yang menarik yang dapat memotivasi siswa dalam belajar, salah satunya adalah LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media LKPD pelajaran matematika materi operasi pecahan berbasis daring. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 2 orang ahli materi dan 2 orang ahli media. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dengan memberikan lembar penilaian kepada responden. Instrumen yang dipakai dalam mengukur tingkat validitas media LKPD adalah rating scale berupa lembar penilaian media LKPD dari ahli. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus persentase guna mengetahui skor persentase validitas media LKPD dan reliabelitasnya menggunakan alpha cronbach yang setelahnya dilakukan uji coba ke siswa. Persentase validitas materi media LKPD yang diperoleh adalah 90% dengan kualifikasi sangat baik dan reliabelitasnya memperoleh 0.918 dengan kualifikasi sangat kuat. Validitas media LKPD yang diperoleh adalah 95,92 % dengan kualifikasi sangat baik dan reliabelitasnya memperoleh 0.748 dengan kualifikasi kuat. Sedangkan hasil uji coba ke siswa sebanyak 25 orang memperoleh hasil persentase 96 % dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dikatakan bahwa media LKPD berbasis daring yang dikembangkan pada materi operasi pecahan dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar.