Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress"
:
22 Documents
clear
Inovasi Pembelajaran melalui Media Boardgame: Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
Wulandari, Yustina Ayu;
Untari, Esti;
Windari, Dwi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10044
Penelitian ini mengkaji efektivitas boardgame edukatif “Monopoli Aktivitas Ekonomi” yang mengintegrasikan kearifan lokal Malang seperti keripik tempe Sanan, apel Batu, batik Madangan dengan prinsip Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman konsep ekonomi lokal. Subjek terdiri dari 29 peserta didik kelas 5 SDN Percobaan 1 Malang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi, tes kognitif, rubrik psikomotorik, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif statistik (persentase, rata?rata) serta analisis tematik terhadap catatan kualitatif. Keabsahan instrumen dijamin melalui triangulasi instrumen dan expert review oleh guru IPAS. Hasil menunjukkan 85?% peningkatan motivasi belajar, 72?% peserta didik memperoleh skor ??90 pada tes konsep, 90?% kategori “Baik–Sangat Baik” pada psikomotorik, serta peningkatan signifikan interaksi sosial dan kerja sama. Temuan ini menegaskan bahwa penggabungan budaya lokal dan CRT dalam game?based learning memfasilitasi pembelajaran aktif yang kontekstual dan dapat dijadikan model inovasi media pembelajaran di era Kurikulum Merdeka
Analisis Muatan Nilai Karakter dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama Kurikulum Merdeka Terbitan Erlangga Tahun 2021
Fathina, Aqueela Naval;
Al-Huwaida, Tiffani Iftina;
Fauziyyah, Muna
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10065
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan distribusi nilai-nilai karakter yang tercermin dalam buku teks Bahasa Indonesia Kelas VIII Kurikulum Merdeka terbitan Erlangga tahun 2021. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran buku teks sebagai media utama dalamuu penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka dan dimensi Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Data berupa satuan lingual yang mengandung nilai karakter dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan rubrik kategori P5. Penelitian ini merupakan kajian pertama yang secara spesifik menganalisis buku tens terbitan Erlangga tahun 2021 dengan kerangka Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks tersebut memuat nilai-nilai karakter yang mencerminkan tujuh kategori Profil Pelajar Pancasila: beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME (6 data), berakhlak mulia (12 data), berkebinekaan global (5 data), bergotong royong (4 data), kreatif (1 data), bernalar kritis (12 data) dan mandiri (5 data). Nilai yang paling dominan adalah berakhlak mulia dan berpikir kritis. Sementara nilai beriman bertaqwa, kreatif, gotong royong, mandiri, dan berkebinekaan global ditemukan dalam jumlah lebih sedikit. Kesimpulannya adalah nilai-nilai tersebut tersebar dalam 45 kegiatan pembelajaran di tujuh bab buku, yang terintegrasi secara kontekstual melalui materi, bacaan, dan aktivitas pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa buku teks berkontribusi secara signifikan dalam pembentukan karakter peserta didik dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara holistik.
E-learning dan Pembelajaran Jarak Jauh sebagai Solusi Peningkatan Pembelajaran untuk Siswa Sekolah Dasar: Studi Kepustakaan
Anwar, Azizah Diyah;
Fajrussalam, Hisny;
Nurfazriah, Aulia;
Sheptia, Yosha
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10066
Pendidikan adalah hak dasar bagi setiap individu, tetapi akses pendidikan yang merata masih menjadi tantangan, terutama di daerah terpencil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan e-learning dan implementasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai solusi peningkatan aksesibilitas pendidikan di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalisis literatur terkait dari berbagai sumber sejumlah 26 artikel ilmiah. Hasil menunjukan bahwa e-learning dan PJJ dapat meningkatkan partisipasi siswa, memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, dan dapat meningkatkan pemahaman siswa meskipun terdapat kendala keterbatasan infrastruktur, biaya internet, serta kesiapan sumber daya manusia masih menghambat implementasi yang optimal. Penelitian ini memiliki keterbaruan dalam menekankan karakteristik dan kebutuhan khusus siswa sekolah dasar di Indonesia serta mengulas secara menyeluruh tiga dimensi tantangan utama seperti ekonomi, kesiapan sumber daya, dan juga teknologi. Studi ini menyoroti betapa pentingnya bagi para pemangku kepentingan untuk bekerja sama. Simpulan penelitian ini menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan pendidikan yang inklusif serta berkelanjutan.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi dengan Model Example Non Example dan Media Gambar Berseri di Sekolah Menengah Pertama
Permatasari, Dini Pancawati;
Widiyanti, Uma Latifa;
Suhita, Raheni;
Wihartati, Endah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10078
Saat melaksanakan kegiatan pembelajaran, peserta didik sering mengalami kendala dalam menulis teks eksplanasi sehingga aktivitas belajar tidak berlangsung secara maksimal. Berdasakan permasalahan tersebut maka model Example Non Example dan gambar berseri untuk pembelajaran keterampilan menulis di SMP Negeri 13 Kota Surakarta tepatnya di kelas IX C perlu ditingkatkan dan menjadi tujuan penelitian sehingga kebaruan dari penelitian ini adalah integrasi antara penggunanaan model dan media pembelajaran yang masih jarang dipakai untuk menciptakan proses pembelajaran menulis lebih bermakna bagi peserta didik. Metode penelitian ini yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan tindakan di siklus I dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis data kualitatif untuk menghitung persenrase ketuntasan hasil belajar dan analisis data kuantitatif untuk mendeskripsikan proses pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan adanya kemampuan menulis teks eksplanasi dapat ditingkatkan dengan dibuktikan keberhasilannya oleh nilai ketuntasan. Ketuntasan belajar pada tahap awal pra siklus hanya mencapai 25,81%. Kemudian, di tindakan pertama mampu meningkatkan hasilnya menjadi 64,51% dan naik lagi di tindakan kedua menjadi 80,65% sehingga menandakan bahwa kegiatan pembelajaran dengan model maupun media cukup efektif diterapkan.Oleh karena itu, kombinasi kedua model mampu menjadi alternatif dalam pembelajaran menulis yang lebih menarik dn bermakna bagi peserta didik
Efektivitas Penggunaan Educaplay dalam Pembelajaran Question Words (What, Where, When, Who, Why, How) pada Siswa Sekolah Dasar
Fadilah, Deswita;
Arwila, Arwila;
Saragih, Agnes Paska Dewita;
Claudia, Abellia Dwi;
Ramadani, Nanda
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10100
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif penggunaan Educaplay dalam mengajarkan Question Words (What, Where, When, Who, Why, How) kepada siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 24 siswa di SD Negeri 064976 Medan. Pada tahap awal, pembelajaran dilakukan secara konvensional, kemudian dilanjutkan dengan penerapan permainan interaktif melalui Educaplay. Data diperoleh melalui tes hasil belajar dan dianalisis menggunakan uji statistik t-test. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Educaplay secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap Question Words dibandingkan metode pembelajaran tradisional. Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen lebih tinggi, dan perbedaan ini terbukti signifikan secara statistik pada taraf 18%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi dapat memperkuat efektivitas pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam aspek Question Words. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar guru mulai memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.
Pendidikan IPS sebagai Jembatan antara Nilai Demokrasi dan Kepatuhan Santri di Madrasah Tsanawiyah
Hartono, Budi;
Handoyo, Eko;
Wardana, I Gede Wayan Wisnu
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10138
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis keislaman menekankan nilai-nilai kepatuhan dan kedisiplinan terhadap kyai, sementara pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mengajarkan prinsip demokratis seperti musyawarah, partisipasi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Ketegangan antara nilai tradisional dan demokratis ini menjadi latar belakang penting untuk mengkaji peran IPS dalam membentuk karakter santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pembelajaran IPS dalam membentuk karakter santri yang kritis namun tetap patuh. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, melalui interview, pengamatan, dan analisis dokumen dari guru, santri, dan pengurus pesantren. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran IPS yang kontekstual mampu menjembatani nilai demokrasi dengan tradisi pesantren. Proses ini memperkuat kepatuhan sekaligus menumbuhkan sikap kritis dan tanggung jawab sosial. Simpulan penelitian ini adalah memberikan model pendidikan karakter berbasis nilai lokal yang relevan bagi pengembangan pendidikan di pesantren dalam menyelaraskan nilai tradisional dan modernitas demokrasi
Analisis Kualitatif Strategi Inovatif dalam Pembiayaan Pendidikan untuk Pemerataan Akses Pendidikan berkelanjutan di Indonesia
Lunita, Pramodya Casqie;
Idrus, Ali
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10165
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi inovatif dalam pembiayaan pendidikan sebagai upaya mewujudkan pememerataan akses pendidikan di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis 22 sumber akademik yang terdiri dari jurnal nasional dan internasional serta buku yang relevan. Proses analisis dilakukan dengan teknik sintesis naratif dan analisis tematik, yang mencakup proses identifikasi, pengelompokkan, dan interpretasi data berdasarkan tema-tema utama yang muncul dari literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi inovatif seperti wirausaha sekolah, kemitraan lintas sektor (triple helix), pembiayaan berbasis teknologi digital, serta pembiayaan berbasis kebutuhan (need-based financing) dapat memperkuat kemandirian dan efektivitas lembaga pendidikan. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam membangun sistem pembiayaan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Kontribusi utama studi ini terletak pada integrasi pendekatan berbagai bidang dengan teknologi digital dalam manajemen keuangan pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial sekolah, pelatihan literasi keuangan bagi pemangku kepentingan, serta perluasan kebijakan berbasis hasil dan kebutuhan untuk mendorong kesetaraan akses pendidikan, khususnya di wilayah 3T. Temuan ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pembiayaan pendidikan yang lebih responsif terhadap tantangan lokal dan global
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Keterlibatan Guru terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila di Madrasah Tsanawiyah Negeri
Pipit Dwi Anggraini;
Adrijanti, Adrijanti;
Mahayudin, Moh Hasan
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10350
Pendidikan memainkan peranan krusial dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter Pancasila. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi dampak dari pimpinan sekolah dan partisipasi guru terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini unik karena menyoroti kolaborasi antara pemimpin sekolah dan guru sebagai faktor kunci pembentukan karakter siswa di tingkat madrasah, yang masih jarang diteliti secara kuantitatif. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menerapkan metode pengambilan sampel secara acak yang sederhana (simple random sampling) terhadap 59 guru sebagai responden. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh positif, namun pengaruh tersebut tidak mencapai tingkat signifikansi secara statistik secara parsial (signifikansi 0,566; t hitung 0,577 < t tabel), sementara keterlibatan guru berpengaruh positif dan signifikan (signifikansi 0,004; t hitung 3,002 > t tabel). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila (signifikansi 0,000; F hitung 14,331 > F tabel) dengan kontribusi sebesar 31,5% (Adjusted R Square 0,315). Artinya, keterlibatan guru memegang peran utama dalam pembentukan karakter siswa, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah tetap memberikan kontribusi positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara kepala sekolah dan guru merupakan strategi krusial dalam mengembangkan kepribadian siswa yang didasarkan pada prinsip-prinsip Pancasila.
Efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Sabrina, Dela Citra;
Subekti, Fitrianto Eko
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10380
Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa di berbagai jenjang pendidikan menjadi perhatian utama, Pendekatan Realistik Mathematics Education (RME) dinilai berpotensi mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan meninjau efektivitas pendekatan RME dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Minimnya kajian sistematis yang membandingkan dampak RME terhadap kemampuan berpikir kritis di berbagai jenjang Pendidikan menjadikan studi ini unik. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui Publish or Perish yang terhubung dengan Google Scholar menggunakan kata kunci tertentu. Setelah proses penyaringan artikel dari tahun 2020 hingga 2025, diperoleh 13 artikel yang kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, terutama pada siswa SMP. Mayoritas penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pembelajaran RME terbukti meningkatkan partisipasi siswa dalam berpikir logis, memecahkan masalah, dan memahami konsep secara mendalam melalui situasi kontekstual. Temuan ini menegaskan potensi RME sebagai strategi pembelajaran yang relevan untuk abad ke-21. Studi ini juga membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai variabel lain dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi
Pengembangan Media Pembelajaran Snakes and Ladders Pendidikan Pancasila
Mutoharoh, Titik;
Asriyanti, Frita Devi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10387
Penelitian dilatarbelakangi media pembelajaran materi norma tidak menarik karena cenderung hanya berbentuk susunan teks tanpa visual atau gambar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran snakes and ladders mata pelajaran pendidikan pancasila. Media ini berbentuk permainan dengan pembahasan khusus materi norma dan penambahan komponen “telur soal”. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D dengan model ADDIE dan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Snakes and Ladder memperoleh presentase kevalidan materi sebesar 94% dari ahli materi I dan 97% dari ahli materi II dengan kategori “sangat valid”. Hasil kevalidan media memperoleh presentase sebesar 96% dari ahli media I dengan kategori “Sangat valid” dan 80% dari ahli media II dengan kategori “valid”. Keterterapan media berdasarkan hasil angket respon guru memperoleh presentase sebesar 92% dan angket respon peserta didik sebesar 88% dengan kategori sangat baik. Media pembelajaran snakes and ladders untuk mata pelajaran pendidikan pancasila mudah disampaikan, membuat peserta didik lebih mudah memahami apa yang diajarkan.