Articles
5,428 Documents
Problematika dan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Nurmalasari, Wahyu
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6101
Pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah, tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan harapan dan tujuan. Strategi pembelajaran untuk membelajarkan keterampilan berbahasa Indonesia diperlukan untuk memudahkan peserta didik menangkap ilmu yang dijelaskan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan strategi yang digunakan guru dalam memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jenis pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dengan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika dan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yaitu kurangnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa disebabkan jumlah teks bacaan yang tidak sedikit, keterampilan menulis yang kurang terlihat dari siswa kesulitan membuat dan menggabungkan kalimat dengan EYD yang benar, beberapa siswa masih kurang mampu dalam membaca dan menulis, serta kesulitan dalam menentukan metode atau model pembelajaran yang digunakan. Dalam mengatasi problematika tersebut dengan guru menerapkan strategi yaitu kegiatan literasi 15 menit setiap hari yang dihubungkan dengan keterampilan berbahasa Indonesia, melakukan ice breaking, penggunaan beberapa media pembelajaran yang sesuai, dan pembiasaan menggunakan bahasa Indonesia dalam proses interaksi di sekolah.
Manajemen Pendidikan Program P5 Dalam Kurikulum Merdeka Belajar
Suzetasari, Melisa Vania;
Hidayati, Dian;
Zakiyah, Retno Himma
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6106
Melalui implementasi Kurikulum P5 yang tidak memihak, diharapkan mahasiswa akan lebih mengembangkan bakatnya secara bebas dan kreatif, bahkan sebagai orang yang lebih objektif dan mampu memberikan kontribusi cemerlang bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pendidikan program P5 dalam kurikulum merdeka belajar yang akan memberikan pembelajaran yang menyenangkan. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah dan guru di SDN 11 Sungai Selan Bangka Belitung, waktu pelaksanaan penelitian ini akan dilakukan pada tanggal 15-16 Juni 2023. Adapun metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah menggunakan wawancra, dan observasi dari berbagai subjek penelitian yang terkait dan relevan dengan penelitian ini. Kemudian data yang terkumpul di analisis untuk memperoleh keabsahan data hasil penelitian menggunakan triangulasi data. Upaya penguatan Profil siswa Pancasila tetap perlu dievaluasi melalui guru sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing cendekiawan. Oleh karena itu guru berkeinginan untuk memperbesar potensi menata dan mengelola ingatan khusus agar dapat memahami sesuai dengan keinginan dan minat setiap siswa. guru perlu memiliki informasi yang sangat baik tentang nilai-nilai pancasila dan mampu mengintegrasikannya ke dalam pembinaan sehari-hari.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD pada Pembelajaran Tematik Menggunakan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD)
Kasuma, Yeni
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6123
Hasil belajar tema pertumbuhan dan perkembangan manusia di kelas III SD N 07 Alahan Panjang masih rendah. Hal ini disebabkan penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi pada sehingga berpengaruh pada hasil belajar. Pembelajaran model STAD diyakini dapat membuat proses pembelajaran lebih efektif dan mampu meningkatkan hasil belajar dengan sharing pengetahuan lewat diskusi kelompok. Oleh sebab itu dilakukan penelitian tindakan kelas ini dengan tujuan mengetahui dan menganalisis dampak penerapan model pembelajaran STAD sebagai usaha meningkatkan hasil belajar tema pertumbuhan dan perkembangan manusia siswa. PTK ini mengadopsi model Kemmis dan Mc Taggart dengan tahap rencana, tindakan, observasi dan refleksi melalui dua Siklus. Instrumen yang digunakan adalah soal tes dan lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran STAD dapat peningkatan hasil belajar. Perolehan hasil belajar siswa sebelumnya siswa yang bernilai diatas KKM hanya 34,09%, setelah diterapkan model pembelajaran tipe STAD pada siklus pertama siswa yang memperoleh nilai diatas KKM meningkat menjadi 75% dan pada siklus kedua menjadi 95,45%. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran STAD terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran tema Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia.
Media dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan pada Anak Tunagrahita
Adiatama, Willy;
Wardany, Ossy Firstanti;
Utami, Ratna Tri
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6124
Tunagrahita memiliki masalah dalam menulis permulaan dan membutuhkan media dalam melatih menulis. Diperlukan media-media untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan menulis. Peneliti melakukan literature riview dari hasil-hasil penelitian sebelumnya dengan tujuan mengetahui media-media yang dapat membantu tunagrahita dalam mengembangkan keterampilan menulis permulaan. Pencarian dilakukan di Google Scholar dengan kriteria artikel hasil penelitian yang terbit di rentang waktu 2013-2023 dan terkait menulis permulaan pada tunagrahita. Hasil pencarian didapat 12 artikel yang memenuhi kriteria. Media yang terbukti efektif yakni clay tepung, papan pasir, Kartu kata bergambar, finger painting, VAKT dengan pasir, VAKT dengan kartu kata dan pasir, magic whiteboard ,buku huruf bergambar, kolase dan playdough. Keseluruhan media memberikan pengaruh dalam melatih menulis permulaan. Namun, media kartu hewan tidak memberikan dampak yang signifikan. Media yang dapat digunakan untuk meningkatkan menulis permulaan yakni media yang melatih motorik halus, serta media yang membantu memori siswa mengingat bentuk huruf. Selain media yang menarik, kebermaknaan media dan waktu intervensi juga penting dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan
Revitalisasi Pendidikan : Pengaruh Metode Pembelajaran Nabi Muhammad Terhadap Motivasi Belajar Siswa MI Era 5.0
Rizky, Muhammad;
Maryamah, Maryamah;
Putra Pratama, Muhammad Aldri;
Desilawati, Della
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6152
Rendahnya motivasi belajar peserta didik merupakan suatu pokok permasalahan yang krusial dalam dunia pendidikan. Pada era 5.0 metode pembelajaran Nabi Muhammad Saw cenderung dilupakan sebagai salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat seberapa besar pengaruh metode tersebut dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di era 5.0. Metode dalam penelitian ini, yaitu kuantitatif jenis eksperimen semu. Responden untuk validasi angket berjumlah 109 siswa dan subjek penelitian berjumlah 46 siswa. Hasil dari penelitian ini menjukkan adanya peningkatan sebesar 10,57 poin terhadap motivasi belajar siswa dan nilai hasil uji Mann-Whitney sebesar 0,000 pada kelas yang menerapkan metode pembelajaran Nabi Muhammad Saw, yaitu taghrib wa tarhib. Berdasarkan hal tersebut penulis menyimpulkan bahwa metode pembelajaran Nabi Muhammad berpengaruh signifikan tehadap motivasi belajar siswa dan masih relevan untuk digunakan di era yang sekarang, yaitu 5.0
Model Pembelajaran Menenun di Madrasah Ibtidaiyah
Musfirah;
Nur Mahmudah, Fitri;
Biddinika, Muhammad Kunta
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6166
Kain tenun Alor merupakan hasil karya masyarakat Alor yang diwarisi secara turun temurun. Pembelajaran menenun di sekolah dasar merupakan salah satu upaya agar kebudayaan ini tidak akan hilang ditelan zaman. Tujuan peneliatan ini adalah untuk menganalisis bagaimana model ideal dalam pembelajaran menenun dan untuk mengetahui apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menenun.. Metode yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dimana peneliti terlibat langsung dalam proses pengumpulan data pada peserta didik kelas IV dan guru kelas. Hasil dari peneliian ini menemukan bahwa model ideal dalam pembelajaran menenun di Madrasah Ibtidaiyah dapat di gambarkan dengan tiga langkah yaitu: input, proses dan out put. Input berarti sebelum melakukan proses pembelajaran guru harus memberikan edukasi dan kesempatan kepada peserta didik. Setelah itu di lakukan proses atau tahapan perancangan yang menggunakan ketersediaan sarana prasaran dengan melibatkan peran orang tua dan masyarakat setempat. Maka out put menghasikan ketercapaian pembelajaran yang diharapkan, berupa peserta didik dapat menenun, menjaga nilai budaya dan meningkatkan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan 10 kategorisasi meliputi: partisipasi aktif, efektifitas pembelajaran menenun, life skill, learning mindset, kemampuan menenun, proses menenun, kesempatan pembelajaran menenun, monitoring pembelajaran, supporting system dan manajemen pembelajaran menenun
Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar: Analisis Faktor-Faktor dan Solusi yang Ditawarkan
Kriswanto, Didi;
Suyatno;
Sukirman
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.6167
Banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif khususnya ditingkat Sekolah Dasar, namun belum banyak literatur yang menawarkan alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dan alternatif solusi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SDN Giwangan Yogyakarta. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Faktor pendukung meliputi: 1) dukungan orang tua & kemitraan; 2) dukungan kepemimpinan kepala sekolah; 3) lingkungan sekolah ramah anak; 4) sarana & prasarana; 5) ketersediaan GPK; 6) monitoring secara berkala; dan 7) identifikasi & asesmen ABK secara berkala. Sedangkan untuk faktor penghambatnya meliputi: 1) rendahnya kompetensi guru dalam pendampingan ABK; 2) kebutuhan & kemampuan ABK yang beragam; 3) ABK membutuhkan pendampingan ekstra; 4) membutuhkan waktu lama dalam identifikasi & asesmen ABK; dan 5) rendahnya tingkat pemahaman ABK sehingga hasil belajar rendah. Kemudian ditemukan alternatif solusi, meliputi: 1) memfasilitasi guru mengikuti pelatihan, workshop, & seminar; 2) meningkatkan kolaborasi antara guru kelas, GPK, & orang tua; 3) mengikutsertakan orang tua dalam pendampingan ABK di sekolah; 4) melakukan identifkasi & asesmen secara berkala; dan 5) menurunkan grade sesuai dengan kebutuhan & kemampuan ABK. Hasil penelitian diharapkan dapat berimplikasi pada proses perbaikan dan pencegahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar
HIGHER ORDER THINKING SKILLS PESERTA DIDIK KELAS IV SDN PANDEAN LAMPER 04 SEMARANG DALAM PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Cahyadi, Fajar;
Izabella, Dea Muya;
KH.B, Moh Aniq
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.22
Higher Order Thinking Skills Peserta Didik Kelas IV SDN Pandean Lamper 04 Semarang dalam Pembelajaran Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Pergeseran paradigma abad 21 mendorong peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis atau berpikir tingkat tinggi, dan memiliki kemampuan untuk mengatasi suatu masalah. Hal tersebut sesuai dengan dua visi pendidikan abad 21 yaitu learning to think dan learning to do. Hasil analisis menunjukan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas IV di SD Negeri Pandean Lamper 04 Semarang berdasarkan soal tes pemecahan masalah matematika yang diberikan, termasuk ke dalam kategori kritis dengan skor rata-rata peserta didik adalah 63,13 yang. Nilai tertinggi yang diperoleh adalah 94,11 dan nilai terrendah yang diperoleh adalah 22,35. Berdasarkan data temuan dilapangan, 57% atau sebanyak 12 peserta didik termasuk kategori sangat kritis, 19% atau sebanyak 4 peserta didik termasuk kategori kritis, 19% atau sebanyak 4 peserta didik termasuk kategori kurang kritis, dan 5% atau 1 peserta didik termasuk kategori sangat tidak kritis.
Permasalahan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Masa Pandemi Covid-19 Siswa Sekolah Dasar di Kota Samarinda
Subakti, Hani;
Prasetya, Kiftian Hady
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3029
Penelitian yang dilatarbelakangi olehadanya permasalahan pada pembelajaran daring dalam mata pelajaran bahasa Indonesia dimasa pandemi Covid-19 perlu dianalisis. Adapun tujuan awal dari penelitian yaitu untuk menganalisis permasalahan dalam pembelajaran daring bahasa Indonesia dimasa pandemi Covid-19 yang di SD Negeri 017 Samarinda Utara. Dalam penelitian ini menggunakan sebuah pendekatan yaitu pendekatan kualitatif. Untuk teknik analisis yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilaksanakan yaitu (1) pelaksanaan dalam pembelajaran daring siswa kelas V di SD Negeri 017 Samarinda Utara belum sepenuhnya efektif, hal ini dikarenakan masih adanya materiyang sulit dimengerti oleh para siswa karena pembelajaran hanya melalui daring lewat aplikasi Whatsapp. (2) Kurangnya motivasi belajar dari siswa yang dikarenakan siswa mengalami kebosanan belajar hanya dari rumah saja. (3) Siswa masih malas membaca buku dan mereka lebih banyak menghabiskan waktu bermain gawai, sementara itu di sisi lain untuk materi bahasa Indonesia seharusnya para siswa rajin membaca agar memahami inti dari pelajaran bahasa Indonesia. Dengan demikian diperlukan kerja sama yang baik dan berkesinambungan antara guru kelas, orang tua, dan siswa agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat diminimalisasi sehingga pembelajaran bahasa Indonesia menjadi lebih baik
Media Pembelajaran Audio Visual Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar IPS Masa Pandemi
Fatimah, Waddi;
Iskandar, Abdul Malik;
Abustang, Perawati Bte;
Rosarti, Mika Silva
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3287
Salah satu jenis media pembelajaran yang digunakan dimasa pandemi adalah audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran audio visual pengaruhnya terhadap hasil belajar IPS masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang digolongkan kedalam penelitian eksperimen jenis pre experimental dengan desain one group pretest posstest design. Sampel dalam penelitian ini semua siswa kelas V SD Inpres Bangkala III Kota Makassar yang terdiri dari 26 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri dari lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriftif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar IPS siswa melalui media pembelajaran audio visual masa pandemi adalah 80,92 berada pada kategori baik. Hasil uji prasyarat terdiri dari hasil uji normalitas pretest 0,220 ≥ 0,05 dan posttest 0,946 ≥ 0,05 berdistribusi normal, hasil uji homogenitas 0,194 ≥ 0,05 (homogen) dan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig 0,000 dengan kriteria Sig (0,000) ≤ α (0,05). Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap hasill belajar IPS masa pandemi.