cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 536 Documents
SENI UKIR TUA DI DESA TEJAKULA Saputra, I Kadek Yudi; Sila, I Nyoman; Ardana, I Gusti Ngurah Sura
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78048

Abstract

Ukiran tua di Desa Tejakula dapat dilihat pada bangunan Pura, Pura Dalem Kauh Desa Tejakula merupakan salah satu Pura dengan bangunan yang dihiasi ukiran tua. Pelinggih Padma, Pelinggih Piasan Singa Rata, dan pintu Candi Gelung merupakan bangunan dengan ukiran tua. Pelinggih Padma merupakan bangunan dengan ukiran berbahan batu padas sebagi bahan baku utamaya. Produksi dan pengrajin ukiran batu padas jarang ditemukan di Desa Tejakula. Pelinggih Piasan Singa Rata dan pintu Candi Gelung merupakan bangunan dengan ukiran yang menggunakan bahan kayu. Ukiran berhan kayu sangat dilestarikan di Desa Tejakula, produksi ukiran kayu banyak ditemukan di Desa Tejakula yang menjadikan pengrajin ukiran kayu sebagai pekerjaan yang diminati. Pelinggih Padma, Pelinggih Piasan Singa Rata, dan pintu Candi Gelung adalah bangunan dengan ukiran yang sudah ada sebelum ukiran berbahan pasir melela mulai diproduksi di Desa Tejakula tahun 1970-an, dengan demikian bangunan tersebut memiliki umur lebih dari 50. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan ukiran, motif ukiran tua, dan ciri khas ukiran tua di Desa Tejakula. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dipakai adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis domain dan analisis taksonomi. Hasil (1) penerapan ukiran tua dapat dijumpai khususnya pada Pura, berbahan batu padas dan kayu. (2) terdapat motif ganggongan, kakul-kakulan, mas-masan, kuta mesir, batu sari, patra sari, patra punggel, bun paye, bun sumangka, karakter tikus, macan, kambing, dan patung singa. (3) motif khas pada ukiran tua Tejakula berbahan batu padas dan kayu adalah motif bun paye dan bun sumangka. Kata-kata kunci: seni ukir, Desa Tejakula, motif hias
SENI LUKIS WAYANG GAYA REALIS DI DESA PENGLIPURAN SEBUAH TINJAUAN ESTETIKA Rediasa, I Nyoman; Sutrisno, Langen Bronto; Hartono, Romi
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78049

Abstract

Penelitian yang akan dilakukan ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif tentang SeniLukis Wayang Gaya Realis di Desa Penglipuran Sebuah Tinjauan Estetika. Tujuan penelitian ini antara lain ; (1) Untuk mengetahui aspek historis dan eksistenti seni lukis wayang gaya realis di desa Penglipuran (2) Untuk mengetahui wujud, struktur dan teknik seni lukis wayang gaya realis di desa Penglipuran (3) Untuk mengetahui unsur-unsur penentu yang membentuk seni lukis wayang gaya realis di desa Penglipuran(4) Untuk mengetahui nilai-nilai estetis dalam seni lukis wayang gaya realis di desa Penglipuran. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi ; (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi, dengan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yang meliputi ; (1) Reduksi Data, (2) Penyajian Data (3) Penarikan Kesimpulan. Kata Kunci ; Seni Lukis, Realisme, Wayang, Estetika
PENERAPAN BAHAN AJAR SENI RUPA KELAS VII DENGAN TEKNIK CHROMEBOOK PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SMP N 1 SUKASADA Putra, I Putu Susila Adnyana; Suartini, Luh; Budiarta, I Gusti Made
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan proses pembelajaran kurikulum merdeka belajar seni rupa di SMP Negeri 1 Sukasada, untuk mendeskripsikan penerapan teknik chromebook pada pembelajaran seni rupa di kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada, dan untuk mendeskripsikan hasil penerapan teknik chromebook pada pembelajaran seni rupa di kelas VII di SMP Negeri 1 Sukasada. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) proses pembelajaran kurikulum merdeka belajar seni rupa di SMP Negeri 1 Sukasada, yaitu mengetahui alat bantu, komponen pembelajaran yang dipergunakan oleh guru, proses penggunaan teknik chromebook bagi siswa, (2) penerapan teknik chromebook pada pembelajaran seni rupa di kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada, yaitu mengetahui alur pembelajaran dengan penerapan teknik chromebook yang dilakukan saat proses pembelajaran seni rupa yang dilakukan saat pembelajaran teori dan pada pembelajaran praktik, (3) hasil penerapan teknik chromebook pada pembelajaran seni rupa di kelas VII di SMP Negeri 1 Sukasada, yaitu mengetahui hasil kolaborasi antara pemahaman siswa tentang praktik menggambar dalam pembelajaran seni rupa yang dipadukan dengan penggunaan teknik chromebook sebagai tempat eksplorasi atau referensi dalam berkarya serta mengetahui hasil respon siswa terhadap penggunaan teknik chromebook berupa lembar kuesioner sebagai media cetak yang berisikan pertanyaan yang menyangkut penggunaan teknik chromebook dalam proses pembelajaran seni rupa. Kata kunci: Chromebook, Seni Rupa, SMP Negeri 1 Sukasada.
ANALISIS BENTUK DAN FUNGSI PRODUKSI SENI ANYAMAN BAMBU GRIYA DELING DESA JEPANG KABUPATEN KUDUS Fajrie, Nur; Nisa, Zumna Afifatun; Purbasari, Imaniar
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni kerajinan anyaman bambu di Desa Jepang, Kabupaten Kudus, dengan fokus pada ragam bentuk dan fungsi serta nilai estetika yang terkandung dalam hasil karya kerajinan anyaman. Desa Jepang dikenal karena warisan seni dan kerajinan tradisionalnya, termasuk anyaman bambu yang merupakan bagian integral dari kebudayaan lokal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis naratif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah salah satu pengrajin anyaman di rumah produksi kerajinan anyaman Griya Deling Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Data penelitian berupa gambaran tentang macam-macam bentuk dan fungsi serta nilai estetika kerajinan anyaman di rumah produksi kerajinan anyaman Griya Deling Desa Jepang. Teknik analisis data penelitian menggunakan model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dan bentuk terkait dengan estetika seni kerajinan anyaman bambu di Desa Jepang Kabupaten Kudus yang mencerminkan keberagaman budaya, kreativitas, dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Karya ini bukan hanya fungsional, tetapi juga karya seni yang unik dan sarat makna lokal. Ragam bentuk mencerminkan perpaduan estetika alam dan tradisi budaya lokal. Jenis produk anyaman diantaranya besek, pucuk, kukusan dan kerajinan keranjang anyaman bambu yang memiliki bentuk dasar serta fungsi dalam kehidupan sehari-hari untuk keperluan di masyarakat Kata-kata Kunci: anyaman; media bambu; budaya lokal kudus
“HAK TANPA TEMATA” SEBUAH PRODUK UPCYCLE DAN REDESIGN SEPATU HIGH HEELS WANITA BEKAS MENJADI PRODUK SENI BARU Dewi, Nyoman Ayu Permata; Hartadi, Made Gana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78053

Abstract

Sepatu high heels adalah salah satu jenis alas kaki yang digunakan oleh wanita dalam berkegiatan sehari-hari ataupun acara khusus. Banyaknya pengguna sepatu high heels berdampak juga pada banykanya limbah yang dihasilkan. Seperti halnya ditemukan limbah sepatu banyak ditemukan terdampar dipesisir pantai dan tempat pembuangan akhir (TPA), lebih dari 300juta pasang sepatu ditemukan sebagai limbah, namun tatkala sepatu yang ditemukan masih dalam keadaan layak pakai, masih dapat berguna sesuai dengan fungsinya. Salah satu strategi dalam menanggulangi sampah dan untuk meningkatkan kualitas sebuah produk, maka peneliti melakukan proses upcycle dan redesign pada produk lama yang telah using, salah satunya adalah sepatu high heels wanita bekas yang masih berfung dengan baik hanya bagian interfacenya yang terlihat sudah tidak menarik. Proses upcycle dan redesign bertujuan untuk meningkatkan value sepatu tanpa harus banyak mengubah bentuk awal pada sepatu. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode kualitatif untuk mengumpulkan data dengan pendekatan kategori semantic. Pendekatan kategori semantic bertujuan untuk membantu dalam proses redesign. Redesign sepatu high heels tidak terlepas dari pembuatan konsep baru, konsep baru yang digunakan adalah temata dan gelombang laut. Produk yang dihasilkan berupa sepatu high heels dengan desain baru dengan nilai seni yang lebih baik. Kata-kata Kunci: Upcycle, Redesign, High Heels, Limbah Sepatu.
PATUNG SINGA AMBARA RAJA KARYA I WAYAN WINTEN DI TAMAN BUNG KARNO SINGARAJA Kusumantara, Komang Pradia; Sudita, I Ketut; Sutrisno, Langen Bronto
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahan dan alat yang digunakan, proses pembuatan serta bentuk patung Singa Ambara Raja karya I Wayan Winten di taman Bung Karno Singaraja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi (pengamatan), wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis domain dan analisis taksonomi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan 1) bahan yang digunakan yaitu besi baja, besi ulir, besi beton, kawat, kawat jarring, semen, air, pasir, mill dan cat untuk finishing. Sedangkan alat yang digunakan yaitu alat pemotong besi, centong, pisau ukir atau pahat, ember tempat campuran semen. 2) proses pembuatan patung Singa Ambara Raja pada awalnya dibuat pondasi patung kemudian membuat rangka besi baja dan ditambahkan kerangka besi ulir dan besi beton dibuat membentuk Singa Ambara raja kemudian dibungkus menggunakan kawat jaring yang dikeratkan memakai kawat biasa lalu beton dituangkan keseluruh rangka patung dan dilapisi dengan mill yang dicampur semen setelah setengah kering kemudian dibentuk atau diukir memakai pisau ukir setelah diukir dihaluskan lagi memakai kuas yang berisi air sehingga kelihatan rapi setelah dibentuk dan dihaluskan masuk ke tahap pengecatan sehingga terbentuklah patung singa. 3) bentuk patung dibuat berdasarkan hewan mitologi dengan sayap dan diposisikan di tengah mencengkram buah jagung gembal. Kata kunci: Seni Ukir, Patung, Singa Ambara Raja
“Lingkungan Sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Seni Rupa di Sekolah Dasar Lingkungan Seni Kabupaten Buleleng” Suartini, Luh; Supir, I Ketut
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78055

Abstract

Penelitian dengan judul Lingkungan Sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Seni Rupa di Sekolah Dasar Lingkungan Seni Kabupaten Buleleng ini mempunyai tujuan: Untuk mengungkap dan mendeskripsikan lingkungan sebagai sumber dan media pembelajaran seni rupa di Sekolah Dasar lingkungan seni di Kabupaten Buleleng, dan untuk mendeskripsikan nilai dan kualitas artistik karya seni rupa tema lingkungan siswa Sekolah Dasar lingkungan seni Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori pendidikan seni rupa. Penelitian ini menghasilkan lingkungan bagi siswa SD kelas IV sampai VI di Buleleng Bali adalah lingkungan budaya, antara lain budaya Hindu, pewayangan, dan pertunjukan. Lingkungan ini kuat mempengaruhi anak-anak sejak mereka berusia dini. Pada masa Realisme Awal pun yang muncul adalah lingkungan budaya tersebut. Kata kunci: Lingkungan, Sumber Belajar, Media Pembelajaran, Lingkungan Seni, SD Kabupaten Buleleng.
TINJAUAN LOCAL GENIUS PADA PEMBUATAN PERAHU TRADISIONAL PENANGKAP IKAN DI PESISIR SITUBONDO Syaifullah, Syaifullah; Koriawan, Gede Eka Harsana; Sudita, I Ketut
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78057

Abstract

Tinjauan Local Genius pada Pembuatan Perahu Tradisional Penangkap Ikan di Pesisir Situbondo dilakukan karena letak geografis Situbondo mayoritas laut sehingga mata pencaharian utama yaitu nelayan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan bertujuan mendeskripsikan 1) mengetahui proses pembuatan, alat dan bahan membuat perahu tradisional penangkap ikan pesisir Situbondo (local Genius) pesisir Keperan di Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo, 2) Mengetahui fungsi setiap bagian perahu tradisional penangkap ikan pesisir Situbondo (local Genius) pesisir Keperan di Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo. Jenis data primer dan data sekunder yang didapatkan dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan deskripsi profil Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo, menjelaskan alat dan bahan, serta proses dengan teknik pembuatan perahu tradisional Situbondo. Selain itu juga menjelaskan fungsi pada bagian perahu tradisional penangkap ikan pesisir Situbondo (Local Genius) Pesisir Keperan di Desa Tanjung Pecinan Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo. Local genius merupakan pencipta kebudayaan pribumi dengan modal ethos kerja yang baik. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah proses pembuatan perahu meliputi survei dan pengambilan bahan baku, pembagian batang, pembentukan perahu, penghalusan, penyelesaian, uji kelayakan perahu, dan upacara selametan sebelum digunakan sebagai transportasi laut penangkapan ikan. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan peneliti lain dalam mengembangkan local genius terhadap pembuatan perahu tradisional. Selain itu juga, menjadikan maha karya daerah untuk menunjang perekonomian dan melestarikan kesenian dan budaya. Penelitian ini nantinya dapat dikembangkan menjadi pengelolaan karya masyarakat berupa perahu menjadi sarana pengembangan pariwisata modernisasi namun tidak menghilangkan ciri khas budaya setempat. Kata Kunci: Local Genius, Perahu Tradisional, Pesisir Situbondo.
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL DALAM MENINGKATKAN BRAND RECOGNITION PEKEN SENGGOL GURAT Faisal, Yusuf; Swandi, I Wayan; Mudra, I Wayan
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peken Senggol Gurat merupakan sebuah project pasar seni lokal yang digagas oleh pelaku budaya Komunitas Budaya Gurat Indonesia. Namun pada saat perilisan perdana di tahun 2022, persepsi audiens tentang Peken Senggol Gurat belum terhubung dengan baik. Perancangan ini memiliki dua tujuan yaitu; 1.) Merancang konsep identitas visual Peken Senggol Gurat, dan 2.) memvisualisasikan konsep identitas visual Peken Senggol Gurat. Perancangan ini menggunakan metode design thinking yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Teori yang diterapkan pada perancangan ini adalah teori identitas visual dan brand awareness. Hasil dari perancangan ini yaitu; 1.) Konsep identitas visual terdiri dari logo, warna, tipografi, aset grafis, dan layout. Logo menggunakan konsep logotype, warna menggunakan konsep kontras, tipografi menggunakan konsep vernakular, aset grafis menggunakan konsep garis, dan layout menggunakan konsep asimetris. 2.) Visualisasi konsep identitas visual terdiri dari logo, warna, tipografi, aset grafis, dan layout yang dilakukan dengan tahap merancang konsep, sketsa, dan editing. Identitas visual yang telah dirancang kemudian diterapkan pada kebutuhan desain Peken Senggol Gurat. Setelah penerapan karya, dilakukan uji coba dan analisis karya identitas visual. Berdasarkan uji coba karya desain yang telah dilakukan melalui kuisioner kepada responden, hasil kuisioner menunjukkan bahwa desain-desain yang telah dirancang mampu dijadikan identitas visual Peken Senggol Gurat ke depannya.
KAYU SEBAGAI MEDIA KARYA SENI LUKIS BERNUANSA UNING-UNINGAN BATAK TOBA Silaban, Parulian; Tarigan, Nelson; Azis, Adek Cerah Kurnia; Yumielda, Vivi Destri
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan ini dilatarbelakangi dengan keberadaan penulis sebagai orang asli suku Batak Toba yang lahir di Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan. Mengingat Kecamatan Lintongnihuta yang merupakan daerah penghasil kayu pinus dan memiliki limbah seperti sisa potongan kayu yang dibiarkan di pinggiran sungai hutan, limbah ini dapat diolah menjadi media berkarya seni lukis dengan menjadikan objek Uning-Uningan Batak Toba sebagai ide penciptaan seni lukis. Uning-Uningan ini memiliki peran penting pada saat upacara adat dan ritual Batak Toba yaitu untuk menyampaikan doa kepada Mulajadi na Bolon ( Tuhan Yang Kuasa). Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan visualisasi bentuk, sejarah, dan fungsi Uning-Uningan Batak Toba dalam bentuk karya seni lukis dengan menampilkan bentuk secara sederhana sesuai dengan fungsinya serta menampilkan nilai karakteristik objek tersebut. Penciptaan ini menggunakan metode yang dijelaskan Hedriyana dalam tahapan penciptaan karya seni yaitu tahap persiapan, elaborasi, kontemplasi, penciptaan dan sampai tahap hasil karya. Hasil penelitian ini adalah 5 karya seni lukis yang menggunakan cat akrilik dengan media kayu pinus dengan judul Sarune Bolon, Tagading, Saga-saga, Sulim, dan Sordam. Lukisan-lukisan ini mencerminkan interpretasi penulis tentang Uning-Uningan Batak Toba.