cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Bimbingan Kelompok Teknik Modeling Simbolik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Siswa Durrotunnisa Durrotunnisa; Mardi Lestari; Syahran Ridwan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4277

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang diiindikasikan dengan presentasi kehadiran siswa yang kurang, keterlibatan siswa yang kurang dalam pembelajaran, memperoleh nilai dibawah KKM dan tidak mengikuti remidial. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui teknik modeling simbolik dalam seting bimbingan kelompok.  Riset ini dilakukan terhadap 7 orang siswa  yang mengalami problem motivasi belajar daring dengan kategori rendah yang dibuktikan dari perolehan skor motivasi, Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Jumlah subyek penelitian yang diberikan bimbingan kelompok adalah 7 siswa, yang berasal dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan aktivitas siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan ada perbedaan rerata pretest-postest. Peningkatan aktivitas sebesar 25,5, dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik menjadi baik, dan ada perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan postes dengan selisih angka 6,42. Kondisi peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa teknik modeling simbolik efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar online siswa.
Analisis Kemampuan Kognitif dan Perilaku Sosial pada Anak ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder) Fitriyani Fitriyani; Anna Maria Oktaviani; Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4331

Abstract

Salah satu gangguan di dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Anak dengan gangguan ADHD menunjukan sikap dan  perilaku sosial yang kurang memadai dan disertai dengan gangguan sosial serta masalah di dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji kemampuan kognitif akademik dan perilaku interaksi social anak A yang mengalami gangguan ADHD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku social dan kemampuan kognitif akademik pada anak yang mengalami Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan akademik yang dialami siswa A baik dan mampu menerima pembelajaran dikelas, (2) interaksi social kurang bisa bersosialisasi dengan lingkungan disekitarnya. Permasalahan yang ada lebih pada ke perilaku yang dialami oleh anak A, yang mengalami kesulitan untuk bersosialisasi dengan rekan-rekan yang ada di sekolah. Untuk itu diharapkan adanya Kerjasama yang baik orang tua dan guru sebagai pendidik di sekolah, agar mampu membimbing dan juga mengarahkan anak dengan gangguan ADHD mampu untuk meningkatkan kemampuan kognitif nya melalui prestasi akademik dan juga mampu mengontrol perilaku sosialnya.
Hubungan Fasilitas Belajar di Rumah dan Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas IV Ali Sunarso; Pengkuh Aji Atmojo
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4085

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan fasilitas belajar di rumah dan disiplin belajar dengan hasil belajar PAI siswa kelas IV SD Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Mijen Kota Semarang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis korelasi. Teknik sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling sebanyak 129 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dengan analisis statistic deskriptif dan analisis product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan hasil belajar PAI, nilai rhitung = 0,659 dan termasuk kategori kuat serta berkontribusi sebesar 43,5%; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin belajar dengan hasil belajar PAI, nilai rhitung = 0,729 dan termasuk kategori kuat serta berkontribusi sebesar 53,2%; (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar PAI nilai rhitung = 0,746 dan termasuk kategori kuat serta berkontribusi sebesar 55,6%
Pengembangan Buku Permainan Tradisional Minangkabau Terhadap Optimalisasi Kecerdasan Psikososial Anak Usia Prasekolah Delima Delima; Tisnawati Tisnawati; Herwati Herwati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4220

Abstract

Masalah psikososial masih banyak terjadi pada anak usia prasekolah. Tujuan penelitian adalah menganalisis penerapan buku permaianan trdisional mingkabau terdadap kecerdasan psikososial anak usia prasekolah. Jenis penelitian ini kwantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan  di bebrapa Taman kanak kanak di Kelurahan Kuranji.  Sampel adalah Ibu dan anak prasekolah dengan jumlah sampel 123 orang. Intervensi berupa pemberian buku permainan tradisinal minangkabau untuk stimulasi perkembangan psikososial selama ± 1 bulan. Uji statistic digunakan disesuai kan dengan uji paired t/ t dependen. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberi intervensi rata rata skor perkembangan psikososial anak 12,731, dari skor tersebut temukan 35,8% abnormal dan setelah diberi intervensi skor perkembangan psikososial menjadi 11,243, ditemui 13 % abnormal. Hasil uji statistic terdapat pengaruh yang sugnifikan intervensi pemberian buku permaian tradisioal minangkabau dengan perkembangan psikososial anak prasekolah. Buku permanan budaya minangkabau diharapkan dapat  peningkatan berbagai dimensi perkembangan anak diantaranya perkembangan kognitif, kreativitas, kerjasama, dan perkembangan psikososial anak.
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik pada Konteks Nilai-nilai PPKn di Sekolah Alam Aloha Aloha; Suryanef Suryanef; Al Rafni; Erianjoni Erianjoni
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4388

Abstract

Sekolah alam merupakan konsep sekolah yang unik dibandingkan dengan sekolah konvensional, dimana sekolah alam memiliki unsur visual, kinestetik dan naturalistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Pelaksanaan Pembelajaran tematik pada Nilai-nilai PPKn di Sekolah Alam Kayuagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaa pembelajaran tematik pada nilainilai PPKn di Sekolah Alam sejalan dengan melihat dari RPP, Pelaksanaan atau proses pembelajaran dan evaluasi pembelajaran yang digunakan. Inovasi pembelajaran di sekolahalam dengan ciri khusus yaitu proses inovasi pembelajaran memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum sekolah alam dengan 4 pilarnya yaitu akhlakul karimah, logika (pengetahuan), wirausaha, leadership (kepemimpinan). Produk inovasi pembelajaran Sekolah Alam potensi daerah yang dimiliki oleh sekolah tersebut, penggalian potensi dengan kegiatan outing dan kewirausahaan, dan kelas projek yang dilakukan setiap tahunnya. Outcome inovasi pembelajaran Sekolah Alam adalah hasil jangka pendek melahirkan jiwa bisnis, melahirkan dan menanamkan jiwa kepemimpinan sejak dini dengan kegiatan-kegiatan aktif sekolah alam seperti SASS, Apel, memanah, outbound, super camp, back packer, fun cooking, market day dan berenang.
Pendekatan Kontekstual dalam Meningkatkan Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Tisa Enika Sitepu; Reh Bungana Br Perangin-angin; Nasriah Nasriah
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4248

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 106790 Sei Mencirem pada materi nilai-nilai Pancasila. Sehingga melalui penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) melalaui pendekatan kontekstual. Adapun metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan PTK melalui empat tahapan kegiatan, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi, yang dilakukan sebanyak dua siklus. Berdasarkan temuan data di lapangan bahwa strategi pembelajaran PPKn yang selama ini dilaksanakan oleh guru masih cenderung bersifat konvensional, pemaparan materi sulit untuk dipahami oleh siswa karena bersifat abstrak dan teoritis. Sehingga saaat diukur hasil belajar PPKn siswa pada kondisi awal secara klasikal sebesar 45,62% (belum tuntas). Namun setelah diterapkan pendekatan kontekstual pada pembelajaran PPKn di siklus 1 hasil belajar PPKn siswa meningkat menjadi 66,86% (belum tuntas) dan semakin meningkat oada siklus 2 menjadi 86,54% (tuntas). Berdasarkan pengamatan selama pembelajaran PPKn berlangsung terlihat siswa mulai aktif untuk bertanya untuk mengkonstruksi pengetahuannya terkait nilai-nilai Pancasila. Bahkan dalam kegiatan belajar kelompok, siswa sudah bisa memberikan pendapat terkati pengalaman siswa lain tentang nilai-nilai pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa.    
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Digital untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Sri Indriani; Nurlina Nurlina; M. Basri
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4488

Abstract

Diskursus tentang pengembangan media dan model pembelajaran telah menciptkan berbagai inovasi dan terus disempurnakan untuk menciptkan pembelajaran yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah produk LKPD berbasis digital memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif serta layak untuk digunakan. Penelitian ini merupakan studi pengembangan (R&D) yang mengacu pada model ADDIE dengan empat tahap yaitu: 1) pendefinisian; 2) Perancangan; 3) Pengembangan; dan 4) implementasi. Teknik analisis data dibagi menjadi tiga kategori yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Analisis kevalidan diperoleh dari validator ahli desain dan media dengan rata-rata penilaian 3,5 dan validator materi dengan rata-rata penilaian 3,5 sedangkan responden peserta didik dengan rata-rata penilaian 4. Maka LKPD berbasis digital dapat dikategorikan valid dan layak diujicobakan. Dengan persentase penilaian peserta didik rata-rata 4 pada analisis Kepraktisan setelah diujicobakan pada proses pembelajaran dapat dinyatakan produk layak. Sedangkan analisis keefektifan dengan penilaian rata-rata 83,47 diperoleh setelah diujicobakan pada peserta didik kelas IV dan dinyatakan efektif. Hasil kemudian memperlihatkan bahwa setelah dianalisis dan diujicobakan LKPD berbasis digital yang telah dikembangkan, layak untuk digunakan berdasarkan tingkat kevalidan, kepraktisan,dan keefektifannya. Secara signifikan, produk LKPD juga terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di SDN 44 Barru.
Identifikasi dan Penanganan Emotional-Social Disorder (ESD) Anak di Sekolah Dasar Perawati Bte Abustang; Hana Triana; Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi anak dengan hambatan emosional sosial disorder serta penanganan anak disekolah dasar. Jenis penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah dua orang anak dari kelas 3 dan kelas 5 yang mengalami hambatan emosinal sosial disorder Lokasi penelitian di SDIT Amalia Pakansari Kec. Cibinong Kab. Bogor dan SD Sekolah Citra Ciganjur Kec. Jagakarsa Kota Jakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, mengumpulkan data dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian 1) guru di sekolah dasar perlu menguasai dan memahami teknik untuk mengindentifikasi anak dengan hambatan emosional sosial disorder serta langkah-langkah dalam mengindentifikasi; 2) Identifikasi sangat penting bagi guru untuk membedakan anak dengan hambatan emosional sosial disorder dengan anak nakal, bermasalah tingkah laku, serta karakteristik anak khususnya pada komunitas di sekolah dasar; 3) Mengetahui keberadaan anak dengan emosional sosial disorder di sekolah dasar sangat penting untuk memberikan pendidikan khusus sesuai karakter mereka; 4) Proses identifikasi merupakan usaha penanganan untuk mengetahui apakah anak mengalami hambatan dalam tumbuh kembangannya dibandingkan dengan anak sebayanya. 
The Role of Problem Based Learning Learning in Improving Student Character Education Alberth Supriyanto Manurung; Abdul Halim; Ainur Rosyid
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4279

Abstract

The Determine the Role of Problem-Based Learning for Student Character Education was the aim of this study. Simple regression and correlation analysis methods are utilized in the survey-based research methodology. Using the Cluster Sampling approach, this study was carried out at SDN Kenari 07 Pagi in the Salemba District with a total of 36 participants. (1) The role of problem-based learning in student character education; (2) Interest influences problem-based learning implementation; (3) Student background influences problem-based learning implementation; and (4) Intelligence affects problem-based learning implementation. Based on this research, it is anticipated that the influence of problem-based learning will help character education for elementary school kids in the fifth grade, because the outcomes of the verification show that Problem Based Learning plays a significant determining role. In many ways, the character improvement model is used to address educational issues, and one of them is the problem-based learning learning model, which undoubtedly has an impact on children's development because each child has unique traits that can be used to demonstrate the child's character when resolving issues.
Pemikiran Digitalisme dan Implikasinya pada Guru Penggerak di Era Metaverse Meria Ultra Gusteti; Jamaris Jamna; Sufyarma Marsidin
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4417

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara konseptual pemikiran digitalisme yang diterapkan oleh guru penggerak di era metaverse. Penelitian ini merupakan literature review. Digitalisme merupakan pemikiran yang menggunakan teknologi agar bertindak secara efektif dan efisien. Teknologi digital berfungsi sebagai platform untuk berkomunikasi, berinovasi, dan mengembangkan kreativitas manusia. Teknologi ini terus berkembang dan saat ini dikenal dengan era metaverse, termasuk dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi metaverse sebagai alat pendidikan memberikan kesempatan untuk mempelajari hal-hal baru. Ini bisa membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah, efektif, efisien, lebih inovatif dan lebih menarik dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Saat ini digunakan Kurikulum Merdeka dengan salah satu programnya adalah Guru Penggerak. Guru penggerak merupakan agen perubahan yang harus meningkatkan literasi digitalnya. Guru harus melek teknologi dan menggunakannya dalam pembelajaran. Orang tua juga perlu belajar dan beradaptasi agar bisa mendampingi tumbuh kembang anaknya. Pendidikan karakter harus terus dimaksimalkan, baik di lembaga pendidikan formal maupun non formal. Dalam Kurikulum Merdeka pengembangan kemampuan siswa dilakukan secara holistik melalui perwujudan Profil Pelajar Pancasila yang profil lulusannya mempunyai kemampuan dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue