FIKRAH
Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam published twice a year since 2012 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic Education. This journal is published by the Islamic Education Department, Faculty of Islamic Studies, Ibn Khaldun University, Bogor, Indonesia, in partnership with ISPI( Association of Indonesian Scholars of Education). Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Islamic Education around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles.
Articles
121 Documents
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KESADARAN BERJILBAB DI SMAN 2 KOTA BOGOR
Santi, Santi
FIKRAH Vol 2 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v2i2.20520
Dalam menguraikan pokok bahasan pendidikan akhlak anak dilingkungan keluarga menurut Imam al-Ghazali, penulis akan membaginya dalam beberapa sub bahasan. Sebagai salah satu ulama Hujjatul Islam yang telah lama dalam mengabdikan diri pada gelombang pendidikan. Beranjak dari pendidikan akhlak menurut pandangan Imam alGhazali, penulis membagi pokok bahasan dalam bab ini adalah sebagai berikut: Gagasan Imam al-Ghazali tentang pendidikan akhlak yang merupakan sikap yang tertanam dalam jiwa yang melahirkan perbuatan-perbuatan tertentu secara spontan dan konstan. Sedangkan Metode pendidikan akhlak dilingkungan keluarga menurut Imam al-Ghazali, menggunakan prinsip-prinsip cerita (hikayat) sebagai metode pencapaian tujuan pendidikan akhlak anak, dalam upaya membentuk tingkah laku tertentu pada anak-anak.
IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN PERTANIAN DI PONDOK PESANTREN MELALUI PROGRAM AGRIBISNIS
Sirojudin, A.;
Tamam, Abas Mansur;
Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20522
Pendidikan yang berorientasi ke perkotaan telah menyebabkan terlantarnya lahan-lahan pertanian di desa dan menjadi faktor pendorong atas tingginya laju urbanisasi. Pesantren Al-Ittifaq merupakan sebuah lembaga pendidikan yang cukup berhasil dalam melakukan pendidikan pertanian sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat Desa Alamendah melalui kegiatan agribisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Studi terhadap kurikulum Agribisnis Pesantren Al-Ittifaq bertujuan untuk menggambarkan suatu model kurikulum bagi pendidikan yang berkarakter pedesaan. Sehingga melalui penerapan kurikulum agribisnis yang dijalankan Al-Ittifaq diharapkan dapat memberikan suatu model pendidikan yang terbukti berhasil menyiapkan sumberdaya manusia yang mampu mengelola pertanian di pedesaan dan menurunkan laju urbanisasi.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENGENAL MALAIKAT DAN TUGASNYA MELALUI METODE MAKE A MATCH DALAM PEMBELAJARAN PAI DI KELAS X SMAIT AL-MADINAH BOGOR
Saputra, Aldy Kurnia
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20523
Tujuan penelitian ini adalah : (1). Untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan metode make a match terhadap hasil belajar siswa dalam mengenal malaikat dan tugasnya. (2). Untuk mengetahui penerapan metode make a match terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran mengenal malaikat dan tugasnya. (3).Untuk mengetahui dampak penggunaan metode make a match terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran mengenal malaikat dan tugasnya. Penelitian ini dilakukan kurang lebih selama 1 bulan, yaitu bulan Oktober sampai November 2018 yang dilaksanakan di SMAIT Al Madinah Bogor. Jenis penelitian yang digunakan yaitu peneliti melakukan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas yaitu di kelas X SMAIT Al Madinah Bogor. Metode penelitiannya menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata mata pelajaran PAI pada siklus I memperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 44,19%,hasil belajar siklus II memperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 86,04%.Sedangkan pada siklus III memperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 91,4%. kualitas pelaksanaan pembelajaran pada siklus I memperoleh nilai sebesar 69 dan pada siklus II meningkat menjadi 81. Dan pada siklus III meningkat menjadi 90. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMAIT Al Madinah Bogor. Selain itu metode pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan keaktifan, kerjasama, dan keberanian siswa dalam proses pembelajaran.
TELAAH INTERDISIPLINER KONSEP KECERDASAN INTELEKTUAL
Syarif, Fajar
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20524
Berdasarkan fakta sejarah, kecerdasan akal manusia mulai mendapatkan perhatian yang serius pada tahun 1905, melalui tes kecerdasan (IQ) yang pertama kali dilakukan oleh Alfred Binet (Seorang pakar psikologi dari Peran c i s) yang diperuntukkan bagi anak yang berumur 2 sampai 15 tahun. Sedangkan tes yang diperuntukkan bagi orang dewasa disusun oleh Wechsler pada tahun 1939 dengan nama Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS). Terlebih dengan temuan teori kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang sudah diteliti oleh Howard Gardner. Namun ironisnya potensi-potensi tersebut belum dimaksimalkan betul oleh para pelajar Indonesia, sehingga mengakibatkan kecerdasan mereka masih sering dipertanyakan. Padahal mulai 14 abad yang lalu al-Qur'an mengingatkan bahwa setiap orang sebetulnya berpotensi untuk menjadi pribadi yang sempurna, yakni sebagai pribadi yang mencegah dari keburukan, pribadi yang berilmu, mempunyai saripati akal, mempunyai pandangan tajam dan mempunyai daya tahan. Tentu kesempurnaan itu akan dirasakan apabila pribadi seseorang mampu memaksimalkan betul potensi akal yang menjadi esensi tunggal yang bertugas untuk berfikir, merenung, menganalisis, menalar, memahami, mengerti, mengingat dan menyebut kekuatan besar (Tuhan) dibalik kekuatan yang diberikan kepadanya (akal).
PENGARUH PENGGUNAAN METODE ACTIVE LEARNING “TEAM QUIZ” TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KARAKTER DISIPLIN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
Yusup, Muhammad
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20525
Metode active learning itu sangat diperlukan oleh peserta didik untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Untuk itu diperlukan perangkat tertentu untuk dapat mengikat informasi yang baru. Metode active learning adalah salah satu cara untuk mengikat informasi yang diterima dari guru, kemudian menyimpannya dalam otak. Hal itu dilakukan karena salah satu faktor yang menyebabkan informasi cepat dilupakan adalah faktor kelemahan otak. Belajar yang hanya mengandalkan indera pendengaran mempunyai banyak kelemahan. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach). Berupa penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/ statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan yakni: (1) Perencanaan pembelajaran menekankan metode active learning “team quiz” yang termuat dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) maupun dalam silabus (2) Pelaksanaan pembelajaran menerapkan metode active learning “team quiz” dalam perencanaan (3) Evaluasi hasil dalam menerapkan model evaluasi dalam ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL SANTRI (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung)
Nurlelah, Nurlelah;
Mukri, Syarifah Gustiawati
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20526
Penelitan ini diawali dengan adanya kasus –kasus bullying yang tejadi dilingkungan pendidikan. Karena jaman sekarang banyak kekerasan yang terjadi di sekolah baik sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA)bahkan di pesantren-pesantren yang ada di indonesia. Mengingat anak seharusnya mendapatkan keamanan dan kenyamanan dilingkungan belajar dan bermainnya. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa dipondok pesantren darul muttaqien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa faktor yang menyebabkan adanya kasus Bullying di pondok Pesantren Darul Muttaqien, untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk Bullying yang terjadi, dan untuk mengetahui bagaimana dampak Bullying terhadap kesehatan mental siswa dipondok pesantren Darul Muttaqien. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode atau pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara, pedoman kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menyebar angket kepada santri laki-laki kelas 1, 2, dan 3 MTs darul muttaqien sebanyak 50 santri. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu, bullying dapat mengganggu kesehatan mental siswa. seperti gangguan stres bahkan trauma atas kekerasan tersebut.
HUBUNGAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 10 KOTA BOGOR
Silviana, Siti Fuadah;
Makarim, Chodidjah
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20527
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan sekolah dengan pembentukan akhlak siswa di SMA Negeri 10 Kota Bogor. Masalah dalam penelitian ini adalah lingkungan sekolah yang memberikan pengaruh pembentukan sikap dan pengembangan potensi siswa, menurunnya akhlak siswa dan kurangnya perhatian guru terhadap pembentukan akhlak siswa di SMA Negeri 10 Kota Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 39 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah, wawancara dan kuesioner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa lingkungan sekolah mencapai 37,05% dengan jawaban sering. Maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah dikatakan baik. Sedangkan pembentukan akhlak siswa mencapai 49,98% dengan jawaban sangat setuju. Maka dapat disimpulkan bahwa pembentukan akhlak siswa baik sekali. Hasil dari korelasi product moment kedua variabel tersebut didapatkan thitung > ttabel (0,65 > 0,32) pada taraf signifikan 5%, sedangkan pada taraf signifikan 1% didapatkan thitung > ttabel (0,65 > 0,41), berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan sekolah dengan pembentukan akhlak siswa di SMA Negeri 10 Kota Bogor.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KISAH ALQUR’AN DAN KEHIDUPAN EMPIRIK
Fahrurrozi, Aziz
FIKRAH Vol 3 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i2.20528
Pendidikan di Indonesia dalam pandangan Asep Saefuddin dalam The Dancing Leader adalah pendidikan bernuansa pelatihan. Ada hal mendasar yang memperkuat argument dari pandangannya yaitu seharusnya pendidikan di Indonesia merupakan dasar bagi pembangunan bangsa bukan subsektor dari pembangunan itu sendiri. Ini berarti bahwa makna pendidikan telah direduksi dari yang seharusnya menjadi dasar pembangunan manusia Indonesia seutuhnya menjadi subsector pembangunan.( Asep: 2011: 197). Contoh produk pelatihan sangat banyak sekali misalnya; pengemudi yang lulus mendapat sim masih tetap hoby melanggar lalu lintas karena produk pelatihan yang dipentingkan adalah keterampilan tetapi mengabaikan bahaya kemanusiaan atas pelanggarannya itu. Apalagi yang hanya mendapat sim tembak tidak procedural. Demikian pula oknun petugas pajak sangat lihai menghitung berapa baesaran wajib pajak yang harus dibayar, namun penyimpangan atas pajak demikian merajarela. Karena pendidikan kita sangat bernuansa pelatihan dan hanya menguji kecerdasan seperti alat uji dengan memberlakukan UN, hasilnya hanya melatih siswa cerdas memilik soal-soal obyektif tes yang lemah membekali analisis problem. Dalam konteks di atas maka jika ada upaya-upaya mata pelajaran agama juga digiring untuk di UN kan hanya karena alasan agar mendapat perhatian pembelajarar dalam kegiatan proses. Ini pertanda makin menunjukkan kegagalan orientasi pendidikan agama yang harusnya membentuk moral dan karakter menjadi terampil menjawab soal-soal yang isinya menguji berbagai tentang; tentang shalat, tentang wudhu, tentang rasa hormat, tentang iman dll. Semuanya dibelajarkan dengan nihil nilai keberagamaan dan nihil moral, karena yang dikembangkan bukan potensi spiritual melainkan hanya wilayah kognitif semata. Kegagalan ini menurut hemat penulis jangan berjustifikasi atas nama UN sebagai solusi kegagalan, melainkan harus dievaluasi ulang, mulai dari cara membelajarkan, materi bahan ajar yang sudah terlalu tidak up to date untuk kepentingan kekinian baik kontennya maupun penjelasan dan contoh-contohnya termasuk juga pendekatan yang ditawarkan. Lihat satndar isi PAI baik di Sekolah maupun Madrasah.
URGENSI MEDIA CERITA GAMBAR BERSERI DALAM MENSTIMULASI PERILAKU DISIPLIN ANAK USIA DINI
Pratiwi, Eka;
Dhieni, Nurbiana;
Supena, Asep
FIKRAH Vol 3 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i2.20529
Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur. Selama masa tumbuh kembang anak, salah satu hal yang perlu dibangun ialah karakter. Karakter yang tertanam dalam diri anak akan mempengaruhi ketahanmalangan hingga usia dewasa. Salah satu karakteryang perlu dibangun sejak dini adalah perilaku disiplin. Aspek disiplin yang dapat diterapkan untuk anak meliputi, ketertiban. Adapun kegiatan yang dapat dilaksanakan patuh terhadap peraturan yang berlaku, menyelesaikan tugas yang diberikan, meletakkan kembali benda pada tempatnya, dan sabar menunggu giliran selama kegiatan. Guru dapat menggunakan media yang menarik untuk menstimulasi disiplin anak. Pengunaan media dapat membangun interaksi kepada anak. Salah satu media yang dapat menstimulasi perilaku disiplin adalah media cerita gambar berseri.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER USIA DINI PADA SEKOLAH SEMAI BENIH BANGSA – AULIA ALKHANSA CIBINONG – BOGOR
Herliana, Khotimah
FIKRAH Vol 3 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/fikrah.v3i2.20530
Dunia pendidikan sampai saat ini masih dipercaya masyarakat menempati ladang strategis untuk mengubah nilai peradaban sebuah bangsa. Pendidikan Usia Dini merupakan Pendidikan dasar konsep pengetahuan-pengetahuan dasar, dimana pada Pendidikan usia ini merupakan peletakan semua dasar-dasar pengetahuan menuju tahapan pada pengetahuan pertumbuhan dan perkembangan pada jenjang selanjutnya. Karenanya usia dini merupakan masa kritis pembentukan karakter seseorang. pada masa ini anak sedang peka untuk menerima rangsangan atau stimulus. Jika rangsangan yang diberikan berupa hal yang positif, berupa keteladanan yang baik dalam bersikap, bertindak dan bertingkah laku, maka anak akan menyerap apa yang ia lihat, alami dan ia rasakan. Hal ini memberikan pengaruh fundamental bagi pembentukan karakter. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan Teknik pengambilan data yaitu menggunakan Teknik studi pustaka, observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian didapatkan gambaran bahwa metode pembelajaran yang dilakukan di sekolah karakter Semai Benih Bangsa Aula al-Khansa Cibinong. Pendidikan karakter secara sistematis dilakukan setiap hari selama dua puluh (20) menit, dengan menanamkan Sembilan (9) pilar karakter, yakni nilai-nilai luhur universal yaitu sebagai berikut: 1). Cinta Allah dan segenap ciptaan-Nya, 2). Kemandirian dan tanggungjawab. Dan kesimpulan dari hasil pembahasannya sebagai berikut: 1) Pendidikan karakter sebagai salah satu alternative mengatasi berbagai persoalan degradasi moral yang marak akhir-akhir ini menerpa moral bangsa kita perlu dipandang sangat penting diadakan pendidikan sejak usia dini. 2) Metode penanaman nilai-nilai karakter dan implementasinya pada sekolah Semai Benih Bangsa Aulia Alkhansa Cibinong – Bogor ini membawa danpak positif, dimana para siswa dibiasakan dengan model Sembilan (9) pilar yang kemudian diimplementasikan pada tiap sentra kegiatan serta langsung dapat diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.