cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research
ISSN : -     EISSN : 2503331x     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Pharmaceutical Science And Clinical Research (e-ISSN 2503-331x) offers a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to pharmaceutical science and clinical research. Scientific articles dealing with natural products, pharmaceutical science-industry and clinical research, etc. are particularly welcome. The journal encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries pharmaceutical science and clinical research including: bioactive products, chemotaxonomy, chemistry, ecological biochemistry, metabolism, pharmacy management, pharmacoeconomics, pharmacoepidemiology, clinical pharmacy, community pharmacy, pharmaceutical social and pharmaceutical industry.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
Aktivitas sitotoksik dan ekspresi protein p53 dan bcl-2 ekstrak dan fraksi daun yakon (Smallanthus sonchifolius) terhadap sel kanker T47D Lidia Kurniawati Imanuel; Titik Sunarni; Wiwin Herdwiani
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v6i1.39540

Abstract

Daun yakon ialah tanaman yang bisa dijadikan sebuah alternatif pengobatan kanker. Tujuan dari studi ini guna mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak etanol 70% daun yakon (Smallanthus sonchifolius) beserta fraksinya yaitu fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air pada sel T47D dan mengetahui pengaruh ekspresi protein p53 dan bcl-2 pada pemberian fraksi aktif daun yakon. Ekstrak didapatkan dengan metode soxhletasi melalui pelarut etanol 70%. Ekstrak etanol kemudian difraksinasi melalui partisi cair-cair. Uji sitotoksik melalui penggunaan sel kanker T47D dan sel vero melalui metode MTT assay dan absorbansinya dibaca dengan ELISA reader. Untuk mengetahui pengaruh ekspresi protein p53 dan bcl-2 dilakukan uji imunositokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi etil asetat daun yakon mempunyai aktivitas sitotoksik pada sel kanker T47D dalm perolehan nilai IC50 71,77 mg/ml dan 60,86 mg/ml, sementara fraksi air dan fraksi n-heksan tidak mempunyai aktivitas sitotoksik melalui nilai IC50 >100mg/ml. Ekstrak daun yakon dapat mengembangkan ekspresi protein p53 dan bcl-2 terhadap konsentrasi 35,88 mg/ml - 143,54 mg/ml dan fraksi etil asetat dapat mengembangkan ekspresi protein p53 dan bcl-2 dalam konsentrasi 35,88 mg/ml - 121,72 mg/ml.
Peningkatan Kepatuhan Minum Obat Melalui Konseling Apoteker pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Halmahera Kota Semarang Chilmia Nurul Fatiha; Farroh Bintang Sabiti
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v6i1.39297

Abstract

Ketidakpatuhan obat merupakan salah satu permasalahan dalam pengobatan Diabetes Mellitus (DM). Kepatuhan minum obat pasien DM berperan penting dalam menjaga kadar gula darah dalam rentang normal dan mencegah komplikasi. Peran apoteker diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pengobatan sehingga tingkat kepatuhan dikatakan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling pada kepatuhan obat dan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Halmahera Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan rancangan The One Group Pretest-Posttest. Pengambilan data dilakukan pada periode April-Mei 2019 di Puskesmas Halmahera Semarang dan di rumah pasien. Kepatuhan obat diukur menggunakan instrument Morisky, Green, and Levine Medication Adherence Questionnaire (MGL MAQ) dan pill count. Kepatuhan berdasarkan MGL MAQ dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, dan didapatkan p-value 0,000 sehingga dapat dikatakan kepatuhan minum obat sebelum dan sesudah konseling apoteker berbeda signifikan. Kepatuhan obat menggunakan pill count didapatkan hasil patuh 62,80% dan tidak patuh 37,14%. Dapat disimpulkan bahwa konseling apoteker di Puskesmas Halmahera Semarang berpengaruh pada kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2.
Formulasi dan Uji Efektivitas Daya Bersih Sabun Padat Kombinasi Arang Aktif Cangkang Sawit dan Sodium Lauril Sulfat Uce Lestari; Syamsurizal Syamsurizal; Wulan Tri Handayani
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.39869

Abstract

Kemampuan sodium lauril sulfat (SLS) dalam membersihkan kotoran telah banyak dimanfaatkan sebagai bahan penunjang sediaan sabun padat, tetapi kombinasi dengan arang aktif cangkang sawit pemanfaatannya belum optimal untuk meningkatkan kemampuan dalam mengecilkan pori, membantu pengelupasan sel-sel kulit mati, mencerahkan kulit, dan menghilangkan noda hitam. Tujuan penelitian untuk memformulasikan sabun padat kombinasi arang aktif cangkang sawit dengan SLS untuk meningkatkan efektivitas daya bersihnya. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi konsentrasi arang aktif cangkang sawit dan SLS, yaitu 3:0, 2:1, 1:2, dan 0:3. Sabun padat dilakukan karakterisasi meliputi uji kadar air, alkali bebas, bahan tak larut etanol, dan kadar klorida dan stabilitas meliputi: organoleptis, pH, tinggi busa, kekerasan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil uji sifat fisik dan stabilitas dari semua formula memenuhi SNI. Uji daya bersih dengan alat turbidimetri menunjukkan bahwa F2 paling efektif (64,8% terhadap kontrol positif) dalam membersihkan noda  dibandingkan dengan F4, F1, dan F3 secara berturut-turut. Formula dengan perbandingan arang cangkang sawit dan SLS 2:1 memiliki karakteristik fisiko kimia, stabilitas, dan daya bersih paling baik dibandingkan dari pada formula lainnya.
Aktivitas Antioksidan Kombinasi Fraksi Metanol Virgin Coconut Oil dan Madu Kele Bali dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazyl) Ni Putu Eka Leliqia; I Ketut Gede Gilang Gama Harta; A.A. Bagus Yoga Saputra; Pande Made Nova Armita Sari; Ni Putu Linda Laksmiani
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.44070

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) dan madu telah banyak digunakan sebagai bahan baku sediaan topikal untuk perawatan kulit. Salah satu khasiat yang telah terbukti adalah aktivitas antioksidannya. Namun efek VCO dan madu sebagai antioksidan umumnya masih dibuktikan dalam bentuk bahan tunggal tidak dalam bentuk kombinasi keduanya. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH memerlukan sampel uji yang bersifat polar. Fraksi metanol dari VCO dan madu telah diketahui bersifat polar. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kombinasi fraksi metanol VCO dan madu kele Bali yang memberikan aktivitas antioksidan paling kuat. VCO dan madu kele Bali diperoleh dari Desa Aan, Bali. Skrining fitokimia fraksi metanol VCO dan madu kele Bali ditentukan ditentukan dengan metode yang sesuai. Aktivitas antioksidan (IC50) fraksi metanol VCO, madu kele Bali, dan kombinasi keduanya ditentukan dengan metode DPPH. Terdapat 5 kombinasi kedua bahan tersebut yang diuji. Data dianalisis menggunakan ANOVA oneway-LSD dengan taraf kepercayaan 95%. Fraksi metanol VCO mengandung flavonoid dan tanin, sedangkan madu kele Bali mengandung saponin, fenol, flavonoid dan steroid/triterpenoid. Fraksi metanol VCO dan madu kele Bali memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 7,20±0,23 mg/mL dan 14,56±0,25 mg/mL. Perbandingan jumlah kombinasi fraksi metanol VCO dan madu kele Bali berpengaruh secara bermakna terhadap aktivitas antioksidannya (p<0,05). Kombinasi 0,0063 g fraksi metanol VCO dan 1 g madu kele Bali menunjukkan aktivitas antioksidan paling kuat (IC50 8,50±0,17 mg/mL). Fraksi metanol VCO dan madu kele Bali serta kombinasinya tergolong antioksidan lemah, namun terjadi peningkatan aktivitas antioksidan yang bermakna pada kombinasi ini dibandingkan madu kele Bali tunggal (p<0,05).
Rasionalitas Penggunanaan Obat Pada.Pasien GERD Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Anutapura Palu Recky Patala; Joni Tandi; Nurul Ulzmi; Fahruddin Fahruddin
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v6i1.43170

Abstract

Gastroesophageal Refluks Disease (GERD) merupakan suatu keadaan patologis dimana cairan lambung dengan berbagai kandungannya mengalami refluks ke dalam esophagus. Penyakit ini terjadi akibat lower esophageal sphincter yang berada diantara esophagus dan lambung tidak berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat yang meliputi tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Subyek pada penelitian ini adalah pasien GERD yang memenuhi kriteria inklusi dan ditentukan berdasarkan rumus Slovin. metode penelitian yang digunakan observasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik purposive sampling dimana penelitian ini mendeksripsikan dan mengkaji rasionalitas penggunaan obat pada pasien GERD di RSU Anutapura Palu periode Oktober 2019-Januari 2020. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan obat pada.pasien GERD di  Instalasi Rawat Inap RSU Anutapura Palu sudah rasional dengan persentase penggunaan obat berdasarkan tepat indikasi sebesar 96,97 %, tepat obat 96, 97 % dan tepat dosis sebesar 100%. 
Formulasi dan Uji Stabilitas Serbuk Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia (Cristm.) Swingle) dengan Variasi Konsentrasi Carbopol 940 Dyera Forestryana; Shella Y Rahman
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.39821

Abstract

Jerawat umumnya disebabkan oleh Propionibacterium acnes yang dapat dihambat pertumbuhannya oleh air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia (Cristm.) Swingle). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi dan pengujian stabilitas gel antijerawat serbuk perasan jeruk nipis yang di freeze dried menggunakan variasi konsentrasi Carbopol 940 sebagai gelling agent. Tiga formula dengan variasi konsentrasi Carbopol 940 4, 6, dan 8% diaplikasikan dalam pengujian stabilitas gel serbuk perasan jeruk nipis yang diperoleh secara liofilisasi. Pengujian stabilitas dilakukan sebelum dan sesudah freeze thaw terhadap sediaan yang meliputi organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap pengujian organoleptis dan homogenitas, sedangkan viskositas, daya sebar, daya lekat dan pH dianalisis secara statistik (taraf kepercayaan 95%). Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perubahan sebelum dan sesudah freeze thaw pada pengujian homogenitas dan organoleptis. Daya sebar, daya lekat, dan viskositas gel seruk perasan jeruk nipis  tidak mengalami perubahan yang bermakna untuk tiga formula sehingga dapat dinyatakan sediaan gel stabil sebelum dan sesudah freeze thaw. Namun, terdapat pengaruh yang bermakna terhadap penurunan pH setelah pengujian freeze thaw. Formula 3 (Carbopol 940 8%) memiliki kestabilan yang baik pada pengujian sebelum dan sesudah freeze thaw. 
Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC, VEN dan EOQ di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri abdul rofiq; Oetari Oetari; Gunawan Pamudji Widodo
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.38957

Abstract

Abstrak: Pengelolaan persediaan obat yang optimal memberikan penghematan biaya pengadaan obat. Dua permasalahan sangat penting dalam pengendalian persediaan obat yaitu memutuskan jenis dan jumlah obat yang harus dipesan. Untuk mendapatkan solusi pengendalian persediaan maka diperlukan identifikasi dan analisis permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini menganalisis sistem pengendalian dan meningkatkan efisiensi siklus pengelolaan obat pasien BPJS Kesehatan klasifikasi AE di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Obat klasifikasi AE menggambarkan obat dengan indek kritis tinggi dengan pemakaian dan item banyak, selanjutnya dianalisis menggunakan metode ABC, VEN dan EOQ. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik, pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Data yang digunakan obat pasien BPJS Kesehatan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Kediri periode Januari - Desember 2018. Pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi dokumen di lapangan dan wawancara dengan pihak terkait. Analisis menggunakan metode ABC, VEN dan EOQ untuk klasifikasi obat AE. Selanjutnya hasil pengolahan data dibandingkan dengan parameter Reorder Point, Inventory Value, Inventory Turn Over Ratio, Customer Service Level, Safety Stock dan Maximum level inventory untuk menilai efisiensi pengendalian persediaan guna memperoleh persediaan obat yang efisien. Penelitian ini diperoleh hasil analisis pengendalian obat pasien BPJS Kesehatan menggunakan metode ABC dan VEN mampu meningkatkan pengelolaan obat menjadi efektif dan efisien khususnya obat katagori AE. Data perencanaan, pengadaan dan pemakaian obat pasien BPJS Kesehatan tahun 2018 dianalisis dengan metode EOQ selanjutnya dibandingkan nilai parameter yang digunakan dapat mengurangi nilai Stock Out, tetapi efektifitas dan efisiensi pengendalian obat tidak tercapai.
Evaluasi Performa Supply Chain Management Pedagang Besar Farmasi Terhadap Proses Pengadaan Di Apotek Kimia Farma Unit Bisnis Sidoarjo Valiandri Puspadina; Oetari Oetari; Gunawan Pamudji Widodo
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v6i1.39357

Abstract

Terjadinya pergeseran paradigma pelayanan kefarmasian dari pelayanan obat (drug oriented) menjadi lebih berfokus kepada pelayanan pasien (patient oriented) dengan berdasar kepada Pharmaceutical Care saat ini sedang terjadi dengan tetap mengkedepankan pedoman patient safety. Salah satu penunjang tercapainya patient safety adalah ketersediaan obat yang dipengaruhi oleh prosess supply chain dari pihak distributor kepada apotek. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui performa supply chain management dari PBF terhadap proses pengadaan di Apotek Kimia Farma Unit Bisnis Sidoarjo dan memberikan rekomendasi terhadap performa supply chain management dari PBF. Rancangan penelitian ini dilakukan dengan mengikuti rancangan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif. Kinerja supply chain PBF diukur dengan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR). Model hirarki awal disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Normalisasi Snorm De Boer berfungsi untuk menyamakan nilai metrik yang digunakan sebagai indikator pengukuran. Aspek performa Supply Chain Management dari PBF di Apotek Kimia Farma Unit Bisnis Sidoarjo ditinjau dari atribut reliability diperolehan nilai sebesar 45,81 dan atribut responsiveness diperoleh nilai sebesar 15,24 atribut agility diperoleh nilai sebesar 14,40 atribut asset management sebesar 5,99. Secara total diperoleh jumlah skor performa PBF sebesar 81,44 dapat dikategorikan baik untuk sebuah sistem supply chain.
Identifikasi Parasetamol dan Asam Mefenamat pada Jamu Pegel Linu dan Asam Urat yang Beredar di Daerah Istimewa Yogyakarta Sabtanti Harimurti; Syaripah Ulandari; Hari Widada; Vella lailly Damarwati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.41929

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat untuk mencegah atau membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Peningkatan minat masyarakat untuk mengkonsumsi jamu sering disalahgunakan oleh produsen dengan menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) untuk mendapatkan omzet yang lebih karena diyakini akan lebih cepat memberikan efek. Pencampuran BKO pada jamu dilarang oleh pemerintah Indonesia. Tingginya penggunaan jamu pegel linu dan asam urat di masyarakat luas, menginspirasi untuk melakukan identifikasi pencampuran BKO yang mempunyai efek sebagai penghilang rasa sakit seperti parasetamol dan asam mefenamat dalam jamu pegel linu dan jamu asam urat yang beredar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga, tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi pengunaan BKO pada jamu yang beredar di Yogyakarta. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan KLT-Densitometri. KLT digunakan untuk analisis kualitatif. Pada pengujian menggunakan KLT, fase diam yang digunakan adalah silika GF254 dan fase gerak klorofrom-etanol dengan perbandingan 8:1. Identifikasi bercak menggunakan sinar UV pada panjang gelombang 254 nm. Kemudian untuk analisis kuantitatif digunakan densitometri. Berdasarkan hasil analisis KLT menunjukkan bahwa terdapat tiga sampel jamu yang mengandung parasetamol dari 14 sampel yang dikumpulkan dan tidak ada yang mengandung asam mefenamat. Sampel jamu yang mengandung parasetamol adalah sampel nomor 3, 7, dan 10. Ketiga sampel tersebut mengandung parasetamol 0,04% (b/v), 0,30% (b/v), dan 0,13% (b/v), secara berurutan.
Analisis Kinerja Dalam Rangka Penyusunan Peta Strategi Instalasi Farmasi Rumah Sakit Airlangga Jombang dengan Pendekatan Balanced Scorecard Dian Indrayanti; Titik Sunarni; Ika Purwidyaningrum
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v5i2.39048

Abstract

Instalasi Farmasi RS Airlangga selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, maka perlu dilakukan analisis kinerja dan pemetaan strategi Instalasi Farmasi. Tujuan penelitian mengevaluasi kinerja Instalasi Farmasi RS Airlangga ditinjau melalui empat perspektif balanced scorecard dan menentukan peta strategi berdasarkan hasil evaluasi kinerja. Penelitian ini merupakan non eksperimental rancangan deskriptif eksploratif. Pengumpulan data secara retrospektif dan concurrent berupa data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian menggunakan indikator keempat perspektif balanced scorecard yang menentukan kinerja Instalasi Farmasi RS Airlangga dan kemudian menjadi dasar penyusunan peta strategi. Hasil penelitian perspektif keuangan nilai ITOR  tahun 2018 mengalami penurunan dibanding 2016 dan 2017; nilai GPM dan GROS belum memenuhi standart. Perspektif bisnis internal menunjukan ketersediaan obat belum memenuhi standar, dispensing time memenuhi standar; Tingkat Pasien terlayani pasien perhari 95%; pemberian label belum lengkap; pemberian informasi obat yang kurang lengkap; perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan semangat kerja dan kepuasan kerja karyawan pada kategori tinggi; pelatihan karyawan belum maksimal; produktifitas karyawan dalam kategori baik; pada perspektif pelanggan menunjukkan kepuasan pasien yang tinggi; keterjaringan pasien belum mencapai standar, tingkat pertumbuhan customer tahun 2018 mengalami peningkatan 8,06% dibanding 2017. Kesimpulan penelitian keempat perspektif dianalisis belum mencapai target yang ditetapkan. Diharapkan instalasi farmasi meningkatkan kinerja sehingga membawa organisasi ke arah yang lebih baik sebelumnya.Pemetaaan strategi di instalasi farmasi RS Airlangga diperlukan perbaikan dari setiap indikator-indikator pengukuran kinerja dalam tiap perspektif untuk mendukung pencapaian strategi.

Page 7 of 19 | Total Record : 184