Articles
5,428 Documents
Blanded Learning dengan Desain Pembelajaran TPACK pada Tatap Muka Terbatas di Sekolah Dasar
Denisa Alfaneanda Shafira;
Minsih Minsih
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2914
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan blended learning dengan desain pembelajaran TPACK dan mendeskripsikan dampak dari pelaksanaan blended learning dengan desain pembelajaran TPACK di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi tentang penerapan blended learning dengan menggunakan desain pembelajaran TPACK pada tatap muka terbatas di SD Negeri 1 Gondang. Dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas, dan beberapa peserta didik di SD Negeri 1 Gondang. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian peneliti melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning dengan desain pembelajaran TPACK sangat menarik, karena media yang digunakan guru sesuai dengan materi yang sedang diajarkan, pembelajaran tidak terasa menjenuhkan, serta guru menjadi lebih kreatif dan inovatif. Blended learning di SD Negeri 1 Gondang dilakukan 3 kali tatap muka dan 3 kali pembelajaran jarak jauh. Dalam sistem pembelajaran daring dilakukan oleh guru dan peserta didik melalui jaringan internet sedangkan dalam sistem pembelajaran luring dilakukan dengan shift. Dengan menerapkan blended learning dengan desain pembelajaran TPACK yakni berupa penggunaan LCD proyektor saat kegiatan belajar mengajar, slide powerpoint, dan video pembelajaran antusias peserta didik dalam mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas sangat besar dan peserta didik mampu belajar secara mandiri.
Program Sekolah Penggerak (PSP) Terhadap Kinerja dan Manajemen Kepala Sekolah
Teni Marliyani;
Sofyan Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3255
Sekolah berkualitas, sangat tergantung dari pemimpinya, dengan demikian maka akan semakin besar kontribusinya terhadap kemajuan sekolah di masa depan. Rendahnya mutu sekolah dipengaruhi kepala sekolah dalam mengelola sekolah, sehingga mutlak diperlukan, dalam merencanakan, mengorganisasi, menggerak dan mengawasi. Untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia pemerintah berusaha mewujudkan sebuah program Sekolah Penggerak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja dan manajemen yang merupakan kemampuan mendasar kepala sekolah terhadap adanya program sekolah penggerak. Metode penelitian yang digunakan analah studi litertur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya program sekolah penggerak, kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja dan manajemen serta mampu bergerak dan memiliki pemikiran cerdas berpandangan maju ke depan, yang dibuktikan dengan mengadakan berbagai sosialisasi program sekolah penggerak di KKG, PPPKS, Workshop, IHT Pogram sekolah penggerak. Kesimpulan dari penelitian ini program sekolah penggerak dapat memberikan pengaruh positif terhadap kinerja dan manajemen kepala sekolah.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Belajar ”Ayo Belajar Membaca” dan ”Marbel Membaca” pada Siswa Sekolah Dasar
Hanif Fauziah;
Muhammad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2944
Rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa, membuat siswa susah untuk menguasai materi. Mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi belajar “Ayo Belajar Membaca” dan “Marbel Membaca” pada kemampuan belajar membaca siswa Sekolah Dasar merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik Pretest dan Posttest digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Skor efektivitas aplikasi membaca “Ayo Belajar Membaca” dalam menaklukkan keterampilan membaca adalah 1,93 untuk mean different, dengan persentase kenaikan efektivitas 37,33 persen, menurut temuan penelitianini. Sedangkan skor keefektifan aplikasi membaca “Marbel Membaca” dalam mengatasi kemampuan membaca sebesar 1,56 untuk perbedaan mean different,, dengan peningkatan efikasi sebesar 30,17 persen. Aplikasi “Ayo Belajar Membaca” memiliki persepsi yang lebih besar dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa daripada aplikasi “Marbel Baca”.
Efektivitas Aplikasi Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar
Anggianna Putri Lubis;
Ishaq Nuriadin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3400
Pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia pada awal tahun 2020, pandemi ini membawa perubahan di dalam semua sektor yang ada dalam sebuah negara khususnya di sektor pendidikan, yang mengakibatkan kurangnya kesiapan sekolah dan guru menyiapkan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan yang akan di capai, sehingga hasil belajar siswa merosot turun khusunya pada pelajaran matematika. Pembelajaran di era digital seperti sekarang ini guru dituntut untuk mengarahkan siswa lebih aktif dan membantu siswa memecahkan masalah di dalam pembelajaran serta mengarahkan siswa memanfaatkan teknologi secara aktif dan paham menggunakanya, salah satunya penggunaan aplikasi Wordwall. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan instrumen tes hasil belajar siswa dan wawancara pada siswa kelas V sekolah dasar. Hasil penelitian penggunaan aplikasi Wordwall efektif digunakan dalam pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika khusnya materi bangun ruang dalam pembelajaran daring di masa pandemi seperti sekarang ini. Aplikasi Wordwall membantu siswa mengingat materi yang diajarkan, mampu meningkatkan motivasi dan semangat siswa dalam belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar
Fadillah Salsabila;
Aslam Aslam
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3155
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran yakni media pembelajaran berbasis web dengan Google Sites sebagai tools pembuatan situs. Kemudian dilakukan uji validasi media untuk mengetahui kelayakan dan kualitas media pembelajaran berbasis web Google Sites pada pembelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima langkah atau tahap yakni analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi atau pengamatan, dan kuisioner (angket). Hasil uji validasi oleh dua validator, yakni validator ahli media memperoleh rata-rata nilai persentase sebesar 81% diinterpretasikan ke dalam kategori layak, dan validator ahli materi memperoleh rata-rata nilai persentase sebesar 79% dengan kategori sangat layak. Respon peserta didik terhadap media diperoleh hasil 92% dengan kategori sangat layak. Serta respon guru terhadap media pembelajaran memperoleh nilai persentase 96% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan data yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis web Google Sites pada pembelajaran IPA kelas IV Sekolah Dasar layak digunakan pada kegiatan pembelajaran
Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Sekolah Dasar
Norjanah Norjanah;
Muhammad Nasir;
Nida Mauizdati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3051
Sebagai pendidik, guru tentunya mempunyai peran penting dalam mengembangkan wawasan siswa spesifiknya pada pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini akan membahas mengenai kompetensi guru agama dalam mengembangkan pendidikan agama islam kepada siswa berbasis teknologi informasi dan komunikasi di SDN Karya Makmur Tabukan. Tujuan penelitian ini ialah mengenali bagaimana gambaran kompetensi guru agama di dalam mengembangkan wawasan siswa pada pembelajaran agama Islam berbasis teknologi informasi dan komunikasi, serta aspek pendukung dan penghambatnya kompetensi guru agama dalam mengembangkan pemahaman siswa pada pembelajaran agama Islam berbasis teknologi, informasi dan komunikasi di SDN Karya Makmur Tabukan. Metode ini memakai metode penelitian kualitatif jenis deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data dalam penelitian ini memanfaatkan wawancara semi terstruktur, observasi, serta dokumentasi. Adapun teknik menganalisis data pada penelitian ini ialah dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan tentang kompetensi guru agama Islam di SDN Karya Makmur Tabukan sudah baik namun perlunya bagi guru untuk lebih meningkatkan kompetensinya, faktor pendukung guru agama dalam mengembangkan pemahaman siswa yaitu adanya kurikulum, dan area sekolah yang kondusif dan faktor penghambatnya adalah fasilitas sekolah yang belum lengkap.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon Menggunakan Konsep Etnomatematika di Sekolah Dasar
Ramona Dea Novera;
Sukasno Sukasno;
Andriana Sofiarini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3404
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendesain video pembelajaran matematika berbasis powtoon menggunakan konsep etnomatematika di kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan serta memiliki efek potensial. Jenis penelitian Research and Development (pengembangan) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjeknya ada 29 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas video pembelajaran yang dikembangkan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan skor rata-rata 0,90; (2) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan skor rata-rata 99,06; dan (3) video pembelajaran memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik dimana 16 peserta didik (80%) termasuk dalam kategori tuntas sedangkan ada 4 peserta didik (20%) belum tuntas dengan KKM yang ditetapkan sekolah minimal peserta didik mendapat nilai 60.
Pengembangan Media "Fun Thinkers Book" untuk Meningkatkan Antusiasme Belajar dan Hasil Belajar Materi Bangun Datar Siswa Sekolah Dasar
Desi Luthfiana Rahmah;
Muhamad Taufik Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3259
Penggunaan media pembelajaran masih belum dilaksanakan secara maksimal oleh guru. Kurangnya penggunaan media pembelajaran mengakibatkan rendahnya antusiasme belajar siswa. Hal tersebut berpengaruh terhadap kurang maksimalnya hasil belajar siswa. Sehingga, tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menghasilkan produk media “Fun Thinkers Book” sebagai upaya meningkatkan antusiasme belajar dan hasil belajar materi bangun datar siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. Tetapi, dalam penelitian ini hanya sampai tahap uji validasi. Uji validasi dilakukan dengan uji validasi media dan uji validasi materi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan angket. Instrumen dalam penelitian pengembangan ini adalah lembar angket validasi ahli media dan ahli materi. Hasil uji validasi media mendapatkan skor 68 dari 72 dengan keterangan “Sangat Valid”. Hasil uji validasi materi mendapatkan skor 45 dari 48 dengan keterangan “Sangat Valid”. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media “Fun Thinkers Book” valid dan layak digunakan dalam pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan antusiasme belajar dan hasil belajar materi bangun datar siswa kelas III SD.
The Impact of K-POP Culture in Student in Teacher View
Bahagia Bahagia;
Leny Muniroh;
Abdul Karim Halim;
Rimun Wibowo;
Azhar Al Wahid;
Muhammad Shiddiq Ilham Noor;
Tiwi Siswanti;
Rizkal Rizkal
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2444
K-POP culture is not native to Indonesia but comes from Korea. This study aims to determine the impact of K-Pop culture on the behavior of school children from the teacher's point of view. This research uses the descriptive qualitative method. Meanwhile, respondents were selected by using a purposive technique, namely setting a sample with various considerations. This study chose teachers as respondents. The results showed the spread of K-pop culture through social media such as Facebook and Instagram and the world of digitalization such as Tik-Tok. Friends also influence the spread of K-pop because other friends will follow the behavior of their friends. Then, K-pop culture has the potential to erode local culture such as angklung and jaipongan in Sundanese society because generations of school children can prefer K-pop culture. This condition is influenced by the role of parents. When parents are literate in Sundanese local culture and make that culture into life behavior, the children at home will follow the example. Likewise in schools, when schools instill local culture, school children will participate in that culture. Simultaneously, the community environment supports local culture, so there will be filtration of culture from abroad. But it is not wrong to learn about other cultures. K-pop also generates economic value because salons as a place to change hairstyles will sell well, and Korean-style fashion will also sell and grow Korean food and beverage cuisine
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Literasi Sains Menggunakan Software Ispring Suite 9 pada Pembelajaran IPA
Deby Fransisca Febriyanti;
Prima Mutia Sari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3323
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis literasi sains menggunakan software ispring suite 9 yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi.. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan angket. Sampel peneleitian adalah peserta didik kelas III SDN Pondok Aren 03. Validasi media berdasarkan uji ahli media mendapatkan skor sebesar 69,64% dengan kategori layak dan validasi materi berdasarkan uji ahli materi mendapatkan skor sebesar 91,9% dengan kategori sangat layak. Setelah dilakukan uji coba, guru dan peserta didik juga memberikan penilaian terhadap media pembelajaran berbasis literasi sains menggunakan software iSpring suite 9. Dalam penelitian ini dapat disimpulan bahwa media pembelajaran menggunakan software iSpring suite 9 layak digunakan dalam rangka menumbuhkembangkan kemampuan literasi sains peserta didik.